GBLA Batal Digunakan Asian Games, Persib Bersyukur
PDAM Tirta Sukapura Cek Air Pakai Sistem Digital
TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya melakukan terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. Salah satunya melakukan pengecekan debit air dan meteran air di rumah pelanggan menggunakan alat cek digital yang lebih modern bernama Water Meter Portable Tester (WMPT).
Sebelumnya, puluhan Karyawan PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya dari cabang dan unit mendapatkan pelatihan terkait pengoperasian alat pengecekan digital WM Portable Tester.
Kasi Teknik PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya Cabang Timur Dede Darja yang juga instruktur pelatihan pengoperasian Portable Tester menjelaskan, penggunaan alat digital dalam pengecekan meteran dan debit air kepada pelanggan supaya bagus dan lebih akurat.
”Pengecekan dengan alat digital yang modern ini bisa lebih akurat sehingga tidak menimbulkan saling curiga, kurang percaya terhadap petugas PDAM, ” ujar Dede Darja saat praktek penggunaan alat Pengecekan Digital di Kantor PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya, jalan A.H. Nasution KM. 8 Kec.Mangkubumi Kota Tasikmalaya Rabu (14/02).
Dia menjelaskan, penggunaan WM Portable Tester sebagai langkah untuk menekan volume kehilangan dan kebocoran air pada pelanggan.
(Seda/DH)
Resmi Cuti, Mang Oded Serahkan Fasilitas Negara

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Wakil wali kota Bandung Oded M Danial mulai mengambil cuti untuk mengikuti kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018. Sesuai aturan, wakil wali kota yang akrab disapa Mang Oded harus menanggalkan fasilitas negara.
Mang Oded mulai cuti sejak Kamis (15/2/2018) hingga tanggal 22 Juni 2018 mendatang. Mang Oded menyerahkan semua fasilitas negara kepada Pemkot Bandung di rumah dinas wakil wali kota Bandung, Jalan Cipaganti Kota Bandung, Rabu (14/2/2018).
“Saya sudah angkut-angkut barang ke rumah pribadi di Cimindi. Kemarin sekitar tiga truk yang diangkut sebagian besar baju dan barang pribadi,” ujar Mang Oded di rumah dinas wakil wali kota Bandung, Jalan Cipaganti Kota Bandung, Rabu (14/2/2016).
Beberapa fasilitas negara yang diserahterimakan diantaranya rumah dinas, kendaraan dinas serta barang-barang rumah tangga yang ada di rumah dinas. Termasuk fasilitan pimpinan yang diperolehnya selama menjabat sebagai wakil wali kota Bandung seperti sekretaris pribadi dan digantikan dengan pengawal pribadi yang sudah disiapkan Polrestabes Bandung melalui KPU Kota Bandung.
”Memang itu sudah aturan, saat kita cuti di luar tanggunan negara maka harus menyerahkan semua fasilitas yang biasa kita gunakan. Dan kalau ada fasilitas negara yang rusak seperti meubeulair, ya saya siap ganti. Namanya juga barang pakai pinjam,” tegasnya.
Selama cuti diluar tanggungan negara, Mang Oded pun akan kembali ke rumah pribadinya di Cimindi. Dirinya akan kembali ke rumah dinas jika waktu cuti telah habis yakni pada tanggal 23 Juni 2018.
Seperti diketahui, wali kota/wakil wali kota, bupati/wakil bupati, dan gubernur/wakil gubernur yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada Serentak 2018 diwajibkan mengambil cuti diluartanggungan negara selama masa kampanye. Sementara untuk aparatur sipil negara d(ASN) dan anggota legislatif, diwajibkan mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya.
Tahapan kampanye pada Pilkada Serentak 2018 sendiri dimulai pada Kamis (15/2/2018) besok dan berakhir pada 22 Juni 2018 mendatang. Pada gelaran Pilwalkot Bandung 2018, tahapan kampanye akan dimulai dengan Deklarasi Kampanya Damai yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Jabar dan dihadiri oleh semua pasangan calon pada Kamis (15/2/2018).
(ageng/DAR)
Nurul Bertekad Ciptakan Pemerintahan yang Pro Rakyat
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Calon wali kota Bandung 2018-2023 yang diusung koalisi partai Golkar, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo, Nurul Qomaril Arifin bertekad untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, bebas korupsi, dan pro rakyat. Pro rakyat pun menjadi tujuan utama jika dirinya dipercaya menjadi Wali Kota Bandung 2018-2023.
“Pro rakyat ini menjadi nomor satu karena dari sisi anggaran Kota Bandung ini cukup besar untuk didekasikan sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Nurul saat ditemui wartawan, Kamis (14/2/2018).
