Sabtu 26 September 2020

Ledakan Lebanon, 78 Orang Tewas dan 4 Ribu Warga Luka-luka

LEBANON,FOKUSJabar.id: Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan, 2.750 ton amonium nitrat ditimbun selama enam tahun di gudang pelabuhan, lokasi terjadinya ledakan amat masif mengguncang Ibu Kota Beirut, Selasa (4/8/2020) waktu setempat.

Menurut presiden, penimbunan zat kimia bersifat eksplosif tersebut “tidak dapat diterima”, karena dilakukan secara serampangan tanpa memperhatikan aspek keamanan.

Amonium nitrat adalah senyawa kimia yang biasa digunakan untuk pupuk dan menjadi campuran zat dalam konstruksi pertambangan.

Baca Juga: Saham Jerman Jatuh 0,36 Persen

Perdana Menteri meminta kabinet pemerintahan menggelar rapat darurat terkait ledakan tersebut, Rabu (5/8/2020). Status darurat selama dua pekan harus segera diumumkan.

Dalam insiden tersebut, dilaporkan 78 orang tewas dan 4 ribu luka-luka.

Otoritas setempat menyebut, kemungkinan korban meninggal dunia masih akan terus bertambah seiring dengan proses evakuasi oleh petugas yang mencari korban di bawah reruntuhan bangunan.

“Apa yang kami saksikan di sini adalah sebuah malapetaka dahsyat. Korban bergelimpangan, kerusakan terjadi di mana-mana,” ujar kepala Palang Merah Lebanon, George Kettani. 

Perdana Menteri Hassan Diab mengatakan, harus ada pertanggungjawaban terhadap ledakan maut di “gudang yang berbahaya” tersebut.

“Mereka yang bertanggung jawab akan membayar dengan harga setimpal,” kata Diab.

Beberapa jam usai ledakan, yang terjadi sekitar pukul 6 petang waktu setempat, api masih menyala di wilayah pelabuhan sehingga terlihat cahaya kemerahan menjelang malam.

Sebagian korban luka dibawa ke luar Beirut untuk perawatan, karena rumah sakit di kota itu telah penuh oleh sebagian korban lain. Ambulans dari kota-kota sekitar juga dikerahkan untuk membantu evakuasi.

(Bambang/Ant)

Artikel Lainnya

Ini Loh 10 Ikan Mas Hias Paling Populer dan Banyak Diburu

BANDUNG,FOKUSJabara.id: Ikan mas hias (Carassius auratus auratus) merupakan ikan air...

8 Jurus Ampuh Atasi Insomnia

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Insomnia atau gangguan tidur di malam sangat mengganggu. Pasalnya, tidur merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting dan harus dicukupi. Orang yang mengidap insomnia umumnya...

Wali Kota Bandung: Tidak Bisa Senaknya Berikan Kesimpulan Terkait Masker Scuba dan Buff

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Soal larangan penggunaan masker scuba dan buff, Wali Kota Bandung, Jabar, Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait. "Nanti...

Pemilik Akun Twitter ini Mengaku Perkosa Perjaka

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kejadian seorang pria memperkosa wanita, menjadi hal yang biasa bahkan menjadi tindak kriminal yang sering didengar dalam berita. Namun, bagaimana jika seorang wanita...

Pasien Suspect Meninggal, Keluarga Tolak Pemakaman Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pasien suspect Corona di Ciamis meninggal dunia, Senin (21/9/2020). Keluarga pasien menolak pemakaman protokol kesehatan. Kendati begitu, mereka siap jika harus tracking swab. Santri...

SKB CPNS Kemenag Jabar Terkendala Jaringan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Hari kedelapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di lingkungan Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat terkendala jaringan internet. Alhasil, sesi wawancara bagi peserta tes...

Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Bupati Pangandaran “Deg-degan”

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pembelajaran tatap muka dimulai untuk sejumlah sekolah di Kabupaten Pangandaran, Jabar. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.  Guru kelas II SD...