spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7889

Abc Kogen Dairy Hadirkan Susu Sapi A2 di Indonesia

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id:  Kemajuan penelitian dan teknologi telah banyak menghadirkan terobosan baru. Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan industri susu sapi perah telah menemukan sapi jenis A2 yang dipercaya dapat menghasilkan susu yang lebih baik bagi tubuh manusia.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2016, konsumsi susu di Indonesia saat ini masih lebih rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya.

Sebagian orang melewatkan manfaat dari susu sapi segar karena merasa mual, menimbulkan diare, atau karena alergi. Padahal manfaat susu penting untuk pememuhan nutrisi.

Susu mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari protein, lemak, dan karbohidrat sebagai sumber energi, mineral, dan vitamin untuk mendukung fungsi tubuh.

Pakar gizi, dr. Rizal Alaydrus menjelaskan, gejala mual, kembung dan diaera setelah mengonsumi susu terjadi karena kandungan protein beta casein A1 dalam susu bereaksi dengan protein pencernaan lainnya di dalam tubuh.

Sehingga memicu gejala yang menyerupai intoleransi terhadap laktosa, seperti ketidaknyamanan perut, flatulensi (akumulasi gas berlebih dalam perut dari usus besar), kembung, dan diare yang terjadi setelah mengonsumsi produk susu.

Seorang tengah mengontrol dan memeriksa sapj di kandang (foto ist)
Seorang tengah mengontrol dan memeriksa sapj di kandang (foto ist)

Susu sapi pada umumnya memiliki kandungan protein A1 dan protein A2 dengan rasio 40 persen dan 60 persen.

“Awalnya sapi di seluruh dunia hanya menghasilkan protein A2 saja, namun seiring berjalannya waktu dan adanya mutasi genetik, saat ini semakin banyak sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A1,” kata Rizal.

Potensinya yang menjadikan susu sapi lebih baik dari sisi nutriai maupun sisi toleransi oleh sistem pencernaan, susu A2 kini menjadi perhatian dunia.

“Susu yang hanya mengandung protein A2, lebih mudah dicerna oleh tubuh dan nutrisinya lebih mudah diserap. Sapi A2 didapat dari proses seleksi alami melalui seleksi tes DNA, tanpa rekayasa genetik,” kata dia.

Tampak sebuah mobil di depan kandang sapi (memberi makan)

PT ABC Kogen Dairy percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan nutrisi terbaik dari alam, oleh karena itu PT ABC Kogen Dairy menghadirkan terobosan baru lewat KIN Fresh Milk, sususegardarisapi A2.

Untuk menjamin kualitas susu yang dihasilkan, peternakan yang dikelola PT ABC Kogen Dairy hanya memelihara jenis sapi A2, yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A2 saja.

“Sebagai satu-satunya peternakan sapi terintegrasi yang menghasilkan susu dari sapi A2 secara eksklusif di Indonesia, seluruh sapi di peternakan KIN menjalani proses pemeriksaan ketat, dimulai dari kualitas kesehatan, kondisi hidup, hingga pemeriksaan DNA untuk memastikan susu yang dihasilkan tidak mengandung protein A1, ” jelas dia.

Marketing Managet KIN Anton Budiharjo mengatakan, sebagian orang banyak mengalami reaksi pada tubuhnya sesaat setelah mengonsumsi susu dan menganggap hal itu adalah normal.

“Padahal seharusnya minum susu sama seperti kita mengonsumsi minuman lain yang tidak menimbulkan respon di perut. Banyak orang menduga hal ini disebabkan karena mereka lactose intolerant, padahal bisa jadi karena tubuhnya tidak dapat mencerna protein A1 yang terdapat dalam susu, ” kata Anton.

Brand Manager KIN Tiffany Pratiwi Suwandi mengklaim bahwa KIN Fresh Milk adalah produk susu segar pertama di Indonesia yang berasal dari sapi A2 dan hadir sebagai pilihan lebih baik konsumen.

Terlebih mengonsumsi susu jeni ini tidak akan menimbulkan rasa eneg atau kembing. Susu dari sapi A2 ini 100 persen susu segar, tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi pada kandungannya.

“KIN Fresh Milk hanya mengandung protein A2 yang lebih bersahabat untuk perut, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap dalam tubuh,” tutur Tiffany.

Dengan tiga pilihan rasa, konsumen lebih bebas menikmati manfaat murni dari susu segar dengan rasa sesuai selera.

“Tentunya tidak akan menimbulkan eneg atau kembung,” kata dia.

Dengan kemasan botol yang dilengkapi UVlight barrier, produk ini menjamin kualitas tanpa bahan pengawet.

