spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8287

Kapolda Minta KPU Ciamis Jaga Independensi

0
Kapolda
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id:  Kapolda Jawa Barat Irjen Po. Drs Agung Budi Maryoto MSi meminta KPU Ciamis untuk menjaga independensi dalam Pilkada 2018. Sebab tahun ini adalah tahun pesta demokrasi dimana masyarakat memiliki hak untuk memilih pemimpinya, dan hak itu tidak bkhasa di interfensi.

” Ditahun pesta demokrasi ini peran kita adalah melindungi hak masyarakat agar tidak bisa diinterfensi oleh pihak manapun, Unsur pihak penyelenggatlra pilkada harus independen, jangan berat sebelah, meski memiliki hak pilih, namun harus mementingkan kepentingan masyarakat dalam mensukseskan pesta demokrasi yang akan dijalani bersama,” ucapnya.

BACA JUGA: Kapolda Papua Minta Pendulang Emas NK Tidak Masuk Kali Kabur

Polres Ciamis membawahi Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.  Ciamis sendiri membawahi 27 Kecamatan dan 19 Polsek, untuk masyarakat Ciamis dominasi dataran tinggi dengan mata pencaharian bertani, sementara untuk Kabupaten Pangandaran membawahi 10 Kecamatan dan sembilan polsek yang mayoritas masyarakat bermata pencaharian nelayan, demikian dikatakan Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam sambutan kunjungan kerja Kapolda Cabar di Polres Ciamis, Rabu (11/4/2018)

“Untuk saat ini pihaknya tengah dalam masa pengamanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati, demkian laporan kami, selanjutnya nohon arahan Jendral Kapolda Jabar,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Ciamis yang diwakilkan oleh Sekda Ciamis Asep Sudarman dalam sambutanya mengaku sepenuhnya percaya bahwa Pilkada dan keamanan akan terjaga oleh kinerja Polres Ciamis.

 

(Riza M Irfansyah)

Disekap 18 Tahun di Inggris, TKI Berhasil Pulang ke Tanah Air

0
ilustrasi (web)

INGGRIS, FOKUSJabar.id: Tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia  Parinah (50) yang selama 18 tahun di sekap majikannya akhirnya bisa kembali ke Tanah Air, Selasa (10/4/2018) malam.

Tenaga kerja asal Banyumas itu pulang ke Indonesia dengan pesawat Garuda Indonesia GA 87 dari Bandara Heathrow, Inggris dengan bantuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London.

BACA JUGA:

Putri Karlina Sidak Pasar Andir Soal Stok LPG 3 Kg

Setibanya di Jakarta, Parinah akan di sambut oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI yang membantu mengatur perjalanan sekaligus menyerahkan kepada pihak keluarga di Banyumas, Jawa Tengah.

“Parinah merasa senang dan bercampur haru karena akhirnya dapat bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga besar di Banyumas,” kata KBRI London dalam rilisnya, seperti di lansir CNN.

Parinah berterimakasih atas peran KBRI London yang membantu kepulangannya dalam waktu yang singkat. KBRI London akan terus menjalin koordinasi dengan kepolisian setempat terkait penanganan kasus Parinah, sehingga hak-haknya bisa di selesaikan secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

TKW asal Banyumas itu berada di Inggris sejak tanggal 28 Mei 2001 setelah sebelumnya bekerja dengan majikan di Arab Saudi sejak tahun 1999.

Selama bekerja, dia tidak di perkenankan keluar rumah. Kecuali jika bersama salah seorang anggota keluarga majikan.

Selama itu pula, dia tidak menerima gaji dan tidak di perkenankan menghubungi keluarga di Indonesia.

KBRI London bekerja sama dengan Kepolisian Brighton Sussex, Inggris berhasil menyelamatkan Parinah setelah menerima kabar resmi tentang dia pada 1 Maret 2018 lalu.

(Agung/LIN)

Pangeran Saudi: Jika Aliansi Meminta, Saudi Buka Kemungkinan Menyerang Suriah

0
ilustrasi (Web)

ARAB SAUDI, FOKUSJabar.id: Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyatakan bahwa pihaknya membuka kemungkinan untuk menyerang Suriah. Pernyataan itu sebagai respon dugaan penggunaan senjata kimia di Ghouta akhir pekan lalu.

