spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8316

Hasan Janji Berikan Beasiswa Yatim Piatu Pepabri

0
(FOKUSJabar/DH)

CIAMIS, FOKUJabar.co.id: Calon Gubernur Jawa Barat Nomor 2 Tubagus Hasanudin (Kang Hasan) meminta doa restu para veteran yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri) di Aula Pepabri Komplek Perkantoran Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Senin (2/4/2018).

“Sebagai prajurit TNI, saya meminta doa dan dukungan para senior di sini. Saya maju sebagai Calon Gubernur Jawa Barat,” kata Hasan.

Hasan pun bertekad meneruskan program pendidikan gratis hingga tingkat SLTA/sederajat. Khususnya untuk veteran TNI yang sudah wafat dan meninggalkan anak usia sekolah, Hasan berjanji akan memberikan beasiswa.

“Demi Alloh saya akan berikan beasiswa untuk anak veteran TNI yang masih usia sekolah. Catat janji saya,” tegas dia.

Pada kesempatan itu, dia pun bercerita rekam jejak kariernya mulai dari prajurti tempur berpangkat rendah hingga menjadi jenderal dan berkarir di partai politik. Menurut dia, TNI harus memiliki wakil di kancah politik, dan saat dipercaya memimpin partai pun dirinya menerapkan kedisiplinan yang dimiliki TNI kepada kadernya. Dia mengaku ingin mengikuti jejak senior TNI terdahulu yang pernah memimpin Jabar, seperti Solihin GP, Yogi S Memet dan R Nuryana.

“Saya ingin meneruskan jejak mereka dan ini bukti bahwa TNI bisa menjadi pemimpin sipil yang baik,” kata Hasan.

Untuk mewujudkan keinginannya itu, Hasan mengaku bekerjakeras mendekati masyarakat, dan menyapa masyarakat Jawa Barat dengan semangat gerilya. Bahkan dirinya menargetkan 1500 titik dan di Pepabri ini titik yang ke 400 san.

“Saya pernah bergerilya, semangat itu saya pakai, saya bergerilya (blusukan) menyapa masyarakat ke desa-desa,” pungkas dia.

(DH/LIN)

Penuhi Panggilan Sebagai Saksi, Syahrini Irit Bicara

0
Syahrini memenuhi panggilan jaksa untuk bersaksi di sidang penipuan First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

DEPOK, FOKUSJabar.co.od: Artis sensasional Syahrini menghadiri sidang lanjutan kasus penipuan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel sebagai saksi di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (2/4/2018). Didampingi Hotman Paris selaku kuasa hukum, Syahrini tidak banyak bicara saat ditanyai awak media.

“Alhamdulillah sehat, nanti saja ya,” kata Syahrini di Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, seperti dilansir CNN.

Setelah sekitar satu jam berada dalam gedung Kejari Depok, Syahrini keluar dengan ditemani Hotman.

“Teman-teman media, kasih jalan dulu ya,” kata salah seorang petugas kemaanan Kejari Depok.

Syahrini enggan berkomentar meski diberondong pertanyaan oleh para wartawan. Dia langsung memasuki mobil Alphard putih berpelat B 17 NCS.

(Agung)

Gudang Kertas di Kalipah Apo Ludes Terbakar

0
(Diskar PB Kota Bandung)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sebuah gudang kertas ludes terbakar di Jalan Kalipah Apo No. 54 RT 04 RW 04 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Senin (2/4/2018).

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 06.05 WIB pagi. penyebab kebakaran masih diselidiki.

Petugas Damkar berhasil melakukan pemadaman dengan menurunkan 5 unit pancar pusat, 1 unit water tanker, 2 unit rescue, 1 unit komando penyelamatan dan 1 unit mobil ambulans.

“Alhamdulillah tidak ada perambatan,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyalamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Kurnia Saputra, seperti dilansir PRFM.

Sementara kerugian materil akibat kebakaran ini belum dapat ditaksir.

“Saat penanganan Jalan Kalipah Apo ditutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

(Agung)

Hari ini, Syahrini akan Bersaksi di Sidang First Travel

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Penyanyi sensasional Syahrini dijadwalkan akan menjadi saksi dalam sidan dugaan penipuan, penggelapan serta pencucian uang oleh First Travel di Pengadilan Negara Depok, Senin (2/4/2018).

Syahrini disebut sebagai artiis yang di endorse paket perjalan umrah oleh First Travel.

“Hari Senin rencana menghadirkan Syahrini. Confirm hadir” kata jaksa penuntut umus. seperti dilansir Kompas.

Pengacara Syahrinin, Hotman Paris juga memastikan Syahrini akan hadir di persidangan.

“Besok hari senin jam sembilan pagi, Hotman dan Syahrini akan tampil di Pengaduan Negeri Depok dalam kasus First Travel,” kata Hotman, lewat video akun intagram miliknya.