“Kin Fresh Milk juga hadir sebagai pilihan yang lebih sehat bagi para penggemar susu dan aman untuk dikonsumsi anak usia 2 tahun ke atas,” pungkasnya.

(LIN)

Tebing Longsor, Jalan Raya Singajaya-Banjarwangi Garut Lumpuh

0
Longsor Singajaya

GARUT, FOKUSJabar.id : Tebing di jalur Singajaya-Banjarwangi, Kabupaten Garut, tepatnya di Kampung Cijeruk, RT3/2, Desa Singajaya longsor, Jumat (21/9/2018) dini hari. Akibatnya,  arus lalu lintas di jalan raya tersebut lumpuh total.

Longsor Singajaya

Para pengguna jalan tak bisa melintas sementara karena matrial longsor memenuhi badan jalan raya. Aparat setempat yang dibantu warga secara gotong royong membersihkan lumpur dan bebatuan.

Camat Singajaya, Heri DJ menyebut, tak ada korban dalam peristiwa itu. Menurutnya, kendaraan roda dua yang bisa melewati jalan tersebut.

” Lalu lintas lumpuh untuk sementara. Kami tengah berupaya membersihkan sambil menunggu alat berat. Warga membantu membersihkan material longsoran menggunakan alat seadanya. Kendaraan roda dua bisa melintas,” kata Heri.

Informasi yang terhimpun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut mnerjunkan alat berat ke lokasi kejadian untuk membersihkan material longsor sekitar setinggi 5 meter dan sepanjang 25 meter.

Hingga berita ini ditayangkan, petugas masih melakukan evakuasi.

(Andian/Bam’s)

Ada ITB di Cirebon, Uu Minta Kuota Khusus Untuk Masyarakat Lokal

0
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Pinjam Pakai Barang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon kepada Kementerian Ristekdikti untuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) ITB Cirebon, Jumat (21/9/18). Ia meminta kepada ITB Cirebon agar menyediakan kuota khusus untuk masyarakat Cirebon.(Humas Jabar)

 

KAB. CIREBON – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada ITB Cirebon agar menyediakan kuota khusus untuk masyarakat Cirebon. Kuota ini diberikan agar masyarakat Cirebon bisa mengenyam pendidikan di salah satu kampus prestisius ini.

Hal itu diungkapkan Wagub Uu saat menghadiri acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Pinjam Pakai Barang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon kepada Kementerian Ristekdikti untuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) ITB Cirebon.

“Harapan kami kepada ITB ada kuota untuk kabupaten Cirebon itu sendiri. Jangan sampai seperti di universitas lain, ada di Kota Bandung tapi masyarakat Jawa Baratnya tidak ada, habis oleh provinsi-provinsi yang lain,” kata Uu yang ditemui usai acara penandatanganan hibah di Gedung Asrama Haji Watubelah, Jl. Raden Fatahillah, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (21/9/18).

Menurut Uu, program ini sebagai salah satu akselerasi Jabar Juara lima tahun mendatang. Untuk itu, pihaknya menyambut baik dan sangat mendukung adanya perguruan tinggi negeri yang punya program studi di daerah.

“Saya sangat mendukung untuk adanya perguruan tinggi atau universitas yang melebar ke daerah. Jadi, tidak menumpuk di Bandung dan ini merupakan program kami Jabar Juara dalam RPJMD yang akan datang,” ujar Uu.

Uu berharap, dengan adanya PSDKU ITB di Cirebon ini bisa memberikan manfaat bagi warga Cirebon. Selain itu, program ini juga diharapkan bisa meningkatkan ekonomi dan peluang kerja masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan hibah tanah kepada Kementerian Ristekdikti untuk pengembangan kampus permanen ITB Cirebon. Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra mengatakan bahwa hibah tanah seluas 30 hektar ini akan diberikan secara bertahap.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama pelaksanaan hibah barang milik daerah yang berupa tanah yang dilakukan hari ini merupakan tahap pertama,” ungkap Sunjaya.

Kampus permanen ITB Cirebon terletak di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Selain itu, Pemkab Cirebon juga memberikan hak pinjam pakai barang berupa tanah dan bangunan yakni Gedung Asrama Haji Watubelah Kabupaten Cirebon untuk kampus sementara ITB Cirebon.

Penandatanganan naskah perjanjian hibah tanah dan pinjam pakai Gedung Asrama Haji ini dilakukan oleh Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra bersama Sekjen Kementerian Ristekdikti Ainum Naim. Wagub Uu menyaksikan langsung prosesi serah terima hibah dan naskah perjanjian pinjam pakai barang tersebut.

