spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8298

Tingkatkan Jumlah Wisatawan, PT. KAI Berlakukan Diskon 15 Persen

0
Syarat Naik Kereta
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: PT. Kereta Api Daop II Bandung memberlakukan diskon 15 persen untuk rombongan penumpang minimal 20 orang.

Hal tersebut sekaligus untuk meningkatkan jumlah wisatawan dari luar Bandung.

Manajer Humas PT. KAI Daops II Bandung Joni Martinus mengatakan,  diskon tersebut di berlakukan dalam program ‘Rame – Rame Lebih Seru’ untuk periode April sampai dengan Mei 2018.

BACA JUGA:

Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Gelar Razia Gabungan Bersama Forkopimda

“Promo ini untuk memberikan kemudahan masyarakat yang akan berwisata atau bepergian secara rombongan ke tujuan – tujuan tertentu,” kata Joni dalam keterangan persnya, Senin (9/4/2018).

Pemberlakuan diskon, kata dia, akan di berikan kepada rombongan dengan tujuan tertentu.

“Kami memberikan diskon bagi masyarakat yang akan berkunjung ke lima daerah. Yakni Bandung, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi dan Surabaya,” katanya.

Khusus di Daop II Bandung, bagi rombongan dengan tujuan Yogyakarta, dapat memanfaatkan promo ini pada perjalanan KA Lodaya, KA Argo Wilis, dan KA Mutiara Selatan khusus pada relasi Bandung – Yogyakarta.

Untuk yang akan berwisata ke daaerah Surabaya atau dari Surabaya menuju Bandung, dapat menggunakan KA Argo Wilis dengan relasi Bandung – Surabaya Gubeng atau Surabaya Gubeng – Bandung.

Sementara yang akan menuju Malang dapat menggunakan KA Malabar dan dari Malang menuju Bandung dapat menggunakan KA Mutiara Selatan.

Sedangkan bagi masyarakat yang akan bepergian ke arah Semarang, dapat memanfaatkan promo ini pada perjalanan KA Harina dan KA Ciremai dengan relasi Bandung – Semarangtawang.

“Promo ini hanya berlaku pada kereta-kereta yang relasinya telah kami tentukan. Misalnya pada KA Harina, hanya berlaku pada relasi Bandung – Semarangtawang dan tidak berlaku pada ‘relasi antara’ misalnya Bandung – Cirebon. Begitupun  pada KA Mutiara Selatan meskipun tujuan akhirnya Malang, namun promonya hanya berlaku pada relasi Bandung – Yogyakarta dan promo ini berlaku pada arah sebaliknya yaitu dari Malang menuju Bandung,” katanya.

(Adie/LIN)

Bawa Gerbong, Mantan Ketua Gerindra Kab Tasikmalaya Dukung Hasanah

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Mantan Ketua Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya Ujang Abdul Haq menjamin bahwa masyarakay Singaparna akan memberi dukungan sepenuhnya untuk pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah) di Pilgub Jabar 2018.

Ujang pun membawa gerbong dari beberapa PAC dan ranting Gerindra dari 23 kecamatan dan 345 desa di Kecamatan Singaparna untuk mendukung Hasanah.

“Para pengurus partai di akar rumput ini telah tereliminasi kepengurusan baru saat ini, dan semuanya ikut saya memenangkan Kang Hasan dan Kang Anton di Pilgub Jabar 2018,” tehas Ujang saat peresmian Posko Dulur Anton Charliyan di Jalan KH Ruhiyat, Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Minggi (8/4/2018).

Menurut dia, Hasanah merupakan paket lengkap, yakni dua jenderal dan dua doktor. Selain itu, pasangan nomor urut dua ini pun dinilai mempunyai visi misi yang diyakini mampu membawa masyarakat Jabar ke arah lebih baik.

“Salah satu visi misi yang sangat menarik adalah penyaluran dana untuk pembangunan pesantren dan kesejahteraan para pembimbing serta para marbot di seluruh pelosok Jabar,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, sosok Anton yang dikenal dekat dengan kalangan pesantren dan mantan Kapolda Jabar pun sudah memiliki gagasan-gagasan yang bisa merubah Jabar lebih Islami, seperti polwan berjilbab saat bertugas.

“Dengan kepemimpinan Kang Hasan dan Kang Anton, saya yakin akan membawa angin segar dan Jawa Barat akan lebih nyaman,” kata dia.

(LIN)

Legislator NasDem: Infrastruktur Jalan Merupakan Pendukung Pertumbuhan Ekonomi

0
Yusep Mulyana saat menerima aspirasi warga Kecamatan Wanaraja (Foto. Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Infrastruktur jalan merupakan salah satu pendukung meningkatnya roda perekonomian masyarakat.

Demikian diungkapkan Anggota DPRD Garut dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Yusep Mulyana. Menurutnya, akses jalan merupakan faktor terpenting dalam menopang peningkatan ekonomi masyarakat.

” Karena biaya produksi dan biaya angkut warga yang notabene mayoritas petani bisa diminimalisir,” kata Yusep usai menggelar silaturahmi dengan warga Kampung Bebedahan, RT01/01, Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Senin (9/4/2018).

