spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8253

Mantap! JNE Bandung Borong Tiga Penghargaan dari MarkPlus

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : JNE Bandung berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus pada acara WOW Brand Festive Day ‘Marketing di Jaman NOW, Indonesia WOW!Bandung NOW!’ yang digelar MarkPlus di Ballroom Grand Mercure Hotel, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Kamis (19/4/2018) lalu. Penghargaan sendiri diberikan secara langsung oleh Founder & CEO MarkPlus Inc., Hermawan Kertajaya kepada tiga karyawan JNE Bandung penerima penghargaan.
Penghargaan pertama diberikan kepada Section Head of Sales Retail, Sebastian Supriadi untuk kategori Field Promotor of The Year. Penilaian penghargaan sendiir dillihat dari kemampuan seorang marketing dalam menyelenggarakan sebuah event perusahaan.
Lalu penghargaan kategori Service Person of The Year yang diberikan kepada Section Head of Customer Care, Dina Parlina. Penilaian dilihat dari performa contact center dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
Dan penghargaan ketiga diraih Gerry Ramdhani sebagai Head of Sales Corporate untuk kategori Sales Person of The Year. Gerry dinilai berhasil memperluas pemasaran dengan peningkatan lebih dari 30 persen dan berinovasi dengan melakukan kerja sama dengan mitra strategis untuk meluncurkan layanan fullfilment logistics atau Friendly Logitics.
Head of Regional JNE Jawa Barat, Murah Lestari menuturkan, penghargaan yang diraih semakin memicu JNE untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam memenuhi kebutuhan distribusi berbagai jenis, jumlah, dan ukuran paket. Penghargaan sendiri dipersembahkan bagi seluruh pelanggan setia yang telah memeberikan kepercayaannya kepada JNE selama lebih dari 27 tahun berkipar di bidang usaha jasa pengiriman dan pendistribusian.
“Untuk mempertahankan penilaian positif yang tinggi dari masyarakat, seperti yang diukur MarkPlus. Inc., maka kapabilitas perusahaan harus ditingkatkan agar dapat terus menangani kapasitas pengiriman yang meningkat sekitar 30 persen setiap tahun. Kolaborasi dan sinergi pun menjadi prioritas lain untuk dapat menciptakan iklim usaha yang positif, memberikan manfaat besar, bukan hanya terhadap perusahaan tapi juga berbagai pihak yang berdampak pula terhadap perekonomian nasional,” tutur Lestari saat ditemui di kantor JNE, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Senin (23/4/2018).
Branch Manager JNE Bandung, Iyus Rustandi mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang berhasil diraih karyawannya. Penghargaan sendiri merupakan hasil kerja keras seluruh elemen di JNE dan menjadi salah satu hasil dari perjuangan panjang sekitar 40 ribu lebih karyawan JNE di seluruh Indonesia.
“JNE selalu berkomitmen agar customer mendapatkan pelayanan terbaik, dan salah satunya melalui layanan contact center. JNE pun turut mendukung berbagai kegiatan positif dan melakukan langkah nyata untuk kemajuan perekonomian, salah satunya dengan rutin menggelar seminar UKM untuk mengakselerasi potensi para pelaku industri kreatif khususnya di era digital,” tegas Iyus.
(ageng/bam’s)

Warga Kawali Temukan Mayat Perempuan di Saluran Irigasi Cikadongdong

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Sesosok mayat perempuan ditemukan warga di Saluran Irigasi Cikadongdong- Kawali Kabupaten Ciamis, Senin (23/4/2018).

Penemuan mayat tersebut membuat geger warga sekitar.

Menurut warga Kawali, Ayep, jasad tersebut ditemukan warga yang tengah melintas ke daerah itu. Saat itu, seorang warga melihat saluran air irigasi Cikadongdong meluap seperti ada yang menyumbat.

” Setelah diamati, alangkah kagetnya saat turun ke sungai melihat ada sosok mayat dengan posisi telungkup yang membendung aliran irigasi Cikadongdong,” ungkapnya.

