spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8400

SMPN 1 Cibatu Garut Juara Umum Festival Drum Band Antar Pelajar

0
SMPN 1 Cibatu Sabet Juara Umum Festival Drum Band Antar Pelajar. (FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cibatu, Kabupaten Garut raih juara umum festival Drum Band 2018 antar pelajar di GOR Sudirman, Minggu (4/3/2018) kemarin.

Kepala SMPN 1 Cibatu, Dedi Sutardi menyebut, anak didiknya berhasil menjuarai sembilan kejuaran dari 10 kejuaraan yang dipertandingkan.

Festival tersebut diikuti oleh sebanyak 40 sekolah se-Kabupaten Garut.

“ Alhamddulillah dari 10 kategori, sembilan kejuaraan diraih anak didik kami. Kami gagal di kategori kostum,” kata Dedi di ruang kerjanya, Senin (5/3/2018).

Dia bangga atas prestasi yang telah diraih anak didiknya. Kedepannya, prestasi tersebut akan lebih ditingkatkan lagi.

“ Kedepannya akan dikembangkan dan ditingkatkan lagi,” janji Dedi.

Dedi mengaku akan mencari bapak angkat (sponsor) karena anggaran dari sekolah tidak mencukupi. Dengan begitu, prestasi anak didiknya akan lebih meningkat.

“ Bukan tidak mungkin, kedepan Porkab akan diwakili SMPN 1 Cibatu. Tahun kemarin, kami meraih juara 3,” terangnya.

SMPN 1 Cibatu juga meraih juara umum Divisi Senior DPD AMPI Kabupaten Garut, The Best Solo Horn, The Best Solo Percusion, Juara 1 Field Comander, Juara 1 Music Analysis, Juara 1 Colour Guard, Juara 3 Drum Majorrete, Juara 1 General Effect, Juara 1 Visual Effect.

Juara 2 Futsal SMKN 7 Garut Cup III dan Juara 2 Tunggal Putri dan Juara 2 Regu Putri dalam Kejuaraan pencak silat terbuka antar pelajar, SD, SMP, SMA, Mahasiswa dan Dewasa PPS Paku Bumi Cup 2018 se-Nasional, Asia dan Eropa.

(Andian/Bam’s)

Mapag Desak Pj Bupati Garut Cabut Perbup 43 Tahun 2016

0
Mapag : Desak Pjs Bupati Segera Cabut Perbup 43 tahun 2016. (FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Ketua Masyarakat Peduli Anggaran (Mapag), Haryono meminta Pj Bupati Garut, Koesmayadi Tatang Padmadinata segera mencabut Peraturan Bupati (Perbup) No43 tahun 2016.

Menurutnya, Perbup tersebut dipakai landasan pengangkatan Plt tiga Direksi PDAM Tirta Intan Garut yang bertentangan dengan Perda No6 tahun 2010.

” Perbup yang dipakai landasan pengangkatan Plt tiga Direksi bertentangan dengan Perda No6 tahun 2010,” sebut Haryono kepada FOKUSJabar.id seusai audensi dengan Komisi A DPRD Garut, Senin (5/3/2018).

Dalam Perbup 43 tahun 2016 menghilangkan Dewan Pengawas juga fungsi DPRD. Itu sudah jelas bertentangan dengan Perda.

Selain itu, pengangkatan tiga Plt Direksi PDAM bertentangan dengan PP no 45 tahun 2017 tentang BUMD. Dimana ada konflik kepentingan. Salah satunya, Plt diangkat dari Dewan Pengawas.

” Saya tegaskan, Pj Bupati untuk segera mencabut Perbup tersebut dan kembalikan PDAM kesemula,” tegas Haryono.

Haryono menambahkan, jika perubahan di tubuh PDAM itu harus dilakukan karena alasan jumlah pelanggan, maka jangan sampai Perbup yang digunakan bertentangan dengan Peraturan di atasnya seperti Perda, PP dan sebagainya.

” Pengangkatan tiga Plt Direksi PDAM cacat hukum dan bertentangan dengan Perda dan PP,” pungkas Haryono.

Audensi tersebut, Pj Bupati mewakilkan kepada Asda II. Karenanya, audensi akan dijadwal ulang.

(Andian/Bam’s)

Sejahterakan Masyarakat, Deddy-Dedi Janji Permudah Izin Investasi

0

SUBANG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urur 4 Deddy Mizwar (Demiz) memastikan pihaknya akan mempermudah perizinan demi mendorong iklim investasi yang berujung pada kesejahteraan buruh dan masyarakat.

Hal itu pun menjadi salah satu program Demiz bersama Dedi Mulyadi.

Menurut dia, investasi sangat penting dalam perekonomian masyarakat. Dengan kata lain, perizinan investasi harus dipermudah.

“Saat ini investasi masih kurang optimal, mengingat masih sulitnya pengusaha memperoleh izin di daerah. Bahkan lama,” kata Demiz saat bersilaturahmi dengan para buruh di PT Pungkook Indonesia di Pabuaran Subang, Senin (5/3/2018).

Hal itu, kata dia, perlu dibenahi agar akselerasi peningkatan ekonomi masyarakat bisa berjalan cepat.

