spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8190

Jelang Pengoperasian Bandara, BIJB Luncurkan “BIJB Mobile Apps”

0
Dirut PT BIJB Virda Dimas Ekaputra memperlihatkan BIJB Mobile Apps (foto LIN)
Dirut PT BIJB Virda Dimas Ekaputra memperlihatkan BIJB Mobile Apps (foto LIN)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menjelang pengoperasian Bandara Kertajati 24 Mei 2018, PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) meluncurkan aplikasi ‘BIJB Mobile Apps’. Aplikasi tersebut diluncurkan di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Selasa (15/5/2018).

Layanan dalam smartphone itu dibuat untuk menuntun penumpang dari mulai pemesanan tiket, reminder jadwal check in dan keberangkatan, pemesanan parkir bandara, pengarahan rute menuju bandara, hingga jadwal penerbangannya di Bandara Kertajati. Tidak hanya itu, dalam aplikasi itu pun dimuat berbagai layanan belanja di bandara, hiburan dan berbagai informasi lainnya terkait Bandara Kertajati.

‎”Aplikasi ini hadir dari pengalaman kita sendiri sebagai kostumer di bandara. Apa yang ingin didapat. Mulai dari pemesanan sampai keluar bandara, di titik mana kita ingin mendapat pelayanan. Aplikasi ini memberikan kemudahan kepada calon penumpang,” kata Dirut PT BIJB Virda Dimas Ekaputra seusai peluncuran BIJB Mobile Apps.

Virda mengatakan bahwa perjanana darat dan udara kerap menimbulkan stres bagi sebagian penumpang. Kondisi tersebut dinilai bisa menganggu persiapan penerbangan, terutama kekacauan saat check in atau menjelang lepas landas.

“Dengan aplikasi ini, kita ingin mencoba menurunkan level stres penumpang, apalagi saat di bandara. Melalui aplikasi ini stres semakin turun dan calon penumpang semakin nyaman di bandara,” kata dia.

Bandara berlebel internasional ini, kata Virda, ingin memberikan layanan terbaik dengan sejumlah terobosan di dalamnya. Hal itu penting dilakukan agar kehadirannya bisa menjadi bandara berkelas layaknya Bandara Changi di Singapura atau Henada di Tokyo.

“Sebagai langkah awal, aplikasi ini memang didesain untuk meningkatkan keterikatan antara penumpang dan Bandara Kertajati ini. Saya targetkan aplikasi ini sudah diunduh sejuta orang,” ucapnya.

Virda mengatakan aplikasi BIJB Mobile Apps saat ini baru tersedia di platform Android. Untuk mendapatkannya, cukup mengunduh secara gratis di layanan Play Store. Pengembangan terus dilakukan agar seluruh Platform bisa mendukung aplikasi ini seperti halnya IOS.

Sampai pertengahan Mei 2018 ini pembangunan Bandara Kertajati sudah mencapai tahap akhir atau 96 persen‎. Seiring dengan soft launching yang digelar 24 Mei nanti, Virda memastikan secara keseluruhan semua fasilitas bandara memiliki three letter code KJT (kode bandara) bisa rampung. Saat ini verifikasi ketiga oleh Kementerian Perhubungan tengah dilakukan sebelum benar-benar melayani penerbangan reguler.

(LIN)

Bogor Juara Judo ‘Piala Gubernur Jabar 2018’

0
Judo
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kota Bogor memastikan diri sebagai juara umum pada kejuaraan Judo ‘Piala Gubernur Jabar 2018’ yang berakhir pada Minggu (15/5/2018) malam di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran Kota Bandung.

Kontingen Kota Bogor menjadi pengumpul medali terbanyak dengan total 20 medali terdiri dari 10 medali emas, 6 medali perak dan 4 medali perunggu.

BACA JUGA:

Kadin Garut Rekrut Aktivis Antikorupsi, Pastikan Iklim Usaha Bersih dan Transparan

Raihan medali kontingen Kota Bogor di tempel ketat Kabupaten Karawang dengan raihan 7 medali emas, 2 medali perak dan 6 medali perunggu di posisi runner up.

Peringkat ketiga di tempati kontingen tuan rumah, Kota Bandung yang mengoleksi 2 medali emas, 6 medali perak dan 4 medali perunggu.