Selanjutnya saksi mata langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polisi.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Angka Kekerasan Pada Perempuan yang Tinggi Jadi Perhatian Paslon Asyik

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ketua Bidang Humas DPP PKS, Ledia Hanifa Amaliah mengakui, hingga kini Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih dihadapkan pada persoalan terkait perempuan, mulai perdagangan manusia (human traficking) hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Akan tetapi Ledia tidak menyebut data pasti Human Traficking dan KDRT yang terjadi di Jabar. Ledia mengungkapkan, berbagai persoalan tersebut akan menjadi perhatian pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar nomor urut 3 Sudrajat-Syaikhu (Asyik) untuk dituntaskan jika terpilih sebagai pemimpin Jabar.
“Pasangan Asyik akan memberikan perhatian yang sangat besar bagi seluruh perempuan di Jabar.
Pasangan itu pun menyadari betul bahwa perempuan sebagai motor pembangunan, khususnya di Jabar,” kata Ledia saat memperingati Hari Kartini 21 April di Bandung.
Menurut Ledia, kepastian untuk menaruh perhatian besar pada perempuan di Jabar didasari alasan bahwa pasangan Asyik pasti melanjutkan dan mengimplementasikan kebijakan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan yang telah digagas Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher).
“Salah satunya, provinsi pertama yang punya Perda Ketahanan Keluarga adalah Provinsi Jabar, perda itu digagas Pak Aher. Saya yakin betul ini pasti akan dilanjutkan dan diimplementasikan oleh pasangan Asyik,” tutur Anggota Komisi X DPR RI ini.
Tidak hanya menuntaskan persoalan perempuan Jabar, kata Ledia, pasangan Asyik juga akan berupaya meningkatkan kesejahteraan perempuan di Jabar. Terlebih, tidak sedikit perempuan di Jabar yang menjadi penopang keluarga.
“Kesejahteraan perempuan di Jabar, salah satunya akan diupayakan melalui program Asyik Preuneur, agar tercipta enterpreuneur-enterpreuneur perempuan andal,” ujarnya.
Dia berharap, lewat kebijakan yang digagas Asyik akan menghasilkan kebaikan-kebaikan bagi seluruh keluarga di Jabar.
(Ibenk/Bam’s)

LSM Pelija Apresiasi Aksi Badan LH PRB-FK KBPA BR Tanam Pohon di KBU

0
ISIS
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April, Badan Lingkungan Hidup & Pengurangan Resiko Bencana (LH PRB) Forum Komunikasi Keluarga Besar Pecinta Alam Bandung Raya (FK KBPA BR) menggelar aksi penanaman pohon ‎di kawasan Bandung Utara (KBU), tepatnya di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Kegiatan sendiri menjadi salah satu puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Bumi tahun 2018 yang digelar Badan LH PRB-FK KBPA BR.

Pada kegiatan penanaman pohon tersebut, pihak penyelenggara melakukan aksi nyata penanaman pohon sebagai upaya menjaga lingkungan dengan mengajak semua elemen. Mulai dari Perhimpunan Pecinta Alam se-Bandung Raya, warga masyarakat di sekitar lokasi, hingga komunitas-komunitas lain.

‎Salah satu peserta kegiatan LSM Peduli Lingkungan Jabar (Pelija) menyatakan apresiasi atas langkah dan tindakan nyata yang dilakukan pihak penyelenggara yakni Badan LH PRB-FK KBPA BR. Kegiatan sendiri dinilai pihaknya memberikan contoh nyata bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Jabar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk menjaga bumi tercinta.

Lebih lanjut, pihaknya pun mendukung upaya-upaya yang dilakukan semua pihak dalam menjaga lingkungan. Terutama wilayah KBU yang saat ini kondisinya mulai kritis sebagai salah satu daerah serapan air bagi kawasan cekungan Bandung.

‎”Apalagi saat ini, hilangnya wilayah serapan air di KBU di daerah Cimenyan pun dalam waktu belakangan terakhir disebut sebagai penyebab terjadinya banjir di Cicaheum, baru-baru ini,” ujar Sekretaris Eksekutif LSM Pelija, Urik Yanto Prasetyo saat ditemui di sekretariat LSM Pelija, Batununggal, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Senin (23/4/2018).
‎
Untuk itu, aksi penanaman pohon yang dilakukan bisa menjadi contoh bagi semua elemen untuk peduli terhadap kondisi lingkungan, terutama di KBU. Dengan demikian, kondisi KBU yang berfungsi sebagai kawasan serapan air bagi cekungan Bandung pun kembali normal dan tidak lagi dalam kondisi kritis.

