spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 26

Jangan Dipaksa Puasa Penuh, Dinkes Ciamis Ingatkan Cara Aman Anak Belajar Puasa

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ilustrasi Anak Belajar Puasa (WEB)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mengingatkan para orang tua agar memperhatikan kondisi fisik anak saat mulai belajar berpuasa di bulan Ramadan. Anak yang baru menjalankan puasa membutuhkan asupan gizi seimbang, waktu istirahat cukup, serta pengawasan orang tua agar tetap sehat selama menjalankan ibadah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Ciamis, dr. Eni Rochaeni, menjelaskan bahwa orang tua harus memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi saat sahur. Menu sahur harus mengandung karbohidrat seperti nasi atau roti, protein dari telur atau ayam, serta dilengkapi sayur dan buah agar kebutuhan energi anak terpenuhi selama berpuasa.

Baca Juga: Agar Puasa Tetap Sehat, Dinkes Ciamis Sarankan Batasi Gorengan Saat Berbuka

“Selain makanan, kebutuhan cairan juga harus terpenuhi. Orang tua perlu memastikan anak minum cukup air saat sahur dan berbuka. Tujuannya untuk mencegah dehidrasi saat menjalankan aktivitas di siang hari,” jelasnya, Selasa (10/3/2026)

dr. Eni menegaskan orang tua tidak boleh memaksakan anak langsung berpuasa penuh hingga magrib, terutama bagi anak yang baru belajar. Anak dapat memulai dengan puasa setengah hari, kemudian secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan tubuhnya.

Ia juga menyarankan anak mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat selama berpuasa. Waktu istirahat yang cukup sangat penting agar kondisi tubuh tetap bugar dan tidak mudah lemas.

Orang tua harus selalu memperhatikan kondisi anak selama berpuasa. Jika anak terlihat pucat, pusing, atau lemas, orang tua sebaiknya menghentikan puasa dan segera memberi asupan makanan dan minuman.

Menurut dr. Eni, kesehatan anak harus menjadi prioritas utama. Sehingga proses belajar puasa dapat berjalan secara bertahap tanpa membahayakan kondisi tubuh.

(Irfansyahriza)

Tebing di Sukahurip Pangandaran Longsor Timpa Rumah

0
Pangandaran@fokusjabar.id
material tebing longsor di Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran (istimewa)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Tebing setinggi kurang lebih 10 meter longsor menimpa proyek pembangunan rumah relokasi eks penghuni Pasar Wisata (PW) Pangandaran. Bencana tersebut tepatnya di wilayah Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

‎‎Pantauan di lokasi Selasa, (10/3/2026) menunjukkan material tebing merosot ke bawah menimpa bangunan rumah yang sedang di bangun pihak ketiga hingga rusak parah.

‎Bebatuan berukuran jumbo merangsek masuk ke dalam bangunan rumah. Material bangunan seperti asbes, kayu hingga pondasi nampak hancur di hantam batu raksasa tersebut.

Baca Juga: Evaluasi Program MBG, Satgas Pangandaran Libatkan DLH, Dinkes, dan Disdik

‎Tebing longsor di kawasan tersebut terjadi di tiga titik lokasi yang jaraknya tidak jauh dari bangunan rumah.

‎Berdasarkan informasi yang di himpun, sebanyak 152 unit rumah berukuran 6×4 meter masih dalam proses pembangunan. Masing-masing rumah dengan biaya sebesar Rp20 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 Pangandaran.

‎Oda (60) penerima manfaat mengatakan, kejadian longsor terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 sekitar pukul 15:00 WIB. Saat sebelum kejadian terdengar suara pergeseran tanah.

‎”Pas pertama ada suara peretek-peretek, orang yang di dalam rumah langsung pergi ke luar. Langsung kejadian longsor,” kata Oda di lokasi kejadian.

‎Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, hanya menghancurkan rumah miliknya yang sedang di bangun. Menurut Oda, pembangun rumah tersebut sudah mencapai 70 persen.

Baca Juga: KNPI Pangandaran Soroti Program MBG, Jangan Sampai Jadi Proyek Gagal

‎Oda mengaku bingung harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa atas peristiwa tersebut. “Kalau mau minta ganti harus minta sama siapa?,” katanya.

‎Saat ini, ia juga belum melaporkan peristiwa bencana tersebut kepada pihak manapun. Namun Oda bertekad akan menyelesaikan pembangunan tersebut menggunakan uang pribadinya hingga selsai, meski ia orang tidak mampu.

‎”Mungkin akan di bangun seperti semula. Kita mah tidak akan mundur, meski saya orang kecil,” ujarnya.

