spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 27

RSJK Tasikmalaya Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

0
RSJK Tasikmalaya fokusjabar.id
Direktur Utama PT. Karsa Abdi Husada Cecep Hendra dan Direktur RS.Jasa Kartini dr.Riadhi Yulianto, foto bersama anak-anak yatim piatu dalam acara pemberian tali kasih di Aula Bale Karsa (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Rumah Sakit Jasa Kartini (RSJK) Tasikmalaya terus menunjukkan kiprahnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui peningkatan profesional SDM kesehatan rumah sakit dan peningkatan sarana pelayanan.

Sejak berdiri 9 Maret 1997 silam, RSJK terus bertransformasi untuk  memposisikan diri sebagai rumah sakit swasta dengan pelayanan kesehatan yang terkemuka di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

BACA JUGA:

Duh! Pasir Muara Ciwulan Tasikmalaya Dikeruk Ilegal?

Menginjak 29 tahun, RSJK Tasikmalaya terus berkiprah  meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta memperteguh komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Sebagai wujud rasa syukur, pihak RSJK Tasikmalaya menggelar kegiatan amal. Mulai dari peringatan Nuzulul Quran, tausyiah keagamaan, santunan anak yatim piatu dan warga sekitar, silaturahmi bersama dengan insan Media dan memberangkatkan ibadah umrah sejumlah pegawai.

Sebelumnya, RS Jasa Kartini telah menggelar kegiatan bakti sosial di wilayah Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya. Di antaranya, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi gizi, konsultasi kesehatan dan pemberian sembako.

Tak hanya itu, berbagai perlombaan dengan melibatkan keluarga pegawai, pasiendan keluarga serta pengunjung.

Harlah ke-29 mengusung tema Adaptive, Competent and Beyon. Ini menegaskan RS Jasa Kartini terus maju, profesional dan siap melampaui standar pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur Utama PT Karsa Abdi Husada yang menaungi RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Cecep Hendra mengatakan, RSJK terus gencar mewujudkan pelayanan kesehatan prima melalui sistem layanan digital untuk memudahkan akses pasien dan meningkatkan kepuasan masyarakat.

BACA JUGA:

Sinergi Kodim 0612 Tasikmalaya dan Hi-Look Bergerak, Musisi Tasikmalaya Bahagiakan Anak Yatim

Dia menjelaskan, transformasi digital sebagai langkah untuk mengikuti perkembangan teknologi kesehatan. Sekaligus untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam ketepatan dan kemudahan layanan kesehatan.

“RSJK harus tumbuh dan berkembang dalam setiap layanan kesehatan, transformasi digital termasuk fasilitas kesehatan dan peningkatan kompetensi SDM menjadi prioritas yang harus kita lakukan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas,” ungkapnya, Selasa (10/3/2026)

Cecep menuturkan, sebagai perusahaan pelayanan jasa kesehatan, RS Jasa Kartini selalu mengedepankan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan serta kepuasan masyarakat. Sehingga masyarakat yang berobat merasakan kenyamanan dan kemudahan.

“Alhmdulillah dengan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat, RS Jasa Kartini mendapatkan penghargaan predikat Akreditasi Paripurna SNARS. Ini kali pertama di Tasikmalaya,” ujarnya.

Selain itu, Rumah Sakit privat ini juga mendapat predikat sebagai rumah sakit percontohan layanan JKN-KIS terbaik dalam melayani peserta BPJS Kesehatan.

“Predikat pencapaian ini sebagai bukti, rumah sakit terus melakukan langkah-langkah strategis dalam layanan kesehatan yang berkelanjutan dengan mengedepankan nilai-nilai keselamatan dan kepuasan pasien,” imbuhnya.

Menurut Cecep, untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan lainnya, RSJK telah menghadirkan tiga tenaga dokter ortopedi yang profesional dan siap memberikan pelayanan setiap hari. Termasuk hari libur.

BACA JUGA:

Menu MBG Berjamur, Dibenarkan Ketua Komite SDN 2 Leuwibudah Tasikmalaya

Begitu juga, bagi pasien Hemodialisa (cuci darah), di RSJK sudah tersedia layanan pemandangan AV shunt yang akan di tangani dokter-dokter Nefrolog profesional dan berpengalaman.

“Pasien hemodialisa, tidak perlu lagi harus ke Bandung atau keluar daerah untuk mendapatkan layanan cuci darah. Di sini sudah ada layanan pemasangan Arteriovenous fistula/cimino (AV Shunt),” katanya.

