JAKARTA,FOKUSJabar.id: Komika sekaligus musisi Hifdzi Khoir resmi meluncurkan album penuh perdananya bertajuk “Jalan Kaki”. Karya ini merangkum narasi perjalanan hidupnya, mulai dari pencarian cinta, dinamika keluarga, karier, pertemanan, hingga berbagai perenungan batin lainnya.
Hifdzi memilih judul “Jalan Kaki” karena aktivitas tersebut menjadi sumber inspirasi utama lahirnya ide lagu, lirik, dan nada. Ia mengibaratkan album ini seperti momen saat seseorang berjalan kaki; terkadang mengalir tanpa arah, tersesat di gang buntu, hingga akhirnya menemukan jalan pulang.
Baca Juga: ABG Hadirkan Ledakan Punk Alternative lewat Album “Akbar Bagus Giox”
“Momen tersesat dan mencari arah pulang itu tergambar jelas dalam lagu-lagu di album ini,” ungkap Hifdzi.
Eksplorasi Genre dan Kolaborasi Luas
Album ini memuat total 11 trek yang menggabungkan empat single lama dengan tujuh materi baru. Hifdzi menawarkan warna musik yang sangat beragam, mulai dari pop, oldies-melayu, city-pop ala 80-an, balada, dangdut, hingga rock alternatif.
Ia juga menggandeng sederet kolaborator lintas warna, di antaranya Kicuy Aduy, Olski, Nadeen Pribadi, Gusti Irwan Wibowo, hingga Orkes Pensil Alis. Beberapa materi bahkan lahir dari hasil improvisasi spontan saat Hifdzi merekam konten podcast atau sedang beraksi di atas panggung.
Jejak Warisan Mendiang Gusti Irwan Wibowo
Salah satu trek yang paling emosional adalah lagu “Sahabat Lama”. Awalnya, proyek ini terancam berhenti setelah kolaboratornya, Gusti Irwan Wibowo, meninggal dunia. Namun, tim menemukan file draf lagu beserta rekaman vokal asli Gusti di dalam laptop almarhum.
Musisi Yehezkiel Petrus kemudian melanjutkan pengerjaan lagu tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir. “Mungkin ini legacy dari Gusti buat aku. Ternyata ia sudah merekam drafnya, sehingga proyek kolaborasi ini bisa tetap lanjut,” cerita Hifdzi.
Proses Produksi dan Rencana ke Depan
Dalam proses kreatifnya, Hifdzi memercayakan posisi produser kepada Dicki Mahardika dari Kitten Records. Dicki menggarap seluruh proses produksi, mulai dari aransemen hingga mixing dan mastering, yang seluruhnya berpusat di Yogyakarta.
Album “Jalan Kaki” sendiri telah menyapa pendengar secara digital pada 2 Mei 2026, dengan rencana perilisan format fisik dalam waktu dekat. Pasca peluncuran, Hifdzi menargetkan penyelenggaraan showcase skala kecil di Jakarta dan Bandung, serta konser kolaborasi besar di Yogyakarta bersama Orkes Pensil Alis dan Olski. Selain itu, ia tengah mempersiapkan dua video klip untuk melengkapi visualisasi album perdananya ini.
(Alpin Dulag)


