spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 340

Bangkit Pasca Kebakaran, Bupati Bogor Resmikan Gedung Rawat Inap Puskesmas Mangkuluhur Citeureup

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Rudy Susmanto Resmikan Puskesmas Mangkuluhur Citeureup, Dorong Kolaborasi Dunia Usaha Perkuat Layanan Kesehatan

BOGOR,FOKUSJabar.id: Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan Puskesmas Mangkuluhur Citeureup, Senin (27/7/2027). Peresmian ini menandai beroperasinya kembali layanan rawat inap setelah insiden kebakaran menghancurkan fasilitas Puskesmas Citeureup pada Oktober 2024 lalu.

Bupati Rudy mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran pada 19 Oktober 2024 silam menghadirkan tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bogor. Musibah tersebut terjadi saat pemkab belum memasukkan anggaran pembangunan ulang ke dalam perencanaan tahun berikutnya.

Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, Bupati Bogor Fokus Tata Stadion Pakansari dan Kawasannya

Kendati demikian, semangat gotong royong serta kepedulian dunia usaha hadir menjadi solusi cepat atas kebutuhan fasilitas kesehatan publik.

“Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan kami dengan orang-orang baik. Tanpa harus diminta, PT Intra GolfLink Resorts Tbk mengambil langkah cepat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan untuk membangun kembali Puskesmas Citeureup,” ujar Rudy.

Rudy mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas kontribusi nyata PT Intra GolfLink Resorts Tbk dalam memperkuat sektor kesehatan.

Ia menilai pembangunan sarana medis merupakan bentuk investasi kemanusiaan yang memberi dampak jangka panjang bagi warga.

“Ketika sebuah puskesmas mampu menyembuhkan seorang ayah yang sedang sakit, maka ia dapat kembali bekerja, menghidupi keluarganya, menyekolahkan anak-anaknya, bahkan mengubah masa depan keluarganya. Dampak fasilitas kesehatan jauh melampaui bangunan fisiknya,” jelas Rudy.

Mempererat Kolaborasi Pembagunan Daerah

Rudy turut mengajak jajaran pelaku usaha se-Kabupaten Bogor untuk mempererat kolaborasi pembangunan daerah. Sebagai wilayah berpopulasi terbesar di Indonesia, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan hebat dalam pemenuhan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Membangun kesehatan masyarakat memang menjadi tanggung jawab pemerintah. Tetapi jika ingin bergerak lebih cepat, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi, sinergi, dan semangat gotong royong bersama dunia usaha serta seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap kebaikan PT Intra GolfLink Resorts Tbk mampu menginspirasi perusahaan lain untuk menyalurkan dana tanggung jawab sosial demi kemajuan daerah.

Rudy juga menitipkan pesan mendalam kepada jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Mangkuluhur Citeureup agar menyajikan layanan profesional, cepat, ramah, dan mengutamakan keselamatan pasien.

“Bangunan yang baik harus beriringan dengan pelayanan yang baik. Yang akan selalu masyarakat ingat bukan hanya gedungnya, tetapi bagaimana mereka mendapat palayanan dengan sepenuh hati,” ungkapnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty menerangkan bahwa proyek pemulihan fokus pada ruang rawat inap yang sempat lumpuh akibat kebakaran.

“Melalui dukungan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, pembangunan dapat terselesaikan. Sehingga masyarakat kembali memperoleh akses pelayanan rawat inap yang aman, nyaman, dan sesuai standar,” jelas Fusia.

Fusia menambahkan, peresmian gedung ini mencerminkan komitmen Pemkab Bogor dalam meningkatkan mutu fasilitas medis. Langkah ini memperkuat peran 101 puskesmas dan 98 puskesmas pembantu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Di penghujung acara, Bupati Bogor membuka operasional Puskesmas Mangkuluhur Citeureup secara resmi. Momen ini menandai mulainya kembali akses layanan rawat inap bagi warga Kecamatan Citeureup dan sekitarnya.