Dia mengaku, RS.Jasa Kartini tidak semata-mata mengejar keuntungan (profit-oriented) dalam menjalankan layanan. Namun lebih dari itu sangat mengedepankan fungsi sosial bagi para pasien yang menjadi landasan utama dalam pelayanan kesehatan.

“Terus terang saja, banyak sekali pasien yang di rawat di sini hingga sembuh tidak membayar. Jika kita kalkulasikan nilai biayanya mencapai miliaran rupiah. Semua itu, tidak kami minta,” ungkap Dia.

Kepala Pemasaran dan Humas, Ai Uuh M mengungkapkan, RSJK terus memperkuat perannya untuk terus terdepan melayani kesehatan.

Pihaknya fokus pada peningkatan kepercayaan masyarakat dan kemudahan akses layanan.

BACA JUGA:

Berkah Ramadan, Pengusaha Camilan di Kota Tasikmalaya Banjir Pesanan

Menurutnya, RSJK terus berinovasi melalui transformasi digital dan fasilitas untuk meningkatkan kualitas dan mutu layanan kesehatan  guna mewujudkan pelayanan kesehatan prima.

“Di tengah tantangan layanan kesehatan, kami terus berupaya selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dan masyarakat melalui inovasi layanan publik, peningkatan kualitas SDM, kenyamanan fasilitas kesehatan. Termasuk kualitas layanan yang ramah, aman, humanis yang berbasis pasien,” ungkapnyaa.

Dia menegaskan, kepuasan pelayanan menjadi hal prioritas utama yang harus di wujudkan untuk membangun kepercayaan masyarakat.

“Dengan kepercayaan yang tinggi serta inovatif dan fasilitas yang lengkap, pelayanan pasien yang ramah dan humanis, Insya Allah menjadikan RSJK terus di percaya masyarakat,” pungkasnya.

(Seda)

Duh! Pasir Muara Ciwulan Tasikmalaya Dikeruk Ilegal?

0
Muara Sungai Ciwulan fokusjabar.id
Muara Sungai Ciwulan

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Aktivitas penambangan pasir cor yang di duga ilegal di laporkan terjadi di kawasan Muara Sungai Ciwulan Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar).

Konon, pengerukan tersebut di kabarkan secara tersembunyi. Yakni, pada malam hari hingga menjelang subuh.

BACA JUGA:

Berkah Ramadan, Pengusaha Camilan di Kota Tasikmalaya Banjir Pesanan

Padahal, Gubernur Jabar sebelumnya telah mengingatkan agar praktik tambang ilegal di hentikan karena berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat.

Pantauan di kawasan Muara Sungai Cuwulan menunjukkan adanya tumpukan pasir cor dalam jumlah cukup besar.

Material pasir di duga berasal dari pengerukan area harim laut yang selama ini berfungsi sebagai benteng alami untuk menahan abrasi pantai.

Kini, bagian harim laut di sekitar muara terlihat mulai menipis.

Aktivitas pengerukan di duga menggunakan mesin penyedot pasir berkekuatan besar.

Pasir yang di ambil kemudian di angkut menggunakan truk melalui jalur Jalan Mangkabaya–Samangen.

Deru kendaraan berat yang keluar masuk kawasan Muara itu berlangsung saat sebagian besar warga sedang terlelap tidur.

Informasi yang di himpun menyebutkan, pasir hasil pengerukan tersebut selanjutnya di simpan di sejumlah lokasi penampungan atau stockfield di wilayah Desa Mandalajaya dan Desa Cikalong.

Seorang warga setempat yang meminta identitasnya di rahasiakan mengaku, aktivitas penambangan tersebut sudah berlangsung beberapa waktu terakhir.

“Kalau malam cukup ramai. Truk keluar masuk sampai menjelang subuh,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, pada siang hari aktivitas yang terlihat hanya pemindahan pasir dari lokasi penampungan menuju kendaraan pengangkut.

BACA JUGA:

Tarung Derajat Satlat Dokar Tasikmalaya Berbagi Takjil

Warga menduga, aktivitas tambang di kawasan muara itu merupakan pergeseran lokasi dari wilayah Cidadap Kecamatan Cipatujah.

Sebelumnya, aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah tersebut di hentikan setelah masyarakat melakukan aksi penolakan.

“Di Cidadap sudah di hentikan setelah warga turun langsung tahun lalu. Sekarang kemungkinan bergeser ke Cikalong,” katanya.

