spot_imgspot_img
Jumat 7 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

SDN 026 Bojongloa Digembok, Farhan Pasang Badan Lindungi 900 Siswa

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan sengketa lahan di SD Negeri 026 Bojongloa, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung tidak boleh mengorbankan hak ratusan siswa untuk mendapatkan pendidikan.

Farhan bahkan menyatakan siap pasang badan agar proses belajar sekitar 900 siswa tetap berjalan di tengah konflik hukum yang membuat sekolah tersebut kembali terdampak penggembokan.

Farhan menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghormati putusan pengadilan terkait status lahan sekolah. Namun, pelaksanaan putusan tersebut menurutnya tetap harus mempertimbangkan kepentingan dan hak anak.

BACA JUGA: Waduh! Gerbang SDN 026 Bojongloa Bandung Digembok Ahli Waris

“Hak anak mendapatkan pendidikan harus berada di atas semua ketentuan legal formal. Putusan hukum tetap kami hormati, tetapi memindahkan sekitar 900 siswa sekaligus tentu tidak semudah itu,” kata Farhan saat meninjau SDN 026 Bojongloa, Jumat (7/8/2026).

Sebagai langkah sementara, Pemkot Bandung menyiapkan relokasi kegiatan belajar mengajar secara bertahap ke SDN 148. Proses pemindahan ditargetkan mulai dilakukan dalam waktu sekitar dua hingga tiga pekan ke depan.

Menurutnya, relokasi tidak akan dilakukan secara mendadak. Sekolah perlu menyiapkan ruang belajar, tenaga pendidik, hingga melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa.

“Kami tidak ingin perpindahan dilakukan secara mendadak. Semua harus dipersiapkan dengan baik agar anak-anak tetap nyaman belajar,” katanya.

Selain relokasi sementara, Pemkot Bandung juga menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah pengganti di kawasan Cibaduyut Kidul. Namun, rencana tersebut masih menghadapi penolakan dari sebagian warga sekitar.

Farhan memastikan pemerintah akan mengedepankan dialog dan musyawarah untuk mencari solusi sehingga pembangunan sekolah baru tetap dapat direalisasikan.

“Saya yakin melalui musyawarah warga akan membuka hati dan pikirannya sehingga pembangunan sekolah bisa dilakukan demi kepentingan anak-anak,” ungkapnya.

Relokasi SDN 026 Bojongloa

Di tengah proses penyelesaian tersebut, Farhan juga meminta pihak ahli waris yang memenangkan perkara sengketa lahan memberikan waktu kepada Pemkot Bandung untuk melakukan relokasi serta menyiapkan sekolah pengganti.

Farhan bahkan menyatakan dirinya bersama jajaran Pemkot Bandung siap bertanggung jawab agar tidak terjadi penolakan terhadap siswa selama proses pemindahan.

“Saya bersama seluruh jajaran akan pasang badan. Menurut saya, tidak manusiawi apabila ada orang yang mengusir atau menolak anak-anak yang ingin sekolah. Yang bersengketa adalah pemerintah dengan ahli waris, bukan anak-anak,” ucapnya.

BACA JUGA: Gerbang SDN 026 Bojongloa Bandung Digembok Lagi, Murid Terpaksa PJJ di Tengah Sengketa Lahan

Untuk mencegah kembali terjadinya penggembokan sekolah, Farhan menginstruksikan Camat Bandung Kidul bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melakukan patroli selama 24 jam di sekitar sekolah.

Farhan meminta setiap potensi aksi penggembokan segera dilaporkan kepadanya.

“Saya tidak ingin ada lagi sekolah yang digembok. Kalau ada upaya seperti itu laporkan langsung kepada saya. Pendidikan anak-anak tidak boleh terganggu,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru