spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8303

HMI Kota Banjar Desak Pemkot Selesaikan SK Honorer Palsu

0
BANJAR, FOKUSJabar.id: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjar mendesak pemerintah kota untuk koorperatif dan bertindak profesional dalam menyikapi kasus yang kerap terjadi dilingkungan Pemkot Banjar.
“Seperti kasus dugaan SK Honorer palsu yang baru-baru ini terjadi. Tentu harus segera diselesaikan dan menindak tegas siapa yang menjadi oknum dari dalang pemalsuan dokumen tersebut,” tegas Koordinator Lapangan Aksi Demo HMI, Ramdhani dalam orasinya di depan Setda  Pemkot Banjar, Juma’at (06/04/2018).
Mahasiswa mendesak agar Inspektorat melakukan investigasi kasus kemudian mempublikasi melalui konferensi pers. Karena HMI mengangap dengan adanya kasus tersebut kredibilitas Pemkot Banjar telah dicemarkan dengan kasus tersebut.
Ditempat yang sama, Ketua Umum HMI Cabang Kota Banjar, Joko Nurhidayat mengatakan aksi ini digelar buntut dari kesabaran mahasiswa dalam menyikapi kasus SK palsu. Joko menilai bahwa tidak ada keseriusan pemerintah dalam menangani kasus tersebut bahkan telah berlangsung satu tahun lamanya. Tetapi belum juga menyelesaikan kasus yang membawa nama salah satu ASN di BKPPD Kota Banjar.
“Ini kasus sudah terjadi april tahun lalu, sudah satu tahun kasus ini belum diselesaikan. Kami mendorong pemerintah supaya bertindak profesional dan terbuka, jangan tutup mata,” ujarnya.
Boip

Gomez Sudah Serahkan Nama Pemain Seleksi ke Manajemen

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dua pesepakbola Ahmad Rajendra dan Paul Yohanes Yukey sudah ikut seleksi di Persib Bandung. Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez memutuskan untuk merekrut satu pemain, tapi selanjutnya diserahkan kepada manajemen.
“Kami coba rekrut satu tapi keputusan akhir tetap di manajemen. Jika manajemen bilang iya itu oke, tapi jika bicara tidak, tidak masalah,” kata Gomez di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (6/4/2018).
Pendaftaran pemain untuk tahap pertama sudah ditutup pada 5 April, Gomez pun tidak mengetahui apakah pemain yang disodorkannya didaftarkan atau tidak. Jika tidak direkrut, pelatih asal Argentina ini tak mempermasalahkannya.
“Saya sudah ajukan nama, tapi semua tergantung manajemen, jika manajemen bicara iya itu bagus tapi kalau tidak, tidak apa-apa,” jelasnya.
(Arif/DAR)

Lawan Mitra Kukar, Febri dan Wildan Gomez Siapkan penggantinya

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi Mitra Kukar pada pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lutan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/4/2018). Pada laga tersebut kemungkinan besar  Wildansyah dan Febri Haryadi absen.
Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, Wildansayah absen  karena mengalami keluhan di lututnya.

untuk mengantisipasinya  akan ada rotasi pemain, apalagi masih ada stok center bek seperti Al Amin Syukur Fisabillah.
“Dia (Wildan) tidak akan bermain karena punya masalah di lututnya,” ucap Gomez, Jumat (6/4/2018).
Selain Wildan, Febri Hariyadi juga kondisinya kurang bugar, sehingga pihaknya akan mempersiapkan Ghozali Siregar untuk mengantisipasi jika Bow sapaan akrabnya tidak bisa diturunkan.
“Febri juga sedang menderita demam, dua hari menjelang pertandingan dan dia demam, jadi saya tidak yakin dia bisa bermain hari Minggu, tapi itu semua tergantung nanti,” ucap Gomez. (Arif/DAR)

Diminta Nyaleg di Dapil 3, Aktivis Garut Ini Berlabuh ke Demokrat

0
Yahya Usman

GARUT, FOKUSJabar.id : Sosok Yahya Usman tidak asing lagi di mata masyarakat Kabupaten Garut. Dia di kenal sebagai seorang aktivis yang kerap menyuarakan masalah lingkungan khususnya di Kota Intan.

