spot_imgspot_img
Selasa 12 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BI Pastikan Perekonomian di Priangan Timur Stabil

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) Darjana mengatakan, sejauh ini pergerakan inflasi di wilayah Priangan Timur cukup terkendali dan stabil.

Menurut dia, kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19 di wilayah priangan timur sejauh ini cukup membaik di triwulan ke tiga ini.

“Inflasi di priangan timur cukup rendah, ada dibatas bawah target inflasinya 3,1 persen. Kondisi ini terkendali dan berada pada level yang aman untuk kondisi ekonomi,” ungkap Darjana. 

BACA JUGA: Tekan Pengangguran, Pemkot Bandung Gelar Bursa Kerja

Angka inflasi tersebut perlu terus dijaga dan dipertahankan agar terus berada pada level aman guna mempertahankan daya beli masyarakat khususnya di wilayah Priangan Timur.

“Kita perhatikan, wilayah Priangan Timur banyak memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan guna meningkatkan daya beli masyarakat. Seperti sektor pariwisata dan Kopi di Pangandaran, pengolahan limbah kelapa. Karenanya BI menyalurkan bantuan program sosial untuk mendorong usaha ekonomi mereka,” kata Darjana.

Dia mengakui bahwa pandemi Covid-19 sedikit mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi di wilayah priangan timur yang berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat.

“Kita melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi agar daya beli masyarakat tidak menurun dengan melakukan sinergitas dengan pemerintah daerah khususnya intra wilayah priangan timur. Salah satunya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setiap triwulan melakukan evaluasi dan pembahasan ekonomi secara bersama,” tuturnya.

Dia menambahkan, bantuan sosial yang sedang digulirkan pemerintah sedikit memberikan dampak positif untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah perlambatan ekonomi akibat Covid-19.

“Seiring digulirkannya bantuan sosial, menunjukkan adanya nilai positif dari sektor ekonomi, karena adanya perbaikan ekonomi di triwulan ketiga kemarin. Dan ini tentu menunjukkan terjadinya denyut ekonomi sudah mulai bergerak,” jelas Dia. 

Dirinya pun optimistis di triwulan ke empat kondisi ekonomi akan terus bergerak ke arah positif sehingga PDRB akan terus meningkat.

“Kami proyeksikan akhir tahun ini atau triwulan keempat lebih baik. Terlebih akan menghadapi libur natal dan tahun baru. Ini perlu dijaga agar tidak terjadi deflasi,” pungkas Kepala BI Perwakilan Tasikmalaya..

(Seda/Bambang) 

spot_img

Berita Terbaru