Masyarakat berharap, pemerintah daerah segera turun tangan untuk menghentikan aktivitas tersebut karena di khawatirkan dapat memicu kerusakan lingkungan serta meningkatkan risiko abrasi dan banjir rob di wilayah pesisir.

Camat Cikalong, Dedi Mulyana mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan Muara Ciwulan.

Ia menjelaskan, dirinya baru menjabat sebagai camat sejak awal telah mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan aktivitas pertambangan sebelum seluruh proses perizinan di penuhi.

“Saya sudah mengingatkan agar tidak ada aktivitas tambang sebelum perizinan di tempuh sesuai aturan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan akan segera melakukan penelusuran dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan informasi tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan peninjauan ke lokasi,” kata Dedi.

Ia juga mengimbau para pengusaha agar menghentikan segala bentuk aktivitas penambangan pasir yang tidak memiliki izin resmi dari pemerintah.

(Farhan)

Soal Tugu Sepatu Cibaduyut, Ini Janji Wali Kota Bandung

0
Tugu Sepatu Cibaduyut fkusjabar.id
Tugu Sepatu Cibaduyut (foto: Ist)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Muhammad Farhan memastikan Tugu Sepatu Cibaduyut akan di pasang kembali sebagai ikon kawasan sentra sepatu.

Farhan menyebut, patung sepatu yang sebelumnya sempat hilang itu rencananya akan di tempatkan kembali di pulau jalan (island) di Jalan Soekarno-Hatta. Tepatnya di bawah flyover.

BACA JUGA:

Nasib Bandung Zoo Belum Jelas, Komite Pengelola Baru Masih Disiapkan

Dia berharap, keberadaan patung bisa menjadi penanda bagi masyarakat yang ingin mencari sepatu di kawasan Cibaduyut.

“Saya berjanji akan segera mendirikan kembali patung sepatu tersebut di pulau jalan yang ada di Jalan Soekarno-Hatta. Ini sebagai penanda bahwa jika ingin mencari sepatu terbaik, datanglah ke Jalan Cibaduyut,” kata Wali Kota Bandung, Selasa (10/3/2026).

Farhan mengungkapkan, patung sepatu yang sebelumnya sempat hilang kini telah di temukan. Ia menyebut, patung tersebut di temukan berkat bantuan seorang warga bernama Meli di wilayah RW 2 Cibaduyut.

“Sudah di temukan berkat bantuan Teh Meli. Patung sepatu itu di temukan di RW 2,” katanya.

Farhan menegaskan, pemkot Bandung akan segera melakukan pemasangan kembali patung tersebut sebagai upaya memperkuat identitas Cibaduyut sebagai sentra industri sepatu yang telah di kenal luas.

Farhan mengaku, setiap kali dirinya berkunjung ke kawasan tersebut, warga selalu menanyakan kapan Tugu Sepatu Cibaduyut akan dipasang kembali.

BACA JUGA:

Jelang Mudik Lebaran, Terminal Cicaheum Kota Bandung Siapkan 165 Bus

“Saya sering mengecek langsung ke warga. Setiap kali saya datang ke Cibaduyut, warga selalu menanyakan kapan Tugu Cibaduyut di pasang kembali,” ungkapnya.

(Yusuf Mugni)

Beckham: Menang kontra Persik jadi Modal Hadapi Borneo FC

0
Beckham Putra Nugraha fokusjabar.id
Beckham Putra Nugraha (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha bersyukur timnya bisa meraih kemenangan pada pertandingan pekan ke-25 kompetisi Super League 2025/2026.

Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Senin (9/3/2026)

BACA JUGA:

Persib Hadapi Persik, Bojan Hodak Soroti Motivasi Lawan

Tiga gol Persib  di cetak oleh Thom Haye menit 25 dan Andrew Jung menit 40 serta 53.

Beckham mengakui, laga tersebut berjalan cukup berat. Terutama pada awal pertandingan, walaupun skor berakhir 3-0.

“Ya, ini adalah pertandingan yang sulit. Apa yang dikatakan Coach tadi benar, kami sedikit kesulitan di awal babak pertama,” kata Beckham.

Meski demikian, menurut Beckham skuad Maung Bandung berhasil keluar dari tekanan dengan memanfaatkan keunggulan kecepatan di sektor sayap.

“Alhamdulillah kami bisa memaksimalkan pemain sayap karena punya kecepatan dan memanfaatkan itu. Alhamdulillah kami bisa menang dengan 3-0,” ujarnya.

Hasil pertandingan tersebut menurut Beckham, menjadi modal berharga bagi Persib untuk menghadapi tuan rumah Borneo Samarinda FC pekan depan.