“Mari kita bahu membahu melakukan aksi demi lestarinya bumi ini karena menjaga dan melestarikan lingkungan bumi ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk warisan bagi anak cucu kita di masa depan,” tegasnya.

 

(ageng/bam’s)

Presiden ASTAF Yakin Pertandingan Sepak Takraw Asian Games 2018 Berjalan Lancar

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Federasi Sepak Takraw Asia atau Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF) mengapresiasi persiapan yang dilakukan Indonesia untuk menggelar pertandingan sepak takraw Asian Games XVIII/2018. ASTAF pun yakin jika penyelenggaraan pertandingan sepak takraw pada Asian Games XVIII/2018 di Palembang akan berjalan dengan lancar dan sukses.
Presiden ASTAF, Dato Abdul Halim bin Kader ‎menuturkan, laga sepak takraw di Asian Games XVIII/2018 sendiri akan digelar di GOR Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, 18 Agustus-2 September 2018. Dalam pelaksanaan pertandingan sepak takraw Asian Games XVIII/2018 nanti, pihaknya menerapkan Key Performance Indicator (KPI) untuk memastikan pertandingan berjalan dengan lancar dan sukses.
“‎Kita ingin penyelenggaraan pertandingan sepak takraw di Asian Games XVIII/2018 bisa berjalan sukses dan lancar sekaligus menjadi pelaksanaan terbaik sepanjang gelaran Asian Games. Dan saya punye keyakinan jika pelaksanaan pertandingan sepak takraw di Asian Games 2018 ini akan berjalan lancar dan sukses,” ujar Halim saat ditemui di Bandung.
Halim yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Takraw Dunia (International Sepak Takraw Federation, ISTAF) mengaku, telah bertemu dengan ‎pihak terkait untuk pelaksanaan Asian Games XVIII di Indonesia. Mulai dari panitia pelaksana di Palembang, panitia pelaksana Asian Games XVIII Indonesia atau INASGOC (Indonesia Asian Games Organizing Commite), hingga pihak KOI (Komite Olimpiade Indonesia).
“Kerjasama pihak penyelenggara baik dari INASGOC, KOI, maupun pemerintah Palembang pun sudah sangat bagus‎. Progres persiapan pun sudah sangat baik dan kita akan lakukan final check pada 8 Mei mendatang. Keyakinan saya ini berdasarkan pengalaman saya sebagai penanggungjawab pada gelaran enam kali Asian Games serta puluhan gelaran SEA Games dan kejuaraan internasional lain,” terangnya.
Pertandingan sepak takraw di Asian Games XVIII/2018 sendiri, ‎akan memperebutkan enam medali emas. Yakni empat medali emas di kelompok putra dan dua medali emas di kelompok putri.
Empat medali emas di putra, diperebutkan di nomor tim, double, regu dan quadrant. Sedangkan di kelompok putri dipertandingkan nomor tim double dan quadrant.
“Pertandingan akan digelar di tiga lapangan di GOR Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, dan persiapannya sudah cukup baik. Khusus nomor quadrant yakni empat pemain di lapangan, merupakan nomor baru pertama kali yang dipertandingkan ‎di Asian Games dan saya yakin akan mempu menyedot animo peserta maupun penonton,” tuturnya.
‎Dari empat nomor yang dipertandingkan di kelompok putra dn dua nomor di kelompok putri, pihaknya melakukan pembatasan keikusertaan setiap negara. Yakni hanya dua nomor di kelompok putra dan dua nomor di kelompok putri.
“Ini sebagai upaya kami agar sepak takraw bisa lebih diminati dan populer di Asia maupun dunia. Termasuk mencegah monopoli satu negara di pertandingan sepak takraw‎, sehingga setiap negara peserta pun memiliki kesempatan untuk meraih medali di Asian Games XVIII, termasuk tuan rumah Indonesia. Ketentuan ini sudah diterapkan sejak 2009 lalu saat East Asian Games di Hongkong,” pungkasnya.
(ageng/bam’s)

Kredit Consumer bank bjb Naik 13,2 Persen

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Outstanding kredit bank bjb mengalami kenaikan tercatat sebesar Rp71 triliun, tumbuh 13,2 persen dibandingkan dengan posisi yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kredit ditopang dari kredit konsumer yang menjadi pilar pertama bisnis bank bjb, dimana segmen ini mampu tumbuh sebesar 2,7 Triliun atau 6,2% year on year.

