spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8423

Jusuf Kalla Menolak Dicalonkan Menjadi Cawapres

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan ada pihak yang mendorong dirinya agar maju lagi untuk menjadi calon wakil presiden ( cawapres) di Pemilu Presiden 2019. Namun dengan halus Kalla menolaknya.

“Bahwa ada yang mengusulkan saya ikut lagi (di pilpres sebagai cawapres), ya, saya ucapkan terima kasih, tapi kita harus kaji baik undang-undang kita di Undang-Undang Dasar,” kata JK, seperti dikutip Kompas.

Sebelumnya, Kalla menjadi wapres periode 2014-2019 juga menjadi wapres pada periode 2004-2009.

“Daripada itu kita tidak ingin nanti terjadi seperti waktu Orde Baru. Pada saat itu, Pak Harto tanpa batas gitu, kan, jadi kita menghargai filosofi itu,” tambahnya.

Kalla mengatakan, dirinya masih ingin mengabdi kepada bangsa. Namun, ucap dia, pengabdian kepada bangsa tidak melulu harus di pemerintahan.

(Agung/Vetra)

Diduga Menghina Panglima TNI, Nikita Mirzani Diperiksa Polisi

0
ilustrasi (web)

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Artis seksi Nikita Mirzani akan menjalani pemeriksaan lanjutan berkait kasus dugaan penghinaan terhadap mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

“Bertempat di Ditreskrimsus Unit Cyber Polda Metro Jaya akan dilakukan pemeriksaan Nikita Mirzani beserta saksi lain untuk tahap penyidikan,” ucap kuasa hukum Nikita, Aulia Fahmi, melalui pesan singkat, seperti dikutip Kompas.

Namun, ia belum bisa memastikan pukul berapa penyidik nantinya meminta keterangan dari Nikita.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

“Ini lagi nunggu di Polda. Nikita masih jalan,” tambahnya.

Nikita dituduh telah menuliskan ujaran kebencian terhadap Gatot berkait film G30S PKI lewat akun Twitter pribadinya.

(Agung/Vetra)

Sidang First Travel akan Hadirkan Syahrini

0
Komisi A DPRD Garut : Pengangkatan Tiga Direksi PDAM Ditinjau Kembali. (FOKUSJabar/Andian)

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, akan menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penipuan umrah yang dilakukan First Travel, Senin (26/2/2018). Agendanya, pembacaan nota keberatan terdakwa atau eksepsi dan menyiapkan 96 saksi.

“Kami memberi kesempatan kepada kuasa hukum terdakwa untuk membacakan eksepsi dengan alasan-alasannya,” kata Juru Bicara Pengadilan Negeri Depok, Teguh Arifiano, di Depok, Senin (26/2/2018) seperti dilansir CNN.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Di antara saksi-saksi tersebut adalah artis Syahrini, selain itu juga dari Kementerian Agama, rekanan dari First Travel, dan lainnya.

Syahrini berada di pusaran kasus penipuan biro perjalanan umrah karena pernah dilibatkan sebagai artis yang ikut mempromosikan jasa First Travel.

Biduan bernama asli Rini Fatimah Jaelani alias Syahrini diberangkatkan umrah menggunakan paket VIP. Dengan catatan, selama perjalanan Syahrini harus memakai atribut First Travel. Dia juga diminta membuat vlog, video, dan foto.

“Kalaupun tak hadir kami menyiapkan dari Posbakum (Pos Bantuan Hukum) sehingga tidak menghilangkan hak-hak terdakwa,” ujar Teguh.

(Agung/Vetra)

Edubox Biasakan Siswa Hadapi UNBK

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Produsen Edubox PT Pinisi Teknologi Edukasi hadirkan produk barunya sebagai platform pembelajaran online.

Edubox hadir untuk membantu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) agar bisa berjalan lebih baik.

Dengan Edubox tersebut diyakini tidak akan menyita waktu untuk pembuatan soal ujian, pencetakan naskah ujian, serta koreksi ujian yang memerlukan waktu lama.

CEO Pinisi Edubox Adian Febri mengatakan, sesuai perkembangan teknologi, ujian menggunakan kertas harus beralih ke ujian berbasis komputer.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

“Kini kita pun tidak asing dengan istilah USBN dan UNBK yang sudah mrnjadi kewajiban setiap sekolah,” kata Ardian saat launching Edubox di SMKN 4 Bandung, Senin (26 /2/2018).

Dia menyebut bahwa hingga 2017 penggunaan Edubox sudah merambah ke 300 sekolah dengan total 50 ribu user, 8 ribu ujian ter-publish dan sebanyak sebanyak 250 ribu soal.

Meski capaian 2017 itu cukup baik, namun kata dia, Edubox tidak berhenti berinovasi untuk memberikan pelayanan prima di dunia pendidikan.

“Tahun ini, kita luncurkan produk baru Edubox berupa ESEMK4 Smart Router, sebagai perangkat ringkas untuk Simulator UNBK portable,” jelas dia.

Selain mendukung misi peningkatan kualitas pendidikan, pembuatan produk baru ini pun sebagai perwujudan misi Edubox dalam mendukung program pendidikan vokasi.

Pihaknya pun meyakini bahwa melalui kerjasama dengan SMK ini, pendjdkkan vokasi akan semakin maju, terlebih para siswa SMK mendapatkan pengaplikasian kejuruan secara aktual.

“Kami berharap produk ini bisa dimanfaatkan untuk kemudahan dan pembiasaan siswa dalam UNBK,” kata dia.

Adapun keunggulan dari ESEMK4 Smart Router ini adalah hardware dan wifi yang kompatibel untuk menjangkau siswa dalam satu kelas.