(Sajidin)

Agar Puasa Tetap Sehat, Dinkes Ciamis Sarankan Batasi Gorengan Saat Berbuka

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Agar Puasa Tetap Sehat, Dinkes Ciamis Sarankan Batasi Gorengan Saat Berbuka

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebiasaan mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa masih menjadi pilihan banyak masyarakat. Namum mengonsumsi gorengan secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama setelah perut kosong selama seharian berpuasa.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Ciamis, dr. Eni Rochaeni, menjelaskan makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan perut kembung, mual, hingga meningkatnya asam lambung ketika mengkonsumsinya saat berbuka.

Baca Juga: Riak Ramadhan Tetap Ramai di Tengah Hujan, 30 Tahun Tradisi Ngabuburit Ciamis

Menurutnya, penggunaan minyak goreng berulang kali juga dapat menghasilkan lemak trans yang berbahaya bagi tubuh.

“Lemak jenis tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol dan memperbesar risiko penyakit jantung jika mengkonsumsinya secara terus-menerus,” jelasnya, Selasa (10/3/2026).

Selain itu, gorengan umumnya memiliki kalori tinggi tetapi rendah nilai gizi. Kondisi tersebut dapat memicu kenaikan berat badan selama Ramadan apabila tidak berimbang dengan pola makan sehat dan aktivitas yang cukup.

Ia menyarankan masyarakat tetap boleh mengonsumsi gorengan, namun harus membatasi jumlahnya. Saat berbuka, masyarakat sebaiknya memulai dengan air putih dan buah-buahan agar tubuh lebih siap menerima makanan berat.

Godaan gorengan saat berbuka memang besar, tetapi masyarakat harus memilih mana yang lebih penting, kelezatan sesaat atau kesehatan tubuh.

(Irfansyahriza)

7 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Penderita Kanker

0
penderita kanker fokusjabar.id
Makanan sehat bagi pasien kanker

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Asupan nutrisi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perawatan pasien kanker. Selain menjalani terapi medis seperti kemoterapi, radioterapi atau operasi, pola makan yang tepat dapat membantu tubuh tetap kuat selama proses pengobatan.

Tenaga medis umumnya menekankan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang bagi pasien kanker.

BACA JUGA:

Kenali Gejala Penyakit Campak dan Cara Mencegah Penularannya

Tubuh membutuhkan protein, vitamin, mineral, serat serta antioksidan untuk membantu memperbaiki jaringan yang rusak dan mempertahankan daya tahan tubuh.

Pemenuhan nutrisi yang baik juga berperan dalam menjaga energi pasien. Karena itu, makanan yang di konsumsi di anjurkan tidak hanya mudah di cerna. Namun juga memiliki kandungan gizi yang cukup untuk mendukung aktivitas serta proses pemulihan.

Berikut jenis makanan yang kerap di rekomendasikan bagi penderita kanker.

  1. Buah dan sayuran segar

Buah dan sayuran di kenal sebagai sumber utama vitamin, mineral serta serat yang penting bagi tubuh. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Beberapa jenis sayuran seperti brokoli, kubis dan wortel sering di anjurkan karena kaya nutrisi. Selain itu, buah beri seperti stroberi dan blueberry juga di kenal memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

  1. Ikan berlemak

Jenis ikan seperti salmon, makarel dan sarden mengandung protein serta asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi tubuh.

Nutrisi tersebut dapat membantu mengurangi peradangan sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Selain memberikan nutrisi penting, konsumsi ikan juga dapat membantu mempertahankan massa otot yang sering menurun selama pasien menjalani terapi kanker.

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan makanan dengan kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Bahan pangan ini menyediakan protein, serat serta lemak sehat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh.

Almond, kacang tanah dan kacang mete sering di jadikan pilihan camilan sehat. Produk seperti selai kacang tanpa tambahan gula juga dapat menjadi sumber kalori tambahan.

BACA JUGA:

Apakah Gosok Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

  1. Sumber karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks berperan penting dalam menyediakan energi bagi tubuh. Makanan seperti kentang, ubi jalar, jagung dan gandum utuh dapat membantu menjaga stamina selama proses pengobatan.

Jenis karbohidrat ini juga membantu tubuh menyimpan cadangan energi yang di perlukan untuk aktivitas sehari-hari.

  1. Sumber protein berkualitas

Protein memiliki peran penting dalam proses perbaikan jaringan tubuh yang rusak akibat penyakit maupun terapi kanker.

Beberapa sumber protein yang di anjurkan antara lain, daging tanpa lemak, ikan, telur serta kacang-kacangan.

Konsumsi protein yang cukup juga membantu menjaga kekuatan otot dan mendukung proses pemulihan tubuh.

