spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7888

Bank bjb Gelar Launching Kartu Multiguna dan Penyaluran Bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (JAMSOSRATU)

0
Fhoto : Arsip DCS bjb

TANGERANG, FOKUSJabar.id : Bank bjb kembali gelar Launching Kartu Multiguna dan Penyaluran Bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (JAMSOSRATU) yang ketiga kalinya dihadiri sekaligus dibuka untuk penyerahan bantuan secara simbolis oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, bertempat di Gedung KNPI Kota Tangerang (21/9/18).

bjb telah ditunjuk sebagai bank penyalur Dana Bantuan Sosial Non Tunai Provisi Banten pada tahun 2017 Lalu. Pada tahun 2018 ini penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai kembali dilaksanakan, dimana Dinas Sosial Provinsi Banten kembali menunjuk bank bjb menjadi salah satu bank penyalur bantuan tersebut. Mekanisme penyaluran dan Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) tahun 2018 ini kembali menggunakan Kartu Multiguna Pemerintah Provinsi Banten yang berfungsi sebagai kartu ATM/Debit dan akan diberikan kepada setiap penerima manfaat.

Denny Mulyadi CEO Regional IV bank bjb menyebutkan bahwa bantuan sosial JAMSOSRATU merupakan salah satu bentuk dukungan bank bjb terhadap program Pemerintah Provinsi Banten dengan menjadi salah satu bank penyalur untuk bantuan sosial tersebut. Pada tahun 2017 bank bjb sudah ikut serta menjadi salah satu bank penyalur yang ditunjuk oleh Dinas Sosial Provinsi Banten untuk bantuan sosial yaitu bantuan untuk lansia, pemenuhan kebutuhan dasar anak, jaminan sosial orang dengan kecacatan, panti rehabilitasi dan rumah tidak layak huni, dan pada 2018 ini bank bjb kembali ditunjuk oleh Dinas Sosial Provinsi Banten menjadi salah satu bank penyalur, dengan jenis bantuan yang sama dengan penambahan jenis bantuan yaitu Jamsosratu (Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu) dan Kelompok Usaha Bersama PKH (KUBE PKH).

Lebih lanjut Denny menyampaikan bahwa bank bjb akan mempersiapkan pembukaan rekening secara makro, menyiapkan jaringan kantor untuk memudahkan para penerima dalam proses pencairan dana bantuan sosial tersebut, selain itu juga bank bjb akan menyiapkan kartu multiguna yaitu kartu ATM co-branding dengan desain khsusus yang sudah menggunakan logo GPN serta menggunakan chip. Dengan menyalurkan JAMSOSRATU ini diharapkan bank bjb dapat mendukung program Pemerintah Provinsi Banten khususnya program Dinas Sosial Provinsi Banten dalam penyaluran bantuan sosial, tutup Denny.

Jenis bantuan yang diberikan adalah Jaminan Sosial Lanjut Usia, Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak, Panti Rehabilitasi, Jaminan Sosial Orang dengan Kecacatan, JAMSOSRATU, KUBE PKH. Bantuan yang diberikan oleh bank bjb pada tahun 2018 sebanyak Rp 37.610.000.000,- dengan jumlah penerima sebanyak 21.953 orang. “Gunakan untuk keperluan sekolah anak, beli buku, beli seragam. Karena memang tujuan bantuan ini adalah untuk membantu upaya keluarga miskin di Banten dengan membantu agar anak-anaknya agar bisa sekolah dan keluarganya bisa sehat,” papar Wahidin Halim.

Wahidin Halim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada bank bjb, atas kontribusi langsung untuk kelancaran penyaluran bantuan yang telah dilakukan. Sehingga tersalurkannya bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Banten Tahun 2018 kepada penerima manfaat, dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sampai saat ini bank bjb telah melakukan launching bantuan sosial JAMSOSRATU di 3 wilayah yaitu wilayah Kabupaten Pandeglang pada tanggal 4 September 2018 di Gedung Pancasila Pandeglang. Selanjutnya di Wilayah Kabupaten Lebak pada tanggal 6 September 2018 bertempat di Gedung As-Sakinah Lebak. Dan yang terakhir di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. (HW)

Lawan Persija Ghozali Tak Miliki Persiapan Khusus

0
(Foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

Menjelang pertandingan tersebut, gelandang Persib, Ghozila Siregar mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Menurutnya, menghadapi tim berjuluk Macan Kemayoran sama seperti laga lainnya di Liga 1 2018.

