spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8212

LSM BAIS Minta Pemborong Proyek Jalan Lingkar Pasar Cibatu Perhatikan Kualitas

0
(FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : LSM  Barisan Anak Indonesia Satu (BAIS), menyoroti proyek jalan Lingkar Pasar Cibatu yang asal jadi. Padahal jalan tersebut merupakan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu pemborong atau  pihak ketiga sebagai pemenang lelang harus serius dalam pengerjaannya dan memperhatikan aspek kualitas.

” Jangan ingin cepat selesai. Namun harus lebih kepada aspek kualitas,” kata Asep Imam Susanto kepada FOKUSJabar.id, Senin (7/5/2018).

Ditambahkan Asep, urugan batunya tidak tebal. Padahal jalan lingkar pasar tersebut di bawah drainase yang kini sedang dibangun juga. Seharusnya sama tingginya atau tidak beda jauh.

” Otomatis jika drainase tidak lancar maka air akan jatuh ke jalan, mengendap dan akan cepat rusak kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, pengelola Pasar Cibatu PT. Trie Mukty Pertama Putra Melalui Manager Umumnya Yudi Setia Kurniawan, meyebutkan pihaknya menyambut baik dengan direalisasikannya jalan lingkar pasar Cibatu.

“Kami berharap pengerjaan jalan depan pasar Cibatu tidak hanya cepat tapi kwalitasnya harus bagus karena intensitas kendaraannya cukup tinggi selain itu harus mempertimbangan posisi drainase dan posisi volume sampah,” kata Yudi.

(Andian/DAR)

Jelang Laga Persipura, Cedera Ezechiel Berangsur Pulih

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018).

Menjelang laga tersebut, Persib mendapatkan kabar baik, pasalnya kondisi Ezechiel N’douassel berangsur pulih setelah sebelumnya mengalami cedera di bagian paha kanannya.

“Dia sudah bagus, tapi kita lihat dia terakhir seperti apa. rencananya hari ini dilihat di lapangan,” kata dokter Persib Rafi Ghani di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (7/5/2018).

BACA JUGA:

7 Atlet Pencak Silat Kota Banjar Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu

Pemain bernomor punggung 10 ini absen saat laga tandang menghadapi Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (4/5/2018). Meski begitu, selama ditinggalkan di Bandung Ezechiel mendapatkan program pemulihan.

“Sewaktu ditinggal ke Madura, Eze jalani fisioterapi. Diantaranya adalah di kolam dan gym. Hari ini kita akan lihat seperti apa perkembangannya,” jelasnya.

(Arif)

UPI Targetkan Cetak 130 Guru Besar

0
Pengukuhan Guru Besar UPI. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Rektor UPI Asep Kadarohman menargertkan jumlah guru besar hingga tahun 2020 bisa mencapai sebanyak 130 guru besar. Guru besar di sebuah perguruan tinggi itu sangat penting. Sebab,  ‎salah satu indikator kualitas perguruan tinggi ditunjukkan oleh keberadaan guru besar yang akan meningkatkan kualitas serta citra positif bagi perguruan tinggi tersebut.

“‎UPI sadar kalau target tersebut bukan hal yang mudah. Untuk adi guru besar, membutuhkan proses yang cukup panjang. Bukan hanya dari aspek akademik saja tapi juga dari ketahanan secara emosi untuk menjalani proses pemenuhan persyaratan sebagai guru besar,” ujar Asep usai acara Pengukuhan Guru Besar UPI di Gedung Achmad Sanusi, kampus UPI, Jalan Dr Setiabudi Kota Bandung, Senin (7/5/2018).

‎Dari segi kualifikasi pendidikan, saat ini UPI telah memiliki dosen yang memiliki gelar doktor sebanyak 550 orang dosen. Jumlah tersebut menjadi bekal bagi UPI untuk meningkatkan jumlah guru besar.

‎Sementara dari segi motivasi dosen untuk melakukan riset dan publikasi sesuai standar Dikti, diakui Asep sudah sangat baik. Untuk itu, pihaknya pun cukup optimistis bisa mencapai target yang sudah ditetapkan.

‎”Kedepan, UPI berkeinginan menjadi perguruan tinggi dengan spesialisasi bidang pendidikan yang masuk dalam klasifikasi perguruan tinggi tingkat dunia. Dan ini terus kita pelajari dan berupaya meningkatkan kualitas pendidikan serta tahapan-tahapannya,” tegasnya.

‎Pada acara Pengukuhan Guru Besar tersebut, UPI mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) dan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan ‎(FPTK). Acara pengukuhan tersebut, dipimpin langsung Rektor UPI, Asep Kadarohman.

