CIAMIS,FOKUSjabar.id: Bangunan rumah bagian tengah dan kamar milik Edi Rosidin (49) di Dusun Batukurung, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ambruk pada Rabu (28/10/2026).
Kondisi struktur bangunan yang sudah lapuk termakan usia serta ketiadaan perbaikan selama bertahun-tahun memicu kerobohan bagian rumah warga Desa Kawasen tersebut.
Baca Juga: Herdiat Tegaskan Pengelolaan Keuangan Desa Jadi Benteng Integritas Ciamis
Peristiwa ambruknya atap rumah ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, pemilik rumah harus menanggung kerugian materiil yang menembus angka Rp50 juta.
Bangunan Roboh Saat Hujan Deras Mengguyur
Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Uju Suparman, menjelaskan bahwa bagian tengah dan kamar rumah korban mendadak roboh saat hujan deras mengguyur wilayah Banjarsari pada siang hari.
“Saat hujan deras tiba tiba bangunan rumah itu ambruk,”katanya. Rabu (28/10/2026).
Akibat musibah ini, Uju menegaskan bahwa korban sangat memerlukan ulur tangan dan bantuan dari berbagai pihak untuk meringankan beban pascabencana.
“Pemilik rumah saat ini membutuhkan logistik kedaruratan, terpal, makanan anak, family kit dan kasur lipat,”katanya.
Korban Mengungsi ke Ruang Dapur dan Gudang
Uju menuturkan bahwa kerusakan parah pada bagian tengah dan kamar membuat area tersebut tidak aman lagi bagi penghuni rumah. Ancaman bahaya ambruk susulan masih mengintai area lokasi.
“Penghuni rumah saat malam hari terpaksa di ruangan gudang dan dapur yang masih bisa ditempati,”ungkapnya.
Saat ini warga beserta petugas relawan terus bergotong royong membantu pemilik rumah mengamankan sisa perabotan yang selamat dari reruntuhan bangunan.
(Husen Maharaja)



