spot_img
Kamis 29 Februari 2024
spot_img
More

    Manfaat Orong-orong untuk Murai Batu

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Orong-orong atau Anjing tanah, Sesorok (sigasir) dalam bahasa sunda Ga’ang merupakan serangga berukuran sedang, berwarna coklat terang hingga gelap.

    Orong-orong memiliki kulit pelindung yang tebal (hidup di dalam tanah) dengan sepasang tungkai depan termodifikasi berbentuk cangkul untuk menggali tanah dan berenang.

    Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai mole cricket atau “jangkrik tikus mondok.” Semua anggotanya termasuk dalam keluarga Gryllotalpidae.

    BACA JUGA: 10 Manfaat Cacing Tanah untuk Murai Batu

    Serangga yang kadang-kadang ditemukan berlari cepat di sudut pekarangan rumah ini, bisa terbang hingga 8 km dalam musim kawin.

    orong-orong fokusjabar.id
    Orong-orong (foto web)

    Orong-orong muda memiliki sayap yang pendek. Hewan ini aktif pada malam hari (nokturnal) dan pada musim dingin melakukan hibernasi.

    Pada musim kawin, serangga ini dapat menghasilkan suara melalui mekanisme mirip jangkrik (dengan organ stridulasi), tetapi dengan suara yang jauh berbeda.

    Suaranya bersifat monoton, tanpa jeda dan amat mengganggu pendengaran.

    Jika lubang persembunyiannya didekati, Orong-orong akan berhenti bersuara dan kembali bersuara setelah merasa gangguan telah berlalu.

    Anjing tanah memakan segala, meskipun pada dasarnya adalah karnivora. Menunya, larva-larva serangga lain atau cacing. Bila kekurangan makanan, akan memakan akar dan rumput-rumputan.

    Serangga ini jarang nampak karena lebih suka bersembunyi dalam lubang dan aktif pada malam hari ketika mencari makan.

    BACA JUGA: 6 Manfaat Bawang Putih untuk Burung Murai Batu

    Habitat yang disukainya ladang yang kering, pekarangan serta lapangan rumput.

    Perannya dalam kehidupan manusia tidak terlalu penting. Hewan ini kadang-kadang digolongkan sebagai hama karena perilakunya merusak perakaran atau juga memakannya.

    orong-orong fokusjabar.id
    Murai batu (foto web)

    Di Asia Timur, serangga ini kadang-kadang digoreng dan disantap. Pemelihara burung juga menjadikan orong-orong sebagai bagian pakan tambahan/Extra Fooding (EF) untuk mendongkrak stamina dan mental burung kicau. Salah satunya, Murai Batu (MB).  

    Orong-orong memiliki kandungan protein cukup tinggi, sehingga sering dimanfaatkan sebagai pakan untuk hewan peliharaan, khususnya burung MB.

    BACA JUGA: 7 Cara Atasi Burung Murai Batu Over Birahi

    Murai Batu merupakan burung pemakan serangga yang membutuhkan protein dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

    Kekurangan asupan protein harian akan membuat Murai Batu lesu, kurang sehat dan tidak mau berkicau.

    Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, pemberian pakan yang tepat sangat penting untuk perkembangan dan pemeliharaan burung Murai Batu (MB).

    Salah satunya, Cacing Tanah karena memiliki banyak manfaat untuk Kesehatan sekaligus performa kicauan Murai Batu.

    Konon di negara Singapura, Cacing Tanah merupakan makanan utama yang diberikan setiap hari untuk MB.

    Berikut beberapa manfaat Cacing Tanah:

    1. Meredam Emosi Murai Batu

    Cacing Tanah sangat cocok untuk burung MB yang sering dilombakan karena bisa meredam emosi.

    Memberikan cacing pada H-1 lomba akan membuat emosi MB menjadi lebih stabil. Dengan begitu, bisa mengontrol emosinya ketika bertemu dengan lawan di arena lomba.

    2. Penyetabil Birahi Murai Batu

    Selain untuk meredam emosi, juga penyetabil kondisi birahi. Jika kicaumania mempunya MB yang birahinya gampang naik (over birahi), berikan cacing Tanah 2 kali dalam seminggu.

    Cacing Tanah juga sangat ampuh untuk menyembuhkan Murai Batu ngelowo karena over birahi.

    Dengan rutin memberikan cacing, kondisi birahi murai akan menjadi stabil dan mudah untuk diseting.

    3. Meningkatkan Power Murai Batu

    Cacing Tanah mengandung nutrisi yang sangat tinggi karena terdapat vitamin, mineral, zat besi, asam amino dan kalsium dengan konsentrasi tinggi.

    Bahkan, kandungan protein pada cacing mencapai 60-70 persen di dalam tubuhnya.

    Selain itu, kandungan asam amino dalam cacing tanah mencapai 78-79 gram tiap liter.

    Lebih mengejutkannya lagi, cacing merupakan bahan utama yang dijadikan sebagai makanan bernutrusi tinggi di Cina.

    4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

    Mengingat kandungan nutrisi yang terkandung dalam Cacing Tanah sangat tinggi, sehingga sangat  bagus untuk sistem kekebalan tubuh Murai Batu.

    (Bambang Fouristian/berbagai sumber)

     

    Berita Terbaru

    spot_img