spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lima Rumah Hangus Terbakar di Tasikmalaya, Gerindra Desak Pengadaan Mobil Damkar

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musibah kebakaran yang menghanguskan lima rumah panggung di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, mendesak Fraksi Gerindra DPRD untuk mengambil langkah tegas. Pihaknya meminta pemerintah daerah segera mempercepat pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan.

Fraksi Gerindra akan memperjuangkan alokasi anggaran tersebut dalam pembahasan RAPBD 2027 demi mempercepat waktu respons, khususnya di wilayah-wilayah yang berjarak jauh dari pusat pemerintahan.

Baca Juga: Tanpa Beras dan Terigu, Kader PKK Kota Tasikmalaya Sulap Umbi-umbian Jadi Menu Modern

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana, menegaskan bahwa ketersediaan armada damkar di tingkat kecamatan harus masuk daftar prioritas anggaran daerah. Penempatan unit damkar yang merata akan membantu petugas mengendalikan kobaran api secara cepat sekaligus menekan risiko perambatan ke bangunan sekitar.

“Fraksi Gerindra sangat mendorong pengadaan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan. Kami bahkan di Komisi III sudah membahas lebih mendalam terkait pengadaan mobil pemadam kebakaran ini. Komisi III juga merekomendasikan secara tegas agar 2027 nanti harus ada pengadaan mobil damkar,” tegas Usman.

Chronologi Kebakaran dan Penyaluran Bantuan Korban

Gelombang desakan ini mengemuka menyusul musibah hebat yang menerjang Kampung Cigupit, Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Senin (12/10/2026). Amukan si jago merah meratakan lima rumah panggung milik warga dan merusak dua bangunan lainnya.

Peristiwa pilu ini langsung memantik kepedulian CNY Foundation untuk turun ke lapangan. Pembina CNY Foundation, Cecep Nuryakin, mendatangi lokasi bencana bersama jajarannya guna menyalurkan bantuan bagi para korban.

Pihaknya menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta kepada masing-masing dari lima pemilik rumah yang kehilangan tempat tinggal, yakni Adin (52), Saodah (57), Kosim (44), Saepuloh (56), dan Maman Ruhiman (31). Sementara itu, dua warga yang rumahnya terdampak menerima bantuan masing-masing Rp500 ribu.

Yayasan tersebut juga membagikan seragam sekolah untuk anak-anak, pakaian layak pakai, serta beras hasil donasi masyarakat.

“Alhamdulillah, kami dapat memberikan bantuan kepada lima orang korban yang rumahnya habis terbakar, termasuk dua orang warga yang terdampak kebakaran,” kata Cecep, Rabu (14/10/2026).

Evaluasi Sistem Penanggulangan Bencana Daerah

Cecep, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, menilai tragedi Bojonggambir harus menjadi momentum evaluasi total bagi pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi bencana.

Ia menyoroti keterbatasan jangkauan armada damkar saat ini, terutama untuk melayani kecamatan-kecamatan terpencil. Cecep mencatat rentetan kasus kebakaran di wilayah Tasikmalaya—seperti di Desa Parumasan dan Cukangkawung (Kecamatan Sodonghilir), serta Desa Girimukti dan Desa Pedangkamulyan (Kecamatan Bojonggambir) membutuhkan penanganan teknis yang konkret.

“Konkret kami, dalam momentum pembahasan APBD 2027, sudah saatnya pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan,” ujarnya.

Imbauan Kewaspadaan Mandiri bagi Masyarakat

Di samping memperjuangkan pengadaan sarana fisik, Cecep mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan mandiri terhadap potensi pemicu kebakaran. Langkah pencegahan sederhana seperti memeriksa instalasi listrik, kompor gas, dan tungku kayu sebelum meninggalkan rumah sangat penting untuk mencegah bencana.

“Kami juga berpesan kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati ketika mau meninggalkan rumah. Cek listrik, kompor gas, dan tungku yang dapat menyebabkan kebakaran,” katanya.

Saat meninjau lokasi bencana, Cecep hadir bersama Kepala Desa Pedangkamulyan, Romansyah, serta pengurus APDESI Kecamatan Bojonggambir.

Kini, usulan pengadaan mobil damkar di tiap kecamatan menjadi salah satu poin utama yang diperjuangkan Fraksi Gerindra dalam penyusunan RAPBD 2027. Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya meluluskan usulan ini demi memberikan perlindungan maksimal bagi warga dari ancaman kebakaran.

(Farhan K)

spot_img

Berita Terbaru