TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Warga Kecamatan Parungponteng kini memiliki akses penghubung yang aman menyusul peresmian Jembatan Gantung Brilian Kencana Mekar, Kamis (7/5/2026).
Jembatan yang menghubungkan Desa Girikencana dan Desa Barumekar ini menggantikan struktur lama yang rusak akibat usia dan terjangan arus sungai beberapa pekan lalu.
Baca Juga: Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Gelar Razia Gabungan Bersama Forkopimda
Pembangunan jembatan sepanjang 80 meter tersebut terealisasi berkat bantuan BRI bersama YBM BRILIAN dan IWABRI.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya meresmikan fasilitas ini bersama jajaran IWABRI Pusat, Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana), Pemerintah Kecamatan Parungponteng, serta Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, menyebut jembatan ini sebagai jalur vital bagi mobilitas harian masyarakat.
“Struktur ini menjadi akses strategis untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kegiatan keagamaan. Jembatan ini juga berfungsi sebagai jalur alternatif distribusi logistik saat jalur utama terdampak bencana,” ungkap Jembar, Jumat (8/5/2026).
Dorong Kesejahteraan Masyarakat Desa
Kehadiran infrastruktur baru ini memicu optimisme terkait peningkatan konektivitas antarwilayah dan kesejahteraan masyarakat desa.
Tokoh pemuda Parungponteng, Asep Heryadi, menyampaikan rasa syukur karena warga kini dapat melintas dengan perasaan tenang.
“Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman sekarang. Keberadaan jembatan ini sangat memperlancar aktivitas warga sehari-hari,” kata Asep.
Harapan Perbaikan Infrastruktur Lanjutan
Meski menyambut baik jembatan baru tersebut, masyarakat meminta pemerintah tetap memperhatikan titik infrastruktur lainnya di Parungponteng.
Asep menyoroti kondisi jembatan dan ruas jalan menuju Desa Cibanteng yang masih membutuhkan perbaikan segera agar aktivitas warga berjalan optimal.
Warga berharap pembangunan infrastruktur pedesaan di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya terus berlanjut secara konsisten demi menjamin keselamatan dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
(Farhan K)


