BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat iklim investasi dengan mendukung pertumbuhan sektor industri strategis di wilayahnya. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meresmikan langsung operasional PT Vitanova Medical Indonesia yang berlokasi di kawasan Delta Silicon 6, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Minggu (26/4/2026).
Kehadiran perusahaan produsen alat kesehatan (alkes) ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah. Asep Surya Atmaja hadir bersama jajaran perangkat daerah dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Perindustrian untuk memberikan dukungan penuh bagi operasional perusahaan tersebut.
Baca Juga: Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Bekasi Perkuat Kesadaran Kolektif Lewat HKB 2026
Asep mengapresiasi keputusan PT Vitanova Medical Indonesia yang memilih Kabupaten Bekasi sebagai basis produksinya. Ia meyakini investasi ini akan membawa dampak berganda bagi perkembangan ekonomi masyarakat.
“Kami menyambut baik investasi ini. Kami berharap kehadiran perusahaan mampu memberikan manfaat nyata, terutama dalam membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Asep.
Sinergi Pemenuhan Kebutuhan Alkes Nasional
Asep mendorong pihak perusahaan untuk membangun kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, khususnya dalam memasok kebutuhan alat kesehatan di dalam negeri. Ia menilai produk alkes berkualitas tinggi sangat dibutuhkan oleh berbagai fasilitas kesehatan di Bekasi, mulai dari rumah sakit hingga klinik.
Menurutnya, potensi pasar domestik di Kabupaten Bekasi masih sangat terbuka lebar. Ia berharap PT Vitanova tidak hanya berfokus pada pasar ekspor, tetapi juga memprioritaskan ketersediaan produk untuk kebutuhan lokal.
“Kami ingin menjalin kerja sama yang solid ke depan. Harapan kami, produk yang perusahaan hasilkan dapat memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia,” tambahnya.
Iklim Investasi dan Kelestarian Lingkungan
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif guna menarik minat para pemodal. Melalui kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah, Asep optimistis investasi akan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Rangkaian acara peresmian tidak hanya berhenti pada seremoni pemotongan pita. Sebagai bentuk kepedulian terhadap alam, pihak perusahaan melakukan penanaman pohon secara simbolis di area pabrik.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan agenda factory tour. Plt Bupati beserta tamu undangan meninjau langsung fasilitas produksi guna melihat proses pembuatan alat kesehatan yang menggunakan teknologi modern. Melalui kehadiran industri ini, Kabupaten Bekasi semakin memantapkan posisinya sebagai kawasan industri yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
(Jingga Sonjaya)