“Tidak ada persiapan khusus. Persiapan biasa saja. Semua ikuti intruksi pelatih,” kata Ghozali dikutip laman Persib, Jumat (21/9/2018).

Pada pertandingan tersebut, Persib dipastikan akan mendapatkan dukungan langsung dari puluhan ribu Bobotoh. Menurut Ghozali, kehadiran Bobotoh akan menambah motivasi bermainnya.

“Bobotoh itu yang menambah motivasi kami saat bertanding. Peran mereka selalu penting buat tim ini. Riuh stadion itu tambahan energi,” jelas Ghozali.

(Arif/DAR)

Pemkot Tasik Targetkan Warganya Akhir Tahun Ini Sudah Terekam KTP-e

0
Walikota Bersama Masyatakat Menggelorakan Kelurahan Sadar Administrasi Kependudukan (fokusjabar-Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.co.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan seluruh warganya yang genap berusia 17 tahun pada  17 April 2019 mendatang bisa  melakukan perekaman KTP sampai 31 Desember 2018 akhir tahun ini.

”Kita targetkan, seluruh warga Kota Tasikmalaya yang sudah sudah berusia 17 tahun, semuanya sudah direkam KTP-el sampai akhir tahun 2018 ini, agar warga dapat berpartisipasi menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu elektoral lima tahunan 2019 mendatang,” kata Walikota Tasikmalaya Budi Budiman saat meresmikan Kel.Cigantang Kec.Mangkubumi sebagai Kelurahan Sadar Administrasi Kependudukan (Kesa) tahun 2018 Jum’at (21/09/18).

Walikota pun meminta Disdukcapil Kota Tasikmalaya terus bekerja untuk mewujudkan target tersebut demi kepentingan masyarakat”pelayanan oleh Disdukcapil diharapkan terus ditingkatkan sehingga masyarakat yang sudah memenuhi syarat Administrasi Kependudukan seperti KTP dan KK segera di miliki,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya Imih Misbahul Munir mengatakan, Disdukcapil siap merealisasikan target tersebut, karena selama ini petugas Disdukcapil terus melakukan pelbagai upaya agar pelayanan perekaman KTP-el bisa terjangkau ke semua penduduk.

”Secara kontinyu, petugas melaksanakan pola jemput bola lewat berbagai program, termasuk melakukan perekaman di sekolah, SMA dan SMK dan perekaman baik di Kecamatan dan Kelurahan-kelurahan di wilayah Kota Tasikmalaya,”ujarnya.

Dirinya pun menuturkan, jumlah penduduk Kota Tasikmalaya yang belum melakukan perekaman KTP-el jumlahnya ada sekitar 8.000 orang, atau 1,5% dari total jumlah populasi penduduk Kota Santri ini. “Kalau target perekaman insyaallah akan terealisasi, sampai sekarang pun kita terus melalukan pelayanan penjemputan bola dengan banyak pola termasuk meresmikan Kesa dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki administrasi kependudukan,”singkatnya. (Seda/dar)

Tasik Oktober Festival akan Kembali digelar Lebih Semarak

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Penyelenggaraan Event Tasikmalaya Oktober Festival (ToF) yang akan dibuka 13 s/d 17 Oktober mendatang terus dipersiapkan dan dimatangkan.

Berbagai kegiatan akan ditampilkan untuk mengisi acara serta dikemas agar lebih meriah dan semarak sehingga akan terlihat lebih menarik dan mampu menjadi daya tarik bagi para pengunjung baik regional maupun internasional khususnya bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

Event ToF ini rencananya akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, selain itu akan dihadiri delegasi dari beberapa Negara termasuk akan hadir pula 24 Walikota se-Komisariat Wilayah (Korwil) III Jawa-Bali.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, ToF tahun ini (2018 red) akan dikemas lebih meriah dibanding event ToF tahun lalu, untuk itu persiapan-persiapan pun harus lebih matang. ”kita akan gelar Tasikmalaya Festival ini lebih baik dan lebih semarak dan akan menjadi daya tarik untuk dikunjungi lapisan masyarakat,” ujar Budi Budiman Jum’at (21/09/18).