Dari tiga kelompok usia (KU) yang di pertandingkan pada kejuaraan Judo ‘Piala Gubernur Jabar 2018’, kontingen Kota Bogor berhasil mendominasi di KU 10-12 tahun.

Pada KU 10-12 tahun, Kota Bogor berhasil meraih enam medali emas melalui Azmi Fawas di kelas -31 kg putra, Arya Pandawa Ahmad di kelas -37 kg putra, Faturohman di kelas -41 kg putra, Raiya di kelas -46 kg putra, Abdi Reno di kelas +46 kg putra, dan Rashaqa di kelas -40 kg putri.

BACA JUGA: Wang Ki Chun, Bintang Judo Korsel Diskors Seumur Hidup Gegara Pelecehan Seksual

Tiga medali emas lain bagi Kota Bogor di sumbangkan di KU 7-9 tahun melalui Afgan di kelas -26 kg putra dan Rivan Ravi di kelas -36 kg putra, serta di KU 13-15 tahun atas nama Agustina Nur Salwa di kelas -52 kg putri dan Haafizh M Sultan di kelas +66 kg putra.

Sementara Kabupaten Karawang berhasil mendominasi di KU 13-15 tahun dengan merebut empat medali emas. Yakni atas nama Herlinda Winda di kelas -38 kg putri, Wulansari Apriliyanti di kelas -40 kg putri, Wulandari Ratu Ayu di kelas -44 kg putri, dan Maulana M Rizqi di kelas -46 kg putra.

Tiga medali emas lain bagi Karawang di sumbangkan M Raivan di kelas -31 kg putra KU 7-9 tahun, Muhtaromiyah Yaumil di kelas -35 kg putri KU 10-12 tahun, serta Helvi P Saqya di kelas -30 kg putri KU 10-12 tahun.

Sedangkan dua medali emas bagi Kota Bandung, di raih dari KU 10-12 tahun, yakni atas nama Jessica di kelas -25 kg putri, dan Fanya di kelas -44 kg putri.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Yudha M Saputra mengapresiasi para atlet yang sudah berjuang keras dalam berlatih dan berkompetisi hingga meraih gelar juara.

Untuk di ketahui kejuaraan Judo ‘Piala Gubernur Jabar 2018’ mempertandingkan tiga kelompok usia yakni KU 7-9 tahun, KU 10-12 tahun, dan KU 13-15 tahun.

“Proses latihan dan kompetisi merupakan esensi yang paling penting pada kejuaraan bertajuk Piala Gubernur Jabar ini. Terutama bagi atlet usia pelajar. Atlet di usia pelajar ini harus di bekali dengan gerak multilateral sehingga mereka terbiasa berolahraga. Jadi yang paling penting, mereka bergerak atau berolahraga dulu, bukan juara,” kata Yudha di ruang kerjanya, komplek olahraga SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (15/5/2018).

Kejuaraan Judo Piala Gubernur Jabar 2018 menjadi awal dari kejuaraan bertajuk Piala Gubernur Jabar yang akan di gelar di minimal enam cabang olahraga di tahun 2018.

Kejuaraan judo di ikuti 187 atlet pelajar yang berasal dari 13 kota/kabupaten di Jabar.

“Kejuaraan judo jadi pembuka dari rangkaian kejuaraan Piala Gubernur Jabar tahun ini. Dan kejuaraan Piala Gubernur Jabar sekaligus sebagai upaya pemerintah dalam proses pembinaan atlet, khususnya di usia pelajar. Ini relevan dengan tugas Dispora Jabar untuk membina atlet pelajar sebelum mereka masuk ke jenjang atlet elite yang akan di bina Pengprov cabang olahraga yang bersangkutan dan KONI Jabar,” tegasnya.

(Ageng/LIN)

Libur Blusukan, Aries Pilih Ziarah dan Munggahan Bareng Warga

0
Calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna Munggahan bersama Warga
Calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna Munggahan bersama Warga

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Calon Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 2 Aries Supriatna memilih berkumpul bersama keluarga dan warga untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Setelah berziarah ke makam ayah, mertua dan anaknya di TPU Cikutra, Aries langsung bersilaturahmi dengan warga di kawasan Ujungberung (tak jauh dari rumahnya).

Silaturahmi yang dilakukan Aries di Pasirwangi ini tidak biasa, yakni dengan cara makan nasi liwet bersama dan dilanjutkan dengan Gubyag (menangkap ikan dengan tangan kosong) bersama warga.

