spot_img
Sabtu 10 Desember 2022
spot_img
More

    Permasalahan Atlet Disabilitas Tak Masuk Pelatnas Asian Paragames 2018 Sudah Selesai

     BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persoalan tidak masuknya beberapa atlet paralimpik Jabar peraih medali di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 dalam tim Asian Paragames 2018 sudah selesai.

    Persoalan itu selesai setelah pihak National Paralimpik Commite Indonesia (NPCI) Jabar bertemu dengan para atlet yang menamakan diri Paguyuban Atlet Paralimpik Pemberani.

    Kedua belah pihak pun sepakat untuk membangun olahraga bagi kalangan disabilitas lebih baik ke depan.

    Pengacara Sunda Lawyers Club yang mewakili atlet paralimpik, Kamal Sasmita menuturkan, permasalahan yang dialami atlet yang tidak terpanggil masuk Pelatnas Asian Paragames 2018 sudah terselesaikan.

    Kronologis tidak masuknya atlet peraih medali di Peparnas 2016 tersebut sudah diketahui dan dipahami para atlet.

    “Setelah kami bertemu dengan pengurus NPCI Jabar dan mengetahui kronologisnya, maka kami pun paham dan sepakat untuk memikirkan atlet-atlet NPCI ini bersama-sama. Semua bisa diselesaikan dengan cara musyawarah,” kata Kamal di Sekretariat NPCI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu (3/1/2018)

    Terkait permasalahan kontribusi atlet bagi organisasi, pihaknya menilai bahwa itu wajar sebagai kontribusi dan rasa memiliki atlet bagi organisasi yang sudah membesarkan namanya.

    Meski demikian, pihaknya berharap sejumlah materi yang diberikan oleh para atlet harus diketahui dan disetujui pengadilan sesuai amanat undang-undang disabilitas.

    “Kontribusi ini hal yang wajar apa lagi tercantum dalam AD/ART organisasi, tapi tetap harus ada izin dari pengadilan. Itu salah satu hal yang harus dibenahi,” tegas dia.

    Sementara itu, Sekratis Umum NPCI Jabar Supriatna Gumilar menyambut baik niat dari para atlet yang tidak masuk pelatnas Asian Paragames untuk membela negara.

    Namun untuk bisa terpanggil dalam pelatnas Asian Paragames 2018 yang saat ini sudah digelar di Solo, setiap atlet harus mengikuti tahapan-tahapan mulai dari kota/kabupaten asal, tingkat provinsi, hingga nasional.

    “Kita akan mediasi para atlet ini dengan setiap kota/kabupaten masing-masing. Semoga mereka bisa tabayun dengan pengurus NPCI kota/kabupaten asal mereka. Kami akan sangat senang jika mereka bisa berkontribusi bagi negara dan mencetak prestasi di level internasional,” kata Supriatna.

    (Ageng/LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img