PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Seorang ibu yang di duga menelantarkan anaknya di terminal Kalipucang, Kabupaten Pangandaran melarikan diri masuk ke dalam Goa Lembah Putri, Putrapinggan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Perempuan tersebut melakukan perlawanan hendak di keluarkan dari persembunyiannya.
Tak hanya melakukan perlawanan. Situasi gelap gulita menjadi kendala utama dalam proses evakuasi di dalam Goa.
Baca Juga: Orang Tua yang Diduga Meninggalkan Bayi Perempuan Dicari Polres Pangandaran
Kapolsek Kalipucang Iptu Ridwan mengatakan, kondisi di dalam goa minim dengan oksigen. Karena itu, pihaknya hanya melakukan pemantauan di lokasi sembari menunggu bantuan tim tambahan.
”Kami hanya memantau perkembangan lebih lanjut menunggu bantuan datang,” kata Iptu Ridwan di lokasi Goa Jumat, (7/8/2026) siang.
Ridwan mengatakan, saat ini anak yang bersangkutan telah di tangani oleh Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran.
Hingga berita ini terbit, petugas gabungan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap ibu tersebut dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Sebelumya, Jajaran Polsek Kalipucang Polres Pangandaran menangani penemuan seorang bayi perempuan yang di duga di tinggalkan orang tuanya di kawasan Terminal Kalipucang.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, melalui Kapolsek Kalipucang IPTU Ridwan mengatakan, penemuan berawal dari laporan warga bernama Silvi Sukriyanti.
Menurut keterangan pelapor, penemuan bayi tersebut bersama seorang perempuan yang kemungkinan ibu kandungnya di Musala Terminal Kalipucang.
Baca Juga: Kronologis Bayi Perempuan 8 Bulan Ditinggal di Terminal Kalipucang Pangandaran
”Menurut keterangan pelapor, perempuan tersebut sempat memandikan bayi di musala terminal. Saat di ajak berkomunikasi, jawabannya tidak jelas atau mengelantur,” ujar Kapolsek.
IPTU Ridwan menyebut, perempuan itu menitipkan bayi kepada pelapor dengan pesan agar dirawat selama 10 hari dan tidak di serahkan kepada siapa pun.
Namun perempuan tersebut tidak bersedia memberikan identitasnya. Tidak lama setelah itu ia pergi meninggalkan lokasi.
(Sajidin)



