spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8129

H-2 Lebaran 2018 Sebanyak 65 Ribu Kendaraan Melintas di Kota Banjar

0
posko pemantauan mudik lebaran

BANJAR, FOKUSjabar.co.id : Pada H-2 lebaran, sebanyak 65 ribu kendaraan melintas di Kota Banjar. Kendaraan didominasi plat B dan D yang akan mudik ke wilayah Selatan Jateng. Berbeda dengan Lebaran tahun sebelumnya, pemudik dengan menggunakan sepeda motor menurun pada tahun ini.

Berdasarkan Pantauan Dinas Perhubungan Kota Banjar di posko mudik perbatasan Jabar-Jateng, menunjukkkan kepadatan kendaraan mulai terlihat pada H-7 rata-rata volume kendaraan didominasi kendaraan pribadi.

“Kami menggunakan alat hitung manual. Tiap kendaraan yang lewat kami pantau satu-persatu,” kata Bagian Pengendalian Operasi Dishub Kota Banjar Dedi Hendriawan Rabu  (13/6/2018).

Menurutnya, hingga kemarin arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar. Belum ada penumpukan kendaraan dari kedua arah.

“Alatnya dipegang oleh dua petugas. Satu petugas mendata kendaraan yang lewat dari arah Jabar menuju Jateng dan satu petugas lagi dari arah sebaliknya,” kata dia.

Dua petugas pendata kendaraan pemudik itu setiap tiga jam sekali berganti.

“Data jumlah pemudik harus akurat jadi petugas harus fresh tidak boleh kelelahan. Gantian bisanya tiga jam sekali,” ujarnya.

Pendataan kendaraan, akan dilaksanakan hingga H+7 lebaran. Nantinya jumlah kendaraan dari H-7 hingga H+7 itu akan dikalkulasikan dan dibandingkan dengan jumlah kendaraan pemudik tahun 2017.

(DAR)

H-2 Lebaran Jalur Selatan dari Nagreg Hingga Banjar Lancar

0

BANDUNG, FOKUSjabar.co.id : Kawasan Nagreg dan sekitarnya terpantau lancar pada H-2 Lebaran. Tampak polisi siaga mengatur arus lalu-lintas. Tampak arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut, Tasikmalaya, dan sekitarnya masih ramai-lancar.

“Ada peningkatan, saat ini masih pengaturan lalu lintas,” kata Kasatlantas Polres Bandung AKP Dony Eko Wicaksono via sambungan telepon.

Kemarin malam sempat terjadi antrean kendaraan di Jalan Cagak, Nagreg, menuju arah Tasikmalaya. Polisi saat ini sedang mengatur lalu lintas.

“Lagi one way, disetop dulu. Sekarang sudah terkuras, kan persiapan one way disetop dulu, persiapan-persiapan, penarikan, sekarang sudah ketarik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di exit Tol Cileunyi pun sempat terjadi antrean di dalam tol sekitar 500 meter.

“Sempat terjadi antrean 500 meter, dibuka Gate 10,” tambahnya.

Selain libur cuti Lebaran ini yang panjang, kehadiran Tol Cipali memberikan dampak bagi arus lalu lintas. Pasalnya, pemudik tujuan Jawa Tengah yang biasanya menggunakan jalur selatan kini lebih memilih menggunakan Tol Cipali.

“Jelas dong (berdampak), masyarakat mencoba bagaimana tol yang bisa tembus sampai Jawa Tengah, Jawa Timur. Dengan infrastruktur baru, otomatis analisis evaluasi terkait kemacetan lalu lintas pasti berpindah,” jelasnya.

(DAR)

Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Untuk Lebaran Aman

0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Selama Bulan Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri 1439H/2018, permintaan kebutuhan LPG 3 Kg di wilayah Priangan Timur meningkat. Meski demikian masyarakat tak perlu khawatir kekurangan karena PT Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 Kg sebesar 31 persen.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Jawa Barat Dian Hapsari Firasati dalam releasenya yang diterima fokusjabar.id Selasa (12/06/18) menjelaskan, Pertamina menjamin kecukupan stok LPG dan BBM di wilayah Priangan Timur meliputi Kota/Kab. Tasikmalaya, Banjar, Ciamis dan Pangandaran selama bulan puasa dan menjelang lebaran tidak akan kekurangan.