  1. Lemak sehat seperti minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan. Selain itu, minyak ini juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Penggunaannya sebagai pengganti lemak jenuh dalam masakan sehari-hari kerap di anjurkan untuk menjaga kesehatan.

  1. Teh hijau

Teh hijau di kenal mengandung antioksidan bernama katekin, yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Dengan menjaga pola makan yang seimbang dan bergizi, penderita kanker di harapkan dapat mempertahankan kondisi tubuh tetap stabil selama menjalani perawatan serta proses pemulihan.

(Jingga Sonjaya)

Tetap Aktif di Bulan Ramadan, Ini Panduan Olahraga dan Pola Hidup Sehat dari Disbudpora Ciamis

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot : Kadisbudpora Kabupaten Ciamis Dian Budiana

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momen meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuh dengan pola hidup seimbang. Meski umat muslim menjalankan puasa dengan menahan lapar dan haus sepanjang hari, masyarakat tetap harus menjalankan aktivitas kerja, sekolah, dan kegiatan lainnya secara normal. Kondisi tersebut menuntut setiap orang untuk mengatur pola makan, aktivitas, serta olahraga agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.

Terlebih menjelang akhir bulan ramadan, kondisi tubuh secara alami menyesuaikan dengan pola makan saat menjalankan puasa. Ada yang terbiasa, namun tidak sedikit juga yang mengalami penurunan kondisi fisik saat menjalankan puasa karena pola aktifitas yang tidak sehat.

Baca Juga: Riak Ramadhan Tetap Ramai di Tengah Hujan, 30 Tahun Tradisi Ngabuburit Ciamis

Menyikapi hal itu Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kebugaran dengan cara yang aman dan terukur.

Ia menilai olahraga tetap penting selama Ramadan, namun masyarakat harus memilih waktu dan jenis aktivitas yang tepat agar tubuh tidak mengalami kelelahan maupun dehidrasi.

Menurut Dian, masyarakat sebaiknya melakukan olahraga ringan dengan durasi sekitar 20 hingga 30 menit per sesi, dengan frekuensi tiga sampai lima kali dalam seminggu. Ia menyarankan masyarakat memilih waktu menjelang berbuka puasa sekitar 30 sampai 60 menit sebelumnya, atau setelah berbuka dan salat tarawih. Waktu tersebut memungkinkan tubuh segera mendapatkan asupan cairan setelah beraktivitas.

Ia juga menekankan pentingnya memilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan santai, yoga, pilates, atau bersepeda santai. Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat memicu kelelahan berlebihan dan meningkatkan risiko dehidrasi, terutama jika dilakukan lebih dari satu jam.

Selain itu, masyarakat harus memperhatikan tanda-tanda tubuh yang membutuhkan istirahat. Jika muncul gejala seperti pusing, pandangan berkunang-kunang, atau lemas berlebihan, seseorang harus segera menghentikan aktivitas dan beristirahat.

Pengaturan Pola Aktivitas

Dalam menjaga kebugaran selama Ramadan, pengaturan pola aktivitas juga memegang peranan penting. Dian menyarankan masyarakat menyesuaikan jadwal kegiatan dengan waktu puasa, serta memastikan waktu tidur cukup agar energi tetap terjaga. Ia juga mengingatkan agar setiap orang memberi waktu istirahat yang cukup dan tidak memaksakan pekerjaan berat di siang hari.

Pola makan sehat juga menjadi kunci utama menjaga kondisi tubuh. Saat sahur dan berbuka, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Ia menyarankan masyarakat mengurangi makanan berminyak dan terlalu berat saat berbuka karena dapat membuat tubuh cepat lelah.

Selain makanan, kebutuhan cairan harus terpenuhi selama waktu tidak berpuasa. Minum air putih secara cukup pada malam hingga sahur membantu tubuh terhindar dari dehidrasi saat menjalankan aktivitas di siang hari.

Dian juga mengingatkan masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu agar berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjalankan olahraga atau aktivitas berat selama Ramadan. Ia menegaskan bahwa setiap orang harus mengenali kondisi tubuhnya sendiri dan tidak memaksakan diri ketika merasa lelah atau kurang sehat.

Melalui pengaturan olahraga, aktivitas, dan pola makan yang tepat, masyarakat tetap dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar. Sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan.

(Irfansyahriza)

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Sentuh Rp17 Ribu di Tengah Gejolak Ekonomi Global

0
Nilai tukar rupiah fokusjabar.id
Nilai tukar rupiah melemah (foto: @/iPopBase on X)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026.

Mata uang Indonesia tersebut tercatat bergerak melemah hingga menyentuh kisaran Rp17 ribu per dolar AS, sebuah level yang menjadi perhatian pelaku pasar karena mencerminkan tekanan terhadap stabilitas nilai tukar.