Ratusan warga yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan para pemuda tampak antusias memenuhi sebuah kolam tak jauh dari kediaman Aries di kelurahan tersebut. Mereka langsung turun ke kolam begitu Aries melepas puluhan ikan mas dan nila. Warga langsung berlarian dan berebut menangkap ikan yang dilepas Aries.

Tak ada wajah cemberut atau marah meski tak jarang warga saling dorong demi mendapatkan ikan buruannya. Semua bahagia meski pakaian dan badan merekabasah kuyup dan penuh lumpur. Terlebih ketika mereka berhasil menangkap sang buruan, ikan mas dan nila.

“Saya gembira bisa bersilaturahmi dengan warga Ujungberung,” kata Aries.

Dia mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebetulnya rutin dilakukan setiap munggahan atau menjelang bulan Ramadhan. Ada kenikmatan tersendiri saat bisa bersilaturahmi dan makan bersama warga. Aries bersama istrinya tampaknya begitu dekat dan melekat di hati warga sekitar. Tak heran sambutan warga pun begitu meriah dan antusias saat Aries ‘pulang kampung’.

“Pak Aries sudah jadi kebanggaan warga di sini karena dia sangat baik kepada warga. Apalagi sekarang beliau jadi calon Wakil Wali Kota, tentu kami akan sangat mendukungnya,” kata Mimin (45), salah seorang warga.

(LIN)

Penjabat Wali Kota Bandung: Ramadhan Bukan Alasan untuk ASN Bermalas-malasan

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Penjabat Wali Kota Bandung Muhamad Solihin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk tetap menjaga dan meningkatkan integritas dalam melaksanakan tugas. Bulan Ramadhan bukan alasan untuk bermalas-malasan.

“Integritas itu mempunyai nilai ibadah yang tinggi. Jabatan itu hanya titipan sementara, untuk itu mari‎ kta gunakan kepercayaan yang sudah diberikan dengan meningkatkan nilai-nilai kejujuran,” kata Solihin, Selasa (15/5/2018).

Dia pun mengajak semua ASN di Kota Bandung memahami nilai-nilai sebuah integritas. Dengan menjalankan tugas yang disertai nilai kejujuran, secara tidak langsung, maka ASN sudah menanamkan keihklasan dalam menjalani tugas sebagai seorang aparat negara.

Sementara itu,  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung Arief Syaifudin menuturkan, dalam menjaga dan meningkatkan nilai integritas ASN dibutuhkan dukungan dari berbagai instrumen. Pihaknya menyatakan kesiapan para ASN di lingkungan kerjanya untuk bertugas secara profesional sesuai dengan amanah yang telah diberikan.

“Ini merupakan tugas berat yang perlu energi besar saat menjalankan tantangan tugas sehari-hari. ‎Sehingga untuk menjaga dan meningkatkan integritas tersebut, kita akan bentuk Satgas Integrasi. Kami ingin berikan yang terbaik dengan pelayanan prima. Kita ingin menjadi contoh untuk seluruh Indonesia,” tegas Arief

(Ageng/LIN)

Kritik PM Israel, Media Swasta Israel: Hentikan Pertumpahan Darah di Gaza

0
Ilustrasi (web)

ISRAEL, FOKUSJabar.id: Media swasta Israel mengkritik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang membiarkan kekerasan terus terjadi di Gaza. Hal tersebut disampaikan setelah pasukan Israel menembak mati lebih dari 50 orang warga Palestina di perbatasan Gaza dalam satu hari.

Artikel editorial Haaretz yang berjudul ‘Hentikan Pertumpahan Darah’, dipublikasikan pada Selasa (15/5/2018), menyebut Israel tak bisa seenaknya memperlakukan warga Palestina.

“Tak terbantahkan Israel berhak mempertahankan perbatasannya, tapi itu bukan berarti negara berhak berlaku seenaknya terhadap orang-orang yang berupaya melintasinya,” bunyi artikel itu. seperti dilansir CNN.

Fakta bahwa situasi mengerikan Gaza sama sekali tak memengaruhi perayaan peresmian Kedubes AS, kata Haaretz, menunjukkan betapa kejinya Israel terhadap Palestina secara umum, khususnya Gaza.

