spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8113

Bawaslu Jabar Siap Mengawasi Jalannya Pencoblosan Pilkada Serentak 2018

0
Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto seusai Apel Siaga Bawaslu se Jabar di SOR Arcamanik Kota Bandung Sabtu 23 Juni 2018 (foto LIN)
Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto seusai Apel Siaga Bawaslu se Jabar di SOR Arcamanik Kota Bandung Sabtu 23 Juni 2018 (foto LIN)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Bawaslu Jabar Harminus Kota menyebut bahwa pihaknya sudah siap mengawasi jalannya pencoblosan di Pilgub Jabar 27 Juni 2018. Bahkan di 627 kecamatan dan seluruh desa/kelurahan maupun TPS.

“Petugas kita ada hampir 10 ribu orang siap mengawasi pemungutan suara serta rekapitulasi suara dalam Pilkada 16 kabupaten kota dan provinsi,” kata Harminus Koto seusai menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu se-Jabar di Arcamanik Sport Center, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Sabtu (23/6/2018).

Pihaknya pun telah mengimbau agar besok, alat peraga sudah ditertibkan. Pihaknya pun mengimbau petugasnya untuk mengawasi 24 jam, bahkan personelnya sudah disiagakan. Pihaknya pun sudah bekerja sama dengan kepolisian, KPU, Pasangan calon, Pangdam serta Satpol PP dan di tingkat kecamatan Linmas untuk membersihkan seluruh alat peraga.

“Terkait dengan money politik dan sebagainya, jelas harus diawasi secara ketat. Alat peraga nanti malam dicabutin sampai tuntas, sampai bersih, kan masuk hari tenang,” tegas dia.

Untuk diketahui, peserta apel siaga di SOR Arcamanik sebanyak 2 ribu orang.

(LIN)

Paguyuban Ki Garut Sosialisasikan Tiga Hal Penting Menuju Pemerintahan yang Baik dan Bersih

0
Ketua Padepokan Ki Garut, Ahmad Bajuri

GARUT, FOKUSJabar.id: Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, 27 Juni 2018, para Tim Sukses (Timses) beradu argumen sekaligus mengampanyekan kelebihan masing-masing Pasangan Calon (Paslon) dukungannya.

Tak hanya itu, terkadang juga mereka melakukan  black campaign dan negatif campaign. Mulai dari masalah hukum, SARA hingga money politic.

Hal itu kata Ketua Paguyuban Ki Garut, Ki Bajuri sangat mencederai pesta demokrasi lima tahunan.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus disosialisasikan oleh kita semua menuju pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih (clean governance). Yakni, adanya penyelengara Pilkada yang amanah. Artinya, tidak menambah suara atau mengurangi hasil pilihan rakyat.

Niat yang tulus dari para Paslon dalam mengabdikan diri untuk rakyat. Kita lihat juga keilmuan manajerial-nya, leadership dan penguasaan akan kondisi yang ada di wilayah.

Selanjutnya, adanya pemilih yang cerdas serta amanah dengan melihat Sumber Daya Manusia (SDM) para Paslon. Artinya, tidak mengedepankan pragmatism dan tidak mendengarkan semua isu yang berkembang.

“ Jika ketiga hal tersebut dijadikan pegangan, maka harapan kita semua memiliki pemimpin yang amanah akan terwujud,” kata Ki Bajuri, Sabtu (23/6/2018).

Untuk itu, dia mengimbau sekaligus mengajak para Timses senantiasa memberikan pendidikan politik yang santun dan cerdas dengan menginformasikan objektivitas tentang Paslon serta tidak menyuguhkan black and negatif campaign.

“Mari kita bangun suasana pesta demokrasi ini dengan suguhan rasa nyaman, saling menghargai dan berdoa agar Pilkada Serentak menghasilkan pemimpin yang amanah, aman, sukses tanpa ekses serta membawa kemaslahatan dan keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Bam’s)

KPU Targetkan Partisipasi Pemilih Pilgub Jabar

0
KPU
foto web

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: KPU Kota Tasikmalaya menargetkan partisipasi pemilih pada Pilgub  Jawa Barat 2018 mencapai 82 persen.

“Kami sudah maksimal melakukan berbagai upaya supaya partisipasi pemilih meningkat. Makanya kami optimis partisipasi pemilih mencapai 82 persen seperti pada Pilkada Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu,”ujar Komisioner KPU Kota Tasikmalaya Bidang Sosialisasi Pendidikan Pemilih, SDM Dan Partisipasi Masyarakat Hotum Hotimah kepada wartawan Jum’at (22/06/18).

BACA JUGA: Balon Bupati Perseorangan Minta KPU Tiadakan Verifikasi Faktual

Menurut Hotum untuk memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih di Kota Tasikmalaya semua kantong-kantong pemilih akan dimaksimalkan. Faktor utamanya adalah akurasi data pemilih yang komprehensif dan mutakhir, sosialisasi kepada masyarakat termasuk dukungan Pemerintah daerah untuk sama-sama mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS selanjutnya mencoblos calon pilihannya.

Lanjutnya lagi, simpul-simpul atau potensi pemilih juga harus kita maksimalkan karena hal akan mampu mendongkrak partisipasi pemilih. “Kita maksimalkan pemilih yang masuk DPT, pemilih di Lapas, di RSUD, di tahanan Polres termasuk mendata dan mengakomodir pemilih tambahan,”pungkasnya.

