spot_imgspot_img
Jumat 17 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8077

Kampanye di Desa Pamokolan, H. Iing Bahas Bahaya Internet bagi Anak

0
Kampanye di Desa Pamokolan, H. Iing Cerita Tentang Bahaya Internet. (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS,FOKUSJabar.id : Calon Bupati Ciamis H. Iing Syam Arifien melakukan kampanye di Dusun Pasajen RT 11 RW 04 Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (22/2/2018).

Kampanye yang dikonsep dengan pengajian itu, H. Iing memberikan pembahasan tentang bahaya internet bagi anak dihadapan ratusan warga setempat.

“Teknologi akan berakibat buruk bagi anak, jika anak diberi kebebasan untuk mengaksesnya. Salah satunya adalah gudget, atau handphone (HP), di HP kita bisa mengakses internet sepuasnya,” kata H. Iing.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

H. Iing menegaskan, orang tua harus mengaping anak jika mereka sudah diberi HP. Sebab, katanya, sekarang hidup di dunia informasi yang tidak ada batasnya. Banyak informasi yang baik di internet tidak sedikit juga informasi yang buruk bagi anak.

“Sekarang sudah kacau. Orangtua banyak memberi kebebasan kepada anak yang masih duduk di SMP bahkan SD untuk memegang HP. Kita harus pintar-pintar menggunakannya,” ujar H. Iing.

“Hasil survey, anak kelas 3 SMP dan kelas 1 SMA sudah seperti suami istri. Dari teknologi yang tidak bisa kita pergunakan dengan baik akan berakibat fatal. Ada Whattsapp, ada Instagram, Facebook dan media sosial lainnya. Ini yang membuat mereka itu terjebak,” ucapnya.

(Ibenk/Vetra)

Setahun Beroperasi, ATCS Dinilai Efektif Tingkatkan Kedisiplinan Berkendara

0
Area Traffic Control System (ist)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Setahun sudah Area Traffic Control System (ATCS) Kota Bandung telah menggunakan pengeras suara untuk memberikan imbauan dan teguran langsung kepada pengguna jalan raya.

Menurut Kepala Seksi Manajemen Transortasi Dinas Perhubungan Kota Bandung, Sultoni mengungkapkan, cara tersebut terbilang efektif untuk meningkatkan kedisiplinan berkendara.

Ia menilai, pengendara lalu lintas kini lebih tertib berkendara sebab merasa diawasi oleh 213 CCTV yang tersebar di 74 persimpangan se-Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, 33 persimpangan telah diberi pengeras suara untuk memberikan imbauan dan teguran bagi pengguna lalu lintas.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

“Kita sudah 60 persen persimpangan di seluruh Kota Bandung terpasang CCTV. Dan itu sudah terkoneksi dengan kepolisian dan Bandung Command Center,” ungkap Sultoni.

Semula, lanjutnya, masyarakat memang agak bingung dengan adanya pengeras suara yang memberikan teguran kepada pelanggar. Namun setelah dilakukan sosialisasi dan edukasi, masyarakat bisa lebih menerima dan lebih tertib.

“Tanggapan masyarakat beragam (terhadap teguran pengeras suara). Ada yang bingung, ada yang acuh tak acuh, ada juga yang menurut dan taat pada imbauan,” lanjutnya.

Ia juga mengakui bahwa kebijakan tersebut sempat dikeluhkan masyarakat. Alasannya karena berisik dan mengganggu. Keluhan tersebut masuk melalui sistem Layanan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) Kota Bandung.

“Keluhan tersebut langsung kami respon. Titik persimpangan yang dinilai mengganggu kita evaluasi. Kalau alasannya terlalu berisik, kami turunkan volumenya. Tapi kebijakan ini harus tetap dilakukan demi ketertiban lalu lintas,” ucap Sultoni.

Ia juga mengevaluasi strategi edukasi dan peneguran melalui speaker ATCS, di antaranya dengan mengatur waktu pengawasan agar imbauan melalui speaker tidak mengganggu waktu-waktu aktivitas yang penting, seperti waktu ibadah.

“Jadi pas waktu ibadah kita non-aktif dulu. Selain itu kita juga evaluasi dari segi peneguran, kita lakukan dengan bahasa yang sopan agar tidak ada yang merasa tersinggung. Lalu bukan cuma teguran lewat suara, tapi kalau pukul 06.30 WIB, ada live Instagram. Untuk edukasi aja, yang asyik-asyik aja, kita menegurnya juga kan dengan sopan,” katanya dilansir laman resmi Pemkot Bandung, Senin (26/2/2018).