‎Tiga guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Komunikasi Organisasi, lalu Prof. Dr. Hj. Budi Mulyanti, M.Si., sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Fisika Elektronik, dan Prof. Dr. H. Memen Kustiawan, SE., M.Si.Ak., sebagai guru besar bidang Ilmu Akuntansi. ‎ Suwatno dikukuhkan sebagai guru besar berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Nomor 101232/A2.3/KP/2016, lalu Budi Mulyanti berdasarkan SK Menristek Dikti Nomor 68577/A2.3/KP/2017, dan Memen Kustiawan berdasarkan SK Menristek Dikti Nomor 101243/A2.3/KP/2016.

(ageng/DAR)

Dedi Mulyadi Kritik Pagar Besi di Situs Pangcalikan

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id : Calon wakil Gubernur Jawa Barat yang juga mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengkritik pembangunan situs Situs Bojong Galuh Karangkamulyan di Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Menurut Dedi pembangunan cagar alam itu jangan sampai merubah nilai tradisinya.

“Bahan untuk membangun Situs Bojong Galuh Karangkamulyan ini banyak tersedia seperti bambu dan ijuk untuk atap sebuah bangunan, jangan malah pakai pagar besi atau bahan bangunan moderen,” katanya di sela-sela mengikuti acara adat Ngikis, Senin (7/5/2018)

Dedi juga meminta pemkab Ciamis memperhatikan nilai tardisional dalam membangun situs Situs Pangcalikan yang kini sudah berubah. “Situs itu dipagar menggunakan besi maka harus dikembalikan seperti awalnya Kan Ciamis mempunyai tradisi kuat sehingga pemagaran Situs Pangcalikan dengan pagar besi itu tidak ada relevansinya,” kata Dedi yang selalu memelihara budaya sunda.

Dedi melanjutkan, kelemahan pemerintah saat ini hampir semua kegiatan hanya berbasis proyek yang seharusnya berbasis nilai.

“Pembangunan harus sesuai nilai dan kondisi jangan sampai merubah tradisi,” ucapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

JNE Beri Kesempatan Member Nonton Final Piala Dunia 2018‎

0
Konferensi Pers-JNE Sebagai Partner Logistik Resmi Pesta Bola dan FMA untuk Piala Dunia 2018 Adakan Race to Moscow.. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : ‎Ditunjuk sebagai Partner Logistik Resmi Pesta Bola dan FMA untuk Piala Dunia 2018, JNE memberikan kesempatan bagi para pelanggannya yang tercatat sebagai member JNE Loyalti Card (JLC) untuk menyaksikan secara langsung final Piala Dunia 2018 di Moscow, Rusia melalui program ‘Race to Moscow’. Program tersebut berlangsung pada tanggal 7-31 Mei 2018.

‎Presiden Direktur JNE, M. Feriadi menuturkan, program ‘Race to Moscow’ tersebut bekerjasama dengan Futbal Momentum Asia (FMA) & Pesta Bola sebagai pemegang lisensi teritorial resmi dengan hal eksklusif atas semua hak media, siara dan komersial Piala Dunia 2018 – Rusia. Perhelatan akbar sepakbola tingkat dunia empat tahunan ini, aka‎n digelar di Rusia pada 14 Juni sampai 15 Juli 2018.

“Program ini sebagai salah satu wujud dari semangat tagline kami yakni Connecting Happiness dimana JNE tidak mau ketinggalan ikut menghantarkan kebahagiaan bagi masyarakat yang sudah sangat menantikan momen Piala Dunia. Kemeriahan dan euforia Piala Dunia 2018 ini, tidak hanya dirasakan di negara pelaksana, Rusia, tapi si seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia,” ujar Feriadi ‎melalui rilis yang diterima FOKUSJabar, Senin (7/5/2018).

‎Selain itu, Feriadi mengaku jika momen Piala Dunia 2018 merupakan moment sangat berharga bagi JNE. Pasalnya, JNE diberikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi melalui kerjasama dengan FMA dan Pesta Bola sebagai Partner Logistik Resm untuk Piala Dunia 2018‎.

‎”Jadi selain support dalam bentuk pengiriman, kami ingin berbagi kebahagian dengan para pelanggan setia kami dengan memberikan kesempatan untuk nonton langsung final Piala Dunia 2018 di Moscow, Rusia. Dengan dukungan pengalaman selama 27 tahu, ditambah ribuan karyawan dan titik layanan, kami siap ikut menyukseskan perhelatan kompetisi sepakbola terakbar sejagad ini,” terangnya.

Setiap member JLC, berhak mengikuti pengundian dengan cara menukarkan 99 poin yang mereka miliki untuk satu tiket undian. Pihak JNE akan memilih empat orang pemenang yang berkesempatan menonton langsung‎ final Piala Dunia 2018 di Moscow, Rusia. Pengumuman pemenang sendiri akan dilakukan pada 7 Juni 2018.

