spot_imgspot_img
Jumat 7 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Piala Presiden 2026 Dibuka di Bandung-Surabaya, Ditutup dengan Kebahagiaan di Bali

BALI,FOKUSJabar.id: Turnamen Piala Presiden 2026 sudah berakhir dan Persebaya Surabaya dinobatkan sebagai juara setelah mengalahkan Persib Bandung pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Turnamen yang dimulai pada pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026, secara keseluruhan berjalan dengan aman dan lancar. 

Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menilai perjalanan Piala Presiden 2026 memiliki makna tersendiri karena turnamen dibuka di Bandung dan Surabaya, sebelum akhirnya ditutup di Bali.

“Pada kesempatan ini izinkan sebagai ketua steering committee saya juga menyampaikan turnamen ini dibuka di Bandung dan Surabaya lalu ditutup dengan kebahagiaan di Pulau Bali yang sangat indah ini,” kata Maruarar.

BACA JUGA: Kalah dari Persebaya, Adam Alis Tetap Bangga

Menurutnya, Piala Presiden bukan hanya turnamen pramusim untuk memperebutkan trofi. Namun, ajang ini membawa nilai sportivitas, daya juang, keberlanjutan, kepedulian terhadap lingkungan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, ara sapaan akrabnya mengatakan panitia melibatkan 165 UMKM di Bandung, Surabaya, dan Bali. Kehadiran UMKM tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal di kota-kota penyelenggara.

“Kami melibatkan 165 UMKM di Bandung, Surabaya, dan Bali dengan nilai transaksi yang makin meningkat sepanjang turnamen ini. Ini menggerakkan bahwa hiburan rakyatnya jalan, tapi roda ekonomi juga bergerak,” ujarnya. 

Tak hanya itu, panitia Piala Presiden juta memiliki komitmen terhadap kebersihan melalui konsep ‘datang bersih, pulang bersih’. 

Program tersebut melibatkan berbagai komunitas lokal, diantaranya Metamorfosa, Rumah Bintang Bandung, Nol Sampah Surabaya, dan Trash Ranger Bali.

Ratusan personel kebersihan dilibatkan selama penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Sampah yang terkumpul juga dipilih untuk kemudian didaur ulang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Penonton Piala Presiden Mengalami Pertumbuhan 

Dari segi penonton, Maruarar menyebut antusiasmenya mengalami pertumbuhan. Ia mengungkapkan data AC Nielsen menunjukkan jumlah penonton mencapai 172 juta orang, dengan TV rating 4,3 dan TV share 24,5.

“Artinya Piala Presiden ditonton 172 juta orang menurut data AC Nielsen. Ini mengalami peningkatan yang besar, sekitar 16 persen, artinya trennya positif,” tuturnya.

Pada Piala Presiden 2026, total sponsorship mencapai Rp100 miliar. Menurutnya dukungan sponsor menjadi salah satu bukti tumbuhnya kepercayaan terhadap turnamen yang telah digelar sebanyak delapan kali sejak 2015.

Kepercayaan yang diberikan para sponsor tersebut kemudian dikembalikan kepada sepak bola Indonesia melalui hadiah bagi klub peserta.

Juara Piala Presiden 2026 Persebaya mendapatkan hadiah Rp8 miliar, runner-up Persib Rp3,5 miliar, peringkat ketiga Persija Rp2,5 miliar, dan peringkat keempat Arema FC Rp1,5 miliar.

Sementara klub yang tidak lolos ke semifinal mendapatkan apresiasi keikutsertaan masing-masing sebesar Rp250 juta.

Maruarar juga menegaskan aspek transparansi menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan Piala Presiden. Untuk memastikan pengelolaan turnamen dapat dipertanggungjawabkan, PricewaterhouseCoopers (PwC) kembali dipercaya sebagai auditor independen.

Keberhasilan penyelenggaraan Piala Presiden menurutnya tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, sponsor, klub, panitia, hingga masyarakat.

BACA JUGA: Persib Gagal Juara Piala Presiden 2026, Ini Kata Igor Tolic

“Menjadi juara Piala Presiden bukan perkara mudah. Meski ini turnamen pramusim, tapi dengan konsistensi 8 kali dimulai tahun 2015 sampai 2026, sudah menjadi turnamen yang paling bergengsi di Indonesia,” ujarnya.

Pihaknya berharap nilai-nilai yang dibangun melalui Piala Presiden dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

“Piala Presiden tidak hanya melahirkan seorang juara, tapi juga melahirkan harapan. Karena kita doakan, seperti harapan Bapak Presiden Prabowo dan harapan seluruh rakyat Indonesia, Timnas Merah Putih sampai di Piala Dunia,” kata Maruarar. 

(Arif)

spot_img

Berita Terbaru