Melalui kebijakan ini, Sultoni berharap, pelanggaran lalu lintas bisa jauh lebih berkurang dan pengendara bisa lebih tertib.

“Lebih jauh kami berharap justru agar pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke angkutan umum,” pungkasnya.

(Vetra)

Jumlah PMKS di Kota Bandung Diklaim Menurun

0
Ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) merilis data terbaru jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Hasilnya jumlah PMKS di Kota Bandung mengalami penurunan.

“Melihat trend memang di satu sisi (jalan raya- red). Tapi kalau melihat data yang masuk ke kami, yang dilakukan aparat kewilayahan ada penurunan baik termasuk dari kuantitas,” ujar Kabid Pengendalian Data dan Evaluasi Dinsosnangkis Kota Bandung dr. Susatyo Triwilopo melansir PRFM, Senin (26/2/2018).

Berdasarkan data Dinsos 2017, jumlah PMKS di Kota Bandung sebanyak 80.338. Jumlah ini menurun dibandingkan data 2015 yang mencapai 133.806. Kategori PMKS yang didata meliputi Anak Terlantar, Anak Jalanan, Penyandang Cacat, Pengemis, gelandangan, Keluarga Fakir Miskin dan lainnya.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Di antara kategori tersebut, kemiskinan mendominasi PMKS. Tahun 2015 jumlah keluarga miskin di Kota Bandung sebanyak 84.287 kepala keluarga (KK). Sedangkan pada 2017, jumlah fakir miskin menurun menjadi 61.467 (KK).

Menurut Susatyo, penurunan jumlah PMKS tahun 2017 belum bisa dikatakan valid jika dibandingkan dengan fenomena di lapangan. Ia mengatakan, kinerja dan kredibilitas para petugas Dinsos yang mengumpulkan data terkadang kurang meyakinkan.

“Kami sudah buat aplikasi aksen, namanya Kesejahteaan sosial excelent nanti digunakan verifikasi data PMKS, sehingga data itu berbasis nama, alamat, foto, koordinat dan masalah PMKS. Jadi kita bisa memilah masalah PMKS ini,” pungkasnya.

(Vetra)

100 Siswi Hilang Akibat Serangan Kelompok Ekstrimis di Nigeria

0
100 Siswi Hilang Akibat Serangan Kelompok Ekstrimis di Nigeria (IST)

NIGERIA, FOKUSJabar.id: Lebih dari 100 siswi di Kota Dapchi negara bagian Nigeria Yobe diberitakan menghilang selama seminggu setelah adanya aksi penyergapan di sekolah oleh kelompok militan Boko Haram.

Diberitakan Metro.co.uk, Senin (26/2/2018), orang tua mereka khawatir anak-anak gadisnya untuk menikah paksa dengan penculiknya seperti yang pernah terjadi pada 2014 silam. Sekitar 276 anak perempuan dari sebuah sekolah asrama di Chibok belum kembali.

Sementara itu Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari menyebut penculikan ini sebagai “bencana nasional. Ia juga mengatakan akan mengerahkan lebih banyak pesawa dan petugas untuk mengintai keberadaan mereka.

Seorang perwakilan keluarga, Bashir Manzo mengatakan pihak keluarga tidak mendapat keterangan dari manajemen sekolah atau pemerintahan. Namun data diperoleh hanya dari orang tua yang merasa kehilangan anaknya.

“Sejauh yang kami tahu, gubernur masih diberi informasi palsu tentang gadis-gadis malang ini. Anak-anak ini sekarang sudah kembali bersama keluarga. Semua yang melarikan diri ke semak-semak telah dibawa kembali ke sekolah pada hari Selasa,” tutupnya.

(Vetra)

Pemkot Cimahi Segera Terbitkan Perwal Diet Kantong Plastik

0
Ilustrasi (web)

CIMAHI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Cimahi segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang pengurangan kantong plastik, terutama pemakaian di toko-toko besar dan ritel modern. Perwal ini bertujuan agar masyarakat dapat mendukung gerakan diet kantong plastik.

Wakil Walikota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, harga yang murah menjadi salah satu faktor banyaknya penggunaan kantong plastik, namun dampak buruknya adalah plastik butuh ratusan tahun untuk dapat terurai oleh alam.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

“Sampah plastik banyak sekali di sungai maupun di mana-mana dan timbunan sampah itu kebanyakan kantong-kantong plastik, jadi kita memerlukan payung hukum ataupun Peraturan Walikota untuk diet kantong plastik,” ujar Ngatiyana dalam acara Zero Waste Youth Festival, di Bandung Creative Hub, Jalan Laswi, Bandung, Senin (26/2/2018).

