spot_imgspot_img
Senin 27 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 342

Bandung bjb Tandamata Siap Tancap Gas di Seri Perdana Proliga 2026

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Bandung bjb Tandamata Siap Tancap Gas di Seri Perdana Proliga 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Demi menjaga peluang merebut gelar juara Proliga 2026, Bandung bjb Tandamata di pastikan tampil dengan kekuatan penuh pada seri perdana yang digelar di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.

Seluruh persiapan tim di nilai berjalan optimal. Mulai dari soliditas skuad, agenda uji coba hingga komposisi pemain yang kini semakin matang.

Kegagalan meraih trofi dalam dua musim terakhir menjadi bahan evaluasi serius bagi tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Bandung bjb Tandamata bertekad bangkit dan mengulang kesuksesan mereka saat meraih gelar juara pada musim 2022 dan 2023.

Selain melakukan regenerasi, Bandung bjb Tandamata juga berpeluang tampil mengejutkan pada laga pembuka menghadapi Jakarta Livin Mandiri, Jumat (9/1/2026).

Sejumlah pemain muda potensial yang di miliki tim kini menunjukkan perkembangan signifikan selama masa persiapan.

Nama-nama seperti Cindy Tiara Berliyan dan Calista Maya di posisi outside hitter, Wa Ode Ardiana sebagai opposite, serta Tiara A. Ratna Sanger di posisi setter menjadi andalan baru yang di nilai siap bersaing di level tertinggi.

Manajer Bandung bjb Tandamata, Asep Sukmana mengungkapkan bahwa persiapan tim tidak hanya berfokus pada aspek teknis. Tetapi juga pada pembangunan kekompakan dan komunikasi antarpemain.

“Sejauh ini kami melakukan evaluasi dan peremajaan tim dengan mengandalkan pemain-pemain muda berpotensi. Soliditas tim juga terus kami bangun melalui komunikasi yang intensif, baik antarpemain maupun dengan jajaran pelatih dan ofisial,” jelas Asep.

Kondisi Tim Siap Menghadapai Kompetisi

Hal senada di sampaikan Pelatih Kepala Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang. Ia menegaskan bahwa kondisi tim saat ini sudah siap sepenuhnya menghadapi kompetisi.

“Untuk persiapan bisa di katakan sudah 100 persen siap. Memang sempat ada beberapa pemain yang mengalami cedera, namun saat ini semuanya sudah pulih. Komposisi tim juga berbeda dari musim lalu, tetapi dengan bertambahnya kematangan pemain seperti Calista, Cindy, ditambah Tia dan Wa Ode, proses pergantian pemain tidak menjadi kendala,” ungkap Risco.

Kekuatan Bandung bjb Tandamata kian lengkap dengan kehadiran dua pemain asing, Sonaly Cidrao asal Brasil dan Anastasia Guerra dari Italia.

Keduanya di proyeksikan mengisi posisi outside hitter dan dinilai sudah beradaptasi dengan cepat bersama tim.

“Dua pemain asing sudah tidak mengalami kendala adaptasi dan siap di turunkan pada laga perdana di Pontianak,” tegas Asep Sukmana.

Meski demikian, Risco menekankan bahwa timnya tidak akan bergantung sepenuhnya pada pemain asing. Ia memilih mengedepankan permainan kolektif dan memaksimalkan potensi pemain lokal.

“Kami ingin kekuatan tim secara keseluruhan yang berbicara. Posisi middle block akan kami maksimalkan dari pemain lokal. Insyaallah, kami siap berjuang meraih kemenangan di laga perdana melawan Livin,” ujarnya.

Komposisi Pemain Lokal

Risco juga menilai bahwa dari segi komposisi pemain lokal, Bandung bjb Tandamata masih memiliki keunggulan. Namun ia tetap mewaspadai kekuatan pemain asing yang dimiliki lawan.

Dari hasil uji coba, peningkatan signifikan terlihat pada sektor receive, pertahanan, dan blok. Hal ini menjadi modal penting bagi Bandung bjb Tandamata menghadapi persaingan ketat Proliga 2026.

“Alhamdulillah, kerja sama tim semakin solid. Pemain asing juga sudah menemukan ritme permainan. Karena itu, kami lebih memilih mengandalkan kolektivitas tim dibandingkan bergantung pada individu,” pungkas Risco.

Sebagai catatan, pada musim lalu Bandung bjb Tandamata dua kali berhadapan dengan Jakarta Livin Mandiri di putaran reguler. Sempat kalah 0-3 di Gresik, bjb berhasil membalas dengan kemenangan 3-1 di Palembang. Pertemuan kali ini pun diprediksi berlangsung sengit dengan komposisi dan atmosfer yang berbeda.

“Target kami jelas. Setelah lolos ke Final Four, mudah-mudahan takdir membawa kami hingga menjadi juara,” tutup Asep Sukmana.

Wali Kota Tasikmalaya Lantik Pejabat Baru, Kadis Termuda Jadi Sorotan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, saat melantik pejabat eselon II dan Kepala Sekolah di Aula Utama Kantor Balekota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Mengawali tahun 2026, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memperkuat kelembagaan pemerintahan dengan melantik sejumlah pejabat eselon II guna mengisi jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis yang selama ini belum memiliki pejabat definitif.

Sebanyak empat pejabat eselon II resmi di lantik. Masing-masing Amran Saefulloh sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Yuda Permana sebagai Sekretaris DPRD Kota Tasikmalaya, Hesti Widiawati sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, serta Imin Muhaemin sebagai Inspektur Inspektorat Daerah.

Baca Juga: Kemendikdasmen Revitalisasi Ribuan Ruang Kelas, Tasikmalaya Kebagian 25 Sekolah

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Kecamatan Bungursari, Rabu (14/1/2026) sore.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, Sekretaris Daerah Asep Goparulloh, Ketua TP PKK dr. Elvira Kamarrow Putri, serta jajaran pejabat penting lainnya hadir dalam acara tersebut.

Dari empat pejabat yang di lantik, tiga di antaranya merupakan promosi jabatan. Sementara itu, Imin Muhaemin di rotasi dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ke Inspektorat Daerah.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan jabatan ini merupakan amanah dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Hari ini saudara-saudara dilantik untuk melaksanakan tugas dan amanah baru. Jalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya agar mampu meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah,” ujar Viman.

Proses Seleksi yang Ketat

Viman juga menyoroti pelantikan Amran Saefulloh sebagai Kepala Dinas termuda di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang saat ini berusia 41 tahun. Menurutnya, penunjukan tersebut melalui proses seleksi yang panjang dan ketat serta berdasarkan pada kompetensi dan kinerja.

“Pelantikan ini bukan ujuk-ujuk. Prosesnya panjang dan ketat, berdasarkan kemampuan dan tanggung jawab yang telah mereka tunjukkan,” tegasnya.

Ia berharap Amran mampu membuktikan bahwa generasi muda juga mampu menunjukkan prestasi dan kinerja yang profesional di pemerintahan.

“Sekarang mendapat kepercayaan lebih besar, tunjukkan dan buktikan bahwa anak muda bisa membawa perubahan yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Viman juga berpesan kepada Hesti Widiawati selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Viman meminta Staf Ahli mampu memberikan masukan, gagasan, serta kajian komprehensif dalam mendukung kebijakan pemerintahan.

“Posisi staf ahli sangat strategis karena berada langsung di bawah Wali Kota. Perannya penting dalam memastikan kebijakan berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Viman menambahkan, dengan dilantiknya Hesti, jumlah pejabat eselon II perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya kini menjadi dua orang. Ia berharap keberadaan mereka dapat memberikan warna positif dalam roda pemerintahan.

Selain melantik pejabat struktural eselon II, pada kesempatan yang sama Wali Kota Tasikmalaya juga mengambil sumpah jabatan puluhan kepala sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya.

Viman juga melantik sebanyak 34 kepala sekolah. Terdiri dari 31 Kepala Sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan tiga Kepala Sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).


(Seda)

Bupati Citra Semprot Satpol-PP dan Disparbud Pangandaran, Ada Apa?

0
Bupati Pangandaran FOKUSJabar.id
Poto: Bupati Citra saat menghubungi Disparbud Pangandaran.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami meluapkan kekecewaannya setelah mendapati kawasan sepadan Pantai Batu Hiu penuh sampah dan pedagang yang semakin menjamur. Kondisi tersebut dinilai merusak keindahan serta citra destinasi wisata unggulan Pangandaran.

Peristiwa itu terjadi saat Citra melakukan aktivitas lari pagi bersama tim dan anak bungsunya, menyusuri kawasan Batu Hiu hingga menuju Pendopo Bupati di Parigi. Saat melintas di lokasi wisata tersebut, ia mendapati lingkungan yang tampak kumuh akibat sampah berserakan dan bertambahnya pedagang baru di area sepadan pantai.

Baca Juga: DKPKP Pangandaran Siapkan Pangan Lokal untuk Sukseskan Program MBG 2026

Kekecewaan tersebut kemudian Citra unggah melalui akun media sosial pribadinya. Dalam video yang beredar, ia terlihat terkejut sekaligus prihatin melihat kondisi Batu Hiu. Ia juga sempat berdialog langsung dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui latar belakang keberadaan mereka.

Tak lama berselang, Citra langsung menghubungi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pangandaran, Adelia, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pangandaran, Bangi, melalui sambungan telepon.

Dalam percakapannya dengan pihak Disparbud, Citra meminta data terbaru jumlah pedagang yang beraktivitas di kawasan Batu Hiu. Ia menilai pertumbuhan pedagang yang tidak terkendali dapat menimbulkan persoalan serius bagi penataan kawasan wisata.

“Saya minta data pedagang di Batu Hiu ada berapa banyak. Lihat ini, pedagangnya sudah terlalu banyak. Kalau begini caranya repot. Saya tunggu di Pendopo jam 11.00 WIB bersama kepala dinas,” ujar Bupati Citra dengan nada tegas.

Pengaturan Jumlah Pedagang

Citra kemudian menginstruksikan Kasatpol PP Pangandaran untuk segera turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Ia menegaskan tidak ingin jumlah pedagang terus bertambah tanpa pengaturan yang jelas.

“Pak Kasat segera ke Batu Hiu dan berkoordinasi dengan Pokdarwis. Lihat dari ujung patung Batu Hiu sampai dekat penangkaran penyu, pedagang sudah bertambah. Saya tidak mau ini terus berlanjut. Bagaimana kebersihannya?” tegasnya.

Ia juga meminta Satpol PP bersama Dinas Pariwisata segera menertibkan kawasan yang dipenuhi sampah dan melakukan penataan menyeluruh agar kawasan wisata tetap bersih dan tertib.

Menurut Bupati Citra, menjamurnya pedagang tanpa pengelolaan yang baik membuat kawasan wisata Batu Hiu terlihat kumuh dan berpotensi menurunkan daya tarik wisata. Selain itu, ia juga meminta sterilisasi pedagang musiman yang mulai bermunculan di kawasan Jembatan Sodongkopo.

Berdasarkan pantauan Rabu (14/1/2026), video unggahan Bupati Pangandaran di penonton akun YouTube @BupatiPangandaran telah lebih dari enam ribu kali dan menuai beragam respons dari warganet.

Sejumlah netizen memberikan dukungan atas sikap tegas Bupati Citra.
“Mantap, Ibu Bupati harus tegas. Kalau tidak, pedagang akan bertindak sesuka hati,” tulis akun @adelwialexa7096.
“Gas, Ibu Cantik. Menyala! Bangun Pangandaran demi Jawa Barat Istimewa,” komentar akun @Supriyadi.

(Sajidin)

Pemuda Muhammadiyah Ciamis Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya poto bersama PD Muhammadiyah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menerima kunjungan silaturahmi jajaran Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ciamis periode 2026–2030, di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Ciamis, Rabu (14/1/2026).

Kunjungan tersebut di sambut hangat oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis. Pertemuan ini menjadi ajang penguatan sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Kenangan Manis ‘Telephone Koin’ di Pasar Ciamis

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ciamis, Mochamad Isa Nuralamsyah, menyampaikan bahwa struktur kepengurusan Pemuda Muhammadiyah saat ini telah terbentuk dan aktif di 24 kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Kondisi tersebut, menurutnya, mencerminkan kesiapan organisasi untuk berperan aktif di tengah masyarakat.

