spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7916

Satu Jemaah Haji Asal Kabupaten Ciamis Meninggal di Mekah

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Seorang jemaah haji asal Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis meninggal dunia di Tanah Suci Mskkah. Demikian dikatakan Kepala Kemenag Kabupaten Ciamis Agus Kholik, Rabu (12/9/2018).

Selain ada yang meninggal, satu jamaah haji terpaksa tidak ikut pulang ke Tanah Air karena harus mendapat perawatan di rumah sakit Makkah.

“Jamaag meninggal dunia atas nama Mimi Sukardi warga Kecamatan Sukamantri, dan yang belum bisa pulang ke Tanah Air atas nama Joni warga Kecamatan Banjarsari. Pak Joni belum bisa pulang setelah diamputasi akibat penyakit gulanya,” kata dia.

Sementara itu kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Ciamis disambut sukacita sanak sodara para jemaah haji.

(Husen Maharaja/LIN)

Ketua KPU Jabar, Pemilu 2019 Harus Lebih Baik Lagi

0
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, Yayat Hidayat. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat berharap pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan dengan baik. Terlebih sepanjang pengalaman pada penyelenggaraan Pilgub 2018, adalah pesta demokrasi yang nyaman.

“Semua tahapannya nyaman, nyaman sekali. Tidak ada hal yang bikin ‘pabaliut.’ Pengalaman yang sangat baik itu menjadi bagi kita semua untuk jauh lebih memberikan prestasi yang lebih baik lagi,” kata Yayat saat acara ‘Deklarasi Bersama dalam Rangka Mewujudkan Pileg dan Pilpres Damai 2019’ di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Rabu (12/9/2018).

Menurut dia, demokrasi yang tumbuh subur di tanah Pasundan layak dijadikan acuan bagi proyek demokrasi damai seluruh negara di dunia.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan bahwa dengan deklarasi yang digelar di di Mapolda Jabar, maka berbagai pihak siap menyukseskan Pemilu damai di 2019.

Deklarasi pun dibacakan bersama para unsur Forkopimda Jabar, ketua KPU, Kabinda, kepala MUI, para Pimpinan Ormas, Pimpinan Partai, FKUB, para tokoh masyarakat, dan para tokoh agama.

“Kita mendukung segala upaya pemerintah dalam rangka menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019 serta menjaga keamanan dan kedamaian demi keutuhan NKRI,” tegas Kapolda.

(LIN)

Stabilitas dan Kondusifitas, Kunci Pileg Pilpres Damai 2019

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) ajak masyarakat untuk menyuarakan semangat damai dan semangat sejuk dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) serta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Demikian disampaikan Emil dalam acara ‘Deklarasi Bersama dalam Rangka Mewujudkan Pileg dan Pilpres Damai 2019’ di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Rabu (12/9/2018).

Menurut dia, semangat netralitas menjadi kebutuhan dasar dari penyelenggara demokrasi di Indonesia.

Untuk diketahui, oada Pileg dan Pilpres 2019 nanti, akan ada 20 partai yang akan menjadi pilihan rakyat.

“Maka semakin banyak partai semakin tinggi dinamika,” kata dia.

Adapun tugas KPU nantinya, yakni melaksanakan sebaik- baiknya Pileg maupun Pilpres di 2019. Karena biaya politik yang dikeluarkan tidaklah sedikit.

“Oleh karena itu, dengan biaya yang sangat mahal. Syarat nomir satunya adalah stabilitas dan kondusifitas,” tutur dia.

Saat ini, kata dia, sebuah ‘pertikaian’ bisa terjadi dari gadget. Berbeda dengan zaman orde baru, bukan lagi pengerahan masa secara masaif, tetapi saat ini dari dis informasi atau berita bohong.

“Berita bisa bohong, foto bisa diedit, oleh karena itu saya menitipkan para pimpinan partai agar para pendukung jangan menyebar berita yang belum ‘verified.’ Caranya mudah, ada nggak di media mainstream. Kalau ada news value, pasti dimuat kantor berita,” kata dia.

Selain itu, berita bohong juga biasanya masuk ke aplikasi WhatsApp. Pihak terkait bisa memonitor dis-informasi tersebut.

“Termasuk peran ulama, untuk gencar ceramah yang melarang menyebarkan berita bohong,” katanya.

“Pilihlah pemimpin karena punya solusi yang mantap. Kini zamannya Demokrasi gagasan, bukan kebencian,” sambung Emil.

Lebih lanjut Emul menyebut bahwa pihaknya akan mendukung dari sisi anggaran untuk KPU, Bawaslu, juga untuk TNI/ Polri, dan institusi lainnya yang terkait dengan pesta demokrasi. Selain itu, pihaknya pun akan siap bertugas dari sisi koordinasi demi suksesnya Pileg dan Pilpres 2019.

