spot_imgspot_img
Jumat 8 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jembatan Garuda di Desa Muara Bakti Kabupaten Bekasi Resmi Diresmikan, Akses Warga Makin Mudah

BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi tinggi kepada Korem 051/Wijayakarta dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi atas tuntasnya pembangunan Jembatan Garuda di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan. Infrastruktur yang membentang di Jalan Raya Pertamina Sungai Bintaro ini resmi beroperasi untuk mendukung aksesibilitas dan ekonomi warga, Jumat (8/5/2026).

Asisten Daerah II Setda Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, mewakili Plt Bupati Bekasi dalam acara peresmian tersebut. Ia menyampaikan penghargaan atas karya nyata jajaran TNI AD melalui program Karya Bakti yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat perdesaan.

Baca Juga: Bekasi Usulkan Flyover Telaga Asih Demi Kurangi Antrean di Perlintasan Kereta

“Pemerintah Kabupaten Bekasi berterima kasih kepada Korem 051/Wijayakarta dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi. Jembatan ini memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat distribusi barang maupun jasa,” ujar Ani Gustini.

Komitmen Pembangunan Wilayah Pelosok

Ani menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan pelosok. Kehadiran Jembatan Garuda menjadi bukti bahwa warga di daerah terpencil juga berhak merasakan manfaat infrastruktur secara nyata dan adil.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut agar masa pakainya bertahan lama. Ani berharap jembatan ini menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Babelan.

Instruksi Presiden untuk Jembatan Perintis

Kasi Teritorial Korem 051/WKT, Kolonel KAP Nanak Y, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program percepatan infrastruktur sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia. Program tersebut menyasar pembangunan jembatan-jembatan krusial untuk akses sekolah, pasar, dan lahan pertanian.

“Bapak Presiden ingin jembatan yang masyarakat butuhkan segera terbangun. Meski konsepnya jembatan perintis, kami membangun Jembatan Garuda dengan dimensi yang lebih lebar agar mobil bisa melintas,” kata Kolonel Nanak.

Perluasan Program Infrastruktur Dasar

Kepolisian dan TNI merancang Jembatan Garuda secara khusus agar mampu menampung kendaraan roda empat guna memudahkan pengangkutan hasil panen warga. Kolonel Nanak memastikan program serupa akan terus berlanjut di titik lain, termasuk rencana pembangunan jembatan gantung sepanjang 40 hingga 60 meter di wilayah Sungai CBL dan Cibarusah.

Melalui sinergi ini, pemerintah terus berupaya mendengarkan aspirasi warga, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses transportasi dasar

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru