spot_imgspot_img
Minggu 26 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 332

Bojan Hodak Ungkap Kondisi Kebugaran Pemain Persib Bandung

0
Persib Bandung fokusjabar.id
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung sudah menyelesaikan putaran pertama kompetisi Super League 2025/2026 dan menjadi pemuncak klasemen.

Skuat Maung Bandung saat ini sudah fokus menyiapkan diri untuk menghadapi putaran kedua.

BACA JUGA:

Bojan Hodak Bicara Persaingan untuk Putaran Kedua

Untuk itu, Persib kembali menggelar latihan di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (16/1/2026) malam.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak membeberkan kondisi fisik anak asuhnya. Menurut Dia, skuat Maung Bandung saat ini dalam kondisi bugar.

Bojan Hodak menyadari, pada musim ini timnya memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat. Lantaran selain Super League Persib juga tampil di AFC Champions League Two 2025/2026.

“Saya rasa ini bagus. Karena saya sudah katakan sebelumnya, dalam 3-4 bulan, kami punya tujuh pertandingan lebih banyak dari klub lain. Jadi ini bisa dianggap dua pertandingan per bulan,” katanya.

Jadwal padat yang dimiliki oleh timnya, membuat anak asuhnya cukup kelelahan dalam beberapa laga terakhir.

“Bisa dilihat dalam beberapa pertandingan terakhir, pemain kelihatan mulai berat dalam bergerak,” ucap pelatih berpaspor Kroasia ini.

BACA JUGA:

Super League 2025/2026, Persib Bandung Minim Kebobolan 

Meski demikian, saat ini kondisi pasukannya dalam keadaan bugar. Lantaran sebelumnya mereka mendapatkan libur selama empat hari dan masih ada waktu untuk memulihkan kondisi sebelum laga perdana putaran kedua.

“Jadi ini bagus pemain bisa kembali pulih sepenuhnya dan mereka semua butuh penyegaran,” jelasnya.

(Arif)

Rumah Karnimah di Ciamis Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem

0
rumah karnimah fokusjabar.id
Rumah Karnimah rata dengan tanah diterjang cuaca ekstrem

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Rumah Karnimah warga Dusun Tarikolot Desa Sukasari Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) ambruk.

Dia terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat terdekatnya karena rumahnya rata dengan tanah.

Rumah Karnimah ambruk saat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang (cuaca ekstrem).

BACA JUGA:

Dari Cuaca Ekstrem hingga MBG, Ini Penekanan Bupati Ciamis dalam Rakor Internal

Kejadian tersebut di benarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani.

Menurut Dia, pihaknya mendapat laporan dari aparat pemerintah Desa Sujasari, Jumat (16/1/2026) sore kamarin.

“Laporan rumah ambruk milik warga di wilayah Desa Sukasari kemarin petang,” katanya, Sabtu (17/1/2026).

Ani mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan dan asesmen sebagai bahan laporan.

“Malam tadi, Kami telah memberikan bantuan sembako kepada pemilik rumah,” ungkap Ani.

Menurut Ani, saat ini belum di lakukan pembangunan. Pasalnya masih menunggu kordinasi dengan lintas sektoral lainnya.

BACA JUGA:

MinyaKita Menghilang di Pasar Manis Ciamis

“Penanganan dan pembersihan sisa material bangunan rumah ambruk dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat dan aparat terkait,” tutup Ani.

(Husen Maharaja)

1 Ribu Hektare Sawah di Jateng Terendam Banjir

0
sawah jateng fokusjabar.id
Ribuahhektare swah di Jateng terendam banjir (foto: web)

JAWA TENGAH, FOKUSJabar.id: Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat lebih dari 1.000 hektare lahan sawah terdampak banjir.

Luas lahan sawah yang terendam banjir tersebar di Kabupaten Kudus, Grobogan dan Pati.

BACA JUGA:

Menko AHY: Anggaran Pembangunan Rumah Terdampak Bencana Sumatera Rp8,2 M

Mengutip kompas.com, Kepala Distanak Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavarez mengatakan, Kabupaten Pati paling parah dengan total lahan terdampak mencapai 672,12 hektare.

