spot_imgspot_img
Selasa 12 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dispusip Ciamis Gelar Lomba Bertutur SD dan MI 2026

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis menggelar Lomba Bertutur bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Ciamis tahun 2026 dengan tema “Meningkatkan Budaya Baca Anak dengan Cerita”.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 12-13 Mei 2026, bertempat di Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Ciamis.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha mengatakan, lomba bertutur ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan budaya baca dan literasi masyarakat Ciamis, khususnya generasi muda di tingkat sekolah dasar.

Baca Juga: Disbudpora Ciamis Siapkan Wakil Terbaik untuk Pemuda Pelopor Tingkat Jabar

“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan minat baca dan literasi anak-anak sejak dini. Anak-anak tidak hanya membaca, tetapi mampu menceritakan kembali isi bacaan dengan ekspresi, pemahaman moral, dan karakter positif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lomba tersebut di ikuti sebanyak 90 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Ciamis, sebelum tampil di babak utama.

Para peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi melalui unggahan video bertutur di media sosial masing-masing sekolah yang di lakukan selama dua minggu setelah masa pendaftaran di buka selama satu bulan.

Peningkatan Budaya Membaca

Dari 90 peserta, dewan juri yang terdiri dari ahli budaya, akademisi, dan pendidik melakukan proses penilaian hingga tersaring menjadi 50 peserta terbaik dan kemudian di pilih kembali menjadi enam besar.

Menurut Okta, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung penguatan literasi sesuai arahan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, serta pesan dari Bunda Literasi Ciamis, Kania Ernawati Herdiat, yang selama ini konsen terhadap peningkatan budaya membaca dan menulis di kalangan generasi muda.

“Perpustakaan saat ini bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi menjadi pusat belajar, pusat informasi, dan pusat pengetahuan. Literasi juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter anak-anak di masa depan,” katanya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi muda Ciamis yang cerdas, berwawasan, berkarakter, dan berbudaya, bahkan mampu menjadi duta literasi baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain itu, Okta juga berharap guru dan pendamping dapat terus mengedukasi siswa agar lebih aktif berliterasi dengan cara membaca dan menceritakan kembali pengetahuan yang di peroleh dari buku.

Sementara itu, wali kelas sekaligus Kepala SDN 2 Sumberjaya Cihaurbeuti, Vivil Latifah mengatakan, sekolahnya mengangkat cerita legenda Ciung Wanara dalam perlombaan tersebut.

“Kami memilih cerita legenda Ciung Wanara karena berasal dari Tatar Galuh di Ciamis. Anak-anak perlu mengetahui sejarah daerahnya sendiri, termasuk Karangkamulyan yang erat kaitannya dengan kisah Ciung Wanara,” ungkapnya.

Melatih Kemampuan Literasi

Menurutnya, latihan bertutur sudah sering di lakukan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai bagian dari upaya melatih kemampuan literasi siswa.

“Harapannya anak-anak semakin gemar membaca, mengenal sejarah dan cerita legenda daerah, bahkan mampu menciptakan cerita sendiri. Kegiatan seperti ini juga bagus untuk melatih mental dan kemampuan berbicara di depan umum,” tambahnya.

Baca Juga: Petani Tambaksari Ciamis Ditemukan Meninggal di Kolam Sawah

Salah satu peserta, siswa kelas 4 SDN 2 Sumberjaya Cihaurbeuti, Indry Navilatunaza mengaku senang bisa mengikuti perlombaan tersebut.

“Walaupun sedikit grogi, Alhamdulillah tampil lancar. Untuk latihan harus banyak menghafal dan mengganti-ganti suara saat bercerita,” katanya.

Indry mengaku gemar membaca buku dan memiliki buku favorit berjudul 25 Kisah Nabi. Ia juga pernah mengikuti berbagai perlombaan seperti pidato, dongeng Sunda, dan FLSN tingkat kecamatan.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru

Lewat ke baris perkakas