Kondusifitas iklim investasi itu sangat erat hubungannya dengan kesejahteraan para buruh. Namun di sisi lain, ini perlu diimbangi para buruh dengan meningkatkan skill dan kemampuannya. Termasuk juga memiliki sertifikasi keahlian.

“Uji kompetensi sangat penting, sehingga SDM pun memiliki daya saing, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata dia.

Dalam kunjungannya ke pabrik PT Pungkook Indonesia di Pabuaran Subang Demiz menyempatkan untuk berdialog dan menyapa para buruh. Seperti kunjungannya ke sejumlah lokasi di daerah lain, di pabrik tersebut Demiz pun disambut dengan antusias.

Sementara itu, Serikat Pekerja Mandiri PT Pungkook Indonesia Hasan Nurdin mengapresiasi kehadiran Cagub Jabar no 4 ke tempat kerjanya.

Bahkan Demiz pun rela menyempatkan waktunya untuk bertemu dengan para pengurus serikat pekerja mandiri.

“Ini sangat luar biasa, baru pertama kali ada pejabat yang datang ke sini dan menyapa kita semua, bahkan beliau (demiz) pun mau mendengarkan aspirasi dan curhatan kita semua,” kata dia.

(LIN)

Pilwalkot Bandung: Yossi-Aries Siap Naikan Honor RT dan RW

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Honor RT dan RW di Kota Bandung dijanjikan akan naik oleh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 2 Yossi Irianto-Aries Supriatna.

Kenaikan yang dijanjikan minimal di kisaran angka Rp2 juta per bulan.

Calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna mengatakan bahwa selama ini pihaknya sering menerima masukan maupun keluhan dari para Ketua RT dan RW di Kota Bandung.

Mereka meminta agar honornya dipertimbangkan untuk naik. Saat ini, honor mereka hanya Rp300 ribu per bulan.

Jumlah itu tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab para aparat kewilayahan tersebut. Oleh karena itu, kenaikan honor tersebut dinilai wajar mengingat ke depan beban kerja RT dan RW akan semakin berat.

“Kami setuju honor RT dan RW dinaikan minimal di kisaran Rp2 jutaan. Ini akan menjadi prioritas kami, karena nanti RT dan RW akan jadi ujung tombak membantu program-progran Pemkot Bandung,” kata Aries saat berdialog dengan Pengurus RT dan RW di sela kampanye di kawasan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (5/3/2018).

Jika terpilih nanti, dia bersama pasangannya Yossi Irianto (Hebring) siap memberdayakan secara maksimal peran RT dan RW. Salah satunya, yakni menghimpun data valid dan akurat mengenai data-data sosial-ekonomi warga masyakat Kota Bandung di masing-masing RT/RW.

Misalnya data valid tentang pekerjaan warga, jumlah anggota keluarga, hingga kondisi rumah warga. Data-data itu akan terus diperbaharui setiap tiga bulan.

“Data-data mengenai kondisi sosial ekonomi yang diberikan RT dan RW itu akan dipergunakan sebagai dasar bagi pemerintahan Yossi-Aries dalam menetapkan kebijakan penanggulangan kemiskinan. Sebab RT dan RW-lah yang paling tahu kondisi warganya,” tutur Aries.

Selain itu, guna memudahkan tugas RT dan RW ke depan, kata Aries, pasangan Yossi-Aries akan membuat sebuah aplikasi program elektronik yang memudahkan pengurus RT dan RW melaporkan pendataan kependudukan tersebut.

” Hal ini sesuai dengan tujuan kami yang ingin mewujudkan pemerintahan yang hebat programnya dan ringkas pelayanannya. Tidak ada ribet-ribet,” kata dia.

(LIN)

Cari Pakan Ternak di Gunung Sawal, Nenek Ini Hilang

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang nenek 71 tahun asala Cikalagen, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis dinyatakan hilang.

Nenek bernama Imoh itu sudah beberapa hari terakhir tidak diketahui keberadaannya dan pergi ke mana.

Tim Gabungan SAR TNI dan Polisi dalam pencarian Nenek Imoh di Gunung Sawal (foto Husen)
Tim Gabungan SAR TNI dan Polisi dalam pencarian Nenek Imoh di Gunung Sawal (foto Husen)

“Sejak hari Kamis (1/3/2018) sampai hari ini Nenek Imoh belum diketahui keberadaannya,” kata salah seorang anggota tim SAR Yayan, Senin (5/3/2018).

Karena korban sudah beberapa hari tidak kunjung pulang, dan sudah dilaporkan pihak keluarga, maka Tim SAR melakukan pencarian.

“Kami bekerjasama dengan pihak Kepolisian, TNI dan masyarakat untuk mencari Nenek Imoh. Namun sampai saat ini belum ketemu,” kata dia.

Untuk diketahui, Nenek Imoh pergi ke sekitar Gunung Sawal untuk mencari pakan ternak miliknya Kamis lalu.

“Saat ini kami baru bisa menemukan sebilah pisau dan kain yang diduga milik Nenek Imoh,” jelas dia.