Selain itu, pria ramah ini pun menjadi satu-satunya aktivis yang pernah mengadakan Itsbat Nikah atau memfasilitasi Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang sah menurut agama namun tidak memiliki surat nikah.

BACA JUGA:

Bupati Garut Kunjungi PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia

Atas dasar kepeduliannya terhadap lingkungan dan para Pasutri, masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) 3 wilayah Garut Selatan (Garsel) meminta sekaligus mendukung Yahya Usman untuk maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Dukungan juga datang dari salah satu pengusaha nasional, Zenal dan para alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Garut.

Tokoh perempuan Kecamatan Cisewu, Tanti membenarkannya. Menurut dia, Yahya Usman merupakan pejuang lingkungan yang patut didukung menjadi wakil rakyat yang nantinya bisa menyuarakan semua aspirasi masyarakat, khususnya wilayah Garsel.

“ Saya siap dukung untuk pemenangan Kang Yahya,” kata Tanti, Jumat (6/4/2018).

Senada disampaikan pemilik penginapan di Kecamatan Pameungpeuk, H. Dudi. Dirinya sudah bulat akan menyukseskan Yahya Usman yang sudah teruji memperjuangkan lingkungan di Kabupaten Garut.

“ Saya akan all out mendukung Kang Yahya karena beliau memiliki segudang pengalaman. Terlebih, peduli terhadap lingkungan,” beber dia.

Mendapat dukungan dan permintaan dari masyarakat Dapil 3, akhirnya Yahya Usman memutuskan mendaftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Yahya mengaku, dukungan masyarakat tersebut sudah bergulir sejak lama. Beberapa tokoh masyarakat, ulama, pengusaha nasional sudah menemui dan membahasnya untuk pemenangan Pileg 2019.

” Insya Allah, saya tidak akan mengecewakan permintaan dan dukungan masyarakat Dapil 3,” singkat Yahya.

(Andian/Bam’s)

Relawan Projo Sukabumi Siap Kawal 7 Program Hasanah

0
Cawagub Jabar Anton Charliyan bersama relawan Projo (Foto IST)
Cawagub Jabar Anton Charliyan bersama relawan Projo (Foto IST)

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Relawan pendukung Joko Widodo (Projo) Kabupaten Sukabumi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Cagub-Cawagub Jabar nomor urut 2 Tubagus Hasnuddin (Kang Hasan)-Anton Charliyan (Anton). Sebelumnya, DPD Projo Jawa Barat pun merapatkan barisan mendukung pasangan yang dengan jargon Hasanah.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Projo Kota Sukabumi Jhony mengatakan, dukungan tersebut berdasarkan perintah dari DPD Projo Jabar.
Pihaknya pun siap memperjuangkan kemenangan pasangan Hasanah di daerah Sukabumi sekaligus menghantarkan mereka memimpin Jabar lima tahun ke depan.

“Dukungan Projo Sukabumi untuk Hasanah tidak lepas dari kepercayaan kami terhadap Kang Hasan dan Kang Anton untuk membawa perubahan yang lebih baik untuk Jabar,” kata Jhony di sela acara deklarasi dukungan, di Jalan Cikode, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/4/2018).

Projo Sukabumi, kata dia, yakin pasangan Hasanah mampu mewujudkan Nawacita Jokowi di daerah Sukabumi maupun Jabar. Menurut dia, tujuh program unggulan yang digulirkan Hasanah pun sesuai dengan apa yang dibuhkan masyarakat Jabar.

“Saya yakin dengan tujuh program Hasanah bisa membawa perubahan lebih baik di Jabar lima tahun ke depan,” kata dia.

Sementara itu, Cawagub Jabar Anton Charliyan menyambut baik dukungan tersebut dan mengaku siap mewujudkan keinginan masyarakat Kabupaten Sukabumi maupun Jabar dengan tujuh program unggulan Hasanah.

“Tujuh program itu telah mencakup semua kebutuhan masyarakat Jabar, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga keamanan dan pelestarian budaya Jabar. Semua program tersebut kami serap melalui aspirasi dan situasi Jawa Barat saat ini,” kata Anton.

Adapun tujuh program unggulan Hasanah, yakni BogaGawe , JabarSeubeuh , SakolaGratis , ImahReumpeug , JabarCageur , Turkamling&Budaya , serta molototcom .