Sebelumnya, Syahrini telah beberapa magkir dari panggilan jaksa untuk bersaksi denagn alasan terbentur urusan pekerjaan.

(Agung)

Ingin Tahu Kebutuhan Petani, Kang Hasan Ikut Tandur di Cijeungjing

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) ikut menanam padi (tandur) dengan sejumlah petani di pesawahan, blok Jati Desa, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, Senin (2/4/2018).

Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai upaya mengetahui aspirasi para petani, termasuk apa yang para petani butuhkan. Dengan terjun langsung, kata dia, dirinya bisa mengetahui kebutuhan mereka, terlebih selama ini mereka butuh pupuk dan bibit.

“Setelah saya ngobrol sama mereka, mereka butuh pupuk dan bibit selama ini,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang petani Ahmad meminta agar Hasan membantu menyediakan pupuk dengan harga terjangkau dan mudah didapat. Terlebih, kata dia, harga pupuk selama ini cukup tinggi.

“Kami berharap Kang Hasan bisa membantu kesulitan para petani jika terpilih nanti,” jelas Ahmad.

(Husen Maharaja/LIN)

Dirugikan, Ribuan Pedagang Kartu Seluler Berdemo di Depan Gedung Sate

0
(foto istimewa)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ribuan pedagang kartu perdana telepon seluler (ponsel) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (2/4/2018). Aksi tersebut merupakan penolakan kepeutusan pemerintah yang membatasi registrasi satu NIK hanya untuk tiga nomor telepon seluler.

Aksi unjuk ini dilakukan serentak di beberapa kota di seluruh Indonesia. Salah satunya di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung.

“Massa yang bakal hadir diperkirakan 1.000-1.500 orang. Semuanya berkumpul terlebih dahulu di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Jalan Dipatiukur,” kata Koordinator Lapangan Bandung Raya Forum Outlet Bandung, Wawan Kurniawan, seperti dilansir PRFM.

Wawan mengatakan, pembatasan tersebut sangat merugikan para pedagang kartu seluler.

“Kami keberatan karena untuk pengaktifan nomor dibutuhkan NIK. Apalagi bagi penjual pulsa, butuh beberapa handphone yang berbeda provider,” tambahnya.

Pasca-pembatasan registrasi diberlakukan, lanjut Wawan, omset penjualan kartu seluler mengalami penurunan hingga 50 persen. Jika terus dibiarkan, maka para pedagang akan terus dirugikan.

(Agung)

Sudrajat akan Fokus Menata Pembangunan di Jabar Selatan

0
Sudrajat: Banyak yang Bilang Jawa Barat Intoleran.(FOKUSJabar/Ibenk)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur (cagub) Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat serius dan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Jabar Selatan.

Selama ini, kata dia, pembangunan infrastruktur di wilayah Jabar Selatan masih sedikit tertinggal dengan daerah lainnya.

Sudrajat menaruh perhatian untuk kawasan Jabar Selatan karena adanya ketimpangan sosial dan ekonomi. Kantong kemiskinan di Jawa Barat ini, salah satu yang terbesar persentasenya ada di wilayah Jabar selatan.

“Pembangunan di daerah tertinggal, khususnya bagian selatan Jawa Barat jadi prioritas kami (Sudrajat dan Ahmad Syaikhu) agar kegiatan perekonomian di daerah-daerah tersebut dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkap Sudrajat melalui rilisnya.

Namun, kata dia, pengertian pembangunan infrastruktur ini harus diluruskan karena terkait infrastruktur tak hanya menyangkut ketersediaan sarana transportasi atau jalan yang memadai, juga infrastruktur lain seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, dan lainnya yang terintegrasi.

“Membangun infrastruktur itu tentunya jangan hanya soal membangun jalan ataupun jembatan. Sebab pengertain infrastruktur ini kan luas. Menyediakan jaringan data (internet), bangunan sekolah atau pendidikan yang memadai, kesehatan dan pasar itu juga termasuk membangun infrastruktur, ” ungkap dia.

Dengan kata lain, tidak cukup pada pembangunan akses jalan yang memadai, tetapi harus dibarengi pembangunan infrastruktur lain yang juga tidak kalah penting untuk masyarakat.

Lebih lanjut dia mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu ujung tombak dari pertumbuhan, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Untuk masa 5 tahun ke depan, pembangunan infrastruktur akan dikembangkan secara optimal agar Jawa barat mempunyai infrastruktur yang modern, namun humanis, untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.

“Konsep yang dipilih berdasarkan konsep berkelanjutan baik dalam tahapan perencanaannya maupun implementasinya. Dengan begitu, pembangunannya optimal dan dapat dirasakan secara optimal oleh generasi yang akan datang. Di samping itu, pembangunan infrastruktur akan diselaraskan dengan potensi kekayaan alam yang dimiliki Jawa Barat dan juga ramah lingkungan, ” pungkas dia.

(LIN)