Media tersebut menyoroti bagaimana Hamas, kelompok yang memimpin Gaza, sama sekali tak menembakkan roket ke wilayah Israel.

“Tak ada tentara atau penduduk Israel yang terluka. Israel, di sisi lain, bertindak terhadap demonstran tak bersenjata itu dengan tembakan penembak runduk, tembakan yang membunuh dan melumpuhkan.”

Haaretz juga menyebut Israel bertanggung jawab atas bencana yang terjadi di Gaza. Menurut media itu, penarikan diri dari wilayah tersebut pada 2005 lalu tidak membersihkan Israel dari tanggung jawabnya, terutama selama negara tersebut masih memblokade wilayah itu.

“IDF (angkatan bersenjata Israel) bertanggung jawab mencegah infiltrasi ke wilayah Israel, tapi solusi sesungguhnya ada di kantor Perdana Menteri.

(Agung/LIN)

Polres Ciamis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Petasan

0
Ribuan botol Miras saat dimusnahkan. (FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ribuan botol Miras hasil oprasi Pekat se wilayah hukum Polres Ciamis dimusnahkan di hadapan unsur Forkominda Kabupaten Ciamis. Pemusnahan dilakukan di Jalan Tengah Alun-alun Kabupaten Ciamis, Selasa (15/5/2018).

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menuturkan, ribuan Miras yang dimusnahkan adalah hasil operasi dari seluruh wilayah hukum Polres Ciamis beberapa waktu lalu.

“Hari ini kami telah musnahkan ribuan botol miras hasil oprasi yang telah kami laksanakan,” katanya.

Selain memusnahkan ribuan botol Miras, jajaranya pun menyita puluhan ribu butir petasan yang akan diedarkan saat bulan Ramadhan nanti.

“Semua barang-barang yang hari ini dimusnahkan adalah barang yang bisa mengganggu kekhusyuan umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa,” ucapnya.

Adapun puluhan botol Miras tersebut dimusnhakan dengan jalan digilas menggunakan Stoomwall sedangkan ribuan butir petasan dimasukan kedalam ember yang berisi air.

( Husen Maharaja/LIN)

Soal Paslon Asyik di Debat Pilgub ke-2

0
Asyik

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Debat Calon Gubernur Jabar ke 2 di Balariung Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (14/5/2018) malam sempat diwarnai keributan dari pengunjung debat. Keributan terjadi setelah Pasangan Calon Gubernur Jabar Nomor Urut 3 Sudrajat-Syaikhu (Asyik) mengeluarkan kata-kata yang dianggap provokatif dan kaos bertuliskan ‘2018 Asyik Menang 2019 Ganti Presiden’ saat penutupan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar Harminus Koto mengaku akan memanggil KPU Jabar, Rabu (16/5/2018) besok dan mengklarifikasi prosedur serta mekanisme yang dikeluarkan KPU Jabar.

“Apakah sudah sesuai apa belum. Ada hal-hal yang nanti kita klarifikasi terkait kejadian di debat Cagub Jabar ke 2,” kata Harminus di Kantor Bawaslu Jalan Turangga, Kota Bandung, Selasa (15/5/2018).

BACA JUGA: Asyik Memimpin dalam Pengitungan Suara Manual

Harminus mengatakan, terkait insiden di debat itu, pihaknya belum menerima laporan pengaduan apapun. Kendati begitu, Bawaslu akan mengkaji hal itu setelah memanggil semua pihak yang terlibat. Seharusnya, kata dia, pasca-kejadian di Balairiung itu KPU sudah bisa mengambil tindakan.

Harminus pun enggan menyebut bahwa yang dilakukan pasangan Asyik itu beretika atau tidak. Sebab, kata dia, tidak ada yang mengatur tentang etika bagi peserta Pemilu, kecuali untuk penyelenggara Pemilu.

Namun, kata dia, saat ini sedang berlangsung penyelenggaran Pilgub dan belum masuk pada Pilpres.

“Apakah yang dilakukan Asyik itu melanggar aturan Pemilu, ini sedang kami kaji. Bawaslu tidak bisa, kalau kejadian hari ini diputuskan hari ini juga. Harus ada kajian terlebih dahulu untuk selanjutnya memberikan rekomendasi kepada KPU Jabar. Karena pelanggaran administrasi misalkan, itu sanksinya dijatuhkan oleh KPU,” kata dia.

(Ibenk/LIN)