spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7887

Dedi Mulyadi Siap Pimpin Demo Tenaga Honorer di Jakarta 

0
PURWAKARTA, FOKUSJabar.id: Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi  menyatakan diri siap memimpin demo tenaga honorer di Jakarta. Adapun tuntutan tenaga honorer, yakni meminta diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tanpa tes.

Demikian ditegaskan Mantan Bupati Purwakarta itu di hadapan para tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK21) di Purwakarta, Sabtu (22/9/2018).

Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat berunjukrasa bersama tenaga honorer di UPI Purwakarta Sabtu (22/9/2018) (foto ist)
Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat berunjukrasa bersama tenaga honorer di UPI Purwakarta Sabtu (22/9/2018) (foto ist)

Dedi bersama FHK2I menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta di Jalan Veteran, Nageri Kaler, Purwakarta.

“Saya siap memimpin demo tenaga honorer di Jakarta. Mereka sudah lama mengabdi. Orang yang sudah lama mengabdi ngapain harus ikut tes CPNS, harusnya langsung diangkat,” kata Dedi saat dikonfirmasi.

Menurut Dedi, kriteria masa bakti dan pengalaman tenaga honorer dalam bekerja harus menjadi pertimbangan.

“Lihat masa baktinya. Kasihan mereka, perjuangan dari awal dengan honor kecil tidak dihargai,” tegas dia.

Tidak hanya itu, batasan usia 35 Tahun yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri PAN-RB No 36 Tahun 2018 menurut dia tidak relevan. Hal ini berimpilkasi terhadap terabaikannya tenaga honor yang berada di atas usia tersebut.

“Rata-rata mereka sudah berumur. Artinya, sebenarnya kalau diangkat menguntungkan negara karena SDM mereka sudah memadai. Masa kerjanya pun menjadi sedikit saat nanti bekerja sebagai ASN,” jelas dia.

(LIN)

Bertemu ADB, Pemprov Jawa Barat Genjot Infrastruktur

0
(Humas Jabar)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Tak ingin hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai proyek- proyek infrastruktur strategis, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan berbagai peluang.

Salah satunya, melakukan pertemuan dengan Asian Development Bank (ADB) Indonesia tentang penjajakan pembiayaan.

Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil (Emil) menerima langsung kunjungan Country Director ADB Indonesia, Winfried Wicklein, di Ruang Lokantara, Gedung Sate Bandung.

“Jadi, ADB sangat bersemangat, datang Kepala Perwakilan Indonesia-nya. Kedatangannya ingin mendengarkan kebutuhan infrastruktur Jawa Barat,” ungkap Gubernur.

Menurut Emil, kebutuhan mendasar yang ingin dikejar pihaknya selama lima tahun ke depan, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Sementara untuk memenuhi tujuan tersebut, diperlukan aksesibilitas yang mampu menunjang pergerakan orang maupun barang. Maka, rasio infrastruktur harus terus digenjot.

Adapun sejumlah infrastruktur yang akan dikejar selama lima tahun ke dapan antara lain, jalan tol, transportasi berbasis kereta api, bandara dan pelabuhan. Tidak hanya itu, diproyeksikan juga untuk membangun sekolah dan rumah sakit.

“Jalan tol jadi prioritas, transportasi berbasis kereta api jadi prioritas, kemudian penambahan bandara dan pelabuhan jadi prioritas,” kata Emil.

Ada tiga opsi yang bisa dilakukan demi memenuhi kebutuhan pembiayaan proyek infrastruktur tersebut. Yakni, pinjaman langsung, pinjaman lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dari pola-pola tersebut, Pemprov Jabar, ADB, serta pemangku kepentingan terkait, kedepan akan bertukar pikiran untuk mencari pola kerjsama yang tepat.

“Kalau konvensional lama, ada banyak mimpi Jawa Barat yang harus dikejar, kalau hanya mengandalkan APBD saja lama tercapainya,” katanya.

(Bam’s)

Staf Pelatih Persib Bicara Kondisi Tim

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Menjelang pertandingan kandang menghadapi Persija Jakarta, Minggu (23/9/2018), Asisten pelatih Persib Bandung, Fernando memastikan kondisi pemain dalam keadaan bugar, tidak terkecuali Febri Hariyadi.

Febri sebelumnya absen memperkuat Maung Bandung cukup lama, karena harus membela Timnas Indonesia U-23 pada Asian Games 2018 dan pertandingan uji coba.

“Mungkin mulai kembali Febri, kita coba sama Febri kelihatan baik. Dia sudah kondisi oke,” kata asisten pelatih asal Argentina ini.

“Yang lain-lain sudah normal, yang sebelas pemain inti sudah oke. Yang cadangan juga semua sudah siap semua,” tegasnya.

Sebelum menghadapi Persija, tim kebanggaan Bobotoh memiliki modal bagus setelah menaklukkan tuan rumah Borneo FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (19/9/2018).

(Arif)

‎Targetkan Kemenangan, Gomez Akui Tak Mudah

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan kandang Kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

Menurut pelatih Persib, Mario Gomez pertandingan tersebut tidak mudah bagi skuad Maung Bandung. Karena mereka pasti ingin mengamankan poin tandang.

Meski begitu, pelatih Persib asal Argentina ini tetap berusaha untuk mengamankan kemenangan agar posisi tim Maung Bandung di puncak klasemen bisa tetap dipertahankan.

