spot_imgspot_img
Kamis 15 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8067

Lagi, Wali Kota Tasikmalaya Rombak Sejumlah Pejabat

0
Wali Kota Tasikmalaya saat melantik ratusan pejabat (Foto Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Wali Kota Budi Budiman kembali merombak susunan kabinet di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.

Mereka yang dilantik sebanyak 337 jabatan yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) 10 orang, Administrator (eselon III) 46 orang, pengawas (eselon IV) 138 orang dan pejabat fungsional  serta Kepala Sekolah 82 orang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung Wali Kota Tasikmalaya yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG), Kompleks Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, No1, Kecamatan Bungursari, Jumat (13/7/2018).

Dalam pelantikan tersebut, sedikitnya 123 orang dipromosikan menduduki jabatan baru.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, pelantikan tersebut sebagai wujud untuk meningkatkan kinerja para pegawai di lingkungan Pemkot. Prosesnya pun sudah mendapatkan persetujuan dari Kemendagri dan Komisi ASN pusat.

” Rotasi, mutasi termasuk promosi sesuatu hal yang wajar sebagai pengkaderan karier pegawai. Dengan begitu, mereka lebih berkembang dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”  kata Budiman kepada wartawan.

Wali Kota berharap, mereka yang dilantik mampu menunjukkan kinerja yang maksimal guna menciptakan pemerintahan yang good government dan clean government sehingga Kota Tasikmalaya menjadi semakin maju.

” Tunjukkan etos kerja demi kemajuan roda Pemerintahan Kota Tasikmalaya,” tegas dia.

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 10 Kepala Dinas terkena rotasi untuk menduduki sejumlah OPD di lingkungan Pemerintahan Kota Tasikmalaya.

(Seda/Bam’s)

Asda 2 Tasikmalaya Sebut Pengawasan dari Desa dan Kecamatan

0
ilustrasi (web)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Mengenai alih fungsi lahan pesawahan produktif menjadi perumahan. Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asda 2) Kabupaten Tasikmalaya, Budi Utarma mengatakan, aturan perizinan di Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) sudah jelas.

“Aturan perizinan di BKPRD sudah jelas. Cuma kalau belum ditetapkan Perda (Peraturan Daerah) sebagai lahan pertanian abadi pasti ada kesulitan,” ungkap Budi Utarma.

Budi melanjutkan, kesulitan tersebut karena mereka (pengusaha) sebelum mengajukan perizinan biasanya lahan yang akan dibangun harus sudah dikeringkan atau diurug.

“Pengawasan itu harusnya mulai dari pihak Desa dan Kecamatan,” imbuhnya.

Sementara Koordinator KNPI Tasik Utara, Enang Subhan menilai, berbagai cara dari para pengusaha untuk keuntungan semata pasti dilakukan. Pertama dengan melakukan pengurugan dan mengeringkan lahan.

“Padahal kan jelas awalnya lahan tersebut sawah produktif karena langsung tidak dialirkan air maka terlihat seperti pesawahan tadah hujan. Kami melihat sebelumnya lahan tersebut padinya bagus,” ucapnya.

Bahkan lanjut Enang, ada salah seorang petani di blok Cipinang Desa Sukasukur Kecamatan Cisayong yang ditanya berapa lama padinya di tanam sampai panen ?, Jawabnyapaling lama 3 bulan 10 hari.

(Nanang Yudi/Bam’s)

DPRD Jabar Apresiasi Capaian Pajak di Jabar

0
Opsen Pajak kendaraan
Ilustrasi.

BANDUNG, FOKUSJabar.id: DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi capaian pendapatan dari sektor pajak di Jawa Barat yang pemerimaannya lebih dari 50 persen dari target, seperti yang dicapai Kabupaten Pangandaran.

“Itu sudah lebih dari 50 persen dari target penerimaan 2018 sebanyak Rp74,73 milyar. Kami apresiasi hasil memuaskan ini,” kata Anggota Komisi III DPRD Jabar HE Kusnadi di Bandung Jumat (13/7/2018).

Dia mengatakan, pencapaian pendapatan yang bersumber dari penerimaan pajak yang mencapai 50 persen itu adalah hasil yang memuaskan. Hal itu pun bisa menjadi motivasi untuk mendorong laju pembangunan di Jabar. Dengan kata lain, capaian tersebut membuka harapan bagi Jabar untuk mendukung target-target pembangunan yang akan menyejahterakan
masyarakat.

“Harapan kami pada Desember 2018 sudah rampung bisa mencapai target, bahkan melebihi target,” kata dia.

Kusnadi pun menceritakan kunjungan kerjanya ke kantor UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Pangandaran dan Ciamis. Selain mengevaluasi dan mengawasi, dalam kunjungannya tersebut, plihaknya pun mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Jawa Barat terkait kesadaran masyarakat membayar pajak.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat lainnya, Dede T Widarsih berharap UPTD P3D Kabupaten Pangandaran bisa terus berinovasi membuat berbagai program layanan yang bisa memudahkan wajib pajak dalam membayar pajak.

Sementara itu, Kepala UPTD P3D Kabupaten Pangandaran Achmad Antony mengatakan bahwa saat ini penerimaan pajak di Kabupaten Pangandaran telah lebih dari 50 persen dari target penerimaan 2018 sebanyak Rp74,73 milyar.

Selain samsat keliling dan Samsat Gendong, pihaknya pun menjalankan Samsat Masuk Desa ( Sa-Desa) di Desa Ciganjeng untuk mempermudah masyarakat wajib pajak dalam membayar pajak, terutama masyarakat Kecamatan Padaherang, Kecamatan Mangunjaya, dan Kecamatan Kalipucang.

