BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kota Bandung kembali mencuri perhatian nasional setelah resmi menjadi tuan rumah ajang bergengsi IBL All Star 2026. Kehadiran para bintang basket Indonesia ini menandai kembalinya euforia olahraga tersebut ke Kota Kembang setelah terakhir kali menyapa penggemar pada tahun 2012.
Penyelenggaraan IBL All Star di Bandung Arena membawa semangat baru bagi ekosistem olahraga dan hiburan kota. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan dukungan penuh terhadap acara ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat citra Bandung sebagai pusat kegiatan kreatif dan destinasi sport entertainment berskala nasional.
Baca Juga: IBL All Star Kembali ke Bandung, Bintang Basket Terbaik Tanah Air Siap Beraksi di GOR C-Tra Arena
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa IBL All Star merupakan panggung penting untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan antusiasme warga Bandung. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri welcome dinner IBL All Star 2026 di Pendopo Kota Bandung.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi pemain maupun masyarakat. Event ini menjadi momentum pembuktian bahwa Bandung siap menjadi pemimpin dalam industri sport entertainment,” ujar Farhan, Jumat (10/4/2026).
Rangkaian Kegiatan yang Menyentuh Komunitas
Pihak penyelenggara telah memulai rangkaian kegiatan sejak pertengahan Maret 2026 guna melibatkan masyarakat secara luas. Program seperti IBL Bandung Treasure Hunt, aktivasi di ruang publik, hingga agenda IBL Goes to School berhasil menjangkau berbagai lapisan komunitas, khususnya kalangan pelajar.
Farhan menilai budaya bola basket memiliki akar yang sangat kuat di kalangan generasi muda Bandung. Menurutnya, basket telah lama menempati tempat istimewa dalam kehidupan sosial anak muda di sekolah-sekolah Bandung.
“Kita semua mengenal istilah ‘anak basket’ di lingkungan sekolah. Ini membuktikan bahwa basket bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas anak muda Bandung,” tambah Farhan.
Konsep Baru: Basket Sebagai Pengalaman Seru
Direktur IBL, Junas Miradiarsyah, menjelaskan bahwa pihaknya merancang konsep IBL All Star 2026 agar lebih dari sekadar pertandingan satu hari. Ia ingin setiap penonton merasakan pengalaman basket yang menyeluruh melalui rangkaian aktivitas yang lebih panjang di ruang publik dan sekolah.
Junas memilih Bandung sebagai lokasi utama karena kota ini memiliki basis penggemar yang militan dan energi anak muda yang luar biasa. Dukungan dari Pemkot Bandung mempermudah IBL untuk menghadirkan acara yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak secara ekonomi.
“Bandung memiliki energi yang luar biasa. Kami melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi sejak rangkaian awal dimulai. Hal inilah yang meyakinkan kami untuk memboyong All Star kembali ke sini,” kata Junas.
Antusiasme Tinggi dan Tiket Ludes
Tingginya minat pecinta basket terlihat dari penjualan tiket yang kini sudah habis terjual (sold out). Sebanyak 4.500 penonton akan memadati Bandung Arena di Jalan Cikutra untuk menyaksikan pertandingan utama pada Sabtu (11/4/2026).
Selain laga bintang, penonton juga akan menikmati berbagai hiburan menarik seperti celebrity game, kontes tembakan tiga angka (three-point contest), hingga aksi memukau dalam slam dunk contest. Melalui kolaborasi ini, Pemkot Bandung dan IBL berharap mampu memperkuat ekosistem industri kreatif dan olahraga di Jawa Barat secara berkelanjutan.
(Jingga Sonjaya)



