spot_imgspot_img
Jumat 17 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8080

Kunjungi Masyarakat Peundeuy, Calon Wakil Bupati Garut Ini Berjanji Prioritaskan Pembangunan Jalan

0
Calon Wakil Bupati Garut, Pradana Aditya Wicaksana (Foto. Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Calon Wakil Bupati Garut, Pradana Aditya Wicaksana (Adit) yang berpasangan dengan Agus Hamdani (Ahad Akur) di sambut hangat ratusan warga RT04/02, Desa/Kecamatan Peundeuy.

Pasangan Calon (Paslon) tersebut di usung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melakukan blusukan ke pelosok desa untuk meraih simpatik dari calon pemilih (masyarakat).

BACA JUGA:

CV Graha Kiara Sari Bantah Wanprestasi Investasi MBG di Sukarame Garut

” Alhamdulillah, saya mendapat izin Allah SWT mendapingi Pak Agus Hamdani maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018,” kata Adit, Minggu (25/2/2018).

Menurut dia, Adit Akur (Ahad) mengajak masyarakat Garut tetap Akur. Pasalnya, jika tidak ada kesamaan antara pemerintah dan keinginan masyarakat, tentunya pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

Artinya, komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat harus tetap terjalin. Selain itu, tidak boleh ada pemisah masyarakat dan pemimpinnya.

“ Dalam agenda kampanye ini, saya mengajak seluruh masyarakat mulai sekarang harus menjalin komunikasi. Dengan begitu, ketika terpilih nanti terjalin persamaan persepsi antara masyarakat dan pemerintah,” ucap Adit.

Adit berjanji, jika terpilih nanti akan lebih memprioritaskan sarana prasarana jalan yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Dudu (58) menyebut, Agus-Adit merupakan Paslon yang mendapat respon positif dari masyarakat.

” Respon masyarakat sangat baik. Terlebih, Pak Adit merupakan sosok muda yang kekinian. Semoga Pasangan Agus-Adit bekerja sesuai nurani masyarakat, menuju Garut sholeh,” singkat Dudu.

(Andian/Bam’s)

Sagaluh FC Siap Gemakan Persepakbolaan Galuh Ciamis

0
ilustrasi (web)

CIAMIS, FOKUSJabar.id :  Pada launching sekaligus syukuran Sagaluh FC di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (25/2/2018), Pelatih Ari Jumari mengemukakan, program sosial Football yang akan digerakan oleh sekitar 31 anggota Sadulur FC untuk memajukan persepakbolaan di Kabupaten Ciamis.

Sagaluh FC merupakan para mantan atlet Sepakbola PSGC yang kini sudah memiliki profesi masing-masing diluar sepakbola.

” Kita sudah memiliki pekerjaan. Meski begitu, tetap ingin menyalurkan hobi, menjaga kesehatan serta menjaga tali silaturahmi lewat sepakbola,” ungkap Ari Jumari.

Selain itu, ingin berbuat lebih melalui berbagai program yang sudah direncanakan. Diantaranya, Coaching Clinic. Pihaknya berkeliling ke pelosok daerah untuk mengenalkan sepakbola serta memberi motivasi kepada generasi muda bahwa sepakbola adalah milik kita semua.

Ari mengucapkan terima kasih kepada para sponsor, FOKUSJabar.id, Cobek Beti, Idoel Konfeksi, 805 Futsal, Kawali Sport Center, G79, Ogeb Projek dan Vinen design yang sudah mendukung terlaksananya syukuran Sagaluh FC dan mendukung program – programnya.

” Terimakasih semua sponsor yang telah mendukung. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa diikuti oleh sponsor lainnya untuk Ciamis yang lebih maju,” paparnya.

Sebelum launching dan syukuran, Sagaluh FC menggelar pertandingan persahabatan bersama tim asal Kabupaten Cirebon Disdik FC.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Ini Calon Lawan Persib Selanjutnya Setelah Priangan Selection

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung baru saja melakoni pertandingan uji coba menghadapi Priangan Selection di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, Sabtu (24/2/2018) dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-0.

Setelah laga tersebut, tim Maung Bandung berencana kembali melakoni pertandingan uji coba menghadapi salah satu peserta Liga 2, Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (1/3/2018).

Selain Perserang, Persib masih memiliki agenda pertandingan uji coba lainnya sebelum bergulirnya kompetisi Liga 1 2018 bergulir. Laga uji coba pamungkas tersebut rencanannya akan digelar di Bandung.

Meski begitu, menurut asisten pelatih Persib, Herrie Setyawan, calon lawan untuk pertandingan uji coba pamungkas masih belum ditentukan. Hanya saja, pelatih menginginkan tim liga 2 kembali menjadi lawan tandingnya.

‎”Iya, itu (Perserang) sudah masuk ke dalam agenda kita. Jadi, setelah kita main di Tasik, pulang dan menggelar persiapan lagi. Lalu‎, kita berangkat ke Serang, pulang dan persiapkan lagi untuk uji tanding selanjutnya,” kata Jose sapaan akrabnya.

(Arif/Bam’s)

Pulang dari Tasik, Persib Diliburkan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung meliburkan aktivitas latihannya selama sehari setelah melakukan pertandingan uji coba melawan Priangan Selection.

Menurut Asisten Pelatih Persib, Herrie Setyawan (Jose), tim Maung Bandung akan kembali berlatih pada Senin (26/2/2018) besok sore.

” Kita libur dulu, latihan lagi Senin sore,” kata Jose Minggu (25/2/2018).

Persib sendiri terus mematangkan persiapan sebelum tampil pada kompetisi Liga 1 2018 yang rencanannya akan mulai berguir pada 10 Maret mendatang. Selain berlatih, Maung Bandung juga mengagendakan pertandingan uji coba.

