spot_imgspot_img
Minggu 9 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 26

137 Kepala SPPG Dicopot Bos BGN

0
BGN SPPG fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Sedikitnya 137 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di sejumlah daerah di copot Badan Gizi Nasional (BGN).

Upaya tersebut sebagai bagian dari penegakan disiplin dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BACA JUGA:

Kepala BGN: Program MBG tak Habiskan Seluruh Anggaran Negara

Kepala SPPG yang di copot karena terbukti melakukan pelanggaran. Mulai dari kasus keracunan makanan hingga dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan.

Menurut Kepala BGN, Sudaryono (Mas Dar), pencopotan di lakukan terhadap kepala SPPG yang tidak memenuhi standar operasional maupun melanggar integritas dalam menjalankan program MBG.

“Saya telah mencopot 137 kepala SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia. Yakni di Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, Sumatra Utara, Banten dan Jawa Tengah. Termasuk yang kemarin dapurnya di Semarang yang menimbulkan keracunan di SMKN 6 Semarang,” kata Mas Dar di kutip kontan.co.id, Selasa (4/8/2026).

BACA JUGA:

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Menurun

Kepala BGN menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi membahayakan penerima manfaat maupun merugikan keuangan negara.

“Kami zero tolerance terhadap keracunan, zero tolerance terhadap tindakan korupsi, hengki pengki, ngentik uang, dan lain-lain. Kami telah menyiapkan suatu sistem mekanisme di mana trust is good, but control is better,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengawasan, BGN tengah mengembangkan sistem pengawasan berbasis digital yang memungkinkan proses operasional di setiap SPPG di pantau secara lebih sistematis.

Sistem tersebut di harapkan mampu mempercepat deteksi terhadap berbagai pelanggaran di lapangan.

BACA JUGA:

Kepala BGN Larang SPPG Gunakan Bahan Pangan dan Energi Subsidi

Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan transparansi penyelenggaraan Program MBG dengan membuka akses informasi kepada orang tua, sekolah, dinas pendidikan, dinas kesehatan hingga pemerintah daerah.

Melalui sistem tersebut, para pemangku kepentingan nantinya dapat mengetahui menu makanan yang di sajikan setiap hari, kandungan gizinya, dapur penyedia makanan, identitas kepala SPPG yang bertanggung jawab hingga berbagai laporan atau keluhan yang muncul selama pelaksanaan program.

Sudaryono mengatakan, langkah penegakan disiplin yang di barengi penguatan sistem pengawasan dan keterbukaan informasi di harapkan dapat memperbaiki tata kelola Program MBG sekaligus meminimalkan risiko terulangnya kasus keracunan maupun penyimpangan dalam pengelolaan program.

(Bambang Fouristian)

President University Buka Beasiswa untuk Warga Sumedang

0
President University fokusjabar.id
Bupati Dony saat menerima Rektor President University, Handa Abidin (foto: sumedangkab.go.id)

SUMEDANG, FOKUSJabar.id: President University membuka kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Jabar) untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa.

Program tersebut menjadi salah satu upaya dalam memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi generasi muda di daerah.

BACA JUGA:

Lindungi Generasi Muda Dari Siber, Pemkab Sumedang Batasi Situs Anak Bawah 16 Tahun!

Melalui program ini, calon penerima beasiswa tidak hanya memperoleh bantuan biaya pendidikan. Namun juga fasilitas tempat tinggal selama menjalani masa perkuliahan.

Dukungan tersebut di harapkan dapat meringankan beban peserta sehingga dapat lebih fokus menempuh pendidikan.

Kesempatan ini di tujukan bagi warga Sumedang yang memiliki potensi akademik dan motivasi kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

President University juga membuka ruang bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Untuk mengikuti program beasiswa tersebut, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya, memiliki kemampuan berbahasa Inggris, kemampuan berpikir logis yang baik serta keinginan yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Beasiswa yang di berikan mencakup pembiayaan uang kuliah sekaligus biaya asrama selama menempuh pendidikan di President University.

Dengan demikian, penerima beasiswa dapat memperoleh dukungan pendidikan secara menyeluruh.

Program ini dapat di ikuti oleh pelajar Sumedang yang masih duduk di bangku SMA/SMK. Mulai dari kelas X hingga kelas XII.

Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 20 peserta asal Sumedang telah mengikuti proses seleksi wawancara.

President University juga memastikan bahwa proses seleksi tidak berhenti pada tahap pertama. Ke depan akan kembali membuka tahapan seleksi khusus bagi calon penerima beasiswa yang berasal dari Kabupaten Sumedang.

BACA JUGA:

Gandeng Politeknik Negeri Jakarta, Pemkab Sumedang Dorong Pelaku UMKM Makin Jago Kelola Keuangan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasinya terhadap langkah President University yang membuka peluang pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.

“Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi masyarakat Sumedang untuk meningkatkan harapan pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Saya berharap kesempatan ini dapat di manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.

Menurut Bupati Dony, sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi merupakan bagian penting dari pendekatan pentahelix dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dengan dunia pendidikan.

“Kami sangat terbuka untuk bekerja sama. Begitu juga President University yang membuka ruang kolaborasi dengan Kabupaten Sumedang,” kata Bupati Dony.

Rektor President University, Handa Abidin menjelaskan, pihaknya sedang melakukan kunjungan ke berbagai kabupaten dan kota di Indonesia untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang layak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

“Kami menawarkan program beasiswa kepada masyarakat Kabupaten Sumedang yang ingin melanjutkan kuliah di President University. Kami juga berkomitmen mendukung setiap pemimpin daerah yang progresif dan berkenan bekerja sama dengan kami,” ujar Handa.

Melalui program beasiswa tersebut, President University berharap semakin banyak SDM unggul dari Kabupaten Sumedang yang mampu berkembang dan memiliki daya saing. Baik di tingkat nasional maupun internasional.

(Jingga Sonjaya)

Umuh Muchtar Optimis Persib Kalahkan Persija

0
Umuh Muchtar persib fokusjabar.id
Manajer Persib, Umuh Muchtar. (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, memprediksi pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada laga semifinal Piala Presiden 2026 akan berlangsung ketat.

Pertandingan Persib kontra Persija di babak semifinal Piala Presiden 2026 ini, rencananya akan di gelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), pukul 15.30 WIB.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Optimistis Singkirkan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Menurut Umuh Muchtar, pertandingan kali ini memang hanya sebatas turnamen pramusim. Namun kedua kesebelasan pasti bakal berusaha untuk merah hasil maksimal untuk mendapatkan tiket ke babak final.

“Persib lawan Persija akan sangat seru,” kata Umuh Muchtar.

Umuh yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini berharap, pada pertandingan semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026, Mariano Peralta bisa tampil.

Kehadirannya di harapkan bisa menambah kekuatan skuad Maung Bandung. Apalagi pertandingan kali ini sangat menentukan untuk langkah ke babak selanjutnya.

“Mudah-mudahan Peralta juga bisa di mainkan, nanti gitu kan,” ucap Umuh Muchtar.

Meski demikian, Umuh Muchtar menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Igor Tolic dalam menyusun daftar susunan pemain (DSP). Karena, pelatih yang memahami kondisi dan kebutuhan tim, apalagi Peralta baru gabung beberapa hari.

“Cuma saya jangan sampai nanti Peralta pun juga takutnya cedera gitu ya. Nanti saya serahkan kepada pelatih, di Piala Presiden ini ya gak tahu pemainnya yang mana,” ujarnya.

BACA JUGA:

3 Tahun Menunggu, Faris Abdul Hafizh Pecah Telur

Kondisi tim Persib sendiri saat ini masih belum komplet, lantaran ada beberapa yang bergabung dengan Timnas Indonesia. Namun, Umuh optimis skuad Maung Bandung bisa tampil maksimal dan meraih kemenangan.

“Ya mudah-mudahan aja, dalam keadaan begini (belum komplet), dulu juga pernah menang gitu. Nah ini yang yang saya harapkan gitu ya,” pungkasnya.

(Arif)

Persib vs Persija di Bali, Ini Kata Dedi Kusnandar

0
Dedi Kusnandar Persib fokusjabar.id
Gelandang Persib, Dedi Kusnandar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar (Dado) memastikan siap menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Menurut Dedi Kusnandar, meski laga berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), skuad Maung Bandung siap untuk bertanding.

