spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8302

Igbonefo dan Kim Pulih dari Cedera

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dokter Persib Bandung, Rafi Ghani menuturkan kondisi Kim Jeffrey Kurniawan dan Victor Igbonefo sudah pulih, setelah sebelumnya mengalami cedera dan harus berlatih terpisah dari pemain lainnya.
Kim sebelumnya mengalami cedera patah tulang fibula, sedangkan Igbonefo mengalami cedera di bagian lutut. Setelah menjalani pemulihan, keduanya sudah bisa berlatih dengan normal.
“Sudah tidak perlu pemeriksaan lagi. Pembetukan kalusnya sudah sempurna, kadang masih suka ada keluhan di bagian cedera,” kata Rafi di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (6/4/2018).
“Kemarin dilakukan untuk penyembuhan PRP, untuk yang terakhir. Jadi cedranya sudah sembuh Kim,” tambahnya.
Kedua pemain tersebut menurut Rafi belum ditentukan tampil pada pertandingan kandang menghadapi  Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/4/2018). Karena, kondisi fisiknya perlu ditingkatkan lagi, setelah lama absen.
“Sama Victor (sudah pulih) cuma kita lihat kebugaran sama kondisi fisik. Nanti pelatih kepala sama pelatih fisik yang menentukan,” ucap Rafi.
(Arif/DH)

Faktor Umur, Persib Gak Butuh Firman Utina ?

0
firman utina fokusjabar.id
Firman Utina
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Melihat prestasi Persib Bandung yang kurang maksimal di dua pertandingan perdana Liga 1 2018, membuat Bobotoh menginginkan Firman Utina untuk kembali ke tim Maung Bandung.
Meski keinginan Bobotoh sudah didengar pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, namun, dia memastikan gelandang senior tersebut tidak akan masuk dalam skemanya untuk musim 2018.
“Tidak (direkrut). Saya sudah dengar itu, tapi kami tidak butuh di sini,” tegas Gomez, Jumat (6/4/2018).
Pelatih asal Argentina ini mengakui Persib membutuhkan tambahan pemain, hanya saja usia Firman yang cukup tua, membuatnya tidak bisa merekrut mantan pemain Bhayangkara FC tersebut.
“Kami tidak butuh dia di sini, kami sudah punya pemain di posisi itu. Dia pemain yang bagus tapi sudah berusia 36 tahun. Kami lebih condong mencari pemain yang lebih muda untuk masa depan, bukan hanya untuk Persib tapi untuk masa depan, mungkin usia 26-27-28,” jelasnya.
Kualitas Firman diakui oleh Gomez, hanya saja Persib tidak membutuhkan tenaga pemain yang sempat berkostum Timnas Indonesia ini.
“Tapi saya tahu dia pemain yang bagus. Dia pemain yang bagus tetapi kami butuh pemain lain di tim. Saya tidak mau bicara dia pemain yang buruk, dia tetap pemain yang bagus,” jelasnya.
(Arif/DH)

Heboh ! Kota Banjar Diguyur Hujan Es Satu Orang Tewas

0
BANJAR, FOKUSJabar.id:  Warga di Kota Banjar mendadak heboh. Hujan deras yang mengguyur Kota Banjar Jumat (6/4/2018) bukan hujan biasa, melainkan hujan es menyerupai batu kerikil kecil.
Warga kaget ketika air hujan yang menimpa atap rumah suaranya sangat kencang begitu dilihat air yang turun beku seperti serbuk es. Hujan es fenomena yang langka terjadi di Kota Banjar.
Tak hanya itu, hujan es yang disertai angin kencang pun merusak sejumlah rumah dan menumbangkan pepohohan. Seorang warga dikabarkan tewas.
Korban tewas bernama Momon berusia 76 tahun. Korban meninggal dunia di dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Kota Banjar, setelah tertimpa pohon albiso yang tumbang diterjang angin kencang. Bagian kepala Momon luka parah. Warga Lingkungan Siluman Baru RT034/016 Kelurahan/Kecamatan Purwaharja Kota Banjar inipun tak berhasil diselamatkan.
“Informasi  dari  keluarga korban,  almarhum diduga meninggal karena tertimpa pohon albu yang roboh akibat hujan angin,” terang  Ps. Paur Humas Polres Banjar Bripka. Shandi Rona Prawira, Jum’at (06/04/2018).
Hujan es disertai angin kencang ini pun merusak sejumlah fasiltas publik seperti tiang listrik, atap rumah dan sejumlah papan reklame. Hingga berita ini naik, belum ada informasi terkait penambahan jumlah korban. Data kerusakan pun masih diinventarisir pihak berwenang.
Fenomoena langka di Kota Banjar ini pun menjadi viral di medsos. Banyak status facebook, Instragram dan WhatsApp yang mengabarkan terjadi hujan es di Kota Banjar.
(Boip/DH)

HMI Cabang Banjar Minta Darmadji Tak Tinggal Diam

0
BANJAR, FOKUSJabar.id: HMI Cabang Kota Banjar mendesak Pemkota Banjar tak tinggal diam terhadap pemalsuan SK honorer. Sebab hal ini merusak kewibawan pemkot. Dengan membawa panji HMI mahasiswa i berorasi di depan Kantor Balai Kota Kota Banjar di jalan Siliwangi, Purwaharja Banjar, Jum’at (06/04/2018).
Yang menarik dari aksi tersebut, Plt Wali Kota Banjar  Darmadji Perwirasetia seakan dikambing hitamkan.  Asisten sekda  ll bidang Sosial Ekonomi Ppembangunan Administrasi, Agus Eka S berjanji akan meneruskan  aspirasi belasan mahasiswa kepada Plt Wali Kota,
“Menurut saya meskipun tidak ada laporan dari korban atau OPD yang dicatut namanya, Plt memiliki kewenangan untuk memerintahkan Inspektorat memili investigasi. Karena ini  sudah menjadi konsumsi publik. Plt memiliki kewenangan tanpa harus ada laporan,” ucapnya.
Sementara, Kepala Inspektur Kota Banjar, Ojat Sudrajat menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu surat perintah dari Plt Wali Kota Darmadji Prawirasetia. Mereka akan tetap melaksanakan  berdasarkan prosedur, meski ada tekanan dari aksi mahasiswa.
“Meski nantinya tidak ada surat perintah dari wali kota tetap tidak bisa melakukan investigasi,” katanya.
(Boip/DAR)

Warga Geger, Hujan Es Turun Di Banjar

0
BANJAR, FOKUSJabar.id : Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kota Banjar, Jum’at (06/04/2018) mengagetkan warga. Sebab  selain derasnya air serta kencangnya angin, hujan  dicampuri turunya butiran butiran kristal menyerupai es batu.
“Ya, hujan begitu deras serta angin kencang. Bahkan butiran es pun turun hingga membuat warga penasaran, terdengar suara yang keras di atas atap rumah kemudian keluar dan mencari sumber suara itu. Ternyata ada butiran es batu,” ungkap Cecep warga Banjar saat dihubungi melalui sambungan telepon gengam.
Pantauan FOKUSJabar.id, saat ini hujan  masih tetap turun di kawasan Banjar. Angin yang kencang berhasil merobohkan beberapa pohon kecil dan menerbangkan beberapa genteng rumah warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada korban jiwa atau kerusakan akibat hujan angin dan turunya es berbentuk batu.
(Boip/DAR)

Febri dan Wildan Terancam Absen di Pekan Ketiga 

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kemungkinan tidak akan menurunkan dua pemain andalannya Febri Hariyadi dan Wildansyah saat menghadapi Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lutan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/4/2018).
Menurut dokter tim Persib Rafi Ghani, Wildansyah pada sesi latihan di Stadion GBLA, Kamis (5/4/2018), sempat mengalami masalah. Namun, hal itu bukan merupakan cedera berat.
“Kemarin pada saat latihan di GBLA jatuh tapi saya pikir bukan cedera serius, setelah latihan juga tidak dinyatakan apa-apa. Tapi ada keluhan sedikt nyeri lutut kanannya, kita mendapatkan fisioterapi. Kita obseravsi selama satu dua hari ini,” kata Rafi, Jumat (6/4/2018).
Sedangkan Febri Hariyadi, kondisinya masih belum bugar, karena sebelumnya mengalami demam. Meski begitu, keduanya akan dipantau hingga menjelang pertandingan.
“Kemarin panas, saya periksa tadi pagi hari panasnya sudah tidak ada, tapi yang bersangkutan masih pada lemes tapi memang disarankan tidak ikut latihan dulu. Kita lihat sampai besok ya. Kita observasi panasnya Febri, tapi memang ada sedikit batuk dan ada infeksi saluran pernafasan akut,” ucapnya.
“Kita lihat besok untuk kesehatannya, tapi nanti dia tidak mengikuti program latihan tanya ke pelatih kepala, tapi dari kondisi kesehatan sudah bagus. Ya belum jaminan dan masih ada besok,” ungkapnya.
(Arif)