“Jika aliansi dan mitra Saudi meminta, kami akan melakukannya,” tegas Mohammed kepada wartawan di Paris, Perancis, usai bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron, Rabu (11/3/2018).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Saudi  Adel al-Jubeir mengatakan bahwa Saudi mendesak seluruh pihak yang terlibat dalam serangan itu untuk bertanggungjawab.

“Posisi kami adalah mereka yang terlibat harus bertanggungjawab dan diadili,” kata Adel , seperti dilansir CNN.

Serangan gas yang terjadi di Suriah akhir pekan lalu menewaskan setidaknya 60 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang lainnya di sejumlah lokasi di Douma yang berjarak tak jauh dari Ibu Kota Damaskus.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga gagal mengadopsi resolusi guna merespons insiden itu dalam rapat darurat, Selasa (10/4/2018).

(Agung/LIN)

Gerindra: PKS Yakin Prabowo Tumbangkan Jokowi di Pilpres

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Partai Gerindra menyatakan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap mengusung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) 2019.

Gerindra yakin partai yang kini dipimpin Sohibul Iman itu tak akan berpaling.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan, PKS tak hanya sekedar mendukung Prabowo untuk maju sebagai Capres 2019, tetapi juga optimis bisa menang melawan Presiden Joko Widodo, yang telah diusung lima partai politik, pada Pilpres 2019 mendatang.

“Justru PKS adalah partai yang sangat mendukung dan sangat optimis bahwa pak Prabowo tidak hanya harus maju. Tapi mereka punya keyakinan bahwa pak Prabowo menang mengalahkan pak Jokowi,” kata Riza sebelum Rakornas Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

Riza mengatakan, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dihadiri pengurus DPC, DPD hingga DPP Gerindra ini akan membahas sejumlah agenda.

Khusus untuk pembahasan Pilpres 2019, kata Riza, seluruh kader Gerindra baik pengurus daerah maupun pusat akan menyampaikan keinginan dan dukungan supaya Prabowo maju sebagai Capres 2019. Akan ada penyerahan mandat kepada Prabowo buat bertarung pada Pilpres 2019.

“Tentu yang disampaikan adalah keinginan teman-teman di daerah seluruh Indonesia dan masyarakat seluruh Indonesia yang kami serap, agar bapak Prabowo dideklarasikan atau maju sebagai Capres 2019,” ujar Riza, Seperti dilansir CNN.

Presiden PKS Sohibul Iman memastikan diri hadir dalam Rakornas Gerindra. Begitu pun Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

(Agung)

Titin Ditemukan Tewas Mengambang di Dalam Sumur Pemandian Umum

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Titin (56) warga Dusun Goler, Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis ditemukan tewas di dalam sumur umum, Rabu (11/4/2018).

Menurut Paur Humas Polres Ciamis, Iptu Iis Yeni Idaningsih, korban ditemukan sudah meninggal di dalam sumur pemandian umum oleh warga.

“Saksi melihat diluar sumur ada ember cucian,” katanya.

Iis mengatakan, melihat ada ember cucian diluar kamar mandi saksi berusaha masuk ke dalam tempat pemandian tersebut.

“Saat saksi melihat ke dalam terlihat korban dalam keadaan mengambang,” ucapnya.

Iis melanjutkan, melihat korban sudah dalam kondisi mengambang selanjutnya saksipun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cimaragas.

“Berdasarkan pemeriksaan Tim medis ditubuh korban tidak ditemukan hal yang mencurigakan dan keluarga menerima musibah itu sebagai takdir Alloh SWT,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

PDAM Tirtawening dan Pam Obvit Polda Jabar Gelar Sosialisasi Kegiatan Anti Hoax

0
Sosialisasi Kegiatan Anti Hoax dan berita bohong di PDAM Tirtawening Kota Bandung. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung menyatakan sikap menolak berita-berita palsu atau hoax. Pernyataan sikap tersebut diungkapkan saat kegiatan sosialisasi deklarasi anti hoax dan anti berita bohong di lapangan Apel PDAM Tirtawening, Jalan Badak Singa Kota Bandung, Rabu (11/4/2018).