BACA JUGA:

3 Tahun Menunggu, Faris Abdul Hafizh Pecah Telur

Dado menuturkan, di manapun lokasi pertandingan di gelar, ia bersama rekan-rekannya selalu siap dan mengikuti keputusan yang di ambil oleh panitia penyelenggara Turnamen Pramusim Piala Presiden 2026.

“Di mana pun kami harus siap. Kami ikuti instruksi,” kata pemain yang menggunakan nomor punggung 11 ini.

Pertandingan semifinal ini di prediksi bakal berlangsung ketat. Terlebih kedua kesebelasan memiliki motivasi berlipat untuk bisa tampil di partai puncak Piala Presiden 2026.

Selain itu, pertemuan antara Persib dan Persija selalu memiliki gengsi yang berbeda di bandingkan dengan pertandingan lainnya.

Menurut Dado, Piala Presiden tetap menjadi bagian dari proses persiapan skuad Maung Bandung sebelum menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

Karena itu, pada pertandingan turnamen pramusim ini tim pelatih Persib Bandung lebih menitikberatkan pembentukan performa dan kekompakan tim di banding hasil semata.

“Kita tahu lawannya siapa. Pasti semua sudah tahu harus seperti apa dan harus bagaimana. Tapi pelatih menekankan bahwa ini pre-season. Target utama kami adalah persiapan tim, walau tentu kami juga punya target,” jelasnya.

BACA JUGA:

Persib Bertemu Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Dedi Kusnandar menyadari, laga ini hanya sebatas turnamen pramusim, namun ia memastikan bahwa ambisi meraih trofi tetap menjadi motivasi, meski proses membangun tim yang solid tetap menjadi prioritas utama.

“Pasti harapan semua pemain, pelatih, dan tim adalah pengin juara. Tapi kembali lagi, tujuan pra-musim adalah persiapan. Kalaupun nanti bisa juara, itu jadi bonus buat kami,” pungkasnya.

(Arif)

Balsa Sekulic Optimistis Singkirkan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

0
Balsa Sekulic fokusjabar.id
Balsa Sekulic (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Striker anyar Persib Bandung, Balsa Sekulic siap menampilkan permainan terbaiknya saat menghadapi Persija Jakarta pada laga semifinal Piala Presiden 2026.

Pertandingan antara juara Grup A dan runner up Grup B Piala Presiden 2026 ini rencananya akan di gelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), pukul 15.30 WIB.

BACA JUGA:

Persib Bertemu Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Pemain asal Montenegro ini menyadari, Persija merupakan salah satu tim kuat. Meski demikian, ia menilai skuad Maung Bandung juga di huni banyak pemain berkualitas.

Sehingga, Balsa Sekulic merasa optimis skuad Maung Bandung bisa tampil maksimal pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 dan melanjutkan perjalanan ke partai puncak.

“Saya mengharapkan ini akan jadi pertandingan yang bagus. Persija adalah tim yang punya kualitas tinggi. Tapi kami pun harus percaya dengan kualitas yang kami miliki. Jadi, saya harap kami bisa ke final,” kata Balsa Sekulic.

Sebelumnya pertandingan tersebut, skuad Maung Bandung memiliki waktu persiapan dan memulihkan kondisi fisik usai menyelesaikan fase grup.

Menurutnya, dalam jeda pertandingan dari fase grup ke semifinal di manfaatkan tim untuk beristirahat sekaligus mematangkan persiapan menghadapi pertandingan yang di prediksi akab berlangsung ketat.

“Waktu tambahan ini sangat penting untuk istirahat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi semifinal,” ujarnya.

Pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026, Persib di pastikan tidak akan di perkuat Rosembergne “Berguinho” da Silva dan Dion Markx yang masih menjalani pemulihan.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Senang Cetak Gol kontra Tampines Rovers

Meski begitu, Balsa Sekulic menegaskan seluruh pemain siap berjuang agar skuad Maung Bandung bisa meraih kemenangan dan mendapatkan tiket ke partai final.

“Saya menyesalkan Berguinho dan Dion tidak bisa bermain. Tapi kami akan tetap melakukan yang terbaik yang bisa kami capai,” tegasnya.