(LIN)

Aher Optimistis Jabar Kembali Raih WTP

0
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat diwawancarai di Rumah Negara Pakuan, Kota Bandung
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat diwawancarai di Rumah Negara Pakuan, Kota Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) optimistis Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyandang Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Sehingga Pemprov Jabar dapat kembali masuk tiga besar nasional sebagai daerah dengan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) terbaik.

Apabila Opini WTP tercapai, maka akan menjadi yang Ke-7 bagi Pemprov Jabar secara berturut-turut sejak 2011. Bahkan Jabar pun akan menjadi provinsi pertama dalam mencapai raihan ini.

“Alhamdulillah selama ini Jawa Barat sudah 6 kali WTP, mudah-mudahan tahun ini ketujuh kalinya, sekaligus menjadi hadiah masa terakhir jabatan saya,” ungkap Aher seusai ‘Entry Meeting’ bersama BPK Kanwil Jabar, di Gedung Negara Pakuan, Bandung, Jumat (6/4/2018).

Pihaknya akan menyetorkan laporan keuangan ke pihak BPK. Selanjutnya BPK akan menelaah dokumen-dokumen yang ada untuk diperiksa. Artinya, siap untuk diperiksa oleh BPK. Bahkan pihaknya sudah meminta segenap aparat Pemprov Jabar, khususnya para kepala OPD, Kepala Biro, dikomandani oleh Kepala Inspektorat dalam menyiapkan pemeriksaan dari BPK tersebut.

“Tidak ada masalah berarti terkait pengelolaan keuangan. Sebaliknya, pengelolaan aset di Jabar semakin bagus, keuangan bagus, sistem pengendalian pemerintahan pun semakin bagus,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan pada BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Arman Syifa menyebut bahwa kegiatan ‘entry meeting’ yang digelarnya bersama gubernur, merupakan suatu pertemuan untuk memulai pemeriksaan.

“Dalam hal ini kami sedang melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2017 dan akan berlangsung selama dua bulan sampai akhir Mei,” kata Arman.

Pihaknya akan memeriksa kewajaran atas laporan keuangan yang sudah terima BPK dari Pemprov Jabar. Adapun yang akan menjadi sasaran penilaian, yakni kewajaran pelaporan keuangan yang sesuai dengan kriteria standar akuntansi pemerintahan.

“Salah satu produk dari pemeriksaan kami adalah Opini atas laporan keuangan,” kata dia.

(LIN)

Deddy Mizwar Imbau Masyarakat Sekitar BIJB Berperan Aktif dengan Perubahan Pencaharia

0
Blusukan ke Pasar Indramayu, Deddy Mizwar Diarak Becak. (FOKUSJabar/Adi)

BEKASI,FOKUSJabar.id: Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar mengimbau masyarakat sekitar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kertajati, Kabupaten Majalengka agar berperan aktif dengan perubahan pola mata pencaharian.

Deddy memastikan bahwa dalam perubahan itu Pemerintah Provinsi hadir untuk memfasilitasi.

“Perubahan itu sebuah keniscayaan, yang alergi terhadap perubahan ini sudah menyalahi Sunnatullah. Persoalannya mampu nggak kita beradaptasi dengan perubahan,” kata Deddy Mizwar saat ditemui di Bekasi, Jumat (4/4/2018).

BACA JUGA:

Soal Pilkada 2024, Ini Kesepakatan PDI-P dan PCNU Ciamis

Menurut dia, dengan perubahan tersebut, kualitas daya saing dalam mata pencaharian dipastikan meningkat. Sebaliknya yang anti perubahan akan tergilas dan yang mengantisipasi perubahan akan survive.

Deddy menilai, berdirinya BIJB berpotensi meningkatkan perekonomian di bidang pariwisata.

“Kita harus berjalan bersama – sama mengubah pola pikir mereka dari kultur pertanian ke kultur industri dan pariwisata,” terangnya.

Untuk memperkuat transisi perubahan itu, pihaknya berharap masyarakat sekitar lebih peduli terhadap pendidikan.

“Pendidikan yang bisa mendorong mereka untuk alih profesi,” jelas Deddy Mizwar.

(Adie/LIN)