spot_img
Senin 9 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7509

Komisi IV DPRD Ciamis, Kasus yang Menimpa R Berbau Human Trafficking

0
pencabula

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Komisi IV DPRD Ciamis tidak tinggal diam dan terus mencermati berbagai keterangan terkait kasus dugaan pencabulan terhadap R (16) siswi kelas 9 SMPN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis.

Ketua Komisi IV DPRD Ciamis Hendra S Marcusi mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa R. Baik secara pribadi dan kelembegaan di DPRD, pihkanya meminta jajaran Polres Ciamis serius menangani kasus tersebut. Terlebih kata Hendra, mencermati dari berbagai keterangan dan kronologis rilis resmi Polres Ciamis yang diberitakan sebelumnya, kasus R bukan hanya pencabulan tetapi juga berbau human trafficking.

“Kami percaya Polres Ciamis bisa mendalaminya. Jika memang memenuhi unsur human trafficking, guru lain yang terlibat selain Abd harus segera ditahan,” kata Hendra Marcusi, Jumat (16/03/2018).

Sementara Sekretaris Komisi IV DPRD Ciamis Syarif Sutiarsa mengatakan, kasus yang terjadi di SMPN 1 Sadananya ini hantaman bagi citra guru sebagai sosok yang harus digugu dan ditiru (panutan). Kasus ini harus menjadi pelajaran tidak hanya bagi warga sekolah di SMPN 1 Sadananya tetapi juga seluruh sekolah di Kabupaten Ciamis, baik guru, murid dan kepala sekolahnya.

“Pertama, saya sepakat dengan ketua Komisi IV proses hukum lanjutkan dengan benar. Kedua, masalah ini harus menjadi cermin bagi semuanya, dan ketiga, pembinaan harus segera dilakukan secara menyeluruh ke semua jenjang pendidikan di Kabupaten Ciamis,” ujar Syarif.

Komisi IV DPD Ciamis akan hadir dan mengawasi sejauh mana perkara tersebut ditangani, sejauh mana langkah-langkah yang telah diambil intansi terkait, juga siap bersama-sama memberikan pembinaan kepada seluruh warga sekolah di Kabupaten Ciamis.

“Masalahnya memang muncul di satu sekolah. Tetapi bukan tidak mungkin suatu saat muncul di sekolah lainnya. Karena itu pembinaan harus dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi dini,” pungkasnya.

(DH)

Gubernur Jabar Minta Semua BUMD Patuhi PP No 54/2017

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dalam Forum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dihadiri oleh para Direktur BUMD Pemprov Jabar dan Kabupaten/Kota, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) meminta mereka mematuhi Peraturan Pemerintah (PP) No54 tahun 2017 tentang BUMD.

Salah satunya, BUMD harus berbadan hukum atau Perseroan Terbatas (PT).

” PP No 54 itu lebih kepada seluruh BUMD di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang belum berbadan hukum sebaiknya segera di badan hukumkan menjadi PT,” pinta Aher saat Sosialisasi dan Business Matching/ Partnership BUMD se-Jabar, di Hotel Grand Preanger, Kota Bandung.

Aher mencontohkan, BUMD milik Pemprov Jabar, PD Jawi kini telah berubah nama dan statusnya menjadi PT Jaswita (Jasa Pariwisata).

” Alhamdulillah, PD Jawi sudah berubah jadi PT Jaswita. Ini tentu bagian dari penyesuaian BUMD dengan PP tersebut,” ujarnya.

BUMD juga harus lebih berkontribusi bagi kebutuhan masyarakat luas. Seperti dibidang pertanian, ada PT Agrojabar, bidang penjaminan usaha kecil masyarakat ada PT Jamkrida dan tentunya PDAM di 27 Kabupaten/Kota.

” BUMD itu harus mengerjakan hal-hal penting bagi masyarakat agar kebutuhan orang banyak terpenuhi,” katanya.

BUMD yang dinilainya memiliki kontribusi besar dalam segi pendapatan adalah bank bjb. Bank Pembangunan Daerah tersebut kini menjelma menjadi bank terbesar di Indonesia yang semakin maju dan profesional. Dalam persaingannya, bank bjb kini berada di peringkat 12 terbaik seluruh bank di Indonesia. Tiap tahunnya setoran bank bjb ke Pemprov Jabar mencapai Rp350 milyar.

” Kontribusi dari BUMD saat ini tentu sangat baik. Ya seperti bank bjb itu bank daerah terbesar di Indonesia keuntungannya sudah cukup memadai dan tampil sebagai bank yang profesional, maju dan bersaing. Asalnya  masuk 16 besar, sekarang ada di 12 besar dalam ukuran bisnisnya. Setoran ke Pemprov sudah Rp350 milyar per tahun. Labaya itu sudah baik,” ungkap Aher.