BACA JUGA:

Jelang Rilis Suku Bunga Acuan AS, Rupiah Drop ke Rp14.290

Pada awal perdagangan hari ini, rupiah di laporkan di buka di sekitar Rp17.001 per dolar AS. Angka tersebut menandai bahwa rupiah telah menembus ambang psikologis Rp17.000, level yang selama ini di pantau ketat oleh pelaku pasar dan analis karena sering di anggap sebagai batas penting dalam pergerakan kurs.

Pelemahan tersebut sekaligus memperpanjang tren penurunan nilai tukar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, rupiah masih berada di kisaran Rp16.905 hingga Rp16.930 per dolar AS, sebelum akhirnya kembali melemah dan bergerak ke level yang lebih tinggi terhadap dolar.

Sejumlah pengamat pasar menilai, pergerakan rupiah tidak terlepas dari situasi ekonomi global yang masih di liputi ketidakpastian.

Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah di sebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar internasional.

Situasi tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak dunia. Yang pada akhirnya berdampak pada pasar keuangan global.

Bagi Indonesia, kondisi ini memiliki konsekuensi tersendiri. Mengingat negara ini masih bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi.

BACA JUGA:

AS-Cina Menegang, Rupiah Ditutup Melemah

Kenaikan harga energi biasanya meningkatkan tekanan terhadap neraca perdagangan dan nilai tukar negara pengimpor minyak.

Kondisi tersebut kemudian memengaruhi persepsi risiko investor terhadap mata uang negara berkembang. Termasuk rupiah.

Di sisi domestik, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada perubahan outlook kredit Indonesia oleh Fitch Ratings dari stabil menjadi negatif.

Penilaian tersebut memicu sikap lebih berhati-hati dari sebagian investor dalam menempatkan dana di pasar keuangan Indonesia.

Perubahan pandangan dari lembaga pemeringkat internasional sering kali menjadi salah satu indikator yang di perhatikan investor global.

Ketika risiko di anggap meningkat, sebagian investor cenderung mengalihkan aset ke instrumen yang di nilai lebih aman seperti dolar AS.

Dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, pelemahan rupiah memang terlihat berlangsung secara bertahap. Pergerakan tersebut mencerminkan respons pasar terhadap berbagai faktor eksternal maupun dinamika ekonomi domestik.

Meski demikian, kondisi nilai tukar tidak selalu mencerminkan keseluruhan kinerja ekonomi nasional.

Sejumlah indikator domestik, termasuk tingkat inflasi dan aktivitas ekonomi masih menunjukkan kondisi yang relatif stabil.

Arah pergerakan rupiah di perkirakan masih akan di pengaruhi perkembangan ekonomi global serta sentimen investor terhadap kebijakan ekonomi dalam negeri.

Pelaku pasar pun terus memantau dinamika geopolitik dan kondisi pasar keuangan internasional yang dapat memengaruhi stabilitas nilai tukar.

(Jingga Sonjaya)

Bupati Garut Hadiri Launching Jembatan Garuda di Malangbong

0
Jembatan Garuda fokusjabar.id
Jembatan Garuda

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai menghadiri launching 200 Titik Jembatan Garuda yang di pimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) secara daring, Senin (9/3/2026) kemarin.

Peresmian untuk wilayah Kabupaten Garut di pusatkan di Kampung Cisaat Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong.

BACA JUGA:

Bupati Garut Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas

Pembangunan jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis TNI AD untuk memperkuat infrastruktur perdesaan dan aksesibilitas masyarakat di wilayah terpencil.

Bupati Garut mengungkapkan rasa syukur dan bahagia atas rampungnya pembangunan jembatan yang telah lama di nantikan warga Desa Cisitu.

“Masyarakat Kampung Cisaat hari ini mendapatkan kebahagiaan dengan di resmikan jembatan Garuda. Jembatan ini menghubungkan bagian dari desa agar mobilitas, khususnya anak sekolah yang menimba ilmu agar perjalananya lebih lancar, aman dan menyenangkan serta membantu kegiatan untuk warga masyarakat lainnya,” kata Syakur.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI dan institusi TNI atas perhatian besar terhadap pembangunan di pelosok Garut.

Kegembiraan serupa di rasakan oleh warga setempat. Neni, salah seorang warga Kampung Cisaat, menceritakan kondisi sebelum adanya bantuan Jembatan Garuda.

Dulu, warga hanya mengandalkan jembatan sederhana yang terbuat dari kayu dan bambu yang kondisinya seringkali mengkhawatirkan.

“Alhamdulillah, sekarang kami sangat terbantu dengan adanya jembatan yang permanen dan kokoh ini. Mewakili warga Cisaat, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo dan Pak Kasad,” ungkapnya.

(Bambang Fouristian)