spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7906

WCD, Camat Ingin Warga Tarogong Kidul Garut Tingkatkan Kesadaran untuk Jaga Lingkungan

0
Giat WCD di Kecamatan Tarogong Kidul (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : 15 September 2018, secara serentak seluruh masyarakat Indonesia berpartisipasi membersihkan sampah. Giat tersebut merupakan puncak acara World Cleanup Day  (WCD).

WCD menjadi aksi kegiatan gotong royong terbesar di Indonesia yang melibatkan 13 juta penduduk. Begitupun di wilayah Kabupaten Garut, merupakan acara bersih-bersih terbesar untuk pertama kalinya.

BACA JUGA:

Kecamatan Sukaresmi Gelar Kencana, SSC Garut Sosialisasi Mitigasi Bencana

Terpantau FOKUSJabar.id, Forkopim Kecamatan Tarogong Kidul melaksanakan giat 15 September 2018 di Jalan-jalan protokol, Jalan Lingkungan, drainase (saluran air) dan blumbak di sepanjang jalan.

Kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan seluruh Kepala Desa (Kades), Lurah, Kepala UPT, lembaga kemasyarakatan, RT, RW dan masyarakat.

Camat Tarogong Kidul, Lilis Neti berharap, WCD menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran sekaligus merubah perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih.

“ Mudah-mudahan momentum ini meningkatkan kesadaran, merubah perilaku masyarakat untuk bisa saling menjaga dan memelihara lingkungan agar tetap bersih,” kata Lilis Neti, Sabtu (15/9/2018) malam.

Pihaknya menghaturkan terima kasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang telah memberikan bantuan peralatan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang petugasnya dengan sigap mengangkut seluruh sampah.

“ Semoga kerja sama ini menjadi budaya masyarakat untuk tetap kompak menjaga kebersihan lingkungan,” harap Lilis Neti.

(Andian/Bam’s)

Bikers Brotherhood 1% Lelang Chooper, Ditawar Ratusan Juta

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Puncak acara  hari ulang tahunnya (HUT)  ke-30, Bikers Brotherhood 1% Motorcycle Club Indonesia sangat meriah. Ada acara lelang motor chooper dengan nama Black Bike hasil buah tangannya sendiri. Acara HUT Bikers Brotherhood 1% MC digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu-Minggu (15-16 September 2018).

Para pecinta motor gede (Moge) itu merakit motor chooper hanya dengan waktu tiga minggu. Motor dengan bermesin Harley Davidson 2002 Sporster 1.200 cc di rebuild oleg seluruh anggota Bikers Brotherhood 1% MC untuk dilelang dalam acara HUT ke-30.

“Sekarang sudah ada yang nawar Rp125 juta,” kata Budi Cilok kepada media di acara tersebut.

Selain motor hitam dengan nama The Black Bike tersebut Bikers Brotherhood 1% MC juga melelang berbagai aksesoris untuk para bikers dengan buatan khusus Bikers Brotherhood 1% MC.

(Ibenk/DAR)

Tarian Rampak Gendang Buka Puncak Perayaan HUT ke-30 Bikers Brotherhood 1%

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pembukaan acara puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) Bikers Brotherhood 1% Motorcycle Club (BB1%MC) mengangkat budaya tradisional khas Jawa Barat (Jabar) Rampak Gendang.

Acara yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung, Sabtu (15/9/2018) ini dihadiri lebih dari 1.000 bikers dari berbagai daerah di Indonesia.

Tarian Rampak Gendang yang tampil paling awal saat pembukaan cara menarik perhatian bikers yang hadir. Tarian dengan judul 1% menceritakan perjuangan BB 1% MC mempertahankan persaudaraan yang dianggap menjadi benteng perterhanan negara.

Tari Rampak Gendang menyambut kedatangan El Presidente BB 1% MC Pegi Diar didampingi oleh eks El Presidente Wawan Wawul dan Budi Dalton dan juga pendiri dari Bikers Brotherhood 1% MC LQ Hendrawan ke tempat acara.

Dalam sambutannya Pegi mengatakan, BB 1%MC Indonesia telah berumur 30 tahun, dengan landasan kebebasan, persaudaraan, kebersamaan yang transparan tanpa harus melihat dari suku mana, keluarga, siapa atau status sosial Bikers Brotherhood 1%MC Indonesia telah menjadi klub besar.