Antony menambahkan demografi Kabupaten Pangandaran yang cukup luas membuat masyarakat cukup kesulitan dalam membayar pajak. Pihaknya pun berharap ada penambahan fasilitas samsat keliling dalam rangka jemput bola ke lokasi wajib pajak.

(LIN)

Menkominfo akan Buka Rakernas SMSI

0
Menkominfo

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) kedua, dari tanggal 25 hingga 27 Juli 2018 di Jakarta.

Ketua SC Rakernas SMSI Mirza Zulhadi mengatakan bahwa hari ini pengurus tengah rapat peesiapan Rakernas ketiga SMSI.

“Rencananya Bapak Menteri Kominfo Rudi Antara akan membuka Rakernas ketiga SMSI ini. Adapun hal-hal teknis tentang agenda dan materi yang akan di sampaikan oleh Menkominfo, silahkan kordinasikan dengan Bapak Agus Sudibyo,” jelas Mirza.

BACA JUGA: PTUN: Jokowi dan Menkominfo Bersalah atas Pemblokir Internet Papua

Dalam agenda Rakernas nanti, kata dia, akan ada arahan dari Ketua Dewan Penasehat SMSI Chairul Tanjung. Akan hadir juga Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dan sejumlah tokoh sebagai narasumber.

“Satu dua hari ini, jika tempat acara sudah fix, undangan segera dikirim ke seluruh pengurus Provinsi se Nusantara. Adapun agenda pokok Rakernas, yakni membahas masalah organisasi dan program kerja SMSI sebagai wadah media siber yang profesional di zaman now ,” terang dia.

(LIN)

Resmi Dikontrak Persib, Wildan Siap Beri yang Terbaik

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemain muda Wildan Ramdhani mengaku lega setelah manajemen PT Persin Bandung Bermartabat resmi mengontrak dia untuk memperkuat Persin pada putaran kedua kompetisi Liga 1 2018.

Untuk diketahui, Wildan dikontrak Persib selama tiga tahun.

Dia pun berjanji akan fokus mempersiapkan diri dan berusaha memberikan permainan terbaiknya bagi Persib.

“Ya kalau buat pribadi ya, kalau sudah ada kepastian jadi enak, berarti saya fokus sama target pribadi, ingin berkontribusi lebih bagi tim ini,” kata Wildan.

Pemain jebolan Persib U-19 bertekad membawa Persib meraih prestasi baik di kompetisi maupun turnamen.

“Ya syukur-syukur bisa bawa apa yang diharapkan oleh Bobotoh dengan kehadiran saya salah satunya, ya Alhamdulillah,” harapnya.

(Arif/LIN)

Gagal ke Babak Final, Pelatih Timnas Indonesia U-19 Lapang Dada

0
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri. (foto web)

SIDOARJO, FOKUSJabar.id : Laga semifinal Piala AFF U-19 Championship 2018, Timnas Indonesia tampil luar biasa. Selain menguasai pertandingan sepanjang babak, juga mampu mencetak gol cepat ke gawang Timnas Malaysia di menit ke-2 melalui tendangan penalti Egy Maulana Fikri.

ilustrasi (web)

Namun, gol cepat dan dominasi penguasaan bola sepanjang babak belum cukup membawa Indonesia masuk ke babak final. Pasalnya, Malaysia mampu membalas gol di menit ke-13 melalui tandukan Muhammad Syaiful yang memanfaatkan tendangan sudut.

Pertandingannya itu sendiri berlangsung di Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7/2018) malam.

“ Sebenarnya kita dapat angin segar dengan gol cepat. Sayang apa yang kita ingatkan dan kita persiapkan dalam mengantisipasi bola-bola set pices Malaysia. Jadi sebenarnya, gol Malaysia itu gol yang sudah kita antisipasi di latihan. Bahkan, sebelum pertandingan juga sudah ingatkan,” kata pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri.

Menurut Indra, memasuki babak kedua anak asuhnya menguasai game. Namun, beberapa peluang tidak membuahkan gol. Skor pun berakhir 1-1 dan pertandingan dilanjutkan melalui adu penalti.

Kegagalan dari Malaysia, bukan hanya menggagalkan langkah Indonesia mengulang sejarah juara di ajang sama 2013, tapi juga memperpanjang dominasi rival. Dimana pada akhir tahun lalu, takluk 1-4 di babak kualifikasi AFC U-19 Championship 2018.

Meski begitu, Indra Sjafri menerima dengan lapang dada kegagalan timnya lolos ke final Piala AFF U-19 2018. Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus puas berebut peringkat ketiga kontra Thailand.

(Bam’s)

Indonesia Gagal Melaju ke Final Piala AFF 2018

0
ilustrasi (web)

SIDOARJO, FOKUSJabar.id : Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke babak final Piala AFF U-19 2018 setelah kalah melalui drama adu penalti dari Timnas Malaysia 4-3 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).

Malaysia akan bertemu dengan Myanmar yang sebelumnya mampu menaklukkan Thailand dengan skor tipis 1-0. Indonesia dan Thailand akan memperebutkan posisi ketiga.

Pertandingan semifinal Indonesi dan Malaysia berakhir imbang 1-1 hingga 90 menit. Gol Indonesia dicetak Egy Maulana Vikri pada menit ke-2 melalui titik penalti. Sedangkan gol Malaysia dicetak oleh Syaiful Alias (14′).

Hasil imbang tersebut membuat wasit harus melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti untuk menemukan pemenang.

Pada drama adu penalti, hanya dua dari lima penendang Indonesia yang sukses membuat gol sedangkan tiga penendang Malaysia berhasil memaksimalkan tendangannya menjadi gol.

(Arif/Bam’s)