spot_imgspot_img
Minggu 9 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 27

Ubah Pola Pikir Bansos, Pesan Menohok Bupati Sumedang untuk Pendamping PKH

0

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Apel Pagi Gabungan Dinsos Sumedang menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin langsung acara di halaman Kantor Dinsos, Senin (3/8/2026).

Para peserta apel mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini menghimpun jajaran Dinsos bersama pendamping PKH, Tagana, TKSK, PSM, hingga Karang Taruna.

Baca Juga: Total Hadiah Rp12 Juta! Ini Syarat dan Jadwal Lomba Resensi Buku Pelajar Cirebon

Bupati Dony mengapresiasi tinggi nuansa kebudayaan dan semangat kebersamaan seluruh insan sosial. Ia memuji soliditas bersama seluruh mitra dalam melayani masyarakat.

“Kunci keberhasilan pelayanan sosial adalah kolaborasi. Tidak ada satu institusi yang mampu bekerja sendiri. Dengan sinergi yang kuat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan berdampak,” ujar Dony.

Dony turut menyampaikan penghargaan atas kerja keras para insan sosial tanpa mengenal waktu.

Ia mengingatkan bahwa ketulusan melayani masyarakat miskin dan korban bencana akan membawa keberkahan.

“Dinas Sosial adalah wajah kepedulian pemerintah. Ketika masyarakat mengalami musibah, kemiskinan atau persoalan sosial lainnya, kehadiran Dinas Sosial bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi harus membawa harapan,” tegasnya.

Dony menitipkan tiga pesan utama bagi seluruh jajaran dan mitra. Pesan pertama menekankan pentingnya bekerja dengan hati demi manfaat nyata bagi publik.

Kedua mengajak petugas melayani warga dengan empati serta sikap ramah. Ketiga mendorong inovasi tanpa henti agar pelayanan sosial semakin cepat dan tepat sasaran.

Ia juga mendorong para pendamping sosial untuk terus mengedukasi warga agar semakin mandiri. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial.

“Keberhasilan pendamping bukan terukur dari banyaknya penerima bantuan, tetapi ketika masyarakat mampu bangkit, mandiri, dan beralih dari tangan yang menerima menjadi tangan yang memberi,” katanya.

(SumedangKab/IrfansyahRiza)

Total Hadiah Rp12 Juta! Ini Syarat dan Jadwal Lomba Resensi Buku Pelajar Cirebon

0
Cirebon,FOKUSJabar.id
Sumber FOto: Pemkot Cirebon

CIREBON,FOKUSJabar.id: Dispusip Kota Cirebon memperpanjang pendaftaran Lomba Resensi Buku Tingkat SMA/SMK/MA hingga 6 Agustus 2026. Kebijakan ini memberi ruang lebih luas bagi pelajar untuk membaca dan mengasah minat menulis.

Kepala Dispusip Kota Cirebon, Mastara, menyebut lomba ini bertujuan memupuk budaya literasi generasi muda.

Baca Juga: Sektor Perikanan Cirebon Merekor, Budi Daya dan Hasil Tangkap Nelayan Tumbuh Pesat

“Melalui lomba resensi buku ini, kami ingin mengajak para pelajar untuk tidak berhenti pada kegiatan membaca. Mereka juga harapannya mampu memahami isi buku, menyampaikan pandangan secara kritis, serta menuangkannya dalam tulisan yang menarik dan orisinal,” ujar Mastara.

Ia memperpanjang pendaftaran demi merespons antusiasme tinggi para pelajar yang masih menyiapkan karya.

“Kami melihat antusiasme pelajar cukup baik. Karena itu, masa pendaftaran hingga 6 Agustus 2026 agar peserta yang masih mempersiapkan resensinya memiliki kesempatan untuk menyelesaikan dan mengirimkan karya terbaik,” lanjutnya.

Peserta wajib mendaftar sebagai anggota perpustakaan melalui layanan Sistem Informasi Perpustakaan Dispusip.

Lalu, peserta memilih satu dari 10 judul buku koleksi Perpus atau aplikasi iPusnas. Pelajar mendaftar secara daring serta mengunggah kartu anggota dan naskah melalui formulir resmi.

Panitia akan memasukkan peserta 60 besar ke dalam grup WhatsApp khusus untuk pembekalan.

Karya resensi wajib menggunakan bahasa Indonesia yang lugas dan asli tanpa Artificial Intelligence.

Peserta akan mengikuti pembekalan pada 10 Agustus 2026 mendatang.

Tahap penulisan karya berlangsung tanggal 11–26 Agustus 2026 dan juri menilai pada 27–30 Agustus.

Panitia mengumumkan nama-nama pemenang pada 31 Agustus 2026. Kemudian juga pihaknya menyediakan hadiah uang tunai jutaan rupiah, piala, serta piagam bagi para pemenang.

Juara pertama memboyong Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta.

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan pelajar yang gemar membaca, terlebih berani menyampaikan pemikiran, dan memiliki kemampuan literasi yang semakin baik. Manfaatkan perpanjangan waktu ini dan jangan ragu untuk ikut berpartisipasi,” pungkas Mastara.

