spot_img
Sabtu 18 Mei 2024
spot_img
More

    Tidak Punya Lahan, Ciamis Gagal Jadi Penopang Swasembada Kedelai 2019

    CIAMIS, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kabupaten Ciamis belum siap menjadi daerah penopang swasembada kedelai. Sebab  lahan untuk tanam kedelai kurang dan  petani tidak bisa menyerap anggaran yang bersumber dari APBN untuk benih kedelai.

    “Besaran anggaran yang dikhususkan untuk kedelai ini saya gak tahu. Intinya kita kekurangan lahan. Kayak di Banjarsari masa di tanam kedelai, banyaknya kan ditanami padi. Di sini banyak lahan tadah hujan. Sulit kalau untuk kedelai,” kata Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Pipin Apilin, Kamis (22/3/2018).

    Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Kustini menjelaskan, anggaran untuk benih kedelai dalam rangka mewujudkan swasembada kedelai tahun 2018-2019 itu berada di Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat.

    Kabupaten Ciamis tidak memiliki banyak lahan untuk ditanami kedelai. Karena lahan yang dibutuhkan adalah lahan baru seluas 10 ribu hektare. Sedangkan Ciamis hanya mempunyai 2 ribu hektare lahan untuk ditanami kedelai.

    “Ada lahan juga kalau tidak sesuai dengan persyaratan kan tidak boleh. Persyaratannya sekarang, harus di areal baru, areal baru untuk kedelai. Terus petaninya, misalnya petani yang nggak biasa tanam kedelai masa harus dipaksa untuk menanam kedelai,” ujar Kustini.

    Dia menegaskan, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat bersama pihaknya sudah berupaya memcari lahan baru beserta petaninya untuk penanaman kedelai di Kabupaten Ciamis. Hanya saja tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan.

    “Kalau petani siap masa kita tolak, terus lahannya juga harus ada, kalau petani siap lahannya tidak ada juga kan tidak bisa. Masa mau ditanam di genting,” pungkasnya.

    (Ibenk/DAR)

    Berita Terbaru

    spot_img