BEKASI,FOKUSJabar.id: Seorang guru ngaji, Ujang Beni Ambari tega memperkosa muridnya yang berusia 15 tahun berkali-kali di dalam masjid di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Aksi bejat ujang itu terjadi di kamar marbut di dalam masjid di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada 11 Mei 2021. Mulanya, pelaku datang ke rumah korban pada pukul 00.00 WIB.
“Kan Ujang sebagai marbut dan pengajar ngaji, (korban) di jemput dan langsung (di antar) ke masjid,” kata Kanit Reskrim Polsek Setu Iptu Kukuh Setio Utomo, Senin (17/5/2021).
Selama di perjalanan, korban di iming-imingi akan di beri mukena dan uang Rp 400 ribu. Setelah itu, korban di bawa ke dalam kamar marbut di dalam masjid.
BACA JUGA: Terungkap, Istri Aldi Taher Marah Karena Lagu Nisssa Sabyan
“(Pencabulan terjadi) di dalam masjid, ada kamar, samping mimbar,” kata Kukuh, seperti di lansir Detik.
Aksi guru ngaji itu terbongkar saat korban pulang ke rumahnya. Kakak korban curiga karena korban pulang pukul 01.00 WIB dan tanpa mengenakan pakaian dalam.
Korban kemudian bercerita kepada kakaknya terkait aksi pencabulan yang di lakukan guru ngajinya. Kakak korban langsung melaporkannya ke polisi.
Mendapatkan laporan dari kakak korban, polisi bergerak mengejar pelaku. Pelaku pun di tangkap. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pelaku memperkosa korban berkali-kali.
“Empat kali di kamar dalam masjid, satu kali di kebun. Pas pertama kali (pemerkosaan) dikasih duit Rp 50 ribu, kalau dia menolak (dicabuli) ‘Ya sudah kamu urusin anak-anak ngajinya, saya mau pulang’. Ancamannya begitu,” ungkap Kukuh.
“Korban depresi. Saya kan hubungi kakaknya sebagai pelapor, masih depresi, kalau ditanya sering nangis,” lanjutnya.
(Agung)


