spot_img
Jumat 12 Agustus 2022
spot_img
More

    Jelang Idul Adha Harga Minyak Goreng Kembali Normal

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Jelang hari raya Idul Adha, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali rutin memantau harga kebutuhan pokok di berbagai pasar dan toko modern. Terutama untuk memantau harga minyak goreng.

    Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengatakan, saat ini harga minyak goreng curah di pasaran sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp15.500 per kilogram atau Rp14.500 per liter.

    “Seperti di Pasar Kosambi harganya sudah sesuai HET. Kalaupun ada yang jual dengan harga tinggi, tapi kebanyakan sudah sesuai,” kata Meiwan pada Jumat (1/7/2022).

    BACA JUGA: Sopir Angkot Di Kota Bandung Kesulitan Gunakan Aplikasi Mypertamina

    Sedangkan untuk harga bahan pokok lainnya, Meiwan menyebutkan, masih terjadi lonjakan, terutama pada jenis cabai dan bawang merah. Seperti cabai rawit merah masih di angka Rp100.000 per kilogram.

    Sedangkan cabai merah keriting sudah turun di harga Rp65.000 per kilogram. Namun, masih ada beberapa pedagang yang menjual Rp100.000 per kilogram.

    “Untuk cabai merah tanjung juga sudah ada yang jual Rp65.000 per kilogram, tapi masih banyak yang menjual Rp95.000,” ucapnya.

    Selain itu, penjualan bawang merah pun masih beragam harganya dari satu pasar dengan pasar lain. Meiwan mengatakan, range harga bawang merah per kilogram mulai dari Rp40.000-Rp60.000.Sedangkan, telur ayam berada di kisaran harga Rp27.000-Rp30.000 per kilogram.

    “Kalau daging sapi sebenarnya masih sama dengan hari kemarin ya, di harga Rp130.000-Rp140.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam masih di angka Rp38.000 – Rp40.000 per kilogram,” ujarnya

    Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok masih diakibatkan karena faktor cuaca. Meski begitu, ia menjamin, stok kebutuhan bahan pokok akan tetap aman untuk Idul Adha mendatang.

    BACA JUGA: Ridwan Kamil Sambut Baik Rencana Pembelian Minyak Goreng Menggunakan PeduliLindungi

    “Sebenarnya kalau Idul Adha itu pembelian stok barang tidak seperti Idul Fitri. Kemungkinan besar saat Idul Adha itu kebutuhan lain yang mengalami peningkatan, seperti arang dan tusuk sate. Karena biasanya kan pada ‘nyate’ bareng ya,” katanya.

    (Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img
    spot_img