Ditambahkan budi, menjelang pembukaan panitia akan terus melakukan evaluasi terkait persiapan, ini untuk memastikan jika penyelenggaraannya akan berjalan sukses. Pada pelaksanaan ToF nanti, akan digelar pula Rapat Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang akan dilaksanakan tanggal 14 Oktober 2018. Budi Budiman memastikan jika seluruh Walikota yang masuk Komwil III akan datang ke Kota Tasikmalaya, mereka nanti akan berkunjung ke arena Tasikmalaya Oktober Festival yang di pusatkan di seputaran jalan HZ. Mustofa Kec.Cihideung Kota Tasikmalaya sambil melihat stand-stand pameran, pungkasnya.

 

(Seda/Vet)

 

Lapor Dan! Kodim 0613 Ciamis Gelar Warung Ikhlas

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Kodim 0613 Ciamis gelar warung ikhlas di depan Stadion Galuh Ciamis. Di sana disediakan nasi dan lauk pauknya. Masyarakat cukup membayar seiklasnya.

Menurut Danramil 1301 Ciamis Kota, Mayor Arh. Wide Pangalerang, gelaran warung ikhlas disediakan jajarannya atas inisiatif Dandim 0613 Ciamis, Letkol. Arm. Reza Nur Patria. Warung Ikhlas untuk membantu masyarakat dalam rangka menjelang hari TNI, 5 Oktober 2018 mendatang.

” Situasi perekonomian masyarakat saat ini cukup memprihatinkan sehingga kami terpanggil untuk membantu mereka melalui warung ikhlas,” katanya, Jumat (21/9/2018).

Wide mengatakan, bagi masyarakat yang datang ke warung ikhlas dipersilahkan untuk makan dengan membayar seiklasnya.

” Warga yang makan di sini silahkan bayar seikhlasnya. Tidak membayarpun boleh,” ucapnya.

Salah satu warga sekitar, Ningsih (57) mengaku sangat terbantu dengan warung ikhlas jajaran Kodim 0613 Ciamis. Pasalnya, dia tidak memiliki uang banyak.

” Alhamdullillah, saya bisa makan kenyang di sini tanpa harus mengeluarkan uang banyak,” singkatnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Gubernur Jabar Sebut Kondisi Kota Bandung Saat Ini Istimewa dan Baru Terjadi di Indonesia

0
Sertijab dan Pisah Sambut Wali Kota Bandung. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jabar, M. Ridwan Kamil (Emil) menyebut bahwa kondisi hari ini di Kota Bandung sedikit istimewa. Pasalnya, yang sebelumnya menjabat Wali Kota naik menjadi Gubernur dan yang sebelumnya Wakil Wali Kota menjadi Wali Kota Bandung.

” Sepanjang yang saya tahu, mungkin di Republik ini tidak pernah ada yang terjadi seperti di Kota Bandung. Dimana Wali Kota jadi Gubernur dan Wakilnya jadi Wali Kota. Jadi pahibut ieu urusan, memori jabatan,” ujar Emil saat memberikan sambutan pada acara Serah Terima Jabatan Wali Kota dirangkaikan dengan Pisah Sambut di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Jumat (21/9/2018).

Emil menambahkan, apa yang akan dilakukan oleh Wali Kota Bandung selanjutnya yakni Oded M Danial memang sudah menjadi pekerjaannya sebelumnya. Hanya saja, kini kewenangannya lebih penuh karena sebagai wali kota.

“Saya tadi berbisik ke Mang Oded, kalau ada pepatah yang berkata semua indah pada waktunya. Kalau dijalani, masing-masing punya aspirasi yang sampai juga di waktu yang Allah tetapkan,” tambahnya.