Tiga Program Studi
Pada 2015 lalu Kementerian Ristekdikti memberikan mandat kepada tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Barat, yaitu Unpad, IPB, dan ITB untuk mendirikan kampus di luar domisili. Setahun kemudian, ITB menindaklanjuti hal tersebut dengan mendirikan kampus ITB di Cirebon dengan bantuan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengatakan, bahwa higga saat ini PSDKU ITB Cirebon memiliki tiga program studi (prodi), yaitu Prodi Teknik Industri (FTI), Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (SAPPK), dan Prodi Kriya (FSRD).

Pendirian tiga prodi ini disesuaikan dengan potensi dan keunggulan yang dimiliki Cirebon Raya, sebagai kota wisata dan kota industri yang lengkap dengan multimoda transportasi.

“Kenapa Kriya? Karena Cirebon ini punya batik dan batik ini aset bangsa. Kami siap memajukan Cirebon dengan batiknya, sehingga lebih maju,” kata Kadarsah.

“Lalu kenapa Perencanaan Wilayah Kota? Cirebon sudah memiliki multimoda yang lengkap. Kemudian industri, karena Cirebon punya laut, bandara, pelabuhan yang memerlukan penataan yang sistematik,” jelasnya.

Jumlah persentase mahasiswa ITB Cirebon Tahun Ajaran 2016-2017 berasal dari Jawa Barat 20% dan luar Jawa Barat 80%. Prodi Teknik Industri memiliki mahasiswa sebanyak 43 orang, Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota jumlah mahasiswanya sebanyak 43 orang, dan Prodi Kriya dengan jumlah mahasiswa sebanyak 25 orang.

(HUMAS JABAR)

Ini Kondisi Jalur KA Cibatu-Garut yang Bakal Direaktivasi PT KAI

0
Jalur KA Cibatu Garut (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera mereaktivasi empat jalur Kereta Api (KA) di Provinsi Jawa Barat. Yakni, rute Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh Bandung-Banjaran-Ciwidey dan Rancaekek-Tanjungsari.

Menurut Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, reaktivasi tersebut butuh dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Terkhusus masalah penertiban warga yang tinggal di sekitaran rel yang akan di aktifkan.

BACA JUGA:

Tolak Tawaran Profesor di Jerman, Brigjen  Bangkit Widodo Pilih Mengabdi untuk Negara

” Dari empat jalur tersebut, kami akan evaluasi terlebih dulu lokasi mana yang paling mungkin di lakukan secepatnya. Serta jalur mana yang akomodatif membantu masyarakat,” kata Edi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) menilai, reaktivasi jalur KA menguntungkan bagi masyarakat untuk mempermudah transportasi. Selain itu, menumbuhkan perekonomian warga.

” Saya ingin mengembalikan budaya naik kereta. Saya ingin Jawa Barat seperti Eropa. Di mana masyarakat kemana- mana bisa naik kereta. Reaktivasi ini bisa segera selesai dan langsung terintegrasi dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung,” harap Emil.

Terkait hal tersebut, FOKUSJabar.id mencoba menelusuri jalur KA rute Cibatu-Garut. Saat ini kondisinya sudah tidak berfungsi lagi.

Sebagian besar rel sudah tidak nampak karena tercor dengan beton, banyak bangunan berdiri di atas rel dan di jadikan lahan pesawahan. Bahkan di daerah Pasir Jengkol, Kecamatan Sukawening (dekat eks stasiun) di jadikan tempat usaha (kandang ayam).

Dengan begitu, meski pengaktifan kembali jalur KA Cibatu-Garut  khususnya akan mempercepat pembangunan di Kabupaten Garut. Namun di prediksi bakal mendapat reaksi penolakan terlebih dulu dari warga yang sudah puluhan tahun menempati lahan PT KAI.

(Andian/Bam’s)

‎Berangsur Pulih Agung Siap Hadapi Persija

0
(foto web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemain muda Persib Bandung, Agung Mulyadi mengaku kondisinya semakin bugar setelah sebelumnya sempat mengalami cedera engkel kaki kiri, seusai menghadapi Arema FC, Kamis (13/9/2018).

Cedera yang didapat pemain jebolan Diklat Persib ini membuatnya harus absen pada pertandingan tandang pekan ke-22 menghadapi Borneo FC di stadion Batakan, Balikpapan, Senin (17/9/2018).

“Masih ada sedikit (nyeri), tapi sudah tidak masalah lagi. Saya juga sudah ikut latihan normal bersama tim. Antisipasinya, saya selalu rutin fisioterapi buat penguatan di bagian engkel,” kata Agung dikutip laman Persib.

BACA JUGA:

Leg Pertama Championship Series, Persib Bawa 22 Pemain

Melihat kondisinya yang berangsur-angsur membaik, pemain yang menggunakan nomor punggung 14 merasa optimis bisa kembali memperkuat tim Maung Bandung saat laga kandang menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

“Insya Allah saya siap memberikan yang terbaik jika dikasih kepercayaan kembali sama pelatih (Mario Gomez). Saya siap bermain habis-habisan, apalagi nanti kami akan bermain di kandang. Kami harus dapat tiga poin,” tegas Agung.