260 hektare di Kecamatan Jakenan dan 412,29 hektare di Kecamatan Gabus.

Sementara luas lahan terdampak banjir di Kabupaten Kudus mencapai 315,49 hektare.

“Di Kudus tersebar di lima kecamatan. Yaitu, Kecamatan Jati (50,70 hektare), Kaliwungu 58,02 hektare, Mejobo 130,18 hektare, Undaan 35,86 hektare dan Jekulo 40,73 hektare,” kata Tavarez.

Banjir juga merendam lahan pertanian di Kabupaten Grobogan seluas 83,3 hektare yang berada di Kecamatan Brati.

Menurut Tavarez, lahan yang terdampak banjir mayoritas merupakan tanaman padi yang sudah memasuki fase akhir pertumbuhan. Bahkan sebagian hampir memasuki masa panen.

BACA JUGA:

Wacana Pegawai SPPG Diangkat P3K, Ini Respons BKD Jabar

Akibat terendam banjir selama beberapa hari, produktivitas tanaman di pastikan terganggu.

“Lahan yang terendam banjir akan kami ajukan untuk mendapatkan ganti rugi melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP),” ungkap Dia.

Pengajuan klaim asuransi dapat melalui aplikasi SIAP yang terhubung langsung dengan pihak Jasindo.

Asuransi dapat di cairkan jika tanaman padi terendam banjir paling tidak selama tiga hari atau mengalami kerusakan berat yang tidak dapat di selamatkan.

“Tahun 2025 total lahan yang tercover AUTP sekitar 5.100 hektare. Kalau ada yang belum masuk, tetap kami inventarisasi dan carikan solusi,” lanjutnya.

Sedangkan untuk petani yang lahannya terdampak namun belum terdaftar dalam program asuransi, Distanak Jateng menyiapkan alternatif bantuan. Di antaranya, penggantian benih, pupuk dan sarana produksi pertanian lainnya.

“Kami fokus melindungi standing crop agar tidak semakin terdampak. Baik dari banjir, kekeringan maupun serangan organisme pengganggu tanaman,” imbuhnya.

Tavarez memperkirakan banjir berdampak pada total produksi pangan Jawa Tengah.

Menurut pengalaman sebelumnya, dampak perubahan iklim seperti banjir dan kekeringan maksimal menurunkan produksi sekitar dua persen dari total produksi.

“Demak, Pati, dan Grobogan termasuk daerah dengan luas baku sawah terbesar. Karena itu, standing crop harus kita lindungi dari hama, penyakit maupun dampak perubahan iklim,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Rezaldi dan Hamra Hehanussa Dipinjamkan ke Persik Kediri

0
hamra fopkusjabar.id
(foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung resmi meminjamkan dua pemainnya Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa ke Persik Kediri.

Kedua pemain tersebut di pinjamkan skuat Maung Bandung ke Persik dengan durasi enam bulan atau hingga kompetisi Super League 2025/2026 berakhir.

BACA JUGA:

Super League 2025/2026, Persib Bandung Minim Kebobolan 

Keputusan dipinjamkannya Hehanussa bersaudara ini merupakan langkah strategis. Dengan begitu, keduanya mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menegaskan, keputusan peminjaman ini tidak lepas dari penilaian positif terhadap kualitas kedua pemain.

Selain itu, Hamra yang didatangkan pada awal musim 2025/2026 dipandang sebagai aset penting klub ke depan.

“Hamra adalah pemain dengan potensi yang sangat baik. Setiap hari dia latihan. Dia menunjukkan progres, sikap dan kualitas yang menjanjikan. Karena itu, Persib ingin memastikan ia mendapatkan kesempatan bermain yang sepadan dengan kemampuannya,” kata Adhitia.

“Bersama Persik, kami berharap Hamra bisa mendapatkan pengalaman pertandingan yang akan memperkaya perkembangannya sebagai pemain,” Adhitia menambahkan.

BACA JUGA:

Juara Paruh Musim Super League, Bojan Hodak Tidak Puas

Adhitia menuturkan, peminjaman Rezaldi dan Hamra dilakukan dengan pertimbangan menjaga ritme kompetisi dan kesiapan pemain. Sehingga, saat kembali ke Persib dalam kondisi siap.