(BogorKab/Irfansyahriza)

Kabar Gembira! Sumedang Bakal Miliki Dua SMA Negeri Baru di Pamulihan dan Paseh pada 2027

0
Sumedang, FOKUSJabar.id
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat pelantikan Forum OSIS di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026)

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri di Kabupaten Sumedang akan bertambah. Mulai tahun 2027, pemerintah memproyeksikan pembangunan dua SMA baru di Kecamatan Pamulihan dan Paseh, dua wilayah yang selama ini belum memiliki SMA negeri.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan kepastian kabar gembira tersebut saat memimpin acara pelantikan Forum OSIS di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Pemkab Sumedang Siapkan Langkah Strategis Atasi Dampak Negatif Media Digital

“Tahun depan akan ada tambahan dua Sekolah Menengah Atas Negeri di Sumedang, yaitu SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan. Ini merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat,” ujar Bupati Dony.

Kehadiran kedua lembaga pendidikan tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan pendidikan menengah serta memenuhi kebutuhan warga lokal.

Pemerintah memprioritaskan pembangunan SMAN Paseh mulai tahun ini dengan memfokuskan pengerjaan pada infrastruktur dasar dan sarana penunjang.

“Sementara pembangunan ruang kelas akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya agar sekolah tersebut dapat segera beroperasi,” katanya.

Percepat Proses Adminstrasi dan Perencanaan

Khusus SMAN Pamulihan, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah menuntaskan proses hibah lahan.

Pemerintah juga menyusun dokumen perencanaan proyek pada anggaran perubahan tahun ini sebagai tahapan awal pematangan pengerjaan fisik.

“Kami terus berupaya mempercepat seluruh proses administrasi dan perencanaan. Kita harap agar pembangunan kedua sekolah ini dapat berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah VIII Sumedang-Bandung, Sriyuda Hermansyah, menegaskan kesiapan jajarannya mengeksekusi proyek penunjang SMAN Paseh pada tahun anggaran berjalan.

“SMA Negeri Paseh saat ini akan dibangun terlebih dahulu infrastruktur pendukungnya. Selanjutnya pada tahun depan pembangunan ruang kelas akan dilaksanakan sehingga sekolah dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Mengenai kelanjutan SMAN Pamulihan, Sriyuda menjelaskan bahwa pengerjaan fisik sekolah siap bergulir tepat setelah tahapan hibah tanah dan penyusunan perencanaan rampung.

“Untuk SMA Negeri Pamulihan, perencanaannya akan masuk pada perubahan anggaran tahun ini. Sehingga ketika proses hibah lahan telah selesai, pembangunan dapat segera berlangsung,” ujarnya.

Sriyuda meyakini keberadaan dua SMAN anyar ini sanggup mendongkrak kualitas pendidikan daerah. Khususnya dalam memacu Angka Partisipasi Sekolah (APS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Sumedang.

Data pendidikan mencatat RLS Kabupaten Sumedang saat ini menyentuh angka 9,2 tahun, sedangkan APS berada pada level sekitar 86 persen. Angka tersebut menunjukkan masih ada sekitar 14 persen penduduk usia sekolah yang belum meneruskan studi dari jenjang SMP ke SMA/SMK.

“Penambahan SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan harapannya dapat memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat. Terlebih mengurangi angka putus sekolah, serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kemudian menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Sumedang,” katanya.

(SumedangKab/IrfansyahRiza)

Pemkab Sumedang Siapkan Langkah Strategis Atasi Dampak Negatif Media Digital

0
Sumedang, FOKUSJabar.id
Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ketiga Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Provinsi Jawa Barat di Aula Tampomas PPS, Senin (27/6/2026).

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ketiga Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Provinsi Jawa Barat di Aula Tampomas PPS, Senin (27/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Fajar menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang selalu membuka pintu lebar untuk ruang kolaborasi.

Baca Juga: Bupati Dony Dorong Forum OSIS Sumedang Jadi Garda Terdepan Anti Narkoba dan Bullying

“Khususnya bagi komunitas, organisasi yang berikhtiar untuk memajukan lingkungan. Masalah sosial, kesehatan, apapun itu saling berkolaborasi,” kata Fajar.

Fajar menaruh harapan besar agar Bapera mampu bertransformasi menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah di pelbagai tingkatan.

“Tidak hanya di Kabupaten Sumedang. Tapi di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Agar dapat mencerdaskan,” katanya.

Ia menguraikan tantangan berat pemuda masa kini, terutama maraknya jeratan pinjaman online (pinjol), judi online (judol), serta dampak negatif media digital lainnya.

Baca Juga: Kini Leucir dan Ngageleser, Perbaikan Jalan Ranggon-Citatah Sumedang Kucurkan Anggaran Hampir Rp400 Juta

“Pemkab sudah berikhtiar melalui Diskominfosanditik dan Kementrian Komdigi agar bisa memblokir akun-akun media sosial di bawah 16 tahun. Karena rata-rata anak di bawah 16 tahun pikirannya belum stabil,” ujarnya.

Pelaksanaan Rakerda ini menghimpun seluruh perwakilan DPD Bapera se-Jawa Barat. Acara ini turut dihadiri Ketua DPD Bapera Jawa Barat Raden Andreas Nandiwardhana, Ketua DPD Bapera Sumedang Sidik Jafar, beserta jajaran pengurus organisasi lainnya.

(SumedangKab/Irfansyahriza)

Sinergi TNI dan Pemkab Sukabumi Tuntaskan Pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Cibadak

0
Sumedang, FOKUSJabar.id
Wakil Bupati Sukabumi H. Andeas bersama Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., meresmikan Jambatan Garuda di Cipanas, Kp Cipanas Kelurahan Cibadak pada Senin 27 Juli 2026.

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., meresmikan Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Senin (27/7/2026).

Pemerintah merancang proyek Pembangunan Jembatan Garuda Cipanas ini guna merealisasikan program Presiden Republik Indonesia. Langkah strategis tersebut bertujuan menyokong kebutuhan mendasar masyarakat, memacu kesejahteraan warga, serta meratakan pembangunan di daerah.

Baca Juga: Penuh Haru, Wabup Sukabumi Lepas 43 Jemaah Umroh Pemenang Hadiah Muhibah Ramadhan

Dalam pidatonya, Wabup Andreas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih mendalam kepada Presiden Republik Indonesia serta jajaran pihak yang mendukung perwujudan fisik jembatan ini.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, yang telah bersinergi dan memberikan dukungan nyata dalam pembangunan ini,” ucapnya.

Ia berharap keberadaan infrastruktur penyeberangan ini memberikan manfaat optimal dan menjamin rasa aman. Terlebih mendongkrak roda perekonomian, serta mempermudah mobilitas harian warga sekitar.

Andreas menegaskan, kolaborasi lintas sektor beserta partisipasi aktif elemen masyarakat membuktikan secara nyata kekuatan gotong royong dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan publik.

Ia menilai letak Jembatan Garuda sangat strategis sebagai urat nadi konektivitas dan aksesibilitas ekonomi lokal.

“Jembatan ini merupakan penghubung antar wilayah yang memudahkan mobiltas warga, jalur distribusi serta akses layanan publik lainnya,” tambahnya.

Selain itu, Wabup mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar terus memelihara dan merawat fasilitas tersebut. Tentunya supaya memberi manfaat berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pada kesempatan serupa, Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri memanjatkan rasa syukur. Selanjutnya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang bekerja keras menyelesaikan proyek jembatan hingga tuntas.

“Buktinyata gotong royong dan sinergi TNI dan semua komponen mampu memberikan manfaat bagi semua,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen jajaran Kodim 0607 untuk selalu mendukung seluruh program pembangunan demi meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Prosesi peresmian ini juga dihadiri oleh unsur perangkat daerah Kabupaten Sukabumi, Camat Cibadak beserta jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat setempat, dan tamu undangan lainnya.