Yusep menambahkan, pihaknya merasa miris dengan kondisi jalan Ciloa yang sangat memprihatinkan. Terlebih apabila kondisi basah atau sudah diguyur hujan.

” Ketika hujan jalan tersebut menjadi licin, karena air masuk ke jalan tersebut,” imbuhnya.

Diterangkan Yusep, setelah mendengar aspirasi warga setempat, pihaknya akan menampung dijadikan Pokok pikiran (Pokir) selanjutnya direalisasikan.

” Insya Allah aspirasi warga bebedahan akan segera direalisasikan,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua RW 01, Eri Eriana mengatakan, sudah sejak dulu jalan tersebut terlantar. Jalan tersebut merupakan akses yang biasa digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

” Saya atas nama warga Bebedahan sangat menginginkan jalan tersebut diperbaiki guna peningkatan ekonomi warga,” singkatnya.

(Andian/Bam’s)

Pembunuh Kamin Menyerahkan Diri ke Polisi

0
(FOKUSJabar/Husen maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id :  Pembunuhan di Desa Pasirmalang Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis Minggu (8/4) sore ternyata dipicu rebutan lahan garapan sawah.

Ini berdasarkan keterangan pelaku Ade Irfan warga Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis yang menterahkan diri beberapa saat setelah membunuh Kamin warga Dusun Mekarsari Desa Pasirlawang Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis akhirnya meyerahkan diri ke Polsek Purwadadi.

“Pemicunya memang rebutan lahan tractor, pelaku adalah operator traktor, setelah membunuh beberapa saat setelah pelaku menghabisi korban langsung meyerahkan diri,” kata Kapolsek Lakbok AKP Badri.

Menurut Kapolsek, sebelumnya mereka terlibat cekcok mulut lalu berduel, dan Kamin tewas

“Pelaku dan korban merupakan operator traktor,” ucapnya.

Badri melanjutkan, saat kejadian korban didatangi pelaku dan terjadilah percekcokan yang diakhiri perkelahian antara pelaku dan korban.

“Korban tewas ditebas senjata tajam yang dibawa pelaku,” ucapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Azzizah, Penembak Usia 12 Tahun Jadi Perhatian Penonton

0
Putri Azzizah Haryanto. (FOKUSJabar/Ibenk)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sebanyak 70 penembak dari berbagai pengurus cabang Penembak Indonesia (Perbakin) se Jabar mengikuti pertandingan menembak.

Pertandingan bertajuk ‘ Jawa Barat Championship Action Air International Practical Shooting Confederation (AAIPSC) level 1 itu digelar di lapangan tembak Korpaskhas Landasan Udara TNI AU Sulaiman, Margahayu Kabupaten Bandung, Minggu (8/4/2018).

Dari deretan peserta yang didominasi laki-laki itu, terselip dua penembak gadis berusia belia, mereka adalah Putri Azzizah Haryanto (12) dan Putri Zhafira Haryanto (10). Dua gadis penembak tersebut menyita perhatian penonton dan pemain lainnya.

“Keren dong, anak kecil sudah pandai menembak. Perempuan lagi. Kelihaiannya tidak kalah dengan penembak lainnya yang laki-laki yang usianya lebih tua,” kata pengunjung acara Jawa Barat Championship AAISC Level 1 tersebut Sumitro (44).

Putri Azzizah Haryanto dan Putri Zhafira Haryanto adalah anak dari Ketua Perbakin Jabar Ceppy Haryanto yang juga penyelenggara kegiatan kompetisi menembak tersebut.

Menurut Ceppy, AAIPSC adalah ajang seleksi penembak yang akan bertanding do Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar dan Pekan Olahraha Nasional (PON) Papua mendatang.

“Jadi kejuaran kali ini lebih kepada menjaring bibit penembak untuk persiapan Porda dan PON, bagian dari seleksi,” kata Ceppy.

Untuk diketahui, dalam perhelatan itu, Azzizah berhasil mengalahkan puluhan saingannya dan keluar sebagai juara di kelas standard overall.

(Ibenk/LIN).

Warga Purwadadi Ciamis Geger, Mayat Korban Pembunuhan Ditemukan di Sawah

0
lokasi pembunuhan

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Warga geger dengan penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan sadis di Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (08/04/2018) sekitar pukul 17.38). Kondisi mayat sangat mengenaskan dengan luka bacok di leher dan dada. Salah seorang warga menemukan korban di kawasan Ranca Pitik

Informasi yang diperoleh fokusjabar.id menyebutkan mayat tersebut belakangan diketahui bernama Kamin. Berdasarkan informasi korban adalah Ketua RT 01/RW 01 di Desa Pasirlawang Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis.

Namun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian karena Kasatreskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto saat dikonfirmasi belum menjawab.

Kades Pasirlawang Taryono Ano Aryanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Dia Korban ditemukan sudah terbujur kaku dipematang sawah di Dusun Mekarsari. Taryono mengatakan, dugaan sementara korban merupakan korban pembunuhan.

