spot_imgspot_img
Sabtu 9 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Widyatama Bandung Peringkat Ke 6 PT Terbaik

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Universitas Widyatama Bandung berhasil menduduki ranking 10 besar tepatnya rangking ke-6 sebagai Perguruan Tinggi (PT) ternama di Jawa Barat dan Banten, pada bidang publikasi jurnal internasional akademik terindeks Scopus.

Scopus merupakan pangkalan data pustaka artikel jurnal akademik milik Elsevier yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda.

Hal itu tidak terlepas dari kebijakan Rektor Univeristas Widyatama Bandung Prof. Obsatar Sinaga, yang memberlakukan setiap penelitian para dosennya dipublikasikan di jurnal internasional. Termasuk ke depan untuk mahasiswanya yang akan lulus kuliah.

“Setelah melakukan penelitian biasanya membuat laporan penelitian yang diserahkan ke perpustakaan, masuk ke repositori (tempat penyimpanan). Sekarang semua itu saya ubah, hasil penelitian harus masuk ke jurnal. Berakhir di jurnal. Dihitung key performant indicator (KPI) mereka dari jurnalnya. Oleh sebab itu kita bisa mengejar rengking,” kata Prof. Obi, sapaan akrabnya, Minggu (10/5/2020).

BACA JUGA: Peserta BPJS di Kota Bandung Diminta Biaya Lab oleh RS

Prof. Obi mengatakan bahwa keberhasilan tersebut pun merupakan capaian prestasi dari seluruh civitas akademika Universitas Widyatama yang didukung penuh oleh pihak Yayasan Widyatama.

“Ini anugerah, kami bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan YME, bahwa Universitas Widyatama bisa menduduki peringkat ke-6. Pihak Yayasan Widyatama ingin improve (memperbaiki) penelitian dan karya-karya ilmiah berskala internasional,” kata Prof. Obi.

Tiap tahun pihaknya menargetkan 500 jurnal internasional dosen Widyatama Bandung bisa dipublikasikan. Namun diperkirakan jumlahnya bisa saja lebih dari itu.

Karena menurut Prof. Obi, banyak universitas/perguruan tinggi yang telah melakukan kerjasama dalam penulisan dan publikasi jurnal internasional dengan Widyatama Bandung. Yang mana setiap jurnal mereka yang terbit, harus berkolaborasi dengan dosen Widyatama. Sehingga secara otomatis berpengaruh terhadap perankingan itu.

(Asep/As)

spot_img

Berita Terbaru