(Arif)

Inilah Pesan Emil Kepada Bobotoh Jelang Laga Persib vs Persija

0
(Humas Jabar)

BANDUNG, FOKUSjabar.co.id: Jelang laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghimbau kepada Bobotoh agar bisa menjadi tuan rumah yang baik. Masyarakat Jabar, khususnya Bobotoh diminta tertib dan tidak melakukan provokasi apapun.

Persib dijadwalkan akan bertanding melawan Persija di Stadion GBLA pada Minggu (23/9/18) dalam lanjutan Liga 1 2018. Emil pun berharap himbauannya ini bisa dilakukan dengan baik oleh Bobotoh.

“Untuk bobotoh, saya titip tidak ada insiden. Jaga kesopanan, jaga ketertiban. Tidak boleh lempar-lempar botol apapun itu. Tidak ada provokasi di media sosial, tidak ada rasis-rasis chanting di lapangan,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil usai bertemu para punggawa, official, dan manajemen Persib di Gedung Sate, Kamis siang (20/9/18).

“Jadilah tuan rumah yang baik, agar orang tidak kapok datang ke GBLA. Posisi Persib lagi bagus, juara satu sekarang jangan dinodai. Nanti yang didenda Persib lagi kalau perilaku dari Bobotohnya kurang maksimal,” tambahnya.

Emil pun berencana akan mengundang Gubernur DKI Jakarta untuk nonton bareng di GBLA. “Saya lagi mengontak Pak Anies — lewat ajudan — kalau beliau berkenan kita undang nonton bareng di GBLA sebagai simbol persatuan,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Emil berpesan kepada coach Mario Gomez agar terus menjaga momentum baik Persib saat ini, terutama dari sisi kualitas para pemain. Apabila Persib bisa Juara Liga 1, kata Emil, pihaknya akan memberikan bonus.

“Tadi saya bertemu dan memberikan masukan ke Pak Mario Gomez agar menjaga momentum, menjaga kualitas pemain yang sudah baik, dan berharap di sisa belasan pertandingan Persib bisa juara,” harap Emil.

“Kalau juara tentulah — dulu juga waktu saya jadi Walikota saya carikan bonus dari masyarakat. Kalau nanti menang juga saya carikan. Dan kita kawal, pawai lagi, supaya perayaan dari Bintang Dua menjadi Bintang Tiganya menjadi mantap,” katanya.

Enam Layar Lebar

Sementara itu, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengajukan penyediaan layar lebar di luar Stadion GBLA kepada panpel. Ini sebagai langkah antisipasi jika banyak penonton yang tidak mendapatkan tiket.

“Alhamdulillah kita siapkan lima sampai enam layar. Kemarin saya sudah ke panpel, saya tegaskan jangan sampai kurang dari enam. Supaya semua penonton tidak kecewa, yang tidak dapat tiket bisa nonton di luar supaya nyaman para penonton,” ucap Umuh.

Layar lebar bisa di pasang di beberapa titik, termasuk di lorong jalan menuju ruang VIP. “Di lorong begitu mau masuk ke VIP itu kosong jalan. Di situlah bisa dipasang, di tengah-tengah di beberapa tempatlah begitu,” tukasnya.

(DAR)

Bertemu di Gedung Sate, Emil Janjikan Bonus untuk Persib Jika Juara

0
(FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Menjelang pertandingan kandang menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung,Minggu (23/9/2018), Skuad Persib Bandung bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (20/9/2018).

Pada pertemuan tersebut, Kang Emil sapaan akrabnya memberikan motivasi kepada pemain dan pelatih agar tetap konsisten melakoni pertandingan sisa putaran kedua dan menjaga posisi di puncak klasemen.

“Saya juga tadi bertemu dan memberi masukan kepada Pak Mario Gomez, untuk menjaga momentum, menjaga kualitas pemain yang sudah bagus. Berharap di sisa laga yang ada, kita bisa jaga performa untuk bisa jadi juara,” kata Emil.

Kang Emil menambahkan, jika tim kebanggaan Bobotoh kembali meraih gelar juara, pihaknya siap mencarikan bonus. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan kembali menggelar perayaan seperti pada juara Indonesia Super League (ISL) 2014.

“Kalau juara dulu juga waktu saya jadi walikota saya carikan bonus. Kalau juara juga nanti kita pawai lagi, supaya perayaan dari bintang dua ke tiganya semakin mantap,” tegasnya.

(Arif/DAR)