Dalam Perwal tersebut, nanti akan diatur berbagai hal teknis untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di masyarakat. Ngatiyana berharap bisa menekan pemakaian kantong plastik hingga nol, sehingga masyarakat membawa kantong kain sendiri untuk membawa barang belanja.

“Teknisnya nanti (kantong plastik) berbayar ataupun dikurangi sama sekali itu juga bisa jadi. Tapi kalau berbayar dengan harga murah rasanya tidak akan mengurangi juga,” sambungnya.

Jumlah keseluruhan sampah yang dihasilkan warga Cimahi perharinya mencapai 300 ton, dan sayangnya tempat pembuangan akhir sampah sangat terbatas yaitu hanya di TPAS Sarimukti. Ia menuturkan, dalam kurun waktu sekira dua tahun kedepan sudah tidak memungkinkan lagi memanfaatkan TPAS Sarimukti sebagai tempat pembuangan akhir sampah, sehingga perlu langkah preventif seperti mendaur ulang sampah oleh masing-masing individu.

“Kita harus atur strategi kita bagaimana sampah ini bisa dikurangi, jadi sampah jangan sampai dibuang tapi didaur ulang. Dan mayoritas yang berada di di TPS Sarimukti adalah sampah plastik,” ungkapnya.

Kedepan, apabila Perwal sudah terbit maka Pemerintah Kota Cimahi akan gencar terlebih dahulu melakukan sosialisasi baik kepada pemilik ritel, perusahaan-perusahaan, hingga masyarakat agar mereka sangat memahami peraturan baru tersebut.

(Vetra)

Santri Garut Minta Emil Perhatikan Pesantren

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil diminta lebih memperhatikan pesantren dan santri-santri jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.

Demikian disampaikan Hal ini disampaikan Ketua Panitia Haul Syekh Fatah Rohmatulloh Hilmi Mujahid kepada Ridwan Kamil di sela acara ‘Haol Syekh Fatah Rohmatulloh’ di Samarang Garut, Senin (26/2/2018).

“Di sini minim infrastruktur juga fasilitas ibadah, kami berharap ada perhatian untuk mengembangkan pesantren,” kata Hilmi.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Hilmi pun mengaku bahwa pihaknya mengundang Emil karena Cagub pasangan Uu Ruzhanul Ulum itu keturunan Syekh Fatah Rohmatulloh.

“Kami mengundang kang Emil, karena dia salah satu duriah atau keturunan dari sini. Ada nasab dari sini,” jelas dia.

Hilmi punya keyakinan bahwa Emil bisa lebih mengembangkan pondok pesantren di Jabar.

“Karena beliau memiliki duriah Tanjung Singguru, salah satu duriah para wali, saya optimis Kang Emil dapat lebih memperhatikan pesantren di seluruh Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Ridwan Kamil menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian dan dukungan nyata kepada pondok pesantren di Jawa Barat.

“Bukan hanya sisi fisik material dan sistem pendidikannya, pesantren juga harus didorong agar mampu mandiri secara ekonomi. Perda Pesantren menjadi landasan agar pemerintah dapat membantu pengembangan pondok pesantren,” jelas dia melalui rilisnya.

(LIN)

Persib Beratih di Lintasan Atletik Pajajaran

0
persib
Persib Beratih di Lintasan Atletik Pajajaran. (FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kembali menggelar latihan, Senin (26/2/2018) sore setelah sebelumnya meliburkan aktivitas latihannya selama sehari.

Pada sesi latihan yang berlangsung di lintasan Atletik, Pajajaran, Kota Bandung tim pelatih Mau‎ng Bandung menggenjot fisik pemainnya tanpa bola. Sesi ini merupakan yang pertama setelah sebelumnya hanya berlatih di lapangan dan tempat gym.

Seluruh pemain Persib tampak bersemangat menjalankan program latihan yang diberikan oleh pelatih. ‎Sementara itu, Kim Jeffrey Kurniawan pada kesempatan tersebut masih berlatih terpisah ditemai salah seorang official tim.

Kim masih berlatih terpisah, karena ‎sedang menjalankan program pemulihan cedera. Sedangkan, Victor Igbonefo belum terlihat berlatih, karena masih belum pulih dari cedera lutut.

(Arif/Vetra)