“Pemenang berhak atas tiket pesawat pulang pergi Jakarta-Moscow plus akomodasi serta pengurusan visa. ‎Dan bagi pelanggan setia JNE yang belum tergabung dalam member JLC, bisa mendaftarkan diri melalui laman website http://jlc.jne.co.id, tanpa biata apapun,” tegasnya.

‎CEO PT. FMA, David Khim mengaku, pihaknya sangat bangga bisa menjalin kerjasama strategis dengan JNE. Dengan kapasitas yang dimiliki JNE serta kesamaan visi dan misi untuk menyukseskan perhelatan Piala Dunia 2018, pihaknya pun bisa menyebarkan kemeriahan perhelatan akbar ini ke seluruh penjuru Indonesia.

(ageng)

Kerjasama Olahraga dengan Gyeongsangbuk-Do ‎Menyasar Atlet Usia Dini

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : ‎Kerjasama di bidang olahraga antara Jawa Barat dengan Gyeongsangbuk-Do dipastikan berlanjut dan akan menyentuh pada pembinaan atlet usia dini sejak tingkat TK. Kepastian perpanjangan kerjasama tersebut setelah Ketua KONI Jabar, Ahmad Saefudin menandatangani MoU (nota kesepahaman) dengan pihak Gyeongsangbuk-Do yang disaksikan gubernur kedua provinsi pada Minggu (6/5/2018) malam.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan menuturkan, untuk menciptakan prestasi olahraga yang unggul, Gubernur Gyeongsangbuk-Do, Mr Kim Kwan-yong menyarankan pembinaan atlet sejak usia dini atau tingkat TK. Hal tersebut telah dilakukan Korea Selatan sehingga mampu menyamai prestasi negara-negara besar dunia di bidang olahraga.

“Kerjasama dalam program pembinaan atlet-atlet junior dan senior dengan Gyeongsangbuk-Do sudah berjalan baik dan mampu menjadikan Jabar sebagai juara umum PON XIX. Kedepan, kita juga ingin merintis kerjasama di bidang olahraga ini untuk pembinaan atlet sejak usia dini,” ujar gubernur yang akrab disapa Aher, Senin (7/5/2018).

Untuk konsep kerjasama pembinaan atlet usia dini tersebut, Ketua KONI Jabar, Ahmad Saefudin mengaku akan segera merumuskan serta implementasinya di lapangan. Pembinan olahraga yang dilakukan Korea Selatan, telah menjadikan negeri ginseng tersebut sebagai salah satu kekuatan olahraga di dunia.

“Untuk pembinaan atlet usia dini ini, sudah kita lakukan sejak satu tahun lalu dengan melibatkan pelatih asal Korea Selatan di cabang olahraga judo dan‎ sepakbola. Dan itu sudah memperlihatkan hasil dimana di cabang olahraga judo telah berhasil menjadi juara umum di kejuaraan nasional kadet dan junior, beberapa waktu lalu. Kedepan, kita akan coba implementasikan di cabang olahraga lain,” tambah Ahmad.

Untuk cabang olahraga yang saat ini sudah terikat kerjasama dengan Gyeongsangbuk-Do yakni sebanyak 11 cabang olahraga. Kedepan, pihaknya pun akan mencoba untuk menambah jumlah cabang olahraga yang dikerjasamakan minimal menjadi 13 cabang olahraga.

“Jadi akan ada penambahan di dua cabang olahraga yakni sepatu roda dan selam. Untuk senam kita akan coba kembali dilatih oleh pelatih Korea Selatan, setelah sebelumnya ada sedikit permasalahan karena minimnya sarana prasarana. Selain itu, ada keinginan juga dari mereka (Gyeongsangbuk-Do) untuk membangun dan melengkapi sarana prasarana olahraga bagi ‎cabang olahraga sepatu roda dan panahan,” pungkasnya.

(ageng)

Jual Dextro, Sopir Bus Ini Diamankan Polisi

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Satuan Narkoba Polres Ciamis amankan sopir bus antar kota berinisial DK (46) yang diduga pengedar pil Dextro. Sopir asal Majalengka itu ditangkap di terminal Ciamis beberapa waktu lalu.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Tegus Prakoso mengatakan bahwa penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai transaksi di kawasan terminal. Mendapat laporan tersebut, anggota Satres Narkoba Ciamis langsung mendatangi lokasi dan mendapati tersangka yang tengah mengedarkan pil itu.

“Saat digeledah, pelaku tidak bisa berkutik, karena sejumlah barang bukti berada di tas yang dibawa pelaku,” kata Bismo di Mapolres Ciamis, Senin (7/5/2018).

Selain mengamankan pelaku, polisi pun berhasil menyita 1800 butir pil Dextro dari tangan pelaku.

(Husen Maharaja/LIN)