Setelah menghadapi Priangan Selectio, tim Maung Bandung akan melakoni laga uji coba lainnya kontra tim liga 2 2018, Perserang Serang. Laga tersebut rencanannya akan berlangsung pada Kamis (1/3/2018).

(Arif/Bam’s)

Kiper Persib Senang Main di Tasik

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menggelar pertandingan uji coba menghadapi Priangan Selection di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, Sabtu (24/2/2018) kemarin.

Pertandingan uji coba tersebut dimenangkan Persib Bandung dengan skor 4-0.

Pada pertandingan uji coba yang sempat tertunda selama 30 menit karena hujan deras, penjaga gawang Persib, Imam Arif Fadillah mendapatkan kesempatan bermain di babak kedua.

Imam menuturan, meski pertandingan tersebut hanya sebatas uji coba, namun penjaga gawang jebolan Persib junior ini merasa senang dan bangga. Karena bisa bermain di hadapan Bobotoh di kampung halamannya.

“Sangat senang bisa bermain di Tasik, dulu saya nonton Persib di (Tasik) seperti Bobotoh yang lain. Alhamdulillah sekarang saya bisa bermain di Tasik dan ditonton oleh ribuan Bobotoh Tasik,” kata Imam.

Pada pertandingan tersebut, ribuan Bobotoh memadati Stadion Wiradadaha, bahkan mereka sampai memadati pinggir lapangan. Animo yang bersar tersebut menurut Imam merupakan hal biasa, karena Bobotoh yang berada di Tasik sangat antusias dengan kehadiran Persib.

“Antusias masyarakat kepada Persib dulu dan sekarang sama saja, sangat antisias luar biasa,” ucap Imam.

(Arif/Bam’s)

Sebelum Berlaga di Porda Jabar XIII, Atlet Golf Wajib Ikuti Tiga Turnamen

0
(dok FOKUSJabar.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Untuk meningkatkan kualitas atlet dan kualitas pertandingan golf di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/2018, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jabar menetapkan beberapa aturan.

Salah satunya mewajibkan atlet golf dari Kota/Kabupaten untuk mengikuti turnamen yang disiapkan Pengprov PGI Jabar.

” Setidaknya ada tiga kejuaraan dan turnamen yang kami siapkan dan wajib diikuti atlet yang lolos ke Porda Jabar XIII. Ini kami lakukan agar pembinaan bagi mereka berjalan terus dan kualitas atlet meningkat,” ujar ‎Ketua Umum PGI Jabar, M Sirod Zudin saat ditemui di Dago Heritage Golf & Course, Jalan Dago Atas Kota Bandung, Minggu (25/2/2018).

Ketiga turnamen tersebut, lanjut Siroz, akan digelar sebelum pelaksanaan pertandingan ‎golf pada Porda Jabar XIII, Oktober 2018 mendatang di Kabupaten Bogor. Ketiga turnamen tersebut yakni Olympic Jabar Amateur Open 2018 yang rencana digelar 7-9 Mei mendatang dengan mengundang atlet golf amatir dari seluruh Indonesia.

Lalu turnamen junior dimana sekitar 75 persen atlet golf yang akan berlaga di Porda Jabar XIII merupakan atlet junior dan wajib ikut serta. Dan turnamen ketiga adalah turnamen khusus putri bertajuk Dewi Sartika Cup yang rencananya digelar pada Agustus 2018.

“Jadi tiga turnamen itu wajib diikuti oleh semua atlet yang akan tampil di Porda Jabar XIII. Dengan mengikuti kejuaraan tersebut, kami harap kualitas atlet akan meningkat dan secara tidak langsung meningkatkan juga kualitas pertandingan golf di Porda Jabar XIII yang kami jadikan salah satu tolok ukur pembinaan atlet golf di kota dan kabupaten,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Panwaslu Ciamis Tindak 5 Pelanggar Kampanye

0
Kepala Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kabupaten Ciamis, Samsul Maarif. (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ciamis menemukan lima pelanggaran di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 ini. Para pelanggar ditindak oleh dinas atau instansi terkait yang membawahinya .

Pelanggaran pertama yang ditemukan oleh Panwaslu Kabupaten Ciamis adalah adanya anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang masih terdaftar di Partai Politik. Panwaslu Ciamis sudah memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ciamis.

“Terkait sanksi, karena kejadiannya belum masuk masa kampanye, kami menindak hanya sebatas rekomendasi kepada dinas atau instansi terkait,” kata Kepala Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kabupaten Ciamis, Samsul Maarif kepada FOKUSJabar.id, Minggu (25/2/2018).

Selanjutnya ada Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa dari kecamatan yang berbeda di Kabupaten Ciamis, mereka kedapatan mengikuti deklarasi pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Ciamis.

“Kami sudah memberikan surat rekomendasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Ciamis tentang pelanggaran yang dilakukan oleh Kades dan perangkat desa itu,” kata Samsul.

Bahkan, ada aparatur sipil negara (ASN) yang yang juga menghadiri deklarasi Bakal Calon (Balon) Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis. Rekomendasi Panwaslu Ciamis sudah diberikan kepada Inspektorat Kabupaten Ciamis dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

Selanjutnya ada Sekretaris PPS yang menghadiri deklarasi Balon Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis. Menurut Samsul, Sekretariat PPS yang kedapatan ikut deklarasi tersebut akan mendapat peringatan keras bahkan bisa sampai ke rekomendasi untuk diganti.

“Tetapi, kami belum menerima konfirmasi dari KPU terkait rekomendasi itu. Apakah peringatan keras atau diganti,” ujar Samsul.

(Ibenk/DAR)