BACA JUGA:

Federico Barba Siap Hadapi Persik dan Lanjutkan Tren Positif

Pemain yang menggunakan nomor punggung 7 ini berharap tren positif ini berlanjut, meskipun dia menyadari calon lawan berikutnya memiliki kekuatan yang harus diwaspadai dan saat ini berada di posisi kedua.

“Ini adalah hal bagus untuk persiapan melawan Borneo di pekan depan. Semoga kami bisa bermain bagus di Borneo karena mereka tim yang kuat dan semoga kita bisa memanfaatkan itu,” pungkasnya.

(Arif)

Pelatih Persib Bandung Puji Lini Depan dan Pertahanan

0
persib bandung fokusjabar.id
Pelatih Persib, Bojan Hodak (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0 pada pertandingan kandang kompetisi Super League 2025/2026.

Tiga gol Persib pada pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Senin (9/3/2026) di cetak Thom Haye menit 25 dan Andrew Jung menit 40 serta 53.

BACA JUGA:

Federico Barba Siap Hadapi Persik dan Lanjutkan Tren Positif

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah, lantaran Persik merupakan tim dengan pertahanan yang solid.

Namun, skuad Maung Bandung berhasil melihat celah di lini belakang dan berhasil memaksimalkannya untuk mencetak gol.

“Pertandingan yang sulit. Mereka tim yang bagus dan bertahan dengan baik, tapi saya pikir mereka kehilangan beberapa pemain di pertahanan yang berhasil kami manfaatkan,” kata Bojan Hodak.

Pelatih asal Kroasia ini, memuji ketajaman lini depan pasukannya setelah Andrew Jung mencetak dua gol pada pertandingan pekan ke-25 tersebut.

Selain ketajaman lini serang, Bojan Hodak juga memberikan apresiasi khusus kepada barisan pertahanan yang mampu menjaga gawang Persib tetap bersih dari kebobolan.

Sehingga, skuad Maung Bandung kembali melanjutkan tren positif sekaligus clean sheet saat bermain di kandang.

Meski demikian, Bojan Hodak sempat menyoroti sedikit penurunan konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan. Sehingga, lawan bisa menekan dan menciptakan peluang.

“Kami menciptakan beberapa peluang lagi. Mereka sempat punya satu peluang yang mengenai tiang di menit terakhir saat skor sudah 3-0,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Persib kontra Persik Kediri, 3 Poin jadi Target Thom Haye

“Mungkin konsentrasi pemain sedikit menurun, tapi terlepas dari itu, saya senang dengan permainan tim hari ini,” jelasnya.

Sementara itu, hasil maksimal pada pertandingan tersebut membuat skuad Maung Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara kompetisi Super League 2025/2026.

(Arif)

Dishub Ciamis Siagakan 114 Personel Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: ATCS DIshub Ciamis disiapkan untuk memantau arus mudik lebaran tahun 2026

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis mulai mematangkan persiapan menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Petugas memperkuat pengawasan lalu lintas, menyiapkan jalur alternatif, serta menempatkan personel di sejumlah titik pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Uga Yugaswara, mengatakan pihaknya menurunkan sedikitnya 114 personel selama masa angkutan Lebaran. Petugas akan berjaga di beberapa posko, termasuk posko induk di Puskesmas Ciamis serta posko yang berada di bawah koordinasi Polres Ciamis.

Baca Juga: Riak Ramadhan Tetap Ramai di Tengah Hujan, 30 Tahun Tradisi Ngabuburit Ciamis

“Kami menempatkan petugas di beberapa posko strategis dan seluruh personel akan bekerja terpadu bersama kepolisian serta instansi terkait,” ujar Uga saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).

Uga memperkirakan jumlah kendaraan yang melintas di wilayah Ciamis meningkat dari tahun sebelumnya. Hasil evaluasi lintas instansi menunjukkan potensi kenaikan volume kendaraan hingga sekitar 40 persen selama arus mudik dan arus balik.

Untuk mengurangi kepadatan, Uga menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari arah barat seperti Gentong dan Ciawi dapat beralih melalui Cihaurbeuti – Warudoyong – Winduraja menuju Cirebon. Sementara dari arah timur, pengalihan arus akan dilakukan dari kawasan Alun-Alun Ciamis menuju Panawangan hingga tersambung ke jalur Cirebon melalui Cipalih.

Selain rekayasa lalu lintas, Uga juga mengingatkan adanya pembatasan operasional angkutan barang selama masa mudik. Kebijakan tersebut mengacu pada keputusan bersama Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia.