“Stok LPG dan BBM akan tercukupi di wilayah priangan timur karena kita sudah siapkan berbagai strategi, khusus untuk LPG 3 Kg, Pertamina sudah menambahkan pasokan sebesar 31 persen dari kondisi normal,”katanya.

Ditambahkan, penambahan pasokan ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat”tambahan pasokan ini sudah dilakukan pada masa satgas yakni H-15 sampai H+15 idul fitri 1439 H, jadi tetap aman dan terkendali,”tutur Dian Hapsari.

”Memang setiap menghadapi bulan Ramadhan dan lebaran, kebutuhan akan LPG dan BBM selalu ada peningkatan khususnya di wilayah Priangan Timur, jadi kita selalu melakukan antisipasi dan strategi yakni melakukan penambahan pasokan, guna menjamin ketersediaan di lapangan sehingga masyarakat tidak akan kekurangan karena pasokan selalu mencukupi berapa pun permintaan,jadi masyarakat tidak perlu khawatir,”paparnya.

Untuk menjamin ketersediaan LPG lanjutnya, tidak hanya penambahan pasokan, namun sejumlah pangkalan siaga disiagakan”untuk wilayah Priangan Timur ada 297 pangkalan siaga dan 47 agen siaga, ini tetap buka dimasa libur panjang lebaran ini, sehingga masyarakat dapat dengan muda memperolehnya jika gas sudah kehabisan di rumah,”terang Hapsari.

(Seda/DAR)

Gizi Buruk Ancam Terjadinya Lost Generations

0
Gizi Buruk

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan bahwa Jawa Barat masih dihadapkan pada masalah pemenuhan gizi, khususnya pada balita.

“Gizi anak, ini salah satu program prioritas kita. Oleh karena itu, salah satu program saya yaitu penyediaan pangan dan makanan tambahan bergizi untuk daerah rawan pangan dan masyarakat penyandang gizi buruk,” ungkap Demiz usai kegiatan Kartini Perindo, di Kampung Telokdengklok, Kelurahan Pasanggrahan, Kota Bandung, Selasa (12/6/2018).

Dia menjelaskan, persoalan rawan gizi pada anak bukan hanya terjadi di Jawa Barat, tetapi merupakan masalah global. Di dunia ini, kata dia, masih ada 159 juta anak yang mengalami rawan gizi, dan di Indoneaia sekitar 9 juta anak.

“Kalau dibiarkan, ini bisa lost generation kalau dibiarkan,” tegas Demiz.

BACA JUGA: Perangi Stunting dan Gizi Buruk, FFI Sebarkan Kebaikan Susu

Menurut dia, secara kasat mata seorang anak yang kurang gizi bisa dilihat dari tiga indikator, yakni pertumbuhan fisiknya tidak normal, kecerdasan kurang, dan daya tangkap yang juga kurang.

Dia menegaskan bahwa pencegahan masalah itu jangan hanya mengandalkan negara, tetapi butuh kesadaran masyarakat.

“Maka harus kita perhatikan kebutuhan gizinya. Kalau orangtua punya duit jangan beli pulsa melulu, ya nggak nambah gizi anaknya,” seloroh dia.

Dia menyebut bahwa pemenuhan gizi di Jawa Barat bukanlah masalah sederhana, di mana dari sisi geografis, infrastruktur, termasuk gaya hidup masyarakat sangat berpengaruh terhadap ketersediaan gizi anak.

” Ketika jembatan rusak atau tidak ada, pasokan bahan pangan jadi terganggu. Karena gaya hidup, orang lebih mendahulukan beli pulsa ketimbang makanan tambahan misalnya, itu semua memengaruhi,” jelas pemeran Jenderal Nagabonar itu.

(LIN)

ASN Pangandaran Diberikan Izin Mudik Menggunakan Mobdin

0

PANGANDARAN,FOKUSjabar.id: Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata memberikan izin kepada ASN menggunakan mobil dinas pada Hari Raya Idul Fitri untuk kepentingan mudik atau mengunjungi kerabat dan handai taulan, tapi dengan syarat harus dijaga baik-baik serta tetap menjaga tata tertib lalu-lintas.