“Sebaran kepengurusan ini menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah siap berkontribusi secara langsung dan berkelanjutan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Isa menegaskan, ke depan PD Pemuda Muhammadiyah Ciamis berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis di berbagai sektor, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.

Ia berharap kehadiran Pemuda Muhammadiyah tidak hanya sebatas struktural, tetapi benar-benar manfaatnya dapat masyarakat rasakan melalui program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat harus memberi dampak dan manfaat yang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengucapkan selamat kepada jajaran kepengurusan baru PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ciamis. Ia berharap para pengurus memiliki semangat juang dan komitmen yang kuat untuk ikut berperan dalam memajukan daerah.

Herdiat menilai Pemuda Muhammadiyah berpotensi menjadi mitra strategis pemerintah daerah, mengingat Muhammadiyah memiliki sumber daya manusia yang mumpuni. Termasuk banyak tokoh yang telah berkiprah dan sukses di tingkat nasional.

“Saya berharap Pemuda Muhammadiyah bisa hadir membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, sehingga keberadaannya benar-benar terasa oleh warga Ciamis,” pungkasnya.


(Husen Maharaja)

Perbaikan Taman Alun-alun dan Baksil Kota Bandung Segera Rampung

0
alun alun kota bandung@fokusjabar.id
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung Menargetkan Perbaikan Taman Alun-alun dan Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil) Selesai Januari 2026.

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung tengah melakukan perbaikan ringan di Taman Alun-alun dan Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil).

Perbaikan tersebut di targetkan rampung pada Januari 2026, agar kedua taman dapat kembali di gunakan secara optimal oleh masyarakat.

Plt Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadiyanti mengatakan, kerusakan yang terjadi tidak meluas dan masih dalam lingkup pemeliharaan.

Baca Juga: Transparansi Berbuah Apresiasi, bank bjb Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

“Sebetulnya untuk Taman Alun-alun itu hanya rubber tekstilnya yang lepas. Tidak semuanya, hanya di beberapa area saja dan saat ini sedang kami perbaiki,”kata Yuli Rabu (14/1/2026).

Yuli menjelaskan, material rubber merupakan bagian dari struktur taman dan bukan di pasang secara tempel. Karena itu, perbaikan dapat di lakukan tanpa pekerjaan besar dan masih masuk dalam masa pemeliharaan selama enam bulan.

“Perbaikannya hanya seputaran itu saja, enggak semua lepas hanya di beberapa area dan itu sedang kita perbaiki,”katanya.

Sementara itu, terkait kerusakan di area belakang Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi, Yuli mengakui masih terdapat bagian yang mengalami retak dan belum seluruhnya di perbaiki.

Baca Juga: Jamkrida Jabar Gandeng BPR Karya Utama Jamin Kredit Pekerja Migran

“Yang di belakang memang ada yang retak-retak. Itu kita coba perbaiki, tapi tidak bisa semuanya sekaligus karena kalau seluruhnya harus ada pekerjaan baru,” jelasnya.

Yuli menambahkan, untuk Taman Baksil, penutupan hanya di lakukan di area belakang, sementara bagian depan masih dapat di gunakan masyarakat.

“Kita maunya bulan ini sudah bisa di buka kembali. Untuk Baksil, yang di tutup hanya area belakang, sementara area depan masih bisa di gunakan masyarakat,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Pemkot Bandung Bakal Alihkan Angkot Jadi Feeder

0
terminal pemkot bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Balai Kota Jalan Wastukencana Kota Bandung Senin (12/1/2026)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan penataan ulang terminal tipe C sebagai bagian dari kebijakan perubahan konsep angkutan kota menjadi feeder yang terintegrasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, saat ini terdapat sekitar 14 terminal tipe C di Kota Bandung dengan kondisi yang sebagian besar kurang optimal. Salah satu terminal yang menjadi sorotan adalah Terminal Ujungberung.

“Terminal tipe C yang di kelola Pemkot itu ada sekitar 14. Rata-rata kondisinya ya seperti sekarang, termasuk Ujungberung,” kata Farhan Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Jelang Ramadan, Jumlah PPKS di Kota Bandung Naik Dua Kali Lipat

Menurutnya, mengubah konsep angkot menjadi feeder telah di terapkan di sejumlah wilayah penyangga dan akan di adopsi di seluruh Kota Bandung. Perubahan tersebut membuat fungsi terminal tipe C perlu di evaluasi secara menyeluruh.