(Seda/DAR)

Cagub Jabar TB Hasanuddin Kritik Panelis

0
Cagub Jabar dari PDIP TB Hasanuddin (foto IST)
Cagub Jabar dari PDIP TB Hasanuddin (foto IST)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Cagub Jabar nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin mengkritik panelis debat publik ketiga Pilgub Jabar yang menyatakan bahwa Pancasila tidak mewajibkan memeluk agama. Demikian pernyataan itu terlontar dari panelis terkait pertanyaan hubungan Agama dan Pancasila. Hasan menegaskan bahwa Pancasila mewajibkan orang beragama.

“Saya kira pemahaman Pancasila masih belum dipahami banyak orang termasuk panelis juga. Kalau menurut panelis boleh tidak beragama, itu penyataan fatal,” kata Hasanuddin di Ballroom Sudirman, Jalan Sudirman Kota Bandung, Jumat (22/6/2018).

BACA JUGA: Alat Peraga Kampanye Cagub Ditertibkan

Sementara itu, mendapat pertanyaan tentang Agama dan Pancasila dari panelis debat publik Pilgub Jabar 2018, Cawagub nomor urut 1 Uu Ruzhanul Ulum menegaskan bahwa agama dan pancasila sudah final.

“Tidak perlu diperdebatkan, lebih baik berbicara konsep pembangunan yang merata agar rakyat sejahtera,” jelas Uu di debat publik ketiga Pilgub Jabar 2018.

Menurut Uu, Pancasila dibawa ke Islam terlihat Islamnya, begitupun saat dibawa ke agama lain. Pancasila seperti gelas yang bersih. Diisi kopi akan terlihat kopinya, diisi susu akan terlihat susunya.

“Pancasila dilahirkan oleh para tokoh agama, mulai dari Islam, Kristen dan agama lainnya. Termasuk para ulama yang memiliki keilmuan tinggi dan pewaris ilmunya para nabi. Karenanya kita harus jas hijau, yakni jangan sekali-kali hilangkan jasa ulama,” kata Uu.

(LIN)

Cawagub Jabar Uu Sebut Agama dan Pancasila Final

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mendapat pertanyaan tentang Agama dan Pancasila dari panelis debat publik Pilgub Jabar 2018, Cawagub nomor urut 1 Uu Ruzhanul Ulum menegaskan bahwa agama dan pancasila sudah final.

“Tidak perlu diperdebatkan, lebih baik berbicara konsep pembangunan yang merata agar rakyat sejahtera,” jelas Uu di debat publik ketiga Pilgub Jabar 2018 di Ballroom Sudirman Kota Bandung, Jumat (22/6/2018) malam.

Menurut Uu, Pancasila dibawa ke Islam terlihat Islamnya, begitupun saat dibawa ke agama lain. Pancasila seperti gelas yang bersih. Diisi kopi akan terlihat kopinya, diisi susu akan terlihat susunya.

“Pancasila dilahirkan oleh para tokoh agama, mulai dari Islam, Kristen dan agama lainnya. Termasuk para ulama yang memiliki keilmuan tinggi dan pewaris ilmunya para nabi. Karenanya kita harus jas hijau, yakni jangan sekali-kali hilangkan jasa ulama,” kata Uu.

(LIN)

Gomez Ingin Gelar Uji Coba Sebelum Hadapi Persija

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung berencana menggelar pertandingan uji coba sebelum melakoni laga tandang Kompetisi Liga 1 2018 kontra Persija Jakarta di Stadion PTIK, Jakarta, 30 Juni 2018.

Pelatih Persib, Mario Gomez mengakui kesulitan mendapatkan lawan tanding bagi pasukannya. Meski begitu, pihaknya sudah mempersiapkan program pengganti jika laga uji coba batal digelar.

Program pengganti tersebut yakni game internal. Rencananya, akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (23/6/2018).

“Kita akan mencobanya,mungkin besok kita akan mengadakan game, besok pagi di GBLA,” kata Gomez ditemui di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (22/6/2018).

Persib masih memiliki persiapan sekitar sepekan untuk menghadapi tim berjuluk Macan Kemayoran. Waktu tersebut akan dimaksimalkan oleh pelatih asal Argentina ini untuk mematangkan tim Maung Bandung.

(Arif/Dar)

Ajat Optimistis Asyik Menang di Pilgub Jabar 2018

0
Cagub Jabar nomor urut 3 Sudrajat (foto LIN)
Cagub Jabar nomor urut 3 Sudrajat (foto LIN)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 3 Sudrajat (Ajat) optimistis bisa memenangkan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Meski di hampir setiap hasil survei suara Asyik hanya bersaing dengan Hasanah di lini bawah, namun, kata dia, semua pasangan calon memiliki keinginan yang sama, yakni menjadi yang terbaik. Bahkan semua paslon memiliki itikad baik menjadikan Jabar lebih baik, sejahtera dan maju.

Ajat menganggap survei sebagai bahan masukan, atau tidak menjadi referensi. Terlebih , kata dia, saat ini banyak lembaga survei yang menilai secara subjektif.

“Kami memiliki lembaga survei internal. Dan hasil survei internal menunjukkan bahwa elektabilitas asyik secara signifikan meningkat 300 persen,” kata Ajat seusai debat publik ketiga di Ballroom Sudirman, Jalan Sudirman Kota Bandung, Jumat (22/6/2018) malam.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau agar warga Jabar, terlebih para pemilih untuk menjaga kesehatan menjelang pencoblosan 27 Juni 2018. Pihaknya berharap Pilgub Jabar 2018 berlangsung adil, jujur, aman dan bisa mengangkat martabat masyarakat Jabar.

(LIN)