Direktur PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi menuturkan, sosialisasi kegiatan deklarasi anti-hoax dan anti berita bohong di lingkungan PDAM Tirtawening Kota Bandung dilakukan bersama Pam Obvit Polda Jabar. Kegiatan pun dihadiri oleh sekitar 639 orang, mulai dari jajaran direksi hingga para pegawai di PDAM Tirtawening Kota Bandung.

“Maksud dari kegiatan ini adalah suatu bentuk kampanye sosial dalam rangka menolak berita hoax atau berita bohong guna menimbulkan sikap masyarakat yang aktip dan turun serta dalam pencegahannya,” ujar Sonny saat ditemui usai pelaksanaan apel pagi sosialisasi kegiatan deklarasi anti-hoax dan anti berita bohong di lapangan Apel PDAM Tirtawening, Jalan Badak Singa Kota Bandung, Rabu (11/4/2018).

Kegiatan dihadiri langsung Direktur PAM Obvit Polda Jabar, Kombes Pol Deden Garnada beserta Wakil Direktur Pam Obvit Polda Jabar, AKBP Sunarya, Kabagops PAM Obvit Polda Jabar, AKBP Daros serta Kasubdit Waster Pam Obvit Polda Jabar, AKBP Eka Yekti. Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Deded Garnada menekankan beberapa hal dalam menanggulangi serta mengantisipasi berita-berita palsu atau hoax.

Diantaranya mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya pegawai PDAM Tirtawening Kota Bandung untuk memanfaatkan sosial media secara aktif dan produktif, cerdas serta mengedukasi masyarakat. Lalu berita hoax atau bohong adalah hal yang harus sama-sama diperangi karena memiliki dampak yang sangat negatif terhadap sendi-sendi kehidupan bermasyarakat di Indonesia serta dapat menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan antar sesama.

“Untuk itu, bijaksanalah dalam menggunakan media sosial serta selalu melakukan kross cek dan ricek apabila mendapatkan berita atau informasi serta jangan mudah untuk menyebarkannya kembali. Lalu hindari pelibatan diri dalam menyebarkan berita hoax Karena akan mendapatkan konsekuensi pisan bagi pelakunya,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Setahun Tragedi Sebelah Mata, Novel Baswedan Kecewa pada Jokowi

0
ilustrasi (Web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyatakan, kecewa dengan sikap Presiden Joko Widodo yang dianggap lambat mengungkap kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya pada 11 April 2017. Sampai saat ini kasus tersebut belum terungkap.

Awalnya Novel mengapresiasi kerja pemerintah dalam merespons kasus yang dialaminya. Namun belakangan setelah mendapatkan sejumlah fakta dan melihat prosesnya, Novel pesimistis dengan pengungkapan kasus tersebut.

“Bahkan saya beberapa kali menyampaikan bahwa perkara ini tidak akan diungkap,” kata Novel, Rabu (11/4/2018).

Menurutnya, Jokowi berulang kali memerintahkan jajaran di bawahnya untuk segera menuntaskan kasus yang dialami Novel. Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga telah dipanggil Jokowi beberapa kali untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

“Tetapi ketika sampai sekarang tidak ada tindak lanjut apa-apa, saya menjadi kecewa juga dengan presiden,” ujar Novel, seperti dilansir CNN.

Novel menyesalkan Jokowi menolak usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengetahui fakta-fakta seputar kasus. Karena itu, dia tidak yakin pemerintah bakal mengungkap kasus ini.

“Jadi saya kira ini bukan hal yang serius dilakukan,” kata Novel.

Dia mengatakan penyerangan terhadap dirinya bukan kasus yang pertama kali. Penyerangan dengan pola yang sama seperti itu, kata Novel, juga kerap dialami pegawai KPK lainnya. Namun menurutnya kasus-kasus itu tak pernah diungkap.

“Banyak, ada beberapa tapi disembunyikan tidak ada satu pun yang diungkap,” ujar Novel.

Teror terhadap Novel Baswedan terjadi pada 11 April 2017. Dia disiram air keras oleh orang tak dikenal usai melaksanakan salat Subuh di masjid dekat rumahnya, kawasan Jakarta Utara.

Akibat siraman air keras itu, Novel mengalami luka parah pada mata sebelah kiri. Dia sempat dirawat beberapa bulan di Sungapura dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan kesehatan.

(Agung)