“Sampai suatu hari, saya melihat pesta demokrasi seperti pesta budaya, gembira supaya masyarakat tidak bosan,” harapnya.

(LIN)

Indonesian Weekend London, Kopi Jabar Laris Manis

0

LONDON, FOKUSJabar.id: Kopi Jawa Barat berhasil menjadi primadona pada Indonesian Weekend London, di Potter Field Park, Inggris, Sabtu-Minggu (8-9/9/2018).

Sebanyak 30 kg kopi dari lima daerah di Jawa Barat yang digelar booth Humas Jabar habis terjual, pada pameran yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan KBRI London dan Bangga Indonesia.

Booth Jawa Barat yang menyediakan Kopi Jabar tampak ramai dikunjungi warga London (foto Ist)
Booth Jawa Barat yang menyediakan Kopi Jabar tampak ramai dikunjungi warga London (foto Ist)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Mohamad Arifin mengatakan, selama dua hari pelaksanaan pameran, antrean selalu terlihat di Pavilion Jawa Barat. Hal itu bukti antusiasme warga London untuk mencicipi Kopi Jawa Barat.

Selain kopi, pengunjung pun menunjukkan ketertarikan yang tinggi kepada booth Jawa Barat yang juga memajang produk Dekranasda, seperti kerajinan ukiran kayu, kerajinan kulit, kerajinan batik, kerajinan kulit kerang, dan berbagai macam tembikar serta produk fashion.

Warga London tampak mengerumuni West Java Paviliun pada acara Indonesia Weekand London di Potter Field Park, Inggris (foto ist)
Warga London tampak mengerumuni West Java Paviliun pada acara Indonesia Weekand London di Potter Field Park, Inggris (foto ist)

“Kami pun menampilkan Pencak Silat di panggung, dengan Kang Cecep Arif Rahman, bintang film The Raid dan Star Wars 7, serta Kang Trisa Irawan,” katanya kepada Humas Jabar saat dihubungi pada Selasa (11/9/2018) waktu setempat.

Sehari sebelum gelaran pameran, sebanyak 36 orang peserta Indonesia Weekend diterima langsung Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma.

Digelar juga business meeting dengan 30 tamu pelaku bisnis dari Inggris.

“Umumnya mereka kagum dengan cita rasa kopi dan teh dari Jawa Barat,” kata Arifin.

Di kesempatan itu ditampilkan beberapa produk kopi, teh, handy craft, peragaan busana batik, pencak silat diiringi gamelan yang dimainkan para pegawai kedutaan Indonesia untuk Inggris.

(LIN)

Bahas Sinergitas Program, Sekda se Jabar Dikumpulkan

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengumpulkan Sekretaris Daerah (Sekda) se-Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Rabu (12/9/2018).

Acara bertajuk ‘Sinergitas Pembangunan’ tersebut dihadiri Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Sekda Jabar Iwa Karniwa dan seluruh eselon II Pemprov Jabar.

Saat acara, Ridwan Kamil dimulai pukul 10.00 WIB belum muncul karena masih mengikuti agenda di Polda Jabar.

Sekda Iwa Karniwa mengatakan, ada 25 Sekda yang hadir pada acara itu kecuali Sekda Bogor dan Sekda Kuningan yang dilaporkan sakit.

Sementara eselon II, hanya empat pejabat yang tidak hadir karena tengah ada acara yang tidak bisa diwakilkan.

“Acara ini bagian dari implementasi peraturan pemerintah dimana gubernur adalah sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

Berdasarkan PP tersebut Pak Gubernur dan Pak Wagub akan memberikan informasi langsung terkait visi misi dan janji kampanye yang saat ini dalam proses diajukan untuk pembahasan menjadi Perda RPJMD 2018-2023,” ungkap Iwa.

Berdasarkan Pasal 91 ayat 1 Undang-undang 23/2014, kata Iwa, gubernur berkewajiban menyelaraskan perencanaan pembangunan di kabupaten/kota. Karena itu Iwa menilai bahwa acara tersebut sebagai bentuk komitmen kepemimpinan baru di Jawa Barat.

“Ini sinyal yang kuat dari kepemimpinan Pak Ridwan Kamil dan Kang Uu dalam membangun sinergitas dengan pemerintah kabupten/kota se Jawa Barat. Ini untuk mewujudkan  Jabar juara lahir batin dalam kolaborasi dan inovasi,” tutur dia.

Wagub Uu Ruzhanul pun mengatakan bahwa acara tersebut digelar agar ada kesinambungan antara pembangunan di provinsi dan daerah.