“Perangkatnya ringkas, dan memungkinkan ujian berbasis komputer bisa dilaksanakan kapan saja, apalagi tidak memerlukan koneksi internet saat ujian. Setting dan sinkronisasi server yang rumit pun tidak diperlukan. Semua menjadi mudah karena manajemen ujian dalam ESEMK4 Smart Router ini dijalankan via cloud,” jelas dia.

Tidak hanya itu, guru pun akan dimudahkan dalam persiapan dan penilaian ujian. Siswa pun akan terbiasa dalam melaksanakan ujian berbasis komputer.

Karena ujian tidak memerlukan koneksi internet, sekolah yang tidak terjangkau internet pun bisa melakukan ujian berbasis komputer dan siswa juga tidak dirugikan karena tidak ada kuota pribadi di gadget-nya yang terpakai.

(LIN)

Bertemu Bocah Penjual Keripik, Deddy Mizwar Berkaca-kaca

0

DEPOK,FOKUSJabar.id: Kampanye Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar di Pasar Cisalak Depok, Senin (26/2/2018) cukup mengharukan.

Keharuan itu terjadi saat Deddy Mizwar blusukan di Pasar
Cisalak dan berinteraksi dengan pedagang dan pengunjung di sana.

Seperti biasa dirinya berdiskusi dengan para pedagang terkait perkembangan harga kebutuhan pokok.

Disela-sela itu banyak juga warga pasar yang minta berfoto bersama dengan Deddy yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Di balik kerumunan itu, tampak seorang anak kecil menenteng keripik dagangannya. Dengan malu-malu bocah bernama Nuning itu berusaha menawarkan dagangannya kepada tim sukses Deddy Mizwar yang saat itu ada di lokasi.

Tak banyak berbasa-basi, Deddy Mizwar langsung menghampiri Nuning dan mengajaknya bicara.

Nuning adalah anak putus sekolah setelah lulus di SD Salatiga Depok.

Selama ini Nuning membantu kedua orangtuanya untuk berjualan keripik dan tidak bisa melanjutkan ke SMP karena terbentur biaya.

Mendengar penuturan Nuning, Deddy Mizwar berkaca-kaca dan langsung memborong dagangannya serta membisikan agar Nuning kembali sekolah.

Beberapa warga yang mendengar komunikasi tersebut sempat terharu. Apalagi beberapa pedagang pun mengenal Nuning adalah seorang anak yang baik dan pekerja keras.

“Nuning ini orangnya pemalu, dia baik, dan pekerja keras,” kata Deddy.

Kampanye Deddy Mizwar di Pasar Cisalak berlangsung sangat meriah. Warga sangat antusias untuk bisa bersalaman dan berfoto bersama sang jenderal Naga Bonar. Bahkan beberapa warga yang menjadi fans berat Demiz pun sempat histeris saat bertemu.

Di sela kampanyenya tersebut, Deddy Mizwar menyambangi rumah Ketua DPC Demokrat Depok tak jauh dari Pasar Cisalak.

(LIN)

Terlibat ISIS, 15 Wanita Turki di Irak Dihukum Gantung

0
(foto AFP via BBC)

IRAK,FOKUSJabar.id: Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman gantung kepada 15 perempuan asal Turki karena terbukti telah bergabung dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Minggu (25/2/2018) waktu setempat.

Melansir BBC, Minggu (25/2/2018), beberapa laporan menyebutkan ada 16 perempuan Turki yang menghadapi hukuman mati, sementara yang lain menyatakan satu orang dihukum seumur hidup,

Hakim menyatakan, para perempuan tersebut mengaku telah menikah dengan anggota ISIS atau menyediakan bantuan logistik, dan membantu mereka melakukan serangan teroris.

BACA JUGA:

Hari Ini Demokrat Garut Rapat Pengarahan Struktur di 5 Kecamatan

Para perempuan tersebut dikatakan berusia antara 20 hingga 50 tahun. Mereka telihat mengenakan pakaian hitam di pengadilan kriminal pusat, di Baghdad, Minggu (25/2/2018), waktu setempat.

Empat di antaranya membawa anak mereka ke pengadilan. Salah satu wanita mengatakan kepada hakim, dia telah bertarung dengan pasukan Irak bersama dengan anggota ISIS lainnya.

(Agung/Vetra)

Gratifikasi, Ketua Bawaslu Jabar Pecat Ketua Panwaslu Garut

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Bawaslu Jabar Harninus Koto mengaku langsung datang ke Garut setelah mendapat kabar ada gratifikasi yang melibatkan Ketua Panwaslu Garut.

Di hari yang sama, Harminus pun langsung memecat dan mengganti pejabat bersangkutan.

“Pada sabtu (24/2/21018) saya langsung ke Garut dari kegiatan di Bogor untuk memastikan kinerja tidak terganggu,” kata dia usai melakukan gelar perkara di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (26/2/2018).

BACA JUGA:

Hari Ini Demokrat Garut Rapat Pengarahan Struktur di 5 Kecamatan

Dari sana, dia langsung menggelar pleno penggantian ketua. Ketua Panwas langsung diberhentikan.

” Hari ini saya ke dewan kehormatan untuk mengantarkan surat pemberhentian,” ucapnya.

Dia memastikan seluruh proses tahapan Pilkada di Garut tidak terpengaruh. Bawaslu akan kooperatif dengan pengembangan selanjutnya.

Untuk diketahui, Polda Jabar resmi menetapkam tiga tersangka dalam kasus gratifikasi di Pilkada Garut. Mereka adalah anggota komisioner KPU Garut berinisial AS, ketua Panwaslu Garut berinisial HH, dan seorang tim pemenangan pasangan calon independen Soni Sondani-Usep Nurdin berinisial DW.

Paslon yang bersangkutan pun tetap dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat.

(LIN)