Pasangan dari Choirul Yaqin Hidayat (Ruli) ini menilai, saat ini Pemkot Bandung terlalu fokus pada kelompok elite sedangkan untuk masyarakat di kalangan bawah masih kurang. Salah satunya perhatian bagi para Ketua RT dan RW di Kota Bandung.
“Memang ada PIPPK tapi apakah kemudian RT dan RW dijamin, kan tidak. Kita contoh di Kabupaten Bandung Barat dimana gaji RW itu Rp1.250.000. Apakah di Kota Bandung yang konon kaya dengan PAD tertinggi nomor dua setelah Surabaya, juga perhatiannya sama. Ternyata kan tidak, honor RW di Kota Bandung itu hanya Rp300 ribu dan bagi saya itu tidak masuk akal,” tuturnya.
Untuk itu, dirinya dan pasangannya bertekad untuk mendistribusikan sebesar-besarnya anggaran yang dimiliki Kota Bandung. Pasalnya, dari apa yang dirinya lihat, masih banyak sisa anggaran, hingga efisiensi angaran di beberapa dinas yang bisa diberikan kepada rakyat.
“Kita akan hitung itu. Bagaimana sisa anggaran hingga efisiensi tersebut bisa didistribusikan bagi masyarakat sehingga bisa mengurangi kesenjangan ekonomi di Kota Bandung yang kita nilai masih tinggi di Kota Bandung,” tegasnya.
(Ageng/Vetra)
Essien Segera Balik Bandung, Tapi Nasibnya Wewenang Gomez
Bandung Jadi Pembuka Turnamen Daihatsu ASTEC Open 2018
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah sukses menggelar Daihatsu lndonesia Masters pada Januari 2018, Daihatsu kembali bekerjasama dengan Alan & Susy Technology (ASTEC) menggelar turnamen bulutangkis, Daihatsu ASTEC Open 2018 untuk kali ketiga. Turnamen yang digelar sejak 2016 ini pun sudah masuk dalam agenda Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan level Sirkuit Nasional B.
Pada turnamen tahun 2018, Daihatsu ASTEC Open 2018 akan digelar di 10 kota besar di Indonesia. Kota Bandung sendiri akan menjadi kota pertama yang menggelar turnamen Daihatsu ASTEC Open 2018 di Sport Hall UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, 19-24 Februari 2018.
“Meningkatnya jumlah kota dan level turnamen, tidak lepas dari tingginya animo masyarakat terhadap olahraga bulutangkis ini. Setelah di Bandung, kita akan lanjutkan di Bali, Makasar, Yogyakarta, Pontianak, Batam, Padang, Banjarmasin, Manado, dan terakhir di Jakarta pada 2 Desember 2018,” ujar
Promotion Departemen Head Astra Daihatsu Motor, Eko Priyanto saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Rabu (14/2/2018).
Turnamen sendiri, dibagi dalam beberapa kategori usia mulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa, dan Veteran. Selain pertandingan, para atlet pun akan mendapatkan coaching clinic langsung dari legenda hidup bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma dan Susi Susanti.
“Kita berharap turnamen ini bisa memberikan kontribusi untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di dunia internasional,” tegasnya.
Penggagas turnamen, Alan Budikusuma menambahkan, turnamen perdana Daihatsu ASTEC Open 2018 di Kota Bandung ini dipastikan akan diikuti oleh atlet bulutangkis dari beberapa klub bulutangkis ternama di tanah air. Seperti PB Djarum Kudus, SGS Elektrik Bandung, Mutiara Cardinal Bandung, Exist Jakarta dan klub ternama tanah air lainnya.
“Untuk kejuaraan ASTEC Open sendiri sudah digelar sejak tahun 2003 dan baru kerjasama dengan Daihatsu di tahun 2016. Kita menggelar turnamen ini untuk membantu PBSI mencari bibit atlet bulutangkis di seluruh Indonesia yang tujuan akhirnya mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di dunia. Di tahun ini sendiri kita gelar di 10 kota, sedangkan di tahun sebelumnya hanya di 7 kota, tanpa Kota Bandung,” pungkas Alan.
Hingga saat ini, pada turnamen bulutangkis Daihatsu ASTEC Open 2018 di Kota Bandung sebanyak 854 atlet sudah melakukan pendaftaran yang ditutup pada 10 Februari 2018. Undian atlet di setiap kategori usia pun sudah dilakukan dan akan mempertandingkan sebanyak 854 laga.
“Turnamen ini pun masuk kategori penambahan poin bagi setiap atlet dan itu bisa menjadi perhitungan bagi mereka untuk bisa dipanggil pelatnas yang saat ini sudah dihuni oleh 100 atlet dari kelompok usia 15 tahun. Dan khusus untuk juara di kelompok taruna dan remaja, mereka akan dikirim ke Jepang untuk bertandingan disana,” pungkasnya.
(Ageng/Vetra)