Ribuan Umat Islam Tasikmalaya Minta Sukmawati Ditangkap dan Diadili

0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id :Ribuan umat islam dari berbagai ormas islam seperti FPI, Tholiban, Forum Pondok Pesantren, Al-Mumtaz, PMII serta organisasi lainnya mengutuk dan mengecam puisi karya Sukmawati Seokarno Putri yang telah melecehkan dan menghina syariat islam.

Aksi damai umat islam Tasikmalaya itu dimulai usai menunaikan shalat  jum’at, aksi dimulai di taman Kota, Bunderan Tugu Adipura Kota Tasikmalaya sekitar pukul 13.20, mereka melakukan orasi dibawa komando Abu Hasmi Koordinator Aksi.

Setelah melakukan orasi di Tugu Adipura, selanjutnya sekitar pukul 14.30 WIB, ribuan masa umat islam long march menuju Mapolres Tasikmalaya Kota dengan dikawal pihak kepolisian guna menemui Kapolres.

Sampai di Mapolres Tasikmalaya Kota,  masa disambut langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf.

Saat di Mapolres, Masa aksi damai melalui juru bicaranya Ustadz Ade  Yan Yan, Ketua FPI menyampaikan orasinya yakni mengutuk si Busuk julukan Sukmawati Soekarnoputri yang telah menodai dan menghina umat islam melalui karya puisinya.

”Puisinya itu jelas-jelas sudah menghina dan mencederai syariat islam hal inilah memancing kemarahaan seluruh islam dari seluruh penjuru Indonesia. Saya Islam, Pak Kapolres islam, semua yang ada disini islam, jika agama dan syariatnya dihina dan dilecehkan apakah semua marah.? sebagai umat islam pasti akan marah, karena tidak ada satu umat pun akidah, agama dan syariatnya yang rela dihina,” katanya  dengan nada lantang.

Ustadz Yan Yan pun meminta pihak kepolisian segera menangkap dan mengadili serta memenjarahkan si Busuk Sukmawati yang sudah menghina ajaran agama”kita datang ke Polres karena ini bagian institusi Polri yang kita percayai untuk melakukan penegakan hukum, kita titipkan tuntutan ini ke Kapolres untuk di sampaikan ke Kapolri sehingga Kapolri secepatnya menangkap dan mengadili si Busuk Sukmawati,”harap ustadz Yan Yan.

Dia pun mengancam jika Kapolri tidak cepat menangkap dan mengadili Sukmawati, aktivis umat Islam, aliansi dan ormas Islam Tasikmalaya akan datang ke Jakarta. ”Kita harap kasus ini jangan dipetieskan, buat apa ada Polisi, buat apa ada Jaksa jika ada pelangaran tidak diproses hukum, kalau Sukmawati tidak ditangkap dan dihukum, kami semua umat muslim Tasikmalaya akan longmarch ke Jakarta, kita akan lakukan gerakan Aksi Bela Islam jilid II jika si busuk Sukmawati tidak dimejahijaukan,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Ma’aruf mengatakan, apa yang telah disampaikan oleh warga muslim Kota Tasikmalaya, dan ini merupakan PR kami untuk segera ditindaklanjuti”saya janji apa yang sudah dititipkan kepada saya, akan saya laporkan dan sampaikan ke Polda Jawa Barat, dan semoga sesuai harapan semua pihak dan saya harapkan dukungan dan do’a seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar tetap aman dan kondusif.

(Seda)