“30 tahun perjalanan Bikers Brotherhood 1% MC, merupakan perjalan panjang dari suatu organisasi yang sudah melewati berbagai permasalahan,” kata Pegi.

Kemudian acara secara resmi dibuka oleh kepala dinas perhubungan kota Bandung Didi Riswandi didampingi oleh Pegi dengan memukul kendang secara bersamaan.

Didi mengatakan, bahwa Bikers Brotherhood 1% MC merupakan organisasi yang sangat baik bisa dilihat dari berbagai program yang sedang dilaksanakan dan program yang sudah berhasil.

“Ini Club Motorcycle yang ada di Bandung sudah cukup lama dan berpengalaman, saya yakin akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ucapnya.

Kemudian Didi juga mengajak, Bikers Brotherhood 1% MC menjadi pelopor keselamatan jalan raya karena memang sudah sangat mengetahui pentingnya keselamatan berkendara.

“Saya harap Bikers Brotherhood bersedia menjadi pelopor keselamatan berkendara, dan memberikan contoh kepada masyarakat,” tuturnya.

(Ibenk/DAR)

Gubernur Jabar Minta Lurah dan Kades Ajak Warga Shalat Subuh Berjamaah

0
(HUMAS JABAR)

BOGOR, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) meminta kepada para Kepala Desa (Kades) dan Lurah mengajak warganya untuk shalat subuh berjamaah di masjid, baik melalui seruan langsung ataupin via media sosial.

Hal itu dikatakan Emil, dalam program shalat subuh keliling (Subling) berjamaah yang di minggu kedua kepemimpinannya bertempat di Masjid Raya Kota Bogor, Sabtu (15/9/2018).

“Saya titip kepada Lurah, Kades maupun Camat ajak warganya untuk subuh berjamaah. Bisa juga melalui postingan di media sosial lalu tautkan ke saya,” ujar Emil.

Dia menginginkan, program Subling yang digulirkannya dilakukan secara rutin dan dihadiri banyak warga khususnya para kaum muda.

Dalam arahannya, Emil memaparkan tentang empat nikmat syukur yang harus disadari manusia. Yaitu nikmat umur, nikmat kesehatan, nikmat iman Islam dan nikmat silaturahmi.

“Kita syukuri nikmat iman dan Islam kita karena tidak semua mendapat hidayah menjadi muslim,” kata Emil.

Di penghujung acara, Gubernur Emil mengatakan akan memberikan hadiah kepada warga Kota Bogor berupa hibah dalam 5 tahun kepemimpinnya kedepan. Diantaranya hibah pembangunan ruang terbuka hijau senilai Rp 15 Milyar, satu hingga 2 flyover, gedung creative center, bus pariwisata, dan Rp 40 Milyar untuk membuka destinasi wisata baru.

“Untuk 5 tahun kedepan akan kami hibahkan ruang terbuka Rp 15 milyar, 1 atau 2 flyover, gedung creative center, bus pariwisata, dan destinasi wisata baru seperti danau atau lainnya senilai Rp 40 Milyar, ini hadiah untuk warga Kota Bogor,” pungkas Emil.

(Bam’s)

Rampak Gendang Buka Puncak Perayaan HUT ke-30 Bikers Brotherhood 1% MC

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Puncak acara perayaan HUT Bikers Brotherhood 1% Motorcycle Club (BB1% MC) dibuka budaya tradisional khas Jawa Barat, Rampak Gendang.

Acara yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung, Sabtu (15/9/2018) itu dihadiri lebih dari 1.000 bikers dari berbagai daerah di Indonesia.

Tarian dengan judul 1% menceritakan perjuangan BB 1% MC mempertahankan persaudaraan yang dianggap menjadi benteng perterhanan negara.

Tari Rampak Gendang menyambut kedatangan El Presidente BB 1% MC Pegi Diar didampingi oleh eks El Presidente Wawan Wawul dan Budi Dalton serta pendiri dari Bikers Brotherhood 1% MC LQ Hendrawan.