(Pemkot Cirebon/IrfansyahRiza)

Sektor Perikanan Cirebon Merekor, Budi Daya dan Hasil Tangkap Nelayan Tumbuh Pesat

0
Cirebon, FOKUSjabar.id
Sumber Foto: CirebonKab

CIREBON,FOKUSjabar.id: Sektor perikanan Kabupaten Cirebon mencetak kinerja positif sepanjang tahun 2025. Produksi perikanan budi daya di Cirebon terus melonjak hingga mencapai puncaknya pada Desember.

Sektor perikanan tangkap juga menyumbang hasil stabil bagi perekonomian pesisir.

Baca Juga: Mulai dari Karnaval Hingga Melesat Run, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Kuningan ke-528

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Cirebon mencatat aktivitas budi daya sebagai motor utama. Hasil panen merangkak naik pada semester kedua hingga menembus angka tertinggi akhir tahun.

Produksi perikanan budi daya menembus 7.004.263,8 ton pada Desember 2025. Capaian ini melonjak drastis dari angka Januari yang mencatat 3.009.234 ton. Budi daya tambak air payau menyumbang angka terbesar hingga 4.207.000 ton.

Sektor budi daya laut menghasilkan 2.065.000 ton dan kolam air tawar menyumbang 732.263,8 ton. Tren kenaikan produksi budi daya ini terlihat menguat sejak September 2025.

Nelayan perikanan tangkap memanfaatkan lima jenis alat tangkap utama. Penggunaan alat tangkap arad menghasilkan 15.685,31 ton ikan selama 2025.

Tangkapan jaring trammel net menyumbang 9.728,52 ton dan jaring insang tetap 6.268,71 ton. Tangkapan alat bubu mencatat 4.389,65 ton serta rawai dasar 1.091,68 ton.

Aktivitas penangkapan ikan meningkat tajam menjelang akhir kuartal ketiga. Data ini membuktikan pertumbuhan pesat sektor perikanan Kabupaten Cirebon sepanjang 2025.

(CirebonKab/Irfansyahriza)

Mulai dari Karnaval Hingga Melesat Run, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Kuningan ke-528

0
Kuningan, FOKUSjabar.id
Pemab Kuningan

KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Bupati Kuningan menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.14.1.1/27/PROKOMPIM/2026. Surat edaran ini memuat pedoman HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-528 Kuningan.

Pemerintah mengusung tema HUT RI “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Baca Juga: Cuma Ada 83 Dokter Spesialis di Indonesia, Kuningan Gelar Sosialisasi Penanganan Kanker Anak

Sementara itu, Hari Jadi Kuningan mengusung tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”. Masyarakat dapat mengunduh logo resmi melalui tautan milik Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Seluruh instansi menggelar Upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026. Upacara perangkat daerah mulai pukul 06.30 WIB.

Stadion Mashud Wisnusaputra menampung Upacara Tingkat Kabupaten pukul 09.00 WIB. Petugas melaksanakan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.

Masyarakat wajib menghentikan aktivitas selama tiga menit pada pukul 10.17–10.20 WIB.

Petugas pengecualian berlaku khusus bagi pelayanan darurat medis dan pemadam kebakaran. Instansi, TNI, Polri, dan pengelola transportasi membunyikan sirine penghormatan pahlawan. Warga mengibarkan Bendera Merah Putih sejak 1 Agustus hingga 12 September 2026.

Masyarakat juga menghias lingkungan dengan umbul-umbul, spanduk, serta lampu dekorasi. Pengelola media luar ruang menggunakan identitas visual resmi Hari Jadi.

Rangkaian acara HUT RI meliputi Pengukuhan Paskibraka, Taptu, dan Renungan Suci. Pemerintah daerah juga menggelar Turnamen Sepakbola Bupati Cup dan Tabligh Akbar.

Acara perayaan menyajikan Haul Syekh Maulana Akbar, Khitanan Massal, hingga Karnaval Budaya. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menyemarakkan peringatan ini dengan semangat kebersamaan.

(KuninganKab/Irfansyahriza)

Ketua MPR Sampaikan Undangan Sidang Tahunan kepada Presiden Prabowo

0
Nasional , FOKUSJabar.id
Gedung MPR RI.

NASIONAL,FOKUSJabar.id: MPR RI mematangkan persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2026. Pimpinan MPR menyerahkan undangan resmi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sidang Tahunan ini merupakan agenda rutin penting dalam kalender ketatanegaraan Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Depok Gandeng Tiga Kampus, Siapkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah

Forum kenegaraan ini memaparkan perkembangan kinerja penyelenggaraan pemerintahan kepada publik.

Ketua MPR Ahmad Muzani memimpin rombongan pimpinan MPR menemui Presiden Prabowo di Jakarta.

Pertemuan pada Senin, 3 Agustus 2026 ini mempererat silaturahmi kebangsaan antarlembaga negara.

Muzani mengundang Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan kinerja lembaga negara.