“Kita sedang ada di puncak dan ini game yang penting lawan Persija Jakarat. Persija Jakarta lawan Persib Bandung adalah game yang sulit, tapi penting bagi kami untuk menang,” kata Gomez, Jumat (21/9/2018).

Gomez menuturkan, status Persib yang sebagai tuan menjadi keuntungan, sehingga hal itu harus dimaksimalkan oleh tim kebanggaan Bobotoh untuk menampilkan permainan terbaiknya dan mengamankan poin penuh.

“Karena setiap kita main home kita harus menang, baik away atau home target kita tetap menang, tapi ini di home kita wajib menang,” tegasnya.

(Arif/DAR)

Supardi : Laga Big Match Persib vs Persija Penting

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Laga Persib vs Persija menurut Kapten Persib Bandung Supardi Nasir sangat penting. Alasannya memiliki gengsi yang berbeda. Hal itu dirasakan bobotoh dan pemain.  Persib dan Persija akan bertemu pada pertandingan kandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

“Ya, semua tahu sebagai pemain penting juga untuk semua para Bobotoh, tapi kita tahu ini pertandingan laga melawan Persija spesial bagi Persib,” kata Supardi, Jumat (21/9/2018).

Tensi pertandingan sudah mulai terasa beberapa hari menjelang pertandingan, ribuan Bobotoh banyak menyerbu tempat pemesanan tiket salah satunya di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Pemain pun menurut Supardi akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya, agar target mengamankan poin penuh bisa terealisasikan.

“Kita boleh fight keras, tapi kita harus tetap dingin, karena penting bagi kita untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.

(Arif)

Kapten Persib Minta Dukungan Bobotoh

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kapten tim Persib Bandung, Supardi Nasir meminta doa kepada semua pihak terutama Bobotoh, agar pada dua laga kandang terdekat Liga 1 2018 bisa meraih kemenangan.

Persib sendiri dalam waktu dekat ini akan berhadapan dengan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018) dan Madura United, Sabtu (29/9/2018).

“Harapan kita kepada semua doakan semoga dua pertandingan di kandang kita bisa ambil poin penuh,” ucap Supardi, Jumat (21/9/2018).

Supardi menambahkan, dua pertandingan tersebut tidak mudah, pasalnya tim tamu pasti akan menampilkan permainan terbaiknya untuk mengamankan poin tandang. Sehingga, selain kerja keras pihaknya juga meminta dukungan dari Bobotoh.

“Walau kita tahu itu berat, mereka juga pasti mau menang, mereka juga termotivasi, tapi saya yakin dengan kerja keras pemain kita bisa,” tegasnya.

(Arif)

“Avenger” Muda Ekonomi Kreatif Lokal Siap Gerakkan Ekonomi Nasional

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gerakan Kolaborasi Positif menggelar Forum Berbagi bersama komunitas anak muda kreatif di Kota Bandung, Kamis (20/9/2018).

Berbagai komunitas muda kreatif hadir di Bandung, mulai dari komunitas Turun Tangan, Teman Tanpa Batas, ARSA Bandung, Young on Top Bandung, Bandung Film Council dan sejumlah komunitas kreatif lainnya.

Koordinator Kolaborasi Positif Dimas Oky Nugroho menjelaskan bahwa komunitas kreatif tersebut merupakan para ‘Avengers’ yang mampu berperan menggerakkan ekonomi.

“Komunitas kreatif di Bandung dan di kota-kota lainnya adalah para pendekar ‘Avengers’ untuk solusi ekonomi dan aktivitas sosial di kalangan anak muda. Nah Bandung ini lah ibu kota nya anak muda kreatif se Indonesia, ” kata Dimas.

Dimas pun menyarankan gagasan agar komunitas-komunitas kreatif di Bandung membuat sebuah festival komunitas kreatif. Festival juga mempertemukan para komunitas berbagai rupa dengan berbagai institusi swasta ataupun pemerintah yang memiliki perhatian yang sama untuk bekerja bersama membangun sosial masyarakat.

Sementara itu, Founder Bakat Indonesia (www.bakatindonesia.com) Erwin Morron menambahkan, Bandung membutuhkan semangat baru.

Semangat itu penting untuk menyatukan dan memberi semangat komunitas kreatif, sehingga menjadi lebih produktif. Setelah sekian lama tidak pernah ada semangat bersama antar komunitas untuk menyamakan visi.

“Anak muda Bandung membutuhkan suntikan semangat seperti ini (Forum Berbagi) karena dari hal serius tapi santai kita menyamakan frekuensi kita dan lalu membangun agenda bersama kembali, ” kata Erwin.

Pegiat Bandung Film Council Gilang Nurrahman berharap, Kota Bandung menjadi lebih baik. Dia pun berharap inisiatif kreatif tidak hanya menjadi wacana.

“Seringkali program-program yang katanya untuk mendukung ekonomi kreatif hanya terjebak pada rutinitas pelaksanaan FGD semata,” kata dia.

Sementara itu, staf pengajar Kebijakan Publik Unpad Dr Yogi Suprayogi menyebut bahwa untuk pertama kalinya Jawa Barat akan memiliki Perda Ekonomi Kreatif.

“Inisiatif ini mungkin pertama kali di Indonesia,” kata Yogi.

(LIN)