“Jam terbang adalah bagian penting dari perjalanan pemain. Selama enam bulan ke depan, kami berharap keduanya bisa tampil reguler, menjaga konsistensi dan kembali dengan pengalaman yang semakin matang,” ungkapnya.

Sementara, persaingan di sektor bek sayap dan lini belakang Persib Bandung berlangsung ketat.

Rezaldi harus bersaing dengan Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga Santosa hingga Federico Barba yang memiliki fleksibilitas posisi.

Sementara Hamra menghadapi kompetisi dengan Kakang Rudianto, Frans Putros, Reijnders serta opsi lain di lini belakang seperti Patricio Matricardi, Julio Cesar dan Barba.

(Arif)

Pemkot Tasikmalaya Lirik Hibah DKI Jakarta untuk Percepat Pembangunan Daerah

0
Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Ket foto : Wakil Wali Dicky Candra Negara, saat melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah ( Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto di ruang kerja Sekda DKI Jakarta (ist Prokopim)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, melakukan langkah di plomasi antardaerah dengan menyambangi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kunjungan yang dikemas dalam konsep “Jalan-jalan Pintar” tersebut menjadi upaya awal menjajaki peluang kerja sama strategis, termasuk potensi hibah aset untuk menunjang pembangunan dan pelayanan publik di Kota Tasikmalaya.

Dicky Candra bertemu langsung dengan dua pejabat kunci Pemprov DKI Jakarta. Yakni Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Pertemuan berlangsung hangat dan sarat diskusi konstruktif terkait sinergi antarpemerintah daerah.

Baca Juga: Pembangunan Inklusif Jadi Fokus Musrenbang 2027 Kelurahan Cipedes Kota Tasikmalaya

Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Kota Tasikmalaya untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, seiring kebutuhan daerah dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas layanan masyarakat.

“Kunjungan ini bagian dari ikhtiar kami membangun kolaborasi dan sinergi. Kami ingin menggali peluang kerja sama yang bisa terlaksana di Kota Tasikmalaya,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Ia mengungkapkan, DKI Jakarta memiliki kapasitas fiskal yang besar dengan APBD tahun 2025 mencapai Rp91,86 triliun. Dengan kekuatan tersebut, DKI kerap menyalurkan bantuan hibah. Baik kepada instansi pusat maupun pemerintah daerah lain. Termasuk dalam sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan layanan publik.

Dalam kunjungan tersebut, Dicky Candra juga di dampingi anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat, Alfiansyah Bustomi atau Komeng, serta Irvan.

Menurutnya, kedua senator tersebut menunjukkan perhatian besar terhadap kemajuan daerah dan mendorong terbangunnya kerja sama lintas wilayah.

Skema Government to Government Hingga Hibah Aset

Ia menilai, peluang kerja sama dengan DKI Jakarta terbuka sangat luas. Mulai dari skema government to government hingga hibah aset milik Pemprov DKI Jakarta yang dapat daerah manfaatkan. Termasuk Kota Tasikmalaya.

“Dalam diskusi santai namun intensif, kami membahas sejumlah isu. Seperti dukungan transportasi bus sekolah, mobil derek hingga penguatan prasarana pelayanan publik lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut mendapat respons positif dari jajaran Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, Sekda DKI Jakarta mendorong agar pembahasan tersebut segera ada tindaklanjut secara formal.

“Di sarankan agar Wali Kota Tasikmalaya mengajukan surat resmi kepada Gubernur DKI Jakarta sebagai langkah lanjutan dari pertemuan ini,” ungkapnya.

Meski kerja sama formal antara DKI Jakarta dan Kota Tasikmalaya belum pernah terjalin secara intens sebelumnya. Ia optimistis peluang tersebut kini terbuka lebar. Ia berharap Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dapat mendukung langkah lanjutan agar rencana kerja sama segera terealisasi.

“Sekarang tinggal bagaimana menindaklanjuti hasil pertemuan ini agar kolaborasi tersebut benar-benar terwujud dan memberi manfaat bagi masyarakat Tasikmalaya,” pungkasnya.