Emil pun mengaku terharu dan bangga bisa meninggalkan Kota Bandung dalam kondisi Pemkot Bandung yang sangat istimewa, dalam kapasitas sebagai mantan Wali Kota Bandung. Pencapaian yang sudah diraih Pemkot Bandung pun berkat kerjasama seluruh ASN (aparatur sipil negara) di Kota Bandung yang sudah bekerja keras dalam mengikuti arahan pimpinan.

“Juga atas bantuan kerja keras segenap tim penggerak PKK dibawah komando ibu Atalia dan Insha allah akan dilanjutkan dengan sangat luar biasa oleh Umi (panggilan istri Oded M Danial, Siti Muntamah) beserta jajaran. Setiap ada awal pasti ada akhir dan itu sudah sunatullah. Setiap ada perjumpaan pasti ada perpisahan. Dulu kita berjumpa dan berjalan bersama di gedung DPRD dulu, sekarang saya menyampaikan pidato perpisahan. Itulah hakikat hidup,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Bandung 2018-2022, Oded M Danial. Wali kota yang akrab disapa Mang Oded ini pun menyebut jika Kang Emil sudah naik kelas dari Wali Kota Bandung 2013-2018 menjadi Gubernur Jabar 2018-2022. Setelah berjuang selama lima tahun bersama Kang Emil membangun Kota Bandung, kini dirinya akan berjuang di lima tahun kedepan bersama wakilnya, Yana Mulyana.

“Hari ini, Alhamdulillah, baru terjadi di Indonesia wali kotanya jadi Gubernur dan wakil wali kotanyaa jadi wali kota. Dan Mang Oded dilantik oleh wali kota Bandung 2013-2018 yang di lima tahun kebelakang bersama Kang Emil berjuangan dari mulai proses politik,” pungkas Mang Oded.

(ageng/bam’s)

Skuteris Jabar Siap Ramaikan Event ISF Yogyakarta

0
Skuteris Jabar (Foto Ibenk)
CIAMIS, FOKUSJabar.id : Sejumlah Skuteris Jawa Barat dari Bandung, Ciamis dan Tasikmalaya yang tergabung dalam komunitas Biker Spesialis siap meramaikan Indonesian Scooter Festival (ISF) 2018 yang digelar di Jogja Expo Center, Sabtu-Minggu (22-23/9/2018).
Puluhan pecinta Skuter tersebut berkumpul di Ciamis, tepatnya di Jalan Iwa Kusumasomantri, Jumat (21/9/2018). Sebelum berangkat, mereka doa bersama untuk meminta keselamatan.
” Kita siap menghadiri dan meramaikan event ISF 2018 di Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi pecinta Vespa di seluruh Indonesia dan internasional,” ujar perwakilan komunitas Biker Spesialis,  Ilham.
Ilham mengatakan, rombongan dari Jawa Barat khususnya yang tergabung dalam Biker Spesialis berjumlah 60 Skuter. Selain mengukuti event juga bisa saling bertukar pikiran baik mengenai sepeda motor maupun hal lainnya.
” Intinya, kami datang untuk persaudaraan. Semua sama kita bersaudara khususnya pecinta skuter. Di sana akan hadir juga dari Italia, Amerika dan beberapa negara Asia,” jelas Ilham.
Sementara itu, pecinta Skuter asal Ciamis, Anjar Asmara  mengaku sering melakukan turing dan mengikuti berbagai event sejenis. Menurutnya, selain menjalin persaudaraan juga bisa menjadi gambaran dan harapan untuk Ciamis suatu saat bisa menggelar event otomotif skala nasional maupun internasional.
” Sebetulnya, potensi Ciamis menggelar even otomotif skala besar ada, karena di Ciamis banyak komunitas-komunitas pecinta otomotif. Tinggal bagaimana pemerintah juga ikut memfasilitasi terutama sarana dan prasarananya. Salah satunya, memerlukan lahan parkir yang luas,” jelas Anjar.
Anjar menambahkan, event otomotif nasional dan internasional bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.
” Pedagang akan ramai, hunian hotel bisa meningkat, banyak yang terlibat dalam kegiatan skala besar tersebut. Hal itu sebuah keuntungan untuk daerah,” pungkasnya.
(Ibenk/Bam’s)