Untuk itu, Aher meminta dalam forum BUMD tersebut dijadikan ajang sharing atau berbagi pengalaman agar semua BUMD di Jabar sehat sekaligus menguntungkan dan berkontribusi bagi pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

” Yang penting bisnis apapun yang dikelola BUMD, saya minta forum ini untuk sharing pengalaman agar BUMD kita sehat semuanya. Tidak mungkin kita cari keuntungan dari BUMD yang tidak sehat. Jadi sebelum cari keuntungan kita sehatkan dulu,” ucapnya.

BUMD yang belum lama berdiri yang penyertaan modalnya paling besar tahun ini dimiliki oleh PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Untuk kebutuhan pembangunan fisik dan pengembangan Bandara saja penyertaan modal dari Pemprov Jabar diatas Rp 1 triliun.

“Karena perlu untuk pembangunan fisik di sisi darat dan pengembangan lainnya, memang BUMD yang paling cepat besar adalah BIJB. Kisaran penyertaan modal dari Pemprov diatas Rp1 triliun,” pungkas Aher.

(Bam’s)

Melawan Hoax di Tahun Politik, Jurnalis Banjar Gelar Diskusi Publik

0
Melawan Hoax di Tahun Politik, Jurnalis Banjar Gelar Diskusi Publik. (FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id : Forum Jurnalis KPU Kota Banjar berencana menggelar diskusi publik melawan hoax di tahun politik.

Diskusi publik tersebut akan digelar pada 24 Maret dengan menghadirkan narasumber, Polres Banjar, Kodim 0613/Ciamis, KPU, Panwaslu, Kejaksaan Negeri Banjar.

“Dalam diskusi publik ini kami mengundang Ormas, LSM dan Organisasi Mahasiswa untuk hadir dan berdialog bersama menyepakati dan memahami bahayanya hoax ditahun politik ini,” kata Ketua Forum Jurnalis KPU Kota Banjar, Aditya Tri Wahyudi, Jumat (16/3/2018).

Lebih lanjut Adit menambahkan bahwa dengan diskusi publik melawan hoax memiliki misi besar yakni menyelamatkan bangsa dari bahaya hoax. Selain itu, di masa pilkada serentak penggunaan media sosial menjadi pola market politik strategis sehingga potensi penyebaran hoax sangat besar.

“Kami jurnalis Banjar dengan tegas melawan hoax untuk menciptakan pilkada serentak yang berintegritas, kondusif dan demokratis,” pungkasnya.

(Boip/Bam’s)

Untuk Mengarungi Liga 1 2018, Hari Ini Persib Berlatih di Stadion Arcamanik

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menggelar latihan rutin untuk persiapan mengarungi kompetisi Liga 1 2018 yang akan mulai bergulir pada 23 Maret mendatang. Kali ini mereka berlatih di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (16/3/2018).

Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, Stadion Arcamanik memiliki kualitas lapangan yang cukup bagus. Selain itu, jarak Stadion dan Mes Persib juga cukup dekat.

Hanya saja, Stadion Arcamanik merupakan milik Pemerintah Kota Bandung, sehingga Stadion tersebut bisa digunakan oleh siapapun. Sedangkan Persib membutuhkan lapangan yang tidak digunakan oleh tim lain.

” Masalahnya adalah stadion ini milik umum‎ sdangkan kami butuh milik pribadi. Jika kami perbaiki lapangan untuk latihan kami sendiri lalu ada orang lain yang juga pakai lapangan ini, itu tidak terlalu bagus, kami butuh lapangan yang hanya bisa dipakai oleh Persib Bandung,” kata Gomez, Jumat (16/3/2018).

Meski begitu, Stadion Arcamanik menjadi salah satu alternatif bagi tim Maung Bandung untuk persiapan mengarungi musim kompetisi Liga 1 2018. Karena sebelumnya, Persib hanya menggunakan dua Stadion untuk berlatih yakni GBLA dan Siliwangi.

(Arif/Bam’s)

P2TP2A Ciamis Sebut Pelaku Cabul Harus Dihukum Sesuai UU

0
Sekretaris P2TP2A Ciamis, Vera Fillinda. (FOTO VIA FACEBOOK)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Dugaan kasus pencabulan kepada siswi kelas 9 SMP Negeri 2 Sadananya, Kabupaten Ciamis yang dilakukan oleh oknum guru agama menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

Termasuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ciamis.