“Mulai 13 sampai 26 Maret, kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga ke atas tidak boleh beroperasi, kecuali yang membawa kebutuhan pokok, BBM, dan logistik penanggulangan bencana,” jelasnya.

Mengoptimalkan Penggunaan ATCS

Untuk mendukung pengawasan, Pihaknya mengoptimalkan penggunaan Area Traffic Control System (ATCS). Dari 142 kamera yang tersedia, sebanyak 36 titik aktif terpantau melalui sembilan persimpangan yang sudah terintegrasi dengan sistem tersebut.

Pemantauan di sejumlah simpang strategis, di antaranya Simpang Pahlawan, Tonjong, Pusaka, Graha, Kodim, Ramona, Lokasana, Simpang Rumah Sakit, dan Simpang Cirahong. Melalui ATCS, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung sekaligus mencatat volume kendaraan setiap hari.

Dishub juga memperbaiki fasilitas penerangan jalan umum di beberapa titik untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Perbaikan berlangsung setelah menerima laporan masyarakat terkait lampu jalan yang rusak.

Selain jalur utama, Pihaknya memprediksi lonjakan kendaraan terjadi di kawasan wisata selama libur Lebaran. Karena itu, pemerintah menyarankan pengelola destinasi menyiapkan area parkir tambahan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain jalur Jalatrang menuju Sukamulya serta kawasan Cisaga yang berpotensi ramai pengunjung. Kantong parkir tambahan juga akan telah siap di pusat kota Ciamis untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pihaknya berharap arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

(Mia)

Riak Ramadhan Tetap Ramai di Tengah Hujan, 30 Tahun Tradisi Ngabuburit Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Foto: Foto Riak Ramadan Ciamis (Istimewa)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras yang mengguyur kawasan Alun-Alun Ciamis tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pagelaran Riak Ramadhan. Panggung amal terbuka yang selalu hadir setiap bulan suci itu tetap berlangsung dan menjadi hiburan sekaligus sarana menyampaikan pesan kebaikan bagi warga yang menunggu waktu berbuka puasa.

Riak Ramadhan tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga menjadi tuntunan. Melalui panggung terbuka tersebut, panitia memberi ruang bagi berbagai kalangan untuk menampilkan kreativitas seni, mulai dari sanggar, sekolah, pesantren, hingga komunitas masyarakat.

Baca Juga: Dari Silaturahmi Jadi Aksi Sosial, Alumni SMPN 1 Ciamis Angkatan 1989 Berbagi di Bulan Puasa

Pada tahun 2026, panitia menjadwalkan sebanyak 38 kelompok untuk tampil dalam pagelaran yang berlangsung dari 9 hingga 17 Maret 2026. Setiap hari, pertunjukan digelar selepas salat Asar hingga menjelang waktu berbuka puasa, sehingga menjadi salah satu agenda ngabuburit yang paling ramai di pusat kota.

Koordinator Keluarga Galuh Budaya, Noer JM, mengatakan Riak Ramadhan telah memasuki usia ke-30 sejak pertama kali terselenggara pada tahun 1996. Selama tiga dekade, kegiatan tersebut terus hidup dan menjadi bagian dari tradisi Ramadhan masyarakat Ciamis.

“Memasuki usia ke-30 tahun, Riak Ramadhan tetap hidup dan terus mengalir. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, penonton selalu ramai. Peserta yang ingin tampil juga banyak, bahkan harus antre karena waktu pentas terbatas, hanya dari setelah Asar sampai menjelang berbuka,” ujar Noer.

Dukungan dari Sponsor

Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini terasa berbeda karena sejumlah sponsor ikut mendukung kegiatan melalui stand produk yang ikut meramaikan area pagelaran. Dukungan tersebut harapannya mampu menjaga keberlangsungan Riak Ramadhan agar semakin berkembang.

Para penggiat berharap pemerintah daerah dan pihak swasta terus memberikan dukungan. Sehingga kegiatan seni dan sosial ini dapat berjalan setiap tahun.

Selain menampilkan pertunjukan seni, Riak Ramadhan juga beriringan dengan kegiatan sosial seperti santunan. Kemudian juga pembagian takjil, serta buka puasa bersama yang melibatkan masyarakat.

“Selama kebersamaan ini tetap terjaga, kami berharap Riak Ramadhan akan terus hadir dan mengalir. Kemudian selalu menjadi tradisi yang selalu menghidupkan suasana Ramadhan di Ciamis,” pungkasnya.

(Mia)