PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran Polda Jabar menegaskan, kabar penampakan pocong yang beredar di Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran adalah hoaks.
Menurutnya, ssu itu di buat dan di sebar oleh pihak tak bertanggung jawab untuk memicu kepanikan warga.
BACA JUGA:
Viral Hina Dedi Mulyadi, Warga Pangandaran Pengidap Skizofrenia Kini Mendapat Perawatan di RSJ Cisarua
“Imbauan untuk wargi Pangandaran. Khususnya masyarakat Desa Sidomulyo, kabar penampakan pocong yang meresahkan itu hoaks,” tegas Plt Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, Sabtu (30/5/2026).
Polisi juga meminta masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Pihaknya mengajak warga menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, nyaman dan rukun.
Dalam imbauan itu, Polres Pangandaran menyampaikan 6 poin kepada masyarakat:
1. Tingkatkan siskamling dan kewaspadaan lingkungan.
2. Cek kebenaran berita sebelum disebar atau di-share.
3. Amankan rumah dan barang berharga.
4. Jaga kerukunan dan toleransi antarwarga.
5. Laporkan hal mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas ke pihak berwajib.
6. Jauhi miras, narkoba, dan perjudian.
BACA JUGA:
Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Timur Pangandaran
“Saring sebelum sharing. Bersama kita wujudkan Desa Sidomulyo dan seluruh wilayah Pangandaran yang aman, damai dan terhindar dari hoaks,” pungkasnya.
Polres Pangandaran meminta warga yang menemukan informasi mencurigakan agar segera melapor ke Polsek terdekat atau call center 110.
(Sajidin)