“Kami memang telah mengeluarkan kebijakan yang memperbolehkan penggunaan mobil dinas untuk mudik atau liburan selama lebaran,” katanya.

Alasan diperbolehkannya ASN boleh menggunakan mobil dinas karena ASN Pemkab Pangandaran mudiknya tak akan jauh. Paling Jauh di wilayah kabupaten Ciamis atau Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Tim Damkar Rancah Berhasil Evakuasi Anak Meninggal di Dalam Gorong-gorong

“Kami kan belum punya lahan parkir kalau mobil dinas disimpan di kantor.Jadi boleh lah dipakai mudik,” kata jeje menjelaskan.

Bagi PNS yang hendak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik pada perayaan libur lebaran 2018  ini, Jeje Mengimbau untuk selalu berhati-hati dan merawat kendaraan yang digunakan jangan sampai fasilitas Negara tersebut digunakan tidak semestinya.

(boip/dar)

Jadi Top Assist ini yang Disukai Ghozali

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung sudah melakoni 11 pertandingan di kompetisi Liga 1 2018 dan saat ini untuk sementara berada di peringkat delapan dengan mengumpulkan 18 poin.

Setelah melakoni 11 laga, gelandang Persib, Ghozali Siregar saat ini menjadi top assist dengan mengumpulkan empat assist di tim kebanggaan Bobotoh.

Assist Ghozali diciptakan ketika Ezechiel N’Douassel mencetak gol saat Persib mengalahkan Borneo FC 3-1. Satu umpan matang Ghozali lainnya diberikan untuk Jonathan Buaman yang mencetak gol balasan di kandang Madura United 1-2.

Pemilik nomor punggung 77 itu juga memberikan assist ketika menjamu PSM Makassar. Umpan matang dari sepak pojok kepada Ezechiel tersebut membawa Persib menang 3-0.

Gol yang dicetak Oh In-Kyun saat laga tandang menghadapi PSMS menurut Ghozali sangat disukai olehnya, karena proses assist yang diberikan olehnya sangat bagus.

“Saya suka gol In-Kyun saat lawan PSMS. Prosesnya bagus. Awalnya bola dari In-Kyun kepada saya, dan kembali lagi ke dia, dan gol. Saya suka prosesnya,” kata Ghozali.

Ghozali bermain sebanyak 10 pertandingan, dan mengumpulkan 822 menit. Pemain berusia 25 tahun ini akan terus berusaha menampilkan permainan terbaiknya dan tidak cepat puas dengan hasil yang diraih saat ini.

“Saya akan terus berusaha lebih baik lagi. Kerja keras lagi,” tegasnya.

(Arif)

Diduga Sopir Mengantuk, Chevrolet Tabrak Petugas di Cipali

0
Kadishub Jabar, Dedi Taufik. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Diduga mengantuk Chevrolet bernopol B 9192 EVC yang dikemudikan Abdullah warga Depok menabrak dua petugas yang tengah menangani kendaraan mogok di Tol Cipali, Selasa (12/6/2018).

“Insiden terjadi di KM 126 Tol Cipali sekitar pukul 12.05 WIB,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Dedi Taufik melalui rilisnya, Selasa (12/6/2018).

Mobil Chevrolet yang mengalami kecelakaan di Tol Cipali (foto ist)
Mobil Chevrolet yang mengalami kecelakaan di Tol Cipali (foto ist)

Dua petugas yang menjadi korban, yakni Fahmi khasyin dan Uus Rustiana dan langsung dibawa ke rumah sakit yerdekat.

Untuk diketahui, pantauan petugas Dishub Jabar di Tol Cipali sejak pukul 17.30 WIB s.d 18.30 WIB, arus lalu lintas baik dari Jakarta, Bandung menuju Cirebon maupun sebaliknya sangat lancar.

Volume kendaraan dari arah Jakarta, Bandung menuju Cirebon sekitar 35 – 45 kendaraan per menit, dengan kecepatan kendaraan sekitar 80-90 km per jam.

Sedangkan dari Arah Cirebon sangat lancar, dengan volume 25 kendaraan per menit dari arah Cirebon ke Bandung/Jakarta. Kecepatan kendaraan sekitar 80-100 km per jam.

(LIN)