BACA JUGA:

Dukung Generasi Emas 2045, bank bjb Saluran Peralatan Sekolah

Salah satu pendorong pertumbuhan Kredit Konsumer yaitu terjadinya pertumbuhan pada Kredit Pensiunan yang naik menjadi 10,6 triliun.

segmen lain yang memberikan kontribusi tinggi bagi Perseroan adalah kredit korporasi dan komersial yang berhasil tumbuh 3,4 triliun rupiah atau 38 persen year on year hingga mencapai 12,6 triliun rupiah.

Total kenaikan kredit korporasi dan komersial ini sebagian besarnya merupakan kredit-kredit yang berkaitan dengan proyek pemerintah (APBD/APBN) serta kredit lain yang tingkat risikonya relatif rendah dan sudah sangat terukur.

Untuk segmen mikro berhasil tumbuh 32,5 % year on year dengan secara konsisten melalui BPR dan LKM serta Mikro melalui model clustering sehingga kualitas kredit UMKM ini dapat terjaga dengan baik.

(HW)

Tim Mekarsari Garut Juara Turnamen Bola Voli Dadang Sudrajat Cup

0
garut fokusjabar.id
Dadang Sudrajat saat memberikan selamat dan uang pembinaan kepada pemenang (Foto. Andian)

GARUT,FOKUSJabar.id: Tim Voli Desa Mekarsari keluar sebagai pemenang setelah menumbangkan rival terberatnya tim Voli Desa Cinisti pada turanamen Bola Voli “ Dadang Sudrajat Cup “ se-Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Minggu (22/4/2018).

Selain memperebutkan tropy, turnamen yang digagas Karang Taruna Desa Mekarjaya, Kecamatan Bayongbong juga uang pembinaan jutaan rupiah.

Menurut sponsor utama turnamen Voli Ball, Dadang Sudrajat yang juga anggota DPRD Garut, kegiatan tersebut berlangsung selama dua bulan. Pelaksanaannya berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak. Khususnya komunitas bola voli Kecamatan Bayongbong.

Baca Juga: Masak Sate Daging Kurban, Hindari Kesalahan Ini

Legislator Partai Demokrat ini menyebut, turnamen tersebut bakal menjadi agenda rutin tahunan Karang Taruna Desa Mekarjaya untuk melahirkan atlet-atlet voli berbakat, berkualitas dan beradab.

“ Rencana Karang Taruna menjadikan turnamen tahunan sudah saya sepakati,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Minggu (22/4/2018) malam.

Sebagai wakil rakyat lanjut Dadang, wajib menyisihkan penghasilannya untuk penyelenggaraan kegiatan kepemudaan yang positif.  Terlebih, kemajuan olahraga di Garut merupakan tanggungjawab bersama. Termasuk anggota DPRD.

Dadang Sudrajat juga sebelumnya mensuport turnamen Futtsal di wilayah Kecamatan Bayongbong.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, sedikitnya 50 klub tim Voli ambil bagian dalam turnamen yang mendapat support dari anggota DPRD Garut, Dadang Sudrajat dan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI dari Partai Demokrat (PD), Cecep Suhardiman.

Dadang mengapresiasi kegiatan turnamen tersebut. Bahkan, siap mendukung untuk lebih memajukan olahraga di Kecamatan Bayongbong khususnya.

” Saya apresiasi turnamen ini dan siap dukung untuk lebih memajukan lagi olahraga ini,” kata Dadang, Kamis (19/4/2018).

Secara terpisah, salah satu pemain voli asal Bayongbong, Asep berharap turnamen tersebut bisa digelar berkelanjutan. Dengan begitu, memotivasi para atlet lebih giat dalam berlatih.

” Kami mau turnamen ini rutin digelar setiap tahun,” singkatnya.

(Andian/Bam’s)