(Arif)

Pemkot Tasikmalaya Canangkan BIAS 2026, Target Cakupan Imunisasi Anak Tembus 95 Persen

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi memegang anak dan dr. Elvira Kamarrow Putri, sedang menyuntik Imunisasi Anak saat pencanangan program BIAS di SDN Dadaha Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mengawali gelaran Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2026 sebagai perisai perlindungan anak-anak dari ancaman berbagai penyakit berbahaya.

Agenda pencanangan BIAS berlangsung secara seremonial di SDN Dadaha, Jalan Lingkar Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Gelontorkan Rp47 Miliar untuk Perluas Kepesertaan JKN Lewat Program JAGA-JKN

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan meresmikan langsung program tersebut bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Asep Hendra. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Rojab Riswan Taufik, Kadis Kominfo Amran Saefullah, Ketua TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri, serta tim medis program BIAS 2026.

Melalui program ini, tim medis menyuntikkan vaksin Measles Rubella (MR), Difteri Tetanus (DT), Tetanus Difteri (Td), serta Human Papillomavirus (HPV) pada lengan para siswa.

Sebelum memulai tindakan imunisasi, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan bersama Ketua TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri terlebih dahulu menyapa murid-murid SDN Dadaha. Para siswa dan jajaran guru menyambut kedatangan mereka dengan antusiasme tinggi.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa program BIAS serentak sepanjang Agustus ini membidik kelompok pelajar sekolah dasar agar memperoleh imunitas kuat dari serangan penyakit infeksi.

Daya Tahan Tubuh yang Prima, Jauh dari Ancaman Penyakit

Ia membeberkan bahwa sasaran program mencakup pemberian vaksin MR untuk murid kelas 1 dan 2 SD/sederajat, serta vaksin HPV pencegah kanker serviks khusus bagi siswi kelas 5 atau anak berusia 11 tahun.

“Pemberian vaksin ini, nantinya akan berlangsung langsung di sekolah dan madrasah masing-masing. Dengan bekerja sama pihak puskesmas setempat, sebagai tim medis saat proses suntik,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan Senin (3/8/2026).

Viman optimistis lewat suntikan imunisasi ini, para pelajar mengantongi daya tahan tubuh yang jauh lebih prima. Sehingga terhindar dari berbagai ancaman penyakit.

“Tentu kesehatan dan sektor pendidikan itu tidak bisa terpisahkan. Keduanya harus terpenuhi dengan baik, Anak-anak yang sehat dan kuat akan lebih siap untuk mengikuti pelajaran di kelas. Terlebih anak yang pintar akan berkontribusi dalam kemajuan pembangunan sumberdaya manusia,”ujarnaya.

Guna mengoptimalkan proteksi anak secara menyeluruh, Pemkot Tasikmalaya memasang target capaian imunisasi tahun 2026 melampaui angka 95 persen.

“Program BIAS ini berangsung secara nasional. Sebagai bentuk preventif atau pencegahan dari sejumlah penyakit yang dapat di cegah dengan cara imunisasi yang para siswa dan pelajar tingkat SD sederajat terima,” paparnya.

“Dari BIAS Ini, anak-anak kita selamatkan dari sejumlah penyakit seperti Tuberkulosis, polio, difteri, pertusis, tetanus, hepatiti B, campak, rubella, serta pneumonia,”terang Viman Alfarizi.

Ia menambahkan, catatan data medis hingga pertengahan tahun 2026 menunjukkan angka cakupan imunisasi telah menembus 91 persen. Capaian ini melompat dari periode tahun 2025 yang berada di kisaran 80 hingga 91 persen.

“Sejauh ini, Pemkot Tasikmalaya sudah mendapat predikat zero doses. Sehingga perlu terus berlangsung program ini untuk menyasar seluruh anak supaya tumbuh kuat dan sehat. Dan dibutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari Dinas Pendidikan, jajaran Kesehatan, para Camat, TP-PKK, lurah serta seluruh elemen masyarakat,”pungkasnya.

(Seda)

Pemkot Tasikmalaya Gelontorkan Rp47 Miliar untuk Perluas Kepesertaan JKN Lewat Program JAGA-JKN

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kantor BPJS Kesehatan, Luncurkan Progam JAGA JKN, untuk keberlanjutan kebutuhan jaminan kesehatan masyarakat (ist Bpjs Kesehatan)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus menguatkan komitmen guna memperluas jangkauan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tengah masyarakat. Langkah ini mewujud melalui Penandatanganan Kesepakatan Bersama Program Jaringan Advokasi Gapai Aktivasi Jaminan Kesehatan Nasional (JAGA-JKN).