Ia membeberkan kepastian tanggal pelaksanaan sidang tahunan usai menggelar pertemuan tersebut.

“Sidang Tahunan MPR tahun 2026, rencananya akan digelar pada hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2026,” kata Muzani, Senin, 3 Agustus 2026.

MPR juga mengundang Presiden untuk menghadiri peringatan Hari Konstitusi dan HUT MPR.

Masyarakat memperingati Hari Konstitusi setiap 18 Agustus dan HUT MPR setiap 29 Agustus.

Pihak MPR menggabungkan dua momentum bersejarah tersebut agar pelaksanaan acara berjalan efektif.

“Dua peristiwa penting itu kami jadikan satu, rencana yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus,” ucapnya.

MPR optimistis seluruh rangkaian agenda kenegaraan ini mampu memperkuat komunikasi antarlembaga.

(Jingga Sonjaya)

Pemkot Depok Gandeng Tiga Kampus, Siapkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah

0
DEPOK, FOKUSjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perguruan tinggi yakni Universitas Trilogi, Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma, serta Universitas Budi Luhur yang diwakili masing-masing pimpinan.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemkot Depok memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat setempat. Wali Kota Depok, Supian Suri, menandatangani nota kesepahaman bersama tiga kampus besar.

Prosesi penandatanganan berlangsung saat apel pagi di Balai Kota Depok, Senin, (3/8/2026). Kemitraan ini membuka peluang beasiswa kuliah secara lebih luas dan merata.

Baca Juga: Mulai Senin, U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup untuk Kurangi Kemacetan

Universitas Trilogi, ITB Swadharma, serta Universitas Budi Luhur resmi menjadi mitra pemerintah. Para pimpinan institusi menghadiri langsung acara penandatanganan kesepakatan tersebut.

Pemerintah kota segera menghadirkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah di Mal Pelayanan Publik. Layanan terpadu ini mempermudah warga mengakses informasi pembiayaan kuliah.

“Kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk bisa kuliah, termasuk mendapatkan informasi beasiswa yang dibiayai negara, pemerintah, maupun pihak lain,” ujarnya di sela apel tersebut.

Supian Suri menyebut belum ada instansi khusus penanganan kuliah secara menyeluruh.

Pusat layanan baru ini menjembatani masyarakat dengan berbagai penyedia beasiswa. Ia membeberkan banyak lembaga menyediakan kuota kuliah gratis tanpa peminat maksimal.

Pemerintah menghimpun seluruh peluang beasiswa demi masyarakat yang membutuhkan.

Pemkot Depok menargetkan 500 penerima beasiswa pada tahun pertama ini. Jumlah penerima beasiswa melonjak hingga 1.000 mahasiswa pada tahun depan.

Kerja sama ini juga menyediakan program magang serta kuliah ke Malaysia. Langkah strategis ini mencetak SDM unggul sekaligus menekan angka pengangguran daerah.

“Harapannya, anak-anak kita memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” tandasnya.

(Jingga Sonjaya)

Mulai Senin, U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup untuk Kurangi Kemacetan

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Ari Manggala saat memantau Lalin dilokasi penutupan U-turn di Jalan Kartini, Senin (03/08/26).

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemkot Depok dan Satlantas Polres Metro Depok menggelar uji coba rekayasa lalu lintas Jalan Kartini. Langkah ini berlangsung mulai Senin, (3/8/2026).

Petugas menyegel sejumlah titik putar balik atau U-turn selama satu pekan. Pihak kepolisian menguji kebijakan baru ini untuk mengurai kemacetan jam sibuk.

Baca Juga: AEC Gala 2026 Bandung: 750 Siswa Pentaskan Drama Bahasa Inggris dan Budaya Sunda

Pemerintah optimistis rekayasa jalan ini memperlancar mobilitas harian warga. Kabid Lalu Lintas Dishub Depok, Ari Manggala, mengungkapkan penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.

Ia menyebut titik penyempitan arus atau bottleneck memicu penumpukan kendaraan. Arus dari Boulevard GDC dan Jalan Raya Citayam menyatu ke jalan dua lajur.

“Arus kendaraan dari Boulevard GDC maupun Jalan Raya Citayam bertemu di satu titik, kemudian menyempit menjadi dua lajur. Kondisi ini menyebabkan perlambatan, sehingga perlu memberlakukan pembatasan di beberapa titik U-turn,” katanya.

Petugas menutup U-turn depan SPBU secara total. Namun, petugas menyisakan U-turn Jalan Pemuda khusus motor dan warga lokal perumahan.

Pihaknya mengarahkan pengendara lain menuju Simpang Siliwangi atau U-turn Dahlia. Pengaturan ini berlaku pada pagi pukul 06.00–08.00 WIB dan sore pukul 17.00–20.00 WIB.

Tim gabungan terus memantau dampak kebijakan ini di lapangan. Hasil evaluasi lapangan akan menentukan keputusan permanen Pemkot Depok.

“Mudah-mudahan dengan rekayasa ini mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman,” tutupnya.

(Jingga Sonjaya)