Meski RPJMD belum disahkan, pihaknya bersama Gubernur Jabar akan menyampaikan gambaran rencana Pemprov Jabar membangun hubungan inovatif dan kolaboratif dengan daerah.

”Pak Gubernur tidak berharap program provinsi tidak nyambung dengan kabupaten/kota. Sekalipun ada yang bilang bupati adalah raja kecil itu betul tapi dengan kolaboratif jadi punya tujuan yang sama,” kata Uu.

Dia mengumpamakan pesawat terbang yang akan berangkat menuju daerah tujuan memiliki titik koordinat yang jelas meski ada gangguan atau perubahan di perjalanan, namun dengan tujuan yang sama, pesawat akan tiba di tujuan dengan selamat.

“Artinya tujuan yang akan dituju sama menuju masyarakat adil dan sejahtera,” jelas dia.

Karena itu Uu mewanti-wanti para sekda untuk tidak menandantangani ajuan program yang ditawarkan pihak provinsi yang tidak sesuai visi misi Ridwan Kamil-Uu.

“Di masa yang akan datang, para sekda memilih dan memilah program apa yang dimohonkan kabupaten/kota,” katanya.

(LIN)

Soal Sandiaga Uno, Ini Kata Emil

0
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat diwawancarai (foto LIN)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat diwawancarai (foto LIN)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menyatakan gubernur seharusnya fokus dalam menjalankan tugasnya membangun daerah, bukan ikut-ikutan dalam pemenangan salah satu pasangan di Pilpres 2019. Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun memberikan tanggapannya.

“Pak Sandiaga Uno yang terhormat, tolong sebelum memberikan statemen, berkaca pada pengalaman pribadi dulu. Pada 2018, Pak Sandiaga Uno datang ke Jateng jadi jurkam Sudirman Said. Datang masuk ke Priangan jadi jurkam pasangan Asyik (Sudrajat-Syaikhu),” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (12/9/2018).

Saat itu, kata Emil, Sandiaga Uno masih berkapasitas sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Menurut dia, yang penting tidak melanggar aturan hukum.

“Yang penting tidak melanggara aturan hukum dan jangan membawa-bawa nama institusi dan jabatan. Tolong melihat pada pengalaman pribadinya,” kata Emil.

Sebelumnya, walau disebut-sebut masuk dalam tim pemenangan pasangan Jokowi-Amin, Ridwan Kamil menyatakan belum pernah menerima undangan untuk menjadi anggota tim tersebut. Namun, Ridwan Kamil diusung oleh partai-partai pengusung Jokowi-Amin pada saat Pilgub Jabar 2018.

(LIN)

Ratusan Atlet Ikuti Kejurda Panahan Piala Gubernur Jabar 2018

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sebanyak 210 atlet dari 21 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panahan ‘Piala Gubernur Jabar 2018’ di lapangan baseball, komplek olahraga SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung. Kejurda digelar mulai hari ini, Rabu (12/9/2018) hingga Sabtu (15/9/2018).

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) ‎Jabar Ryan Agung Hendriyana mengatakan, Kejurda kali ini sebanyak enam daerah tidak ikut serta. Keenam daerah tersebut, yakni Kota Banjar dan Kabupaten Cianjur, satu daerah yang belum memiliki kepengurusan yakni Kabupaten Pangandaran, dan tiga daerah yang memang tidak mengirim atlet yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Ciamis.

“Tiga daerah yang tidak kirim atlet itu karena terkendala pendanaan, terlebih berdekatan dengan ‎pelaksanaan Porda XIII yang digelar awal Oktober 2018 nanti,” kata Ryan di sela Kejurda, Rabu (12/9/2018).

Kejurda kali ini, lanjutnya, memperebutkan sebanyak 12 medali emas atau sama dengan medali yang diperebutkan pada Porda XIII Jabar. Medali tersebut diperebutkan di nomor ronde nasional, compound, dan recurve. Baik di nomor perorangan maupun beregu putra dan putri.

“Kejurda ini pun menjadi ajang uji coba atlet daerah sebelum terjun di ajang Porda XIII Jabar di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Selain atlet panahan yang akan berlaga di Porda XIII Jabar, Kejurda kali ini pun mengikutsertakan atlet-atlet yang tidak diturunkan saat Porda XIII Jabar. Pasalnya, pihaknya tidak menerapkan batas usia atlet untuk bisa mengikuti kejurda di beberapa nomor.

“Kejurda ini ‎sifatnya terbuka bagi semua atlet di semua usia. Sedangkan untuk Porda XIII Jabar, ada pembatasan usia atlet di beberapa nomor. Seperti nomor nasional yang maksimal usia atlet yakni 25 tahun,” ungkap dia.

(Ageng/LIN)