CIMAHI, FOKUSJabar.id : Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi menyebut, meluapnya aliran Sungai Ciputri lantaran memiliki masalah Penyempitan, Pendangkalan dan Pencemaran (3P).
” Sehingga ketika terjadi hujan, kapasitas saluran tidak mampu untuk menampung debit air dan meluap ke badan jalan. Oleh karena itu, perlu pelebaran saluran,” kata Kepala DPKP Kota Cimahi, Muhammad Nur Kuswandana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusmah, Jumat (9/11/2018).
Dampak meluapnya aliran sungai itu, jalan utama menuju Kelurahan Cigugur Tengah dan Jalan Mahar Martanegara tergenang air. Bahkan, derasnya luapan sungai mengakibatkan Jalan Mahar Martanegara mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan yang baru saja di hotmix beberapa hari lalu mengelupas sepanjang 70 meter. Atas permasalahan itu, DPKP Kota Cimahi akan melakukan pelebaran Sungai Ciputri.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi segera memperbaiki Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi yang rusak akibat dihantam arus deras.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah menuturkan, kerusakan jalan tersebut murni dikarenakan derasnya air yang masuk dari Sungai Ciputri.
“Itu murni karena arus air yang kuat. Kalau kualitas aspalnya sangat bagus,” kata Wilman saat ditemui di sekitar Jalan Mahar Martanegara, Kamis (8/11/2018).
Untuk penanganannya, pihaknya akan memperbaiki dalam waktu dekat ini. Ia akan meminta kontraktor pemenang jalan itu untuk memperbaiki ulang. Untuk besaran biaya, pihaknya belum bisa merinci.
“Itu akan dihotmix ulang. Kita kan ada program pemeliharaan jalan,” ucap Wilman.
(Achmad Nugraha/Bam’s)