(SukabumiKab/IrfansyahRiza)

Penuh Haru, Wabup Sukabumi Lepas 43 Jemaah Umroh Pemenang Hadiah Muhibah Ramadhan

0
SUKABUMI, FOKUSJabar.id
Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas melepas jemaah umroh di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin, 27 Juli 2026. (SukabumiKab)

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas melepas keberangkatan 43 jemaah umroh di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Rombongan ini berisi sosok-sosok terpilih penerima hadiah dari rangkaian kegiatan Muhibah Ramadhan gagasan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Para jemaah tersebut mencakup petugas kebersihan masjid, guru ngaji, serta kalangan dhuafa. Mereka memenangkan hadiah ibadah ke Tanah Suci usai mengikuti pelaksanaan Muhibah Ramadhan di pelbagai titik wilayah Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Disdukcapil Sukabumi Langsung Rekam Biometrik Lansia dan Tunarungu di Rumah

Suasana haru dan bangga menyelimuti Wabup Sukabumi H. Andreas saat memimpin acara pelepasan. Ia menyebut penyerahan hadiah umroh melalui program Muhibah Ramadhan ini menjadi momentum perdana dalam sejarah pemkab setempat.

Luruskan niat untuk beribadah dan mohon doakan Kabupaten Sukabumi serta kami agar mampu menjadikan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.

“Kami sangat senang. Alhamdulillah terealisasi dan besok berangkat ke tanah suci,” ujarnya.

Selain itu, Andreas menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang menyokong kelancaran perjalanan ini, terutama para donatur yang membiayai penambahan kuota jemaah.

“Terima kasih para donatur yang telah menyumbakan hartanya. Sehingga jumlah peserta umroh bisa meningkat hingga 43 orang. Semoga ke depan bisa bertambah lagi jumlahnya,” ucapnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Wabup menitipkan pesan khusus agar para jemaah menjaga stamina fisik dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara optimal di Tanah Suci.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menegaskan bahwa program ini memanifestasikan rasa cinta serta kepedulian pimpinan daerah kepada para guru ngaji, marbot, dan dhuafa.

“Alhamdulillah dari 11 titik yang dilewati dalam muhibah ramadhan, terdapat perwakilan berangkat umroh,” ungkapnya.

Ia turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kebaikan Kabupaten Sukabumi agar makin sejahtera dan maju pada masa mendatang.

“Mari kita doakan agar tahun depan bisa bertambah jumlah orang yang berangkatnya,” pungkasnya.

(SukabumiKab/IrfansyahRiza)

Disdukcapil Sukabumi Langsung Rekam Biometrik Lansia dan Tunarungu di Rumah

0
Sukabumi, FOKUSJabar.id
Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Hadirkan Layanan Jemput Bola bagi Penyandang Disabilitas Tunarungu dan Lansia (SukabumiKab)

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi menggelar pelayanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi penyandang disabilitas, tunarungu, serta lanjut usia (lansia). Langkah ini menjadi strategi Disdukcapil dalam mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang inklusif.

Tim pelayanan mendatangi langsung kediaman warga di kawasan Kecamatan Parakansalak dan Kecamatan Cikidang, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Bupati Dony Dorong Forum OSIS Sumedang Jadi Garda Terdepan Anti Narkoba dan Bullying

Petugas menyasar dan merekam data biometrik enam warga penerima manfaat. Sasaran mencakup Nurhayati, Titi, dan Nurul Rahima di Desa Bojongasih dan Kecamatan Parakansalak. Kemudian Inah, Irah, dan Omid di Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang.

Petugas menjalankan prosedur perekaman lengkap mulai dari pengambilan foto, pemindaian sidik jari, perekaman iris mata, hingga tanda tangan elektronik. Layanan jemput bola ini memberi kemudahan ekstra bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun mobilitas.

Seorang petugas lapangan menegaskan bahwa aksi jemput bola ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesetaraan hak dokumen kependudukan bagi seluruh lapisan warga.

“Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah terjangkau. Dengan mendatangi langsung kediaman warga, masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas tetap dapat melakukan perekaman KTP elektronik tanpa harus datang ke kantor pelayanan,” ujar petugas.