“Kita akan mengubah konsep angkot menjadi feeder. Ini sudah di contohkan di wilayah sub provinsi dan akan kita adopsi di seluruh Kota Bandung,”katanya.

Farhan menilai, fungsi terminal tipe C perlu di kaji ulang. Pasalnya, saat ini banyak terminal yang hanya di lewati angkot tanpa berfungsi sebagai simpul naik turun penumpang secara optimal.

“Sekarang terminal itu kebanyakan cuma di lewati saja. Jadi kita dalami dulu, kalau fungsinya memang tidak ada, akan kita alihkan,”ucapnya.

Pengalihan Fungsi Terminal

Salah satu opsi pengalihan fungsi terminal adalah seperti yang telah di lakukan di kawasan Ciwastra, yakni di manfaatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah. Konsep serupa juga tengah di kaji untuk di terapkan di beberapa terminal lainnya.

“Seperti di Ciwastra, rencananya ada terminal yang di jadikan tempat pengolahan sampah,” ungkapnya.

Baca Juga: Jamkrida Jabar Gandeng BPR Karya Utama Jamin Kredit Pekerja Migran

Kondisi Terminal Ujungberung di sebut menjadi contoh perlunya revitalisasi. Kawasan terminal tersebut kini telah berubah menjadi kios pasar dan ojek pangkalan.

“Di Ujungberung sekarang jadi kios pasar dan ojek pangkalan. Artinya memang kita harus melakukan revitalisasi angkot,” ujarnya.

Farhan menambahkan, perubahan konsep angkot menjadi feeder merupakan langkah penting dalam membangun sistem transportasi kota yang lebih tertata, efisien, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

“Konsep utamanya angkot sebagai feeder. Itu yang paling penting,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Bupati Garut Tinjau Kebakaran Kios di Jalan Pramuka

0
Toko Tiara Snack fokusjabar.id
Petugas berjibaku memadamkan api di sebuah ruko yang menjual makanan ringan, di Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota,

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios di Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Rabu (14/1/2026).

Selain memantau dampak kerusakan, Bupati Syakur menekankan bahwa pentingnya kewaspadaan terhadap fasilitas berisiko serta kemudahan akses informasi darurat bagi masyarakat.

Dalam tinjauannya, Bupati Garut memberikan apresiasi atas respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam menjinakkan api.

Baca Juga: Kebocoran Gas Picu Kebakaran di Toko Tiara Snack Garut

Namun, ia memberikan catatan kritis terkait adanya keterlambatan laporan dari warga. Menurutnya, masih banyak warga yang bingung harus menghubungi siapa saat kondisi darurat terjadi.

“Kurang sosialisasi terkait dengan nomor emergency. Jadi mereka bingung mesti ke siapa berhubungannya,” ujarnya.

Kedepannya, kata Syakur, informasi harus di perbanyak di berbagai titik agar jika ada kejadian, warga langsung menghubungi pihak terkait.

Ia juga menegaskan bahwa sosialisasi masif nomor darurat tetap menjadi prioritas demi keamanan publik, meskipun terdapat risiko penyalahgunaan nomor tersebut.

Kronologi dan Penanganan Api

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa area yang terbakar merupakan kawasan strategis pusat kota.

Tepatnya di persimpangan Jalan Pramuka dan Jalan Bank. Kawasan tersebut di dominasi toko oleh-oleh yang memiliki aktivitas penggorengan tinggi, sehingga potensi perambatan api sangat besar.

Baca Juga: Imbas Sengketa Lahan, Siswa SMA YBHM Garut Belajar di Masjid

“Kami menurunkan tiga unit pancar dan dua water supply dengan total personel sekitar 35 orang untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain,” jelas Usep.

Berdasarkan laporan awal, sumber api di duga berasal dari kebocoran selang gas pada salah satu alat penggorengan. Meski demikian, pihak Damkar, masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Saat ini, petugas telah memastikan area benar-benar aman setelah melalui proses pendinginan untuk memutus sisa bara api yang berpotensi menyulut kebakaran susulan.

(Y.A. Supianto)