Kesepakatan ini mengandalkan langkah strategis untuk memperkokoh fungsi advokasi serta edukasi Program JKN, sehingga sanggup memacu kepesertaan aktif dan menjamin keberlanjutan penyelenggaraan JKN di Kota Tasikmalaya secara berkesinambungan.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Jadi Pelopor di Indonesia, Luncurkan TK Negeri Rakyat Gratis untuk 850 Anak

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Kgs. Hamdani, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus menguntumkan ucapan terima kasih atas terobosan Pemkot Tasikmalaya dalam menjamin proteksi kesehatan bagi warganya. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan hak konstitusional dan kebutuhan dasar bagi setiap elemen warga negara.

“Data yang ada, cakupan kepesertaan JKN saat ini di Kota Tasikmalaya mencapai 98,35 persen dengan angka keaktifan peserta sebesar 80,42 persen. Ini artinya, masih ada sebagian kecil masyarakat di Kota Tasikmalaya yang belum mendapatkan perlindungan kesehatan oleh BPJS Kesehatan,”Ungkap Hamdani dalam keterangan Senin (3/8/2026).

Hamdani membeberkan bahwa Pemkot Tasikmalaya menggelontorkan alokasi dana sebesar Rp47 miliar demi menjaga serta mendongkrak keaktifan peserta JKN. Kucuran anggaran tersebut bakal merangkul masyarakat yang hingga kini belum tersentuh jaminan program JKN.

“Alokasi anggaran ini, tentu kita berharap adanya dukungan dari semua pihak dan stakeholder khususnya kader-kader Posyandu dan tenaga Bidan yang bisa membantu mengedukasi tentang manfaat dan pentingnya progam JKN ke lapisan masyarakat,”terangnya.

Capaian Predikat Universal Health Coverage (UHC)

Hamdani menguraikan salah satu fokus utama program JAGA-JKN yakni mengawal capaian predikat Universal Health Coverage (UHC). Yakni prioritas yang telah mendekap Pemerintah Kota Tasikmalaya. Pihaknya meyakini interaksi intensif serta edukasi masif dari kader posyandu dan bidan di tengah warga sanggup mendongkrak literasi serta pemahaman publik terhadap jaminan kesehatan.

“Program JAGA JKN ini memiliki akselerasi dari program Gerakan Masyarakat Sehat (Gemas) yang diprogramkan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Ketika masyarakat mampu menjalankan hidup sehat dari program Gemas, maka kesehatan masyarakat pun akan terlindungi melalui program JKN ini,”paparnya.

“Dari kesepakatan bersama JAGA JKN ini, kita dapat menjadikan Kota Tasikmalaya lebih sejahtera. Terlebih semakin sehat masyarakatnya, dan sinergi ini menjadi legacy untuk masa depan kesehatan bagi semua,”imbuhnya.

Pada kesempatan sama, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan sinergi dan kolaborasi memegang peran kunci dalam menopang keberhasilan suatu program daerah. Lewat kesepakatan yang bergulir ini, seluruh jajaran berkomitmen memberikan payung perlindungan. Serta jaminan kesehatan bagi seluruh warga Tasikmalaya melalui program JAGA-JKN.

“Pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga status UHC Prioritas yang telah diraih Pemkot Tasikmalaya. Karenanya Progam Gemas harus berjalan beriringan dengan program JAGA JKN yang digelorakan Bpjs Kesehatan Cabang Tasikmalaya,”ungkap Viman Alfarizi.

Ia mengakui bahwa Pemkot Tasikmalaya telah mengunci alokasi anggaran puluhan miliar rupiah demi meng-cover seluruh warga yang belum terdaftar. Sehingga seluruh lapisan masyarakat mengantongi kepastian jaminan pelayanan kesehatan.

“Sinergi yang terajut antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan BPJS Kesehatan, diharapkan seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya dapat terlindungi Kesehatannya. Dan dukungan dari seluruh stakeholder, sangat kita butuhkan. Tentunya agar program JAGA JKN ini terus berkelanjutan untuk menjaga status UHC Prioritas Kota Tasikmalaya,”pungkasnya.

(Seda)