Dalam sambutannya Pegi mengatakan, BB 1%MC Indonesia telah berumur 30 tahun, dengan landasan kebebasan, persaudaraan, kebersamaan yang transparan tanpa melihat dari suku mana, keluarga, siapa atau status sosial, Bikers Brotherhood 1%MC Indonesia telah menjadi klub besar.

“30 tahun perjalanan Bikers Brotherhood 1% MC merupakan perjalan panjang dari suatu organisasi yang sudah melewati berbagai permasalahan,” kata Pegi.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Riswandi didampingi oleh Pegi dengan memukul kendang secara bersamaan.

Didi menyebut bahwa BB 1% MC adalah organisasi yang sangat baik. Hal itu bisa dilihat dari berbagai program yang sedang dilaksanakan dan program yang sudah berhasil.

“Ini Club Motorcycle yang ada di Bandung sudah cukup lama dan berpengalaman, saya yakin akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ucapnya.

Didi pun mengajak BB 1% MC menjadi pelopor keselamatan jalan raya karena memang sudah sangat mengetahui pentingnya keselamatan berkendara.

“Saya harap Bikers Brotherhood bersedia menjadi pelopor keselamatan berkendara, dan memberikan contoh kepada masyarakat,” tuturnya.

(Ibenk/LIN)

Pengendara Mio Tewas Dihajar Bus Budiman

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Nasib naas menimpa Kelvin Pratama (17) warga Dusun Warungwetan Desa Imbanagara Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Saat mengendarai  sepeda motor Yamaha Mio dengan nopol Z 3882 WS tewas mengenaskan di  Jalan Raya Ciamis-Tasikmalaya tepatnya Dusun Lebaklipung Desa Imbanagara Ciamis. Sabtu (15/9/2018).

Menurut Agus salah seorang saksi di lokasi kejadian, korban tewas saat disenggol bus Budiman. Sepeda motor Yamaha Mio dari arah Kota Tasikmalaya menuju Ciamis itu masuk kolong bus.

“Pas dilokasi kejadian dipertigaan bangsawit dari arah utara ( Desa Cibodas ) menuju Selatan (Desa Panyingkiran) datang sepeda motor Honda Beat dengan nopol Z 3211 PM yang dikendarai Pitriani,” katanya.

Agus mengatakan, karena posisi sepeda motor korban sedang melaju kencang dan didepanya ada sepeda motor yang akan menyebrang jalan tabrakanpun tidak bisa dihindarinya.

“Saat bertabrakan sepeda motor korban oleng ketengah jalan raya,” ucapnya.

Agus melanjutkan, saat sepeda motor yang dikenfari korban oleng ke jalan raya dari arah Ciamis menuju Tasikmalaya muncul Mobil Mikro Bus Budiman yang dikendarai Aceng Rosidin (54) warga Kampung Nangoh Kabupaten Tasikmalay dengan nopol Z 7747 HC.

“Sepertinya pengendara bus tidak bisa mengerem kendaraanya saat korban oleng bersama sepeda motornya dan bus dengan telak menghantam korban,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Sanksi Belum Diterapkan, Masyarakat Terus Buang Sampah Sembarangan

0
Wajah Kota Terlihat Semrawut akibat membuang sampah sembarangan (fokusjabar-Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Kota Tasikmalaya tampak kumuh dengan banyaknya sampah di sudut kota. Hal itu terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Iwan Setiawan mengatakan, larangan dan sanksi bagi pembuang sampah sembarangan telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya.

“Setiap pelanggaran ketentuan yang dimaksud pada Pasal 38 ayat (1) huruf a, ayat (3), ayat (4) dan ayat (5) diancam dengan sanksi pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan dan atau denda paling besar Rp50 juta,” kata Iwan, Sabtu (15/9/2018).

Kendati sudah jelas sanksi dan hukumannya, namun masih saja membuang sampah sembarangan. Akibatnya tumpukan sampah ada dimana-mana, kota pun tampak karut marut dengan banyaknya sampah.

“Mungkin karena Perda tersebut belum diberlakukan, sehingga tidak ada sanksi yang bisa diterapkan,” jelas dia.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, salah satunya Satpol PP sebagai penegak Perda. Jika Perda ini diterapkan, pihaknya yakin pengelolaan sampah bisa terkendali karena masyarakat tidak akan berani membuang sampah sembarangan.

(Seda/LIN)