“Kalau melihat lukanya korban diduga merupakan korban pembunuhan,” ucapnya.Taryono melanjutkan, namun terkait siapa pembunuhnya dan motifnya apa pihaknya belum bisa menjelaskanya.

“Korban ditemukan warga yang melewati dimana saat itu korban tewas,” ungkapnya.

Kabar penemuan mayat korban pembunuhan tersebut tersebar juga di media sosial, akun facebook Indra Muluy bahkan mengunggah tiga foto masing-masing kerumunan warga dan korban yang terlihat babak belur dengan sayatan luka di leher.

(Husen Maharaja/DAR)

Sebanyak 27 Orang Diduga OD Miras Oplosan, Polisi Gerebek Warung Miras

0
Barang bukti miras yang berhasil diamankan. (Kapolda Jabar)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah mendapat kabar ada 27 orang diduga overdosis (OD) akibat menenggak minuman keras (Miras), Kepolisian Resor Bandung bersama Muspika Kecamatan Cicalengka mengerebek warung yang diduga menjual miras oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Minggu (8/4/2018).

Ada dua warung yang diduga menjual Miras oplosan, yakni di Kampung Kebon Suuk RT01/RW09, Desa Cicalengka Wetan, dan di Kampung Bojong Asih RT03/RW03, Desa Cicalengka Wetan.

“Barang bukti miras yang diamankan ke Polsek Cicalengka yaitu 75 botol miras berbagai merek, dan tiga tong besar tuak, dan untuk pemilik warung sudah kabur,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu.

Sebelumnya, kata dia, Kepolisian mendapat laporan adanya 27 orang diduga overdosis (OD) karena menenggak miras oplosan hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikopo, Cicalengka Kabupaten Bandung.

Dari 27orang tersebut, 12 di antaranya meninggal dunia. Sebagian masih dirawat di RSUD Cicalengka dan sebagian lagi sudah dipulangkan ke rumahnya.

“Setelah mendapat laporan kejadian tersebut dari warga, polisi beserta Muspika Kecamatan Cicalengka langsung mengunjungi RSUD Cicalengka,” kata dia.

Berikut data diduga korban OD miras oplosan dari 6-8 April 2018 :
A. meningal dunia :

1. Ogi (29) asal Kp. Kaca-kaca Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka.
2. Dina Maryana (29) Kp. Warung Peuteuy RT 01/RW 02 Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka.
3. Wawan H. (18) Kp. Tabrig Desa Nanjung Mekar Kecamatan Rancaekek.
4. Irvan (25) Kp. Pinggirwangi RT 03/RW06 Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka.
5. Iwan G. (31) Kp. Ciseke Desa Waluya Kecamatan Cicalengka.
6. Dede Rohimat (Belum ada identitas).
7. Dikdik (22) Kp. Pungkur Loji RT 01/RW 08 Desa Cicalengka Kulon.
8. Asep Ogi Kp. Kebon Kapas RT 01/RW 11 Desa Waluya.
9. Jajang (32) Kp. Beor Desa Babakan Peuteuy Kecamata Cicalengka.
10. Rizal (26) Kp. Cibatu RT 01/RW 04 Desa Tanjungwangi Kecamatan Cicalengka.
11. Cecep Supriadi (28) Kp. Pasar RT02/RW 02 Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka.
12. Deden (21) Kp. Lembur Gede RT 02/RW 03 Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung.

Sementara yang masih dirawat :
1. Kurnia (39) Kp. Pajagalan RT 02/RW 04 Desa Waluya Kecamata Cicalengka.
2. Asep (21) Kp. Babakan Peuteuy RT 03/RW 07 Kecamatan Cicalengka.
3. Erwin (31) Kp. Cikopo RT 02/RW 03 Desa Babakan Peuteuy Kecamatan Cicalengka.
4. Usup (52) Kp. Cipeutag RT 05/RW 09 Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka.
5. Riko (32) Kp. Warunglahang RT 02/RW 08 Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka.
6. Kiki Ginanjar (35) Kp. Babakan Cijeuruk Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi.
7. Nova S. (22) Kp. Sukamulya RT 02/RW 07 Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka.
9. Cahyadi Kp. Pungkur Loji RT 03/RW 08 Desa Cicalrngka Kulon Kecamatan Cicalengka.
10. Endang B. (48) Kp. Cikarmajaya RT01/RW 11 Desa Margaasih Kecamata Cicalengka.

Sementara yang sudah dipulangkan ke rumahnya :
1. Iyus Heryana (32) Kp. Andir RT 02/RW 13 Desa Cikuya Kecamatan Cicalengka (dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin).
2. Asep H. (35) Kp. Andir RT 03/RW 13 Desa Cikuya Kecamatan Cicalengka.
3. Iin, Desa Pasir Tanjung Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.
4. Abdul Fatah (21) Kp. Peundeuy RT 02/RW 05 Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung.
5. Taufik (23) Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.
6. Belum di ketahui.

(Ibenk/LIN)