Kepemilikan KTP-el memegang peranan vital sebagai kunci utama masyarakat dalam mengakses beragam fasilitas dan bantuan layanan publik dari pemerintah.

Oleh karena itu, Pemerintah Sukabumi terus memperluas jangkauan program jemput bola ini secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah ingin memastikan lansia, penyandang disabilitas dan tunarungu. Hingga warga yang sakit menahun mendapatkan dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan setara.

(SukabumiKab/Irfansyahriza)

Bupati Dony Dorong Forum OSIS Sumedang Jadi Garda Terdepan Anti Narkoba dan Bullying

0
Sumedang, FOKUSJabar.id
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri sekaligus melantik Pengurus Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2026–2027 di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri sekaligus melantik jajaran Pengurus Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2026–2027 di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru mengemban amanah. Ia menaruh harapan besar agar kepengurusan baru ini mampu memimpin organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menguatkan Forum OSIS sebagai kawah candradimuka kepemimpinan pelajar di Sumedang.

Baca Juga: Kini Leucir dan Ngageleser, Perbaikan Jalan Ranggon-Citatah Sumedang Kucurkan Anggaran Hampir Rp400 Juta

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah mengawal perjalanan organisasi ini hingga memasuki usia ke-14. Ini merupakan usia yang cukup matang bagi sebuah organisasi pelajar untuk terus berkembang dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Ia menilai Forum OSIS memegang peran strategis sebagai jembatan persahabatan dan wadah kolaborasi antarsekolah. Lewat forum ini, para siswa dapat merajut jejaring, saling bertukar gagasan, hingga menciptakan ekosistem pendidikan yang saling menguatkan.

“Forum OSIS menjadi ruang bagi para pelajar untuk saling belajar, berbagi kreativitas dan inovasi, sekaligus bersama-sama menumbuhkan kedisiplinan, semangat belajar, kepedulian terhadap lingkungan sosial maupun lingkungan hidup,” katanya.

Bupati menegaskan agar Forum OSIS berdiri paling depan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh peserta didik.

“Forum OSIS harus menjadi kekuatan pelajar dalam gerakan anti perundungan, anti minuman keras, anti narkoba, anti LGBTQ, serta menjadi pelopor dalam mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan,” tegasnya.

OSIS Tempat Menempa Calon Pemimpin Masa Depan

Dony meyakini bahwa Forum OSIS menjadi tempat menempa calon-calon pemimpin masa depan Kabupaten Sumedang. Para pelajar dapat mengasah karakter, memperkokoh integritas, dan melatih kapasitas kepemimpinan melalui organisasi ini.

“Saya yakin dari forum ini akan lahir pemimpin-pemimpin hebat Sumedang di masa depan. Kepemimpinan mereka akan ditempa melalui berbagai proses pembelajaran dan pengalaman berorganisasi,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa seorang calon pemimpin sejati wajib memiliki karakter tangguh, daya inspirasi, pemikiran terbuka, serta kemampuan komunikasi yang mumpuni untuk membangun kolaborasi.

Mencermati laju zaman yang sangat dinamis, Dony mendorong para pelajar untuk mengasah daya adaptasi tanpa mengikis nilai moral dan kepedulian sosial.

“Dunia berubah begitu cepat sehingga harus mampu beradaptasi. Menjadi generasi yang unggul, cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial. Jangan menjadi pribadi yang individualistis, tetapi tumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong,” pesannya.

Bupati mengajak pengurus Forum OSIS menjadi teladan dalam membangun budaya disiplin serta menguatkan kecakapan literasi digital. Ia meminta para pelajar menyaring setiap informasi sebelum membagikannya di media sosial.

“Tingkatkan literasi digital. Saya tidak ingin Forum OSIS ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenaran, data maupun faktanya. Jadilah generasi yang cerdas dan bijak dalam menggunakan media digital. Jangan pernah menyebarkan hoaks,” katanya.

(SumedangKab/Irfansyahriza)