(Seda)

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Cigarunggang Ciamis

0
Sungai Cigarunggung ciamis FOKUSJabar.id
Mayat bayi yang ditemukan di Sungai Cigarunggang Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Warga Dusun Kertanagara, Desa Sindangsari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis di gemparkan oleh penemuan sesosok mayat bayi laki-laki di aliran Sungai Cigarunggang, Jumat (16/1/2026).

Bayi tersebut di temukan dalam kondisi tidak bernyawa di saluran air sungai setempat.

Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Tak lama setelah kabar penemuan menyebar, sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Baca Juga: Dari Cuaca Ekstrem hingga MBG, Ini Penekanan Bupati Ciamis dalam Rakor Internal

Camat Kawali, Syaiful Slamet menjelaskan bahwa mayat bayi pertama kali di ketahui oleh warga yang melihat benda mencurigakan mengambang di tepi aliran Sungai Cigarunggang. Awalnya, warga mengira benda tersebut hanyalah sebuah boneka.

“Setelah di dekati, warga menyadari bahwa benda tersebut adalah sesosok bayi. Temuan itu kemudian segera di laporkan kepada kepala dusun setempat,” ujar Syaiful.

Baca Juga: DKUKMP Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Lokal di Ciamis

Mendapat laporan tersebut, Kepala Dusun Kertanagara langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan aparat keamanan. Informasi penemuan mayat bayi kemudian diteruskan kepada pihak Polsek Kawali dan Koramil Kawali untuk penanganan lebih lanjut.

“Saat ditemukan, posisi bayi berada dalam keadaan miring di aliran sungai,” tambah Syaiful.

Hingga berita ini terbit, pihak berwenang masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab serta latar belakang peristiwa tersebut.

(Husen Maharaja)

Bupati Garut Fokus Perbaikan Infrastruktur Objek Wisata Darajat

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut di Objek Wisata Darajat

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin berkunjung ke kawasan Objek Wisata Darajat, Kecamatan Pasirwangi, Jumat (16/1/2026).

Tujuan kunjungan Bupati untuk melakukan pengecekan langsung dan survei terhadap berbagai aktivitas pariwisata yang ada di kawasan Darajat.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tinjau Kebun Mawar Situhapa

Bupati menyampaikan, fokus utama monitoring kali ini adalah membuka ruang diskusi untuk menciptakan suasana wisata yang lebih kondusif.

Selain itu, pemerintah daerah tengah memetakan sejumlah titik infrastruktur yang akan menjadi prioritas perbaikan dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah hari ini kita lebih banyak berdiskusi. intinya, ada upaya-upaya yang lebih konret lagi untuk memajukan daerah disini, termasuk ide-ide untuk perbaikan infrastruktur dibeberapa lokasi yang akan kita prioritaskan,” kata Bupati.

Bupati juga memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan daya tarik wisata Darajat kepada masyarakat luas. Baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Syakur menjamin bahwa kawasan Darajat merupakan destinasi yang aman dan nyaman untuk dikunjungi keluarga.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tinjau Kebakaran Kios di Jalan Pramuka

“Insya Allah, di sini tempatnya aman, tentram, damai. Membuat kita bisa healing serta menjadikan liburan yang menyenangkan dan mengesankan,” tutup Syakur.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Bupati Garut monitoring objek wisata Kebun Mawar Situhapa yang berlokasi di Kecamatan Samarang, Jumat (16/1/2026).

Tujuannya, memantau langsung kondisi sektor pariwisata di awal tahun serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam menyambut wisatawan.

Dalam kunjungannya, Bupati Garut didampingi pengelola Kebun Mawar Situhapa, Elsa.

Abdusy Syakur mengapresiasi kondisi Kebun Mawar Situhapa yang tetap menjadi primadona bagi para pelancong. Baik dari dalam maupun luar daerah.

Berdasarkan pantauannya, geliat ekonomi di sektor wisata tersebut menunjukkan tren positif.

“Saya berkunjung ke sini untuk melihat kondisi di tempat wisata. Alhamdulillah kelihatannya ramai dan juga banyak pengunjungnya,” ucapnya.

(Bambang Fouristian)