(Husen Maharaja/LIN)

Pertumbuhan Ekonomi Masih Kondisi Membaik

0
Kepala KPw BI Tasikmalaya saat sharing Discussion Bersama Awak Media (fokusjabar-Seda)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id : Kebijakan untuk memutuskan menaikan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75 % ditengah kondisi nilai tukar rupiah yang mengalami depresi di triwulan 1 2018, suku bunga Deposi Facility (DF) sebesar 25 bps menjadi 4,00, dan suku bunga Pending Facility (LF) sebesar 25 bps menjadi 5,50% sebagai langkah pre-emptive.

Demikian di ungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya Heru Saptaji, dalam kegiatan sheering discussion bersama insan Media di Hotel Laut Biru Kab.Pangandaran Rabu (06/06/18).

”keputusan menaikan suku bunga merupakan bagian dan langkah pre-emptive, front-loading, dan ahead of the curve Bank Indonesia dalam mempertahankan dan memperkuat stabilitas khususnya nilai tukar rupiah di pasar keuangan global,”ujar Heru pada sejumlah Media.

Ditambahkan, walaupun nilai tukar rupiah depresi sebesar 1,47% di awal triwulan 1 2018 karena kebijakan perekonomian AS yang terjadi inflasi di negara tersebut, namun tetap terkendali yang ditopang oleh koreksi harga-harga komoditas pangan dan ekspektasi yang terjaga”BI sangat meyakini kondisi ekonomi indonesia secara keseluruhan cukup membaik dan kuat terhadap tekanan perekonomian global, dan ini tercermin pada rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang cukup tinggi mencapai 22,5% dan rasio likuiditas (AL/DPK) dalan posisi aman yakni 21,2%, selain itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) menurun diledek 2,75%, stabilitas yang terjaga ini sangat berdampak positif terhadap perbaikan fungsi intermediasi perbankan di tanah air,”tutur Heru.

Dia pun menjelaskan, BI terus konsisten terhadap kebijakan moneter dalam menjaga inflasi dan memperkuat berkoordinasi dengan Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keberlangsungan pembangunan”pertumbuhan ekonomi tetap positif karena masih tingginya investasi di indonesia serta stabilitas nasional tterjaga dan BI terus memantau dan memitigasi dampak perkembangan nilai tukar dan suku bunga terhadap stabilitas sistem keuangan, baik aspek likuiditas, permodalan maupun risiko kredit guna mengoptimalkan kondisi perbankan yang sehat,”pungkasnya.

(Seda)

‎Tim Tinju Kota Bandung Siap Berlaga di Kualifikasi Porda Jabar XIII

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id :  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung berharap tim tinju Kota Bandung bisa meloloskan semua atletnya menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/2018. Pada pekan depan mulai Selasa (6/3/2018) hingga Minggu (11/3/2018) di  Kabupaten Bogor.

Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana berharap para atlet bisa menjaga semangatnya dan tampil baik di babak kualifikasi. Dengan demikian, semua atlet bisa lolos ke babak final Porda Jabar XIII tahun 2018 dan mencapai target medali emas.

“Babak kualifikasi ini menjadi ujian pertama bagi para atlet, tampil penuh semangat dan jangan terpengaruh hal non-teknis. Semga semua atlet bisa lolos dan estimasi dua medali emas yang disampaikan bisa diraih di Porda Jabar XIII,” ujar Aan usai melepas tim tinju Kota Bandung di halaman KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (4/3/2018).

Pelatih tim tinju Kota Bandung, Saulus Lacade menuturkan, Kota Bandung akan menurunkan sebanyak 17 atlet di babak kualifikasi‎ Porda Jabar XIII. Dari 17 atlet tersebut, terdiri dari 11 atlet putra dan enam atlet putri.

“Kita tidak turunkan atlet di dua kelas yakni di kelas 48 kg putri dan kelas 60 kg putri. Atlet kami di kelas itu masih terlalu muda, dan kami tidak mau memaksakannya. Atlet kita yang turun di kualifikasi nanti, mayoritas merupakan atlet eks Popda Jabar,” ujar Saulus.

Para atlet Kota Bandung sendiri, lanjutnya, tidak hanya akan bersaing dengan atlet tinju asal Jabar. Namun beberapa atlet asal Nusa Tenggara Timur (NTT) diprediksi akan memperkuat beberapa daerah setelah ‘diimpor’ oleh kota/kabupaten bersangkutan.

“Petinju impor asal NTT itu akan jadi tantangan tersendiri bagi kita. Selain itu, pengunduran jadwal kualifikasi pun sedikit banyak memengaruhi psikolgis atlet kita. Tapi kita sudah ingatkan ke atlet, jangan terpengaruh dan tetap semangat karena dari sisi teknik dan fisik kita sudah persiapkan dengan baik,” tegasnya.

Tim tinju Kota Bandung sendiri dilepas secara resmi menuju babak kualifikasi Porda Jabar XIII oleh Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana. Selain itu, pelepasan tim pun dihadiri Ketua Pertina Kota Bandung, Juniarso Ridwan dan jajarannya, serta manager tim Tinju Kota Bandung, Djoko SB.

(Ageng/DAR)