TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmen nyata memajukan UMKM di wilayah Priangan Timur.
Melalui Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif (BOEMkraf), PKS Jawa Barat menghadirkan ekosistem pembinaan terpadu. Langkah ini bertujuan menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah.
Baca Juga: Unik! Program Mang Sabers di Tasikmalaya Ajak Warga Bersedekah Sampah Setiap Selasa
PKS menggelar pertemuan koordinasi pengurus BOEMkraf se-Priangan Timur di Cordela Suites Hotel Tasikmalaya, Rabu (28/10/2026).
PKS mengambil peran aktif sebagai penyedia solusi atas berbagai tantangan usaha warga. Pembinaan mencakup pemasaran digital hingga akselerasi skala bisnis agar UMKM mampu naik kelas.
Hadirkan Dua Program Utama: Akademi Affiliator dan Inkubator Bisnis
Sekretaris Bidang BOEMkraf PKS Jawa Barat Deka menyampaikan penjelasan mengenai fokus pembinaan organisasi. PKS menyediakan pendampingan terstruktur yang membawa dampak langsung bagi warga.
“PKS ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses untuk berkembang. Kami memfasilitasi pendampingan intensif, baik bagi warga yang belum memiliki produk UMKM sendiri maupun pelaku usaha yang ingin memperbesar atau memperluas skala bisnisnya,”ungkap Deka Rabu (28/10/2026).
PKS menggerakkan ekonomi rakyat melalui dua program utama, yaitu Akademi Affiliator dan Inkubator Bisnis. Akademi Affiliator menyasar warga yang belum memiliki produk sendiri tetapi ingin meraih penghasilan digital.
“Kami lakukan pendampingan selama dua bulan, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memasarkan produk, menguasai strategi penjualan digital, serta turut membantu memperluas jangkauan pasar produk lokal,”ujarnya.
Omzet Peserta Melonjak Melesat hingga Rp17 Juta per Bulan
Peserta Akademi Affiliator BOEMkraf Batch 1 asal Tasikmalaya, Rahma, membagikan pengalaman suksesnya. Setelah dua minggu mengikuti pelatihan, omzet usahanya melonjak dari Rp3 juta menjadi Rp17 juta per bulan.
Deka menegaskan pengalaman Rahma membuktikan potensi besar pemasaran digital dalam mendongkrak pendapatan warga.
“Melalui Akademi Affiliator, PKS Jawa Barat berupaya memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan digital yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan usaha,”jelas Deka.
Sementara itu, program Inkubator Bisnis membantu pemilik UMKM yang ingin memperbesar skala usahanya.
“Melalui pendampingan intensif selama enam bulan, kami mendampingi pemilik usaha dalam memperkuat pengelolaan bisnis, meningkatkan kualitas produk, serta mempersiapkan ekspansi pasar,”terang Deka.
Buka Ruang Kolaborasi demi Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Deka berharap program ini membantu UMKM tumbuh menjadi usaha yang profesional, kuat, dan berdaya saing tinggi.
“Dari kedua program ini, kita membuka ruang kolaborasi kepada masyarakat luas untuk bersama-sama memperkuat perekonomian rakyat. Akademi Affiliator membuka peluang bagi masyarakat untuk mulai memperoleh penghasilan melalui pemasaran digital, sementara Inkubator Bisnis mendukung pelaku usaha yang ingin meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usaha bisnisnya,”tegasnya.
Ia meyakini pembangunan ekonomi daerah terwujud optimal ketika warga mendapat kesempatan berkembang secara berkelanjutan.
“Melalui pembinaan yang terarah, kita ingin mengambil bagian dalam menghadirkan solusi ekonomi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan UMKM lokal, agar semakin berdaya saing, naik kelas, serta mampu menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan,”pungkasnya.
(Seda)