” Kami melakukan pendampingan terhadap kasus tersebut. Semoga pelaku jera dan harus dihukum sesuai dengan UU yang berlaku,” kata Sekretaris P2TP2A Ciamis, Vera Fillinda kepada FOKUSJabar, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, dugaan kasus pencabulan oknum guru agama berinisial Abd kepada siswinya R (16) dinilai telah mencoreng dunia pendidikan di Ciamis.

Pelakunya sendiri saat ini telah ditahan Kepolisian Resort Ciamis untuk kepentingan penyidikan dan penyelidikan.

Dari rilis Polres Ciamis, dugaan kasus tersebut terjadi Januari 2018 lalu. Abd melakukan tindakan cabul terhadap R di rumah N yang juga masih guru korban.

Sementara orangtua korban, Etin (37) menduga tindakan pencabulan yang dilakukan Abd melibatkan dua guru lainnya. Yakni, N dan Y.

Kepada wartawan, Etin menuding N dan Y yang telah memperdaya anaknya agar Abd mempunyai kesempatan berbuat cabul.

Komisi IV DPRD Ciamis, Hendra Marcussi menegaskan, selain pelaku, semua pihak yang telah terlibat dalam dugaan kasus asusila itu harus diusut tuntas.

(Ibenk/Bam’s)

Match Fee tidak Dibayarkan, Wali Kota Tasikmalaya Kecewa

0
Walikota Kecewa Terhadap EO Pertandingan Uji Coba Persib vs Priangan Selection. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Belum dibayarkan match fee kepada tim Persib Bandung oleh pihak Panitia Penyelenggara pertandingan laga uji coba melawan Priangan Selection membuat kalangan pecinta sepakbola di Kota Tasikmalaya merasa kecewa dan menyesalkannya.

Kekecewaan itu pun dirasakan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman.

” Pribadi saya sangat kecewa terhadap panitia penyelenggara yang tidak profesional. Hal itu tentu saja berimbas terhadap kurang baiknya citra Pemerintah Kota Tasikmalaya dimata manajemen Persib. Padahal, kami sama sekali tidak ada kaitannya karena yang mengundang pihak EO. Kita hanya sebatas memberi izin pemakaian lapang,” ungkap Wali Kota, Jumat (16/3/2018).

Menurut Budi, Pemkot tidak turut campur. Terlebih hingga ke hal teknis masalah bayaran.

” Jadi jangan sampai yang jelek itu Pemkot. Kita kan hanya mengapresiasi keinginan masyarakat Kota Tasikmalaya yang mau mendatangkan skuad Persib Bandung untuk menghibur para pecinta sepakbola,” beber Budi.

Dia berharap, untuk kedepannya setiap penyelenggara kegiatan tidak lagi terdengar hal-hal yang jelek.

” Ini pengalaman dan pembelajaran bagi para EO yang akan menyelenggarkan kegiatan,” ucap dia.

Kejadian tersebut lanjut Budiman sangat mencoreng dan merusak nama baik Kota Tasikmalaya serta masyarakat yang notabene pecinta Persib.

” Saya akan komunikasikan hal ini ke Manajer Persib. Kita akan jelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya agar jelas dan mengembalikan citra baik, agar Kota Tasikmalaya tidak dicap negatif oleh mereka,” pungkasnya.

(Seda/Bam’s)

Seleksi Dua Pemain, Gomez: Kemungkinan Hanya Rekrut Satu Orang

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dua pemain saat ini tengah mengikuti seleksi di tim Persib Bandung. Kedua pemain tersebut yakni, M Al Amin Syukur Fisabillah dan Bobby Satria yang berposisi sebagai bek.

Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, kedua pemain seleksi tersebut memiliki kualitas yang cukup bagus sebagai pemain belakang. Hanya saja, untuk musim 2018 kemungkinan hanya satu yang akan direkrut.

“Salah satunya ada pemain yang masih muda, mungkin kita punya opisi, keduanya bagus tapi ‎mungkin kita hanya pilih satu. Besok saya akan bicara dengan Teddy (Direktur PT PBB),” kata Gomez, Jumat (16/3/2018).

Namun, tidak menutup kemungkinan jika Victor Igboneo belum pulih dari cedera, pihaknya akan merekrut kedua pemain tersebut, untuk antisipasi saat mengarungi kompetisi Liga 1 2018.

“Masih tergantung situasinya seperti apa, karena Victor masih cedera, jika dia tidak bisa main dalam jangka waktu lama, kita butuh dua pemain bek tengah tapi jika dia bisa main kita hanya butuh satu,” jelas Gomez.

(Arif/Bam’s)