spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8035

Akibat Gelombang Raksasa, Aktivitas Nelayan Lumpuh

0
Tampak perahu Nelayana Berlabuh, Tidak melaut takut gelombang tinggi (fokusjabar - Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Gelombang tinggi yang menerjang kawasan Pantai Selatan Jawa masih berlanjut hingga Kamis (26/7/2018) malam.

Berdasarkan pantauan, ombak setinggi tiga-empat meter di sertai angin kencang masih terjadi di Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Pusluhtan RI Perkuat Ketahanan Pangan di Kabupaten Garut

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga nelayan menjadi lumpuh total. Puluhan perahu yang biasa mengarungi laut, kini hanya berlabuh di dermaga.

Rahmat (45), salah seorang nelayan mengaku, tak berani melaut lantaran takut digulung ombak pantai yang nampak mengganas.

” Kami gak berani melaut pak. Lihat saja gelombangnya sangat tinggi. Kami takut tenggelam,” katanya, Kamis (26/07/2018) malam.

Dia pun memilih istirahat dan tidak melaut.

” Sejak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terjadi gelombang tinggi, tidak ada nelayan yang berani melaut pak. Ya, kita istirahat, takut terjadi sesuatu kalau dipaksakan melaut,” ungkapnya.

Menurut Rahmat, aktivitasnya lumpuh total dan tidak bisa mencari uang buat kebutuhan sehari-hari.

” Tidak melaut otomatis tidak punya uang pak. Gak tahu sampai kapan begini, buat sehari-hari paling mengambil uang simpanan dan mengharap bantuan dari para dermawan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dusun Pamayangsari, Ajat (45) menuturkan, sejak terjadi gelombang tinggi, puluhan warung di dekat tepi pantai rusak diterjang ganasnya ombak raksasa.

” Mereka tidak bisa berjualan lagi karena warungnya pada rusak. Selain itu, berdampak terhadap sepinya kunjungan wisatawan ke pantai. Semua aktivitas jadi lumpuh,” singkatnya.

(Seda/Bam’s)

Persib Pinjamkan Zola ke Persela

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kembali meminjamkan pemainnya ke tim peserta Liga 1 2018, kali ini giliran Gian Zola yang dipinjamkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ke Persela Lamongan.

Sebelumnya, Persib meminjamkan Fulgensius Billy Paji Keraf dan Wildansyah ke Borneo FC serta Imam Arief Fadillah ke PSM Makassar.

“Setelah melakukan diskusi internal, PT Persib Bandung Bermartabat (Persib) dengan ini mengumumkan bahwa Gian Zola dan Imam Arief resmi dipinjamkan ke klub lain untuk putaran kedua Go-Jek Liga 1 2018,” dilansir laman Persib, Kamis (26/7/2018).

“Dengan pertimbangan menambah jam terbang, karena yang bersangkutan adalah pemain muda berpotensi, maka Zola akan dipinjamkan ke Persela Lamongan hanya untuk putaran kedua Go-Jek Liga 1 2018. Gelandang jebolan Diklat Persib itu akan kembali bersama tim Maung Bandung setelah berakhirnya masa peminjaman pada 31 Desember 2018 nanti,” tambahnya.

Sama halnya dengan Zola, Imam akan dipinjamkan ke PSM Makassar hingga berakhirnya putaran kedua Liga 1 2018.

“Untuk Imam, yang belum mendapatkan kesempatan tampil bersama Persib di putaran pertama Go-Jek Liga 1 2018 ini, akan dipinjamkan ke PSM Makassar. Seperti halnya Zola, Imam akan kembali bergabung dengan Persib pada 31 Desember 2018 setelah masa peminjamannya selesai,” tulisnya.

Sedangkan mamajemen memutuskan untuk tidak meminjamkan Airlangga Sucipto dan Atep yang sebelumnya diminati oleh PSIS Semarang. Bahkan, mereka sudah mengajukan surat resmi untuk meminjam keduanya.

“Sementara terkait permohonan peminjaman pemain dari PSIS Semarang untuk Airlangga dan Atep, dengan mempertimbangkan bahwa Persib akan menjalani jadwal kompetisi yang padat, baik di Liga 1 maupun Piala Indonesia, maka telah diputuskan untuk tidak meminjamkan Atep dan Airlangga ke klub tersebut,” jelasnya.

(Arif/DAR)

Bacaleg DPRD Garut jadi Perbincangan Netizen

0
bacaleg
Yudi Muhammad Aulia

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Garut Daerah Pemilihan (Dapil) 1 No urut 1, Yudi Muhammad Aulia saat ini tengah menjadi perbincangan warga Internet dan Citizen (Netizen).

Bagaimana tidak, gaya pakaian berala koboi dan bersorban Yudi Kamsut sapaan akrabnya menarik perhatian publik. Mereka menilai,  cara berpakaian Yudi “ nyentrik.”

BACA JUGA:

Kecamatan Sukaresmi Gelar Kencana, SSC Garut Sosialisasi Mitigasi Bencana

Putra sulung KH Cholid Tauzirie dan Hj. Mien Aminah Musadad memang sempat mengunggah foto di akun Facebook miliknya. Ini yang menjadi ciri khas politisi berlambang Kabah sehingga menjadi perbincangan netizen.

Menurut Yudi, pakaian dan topi koboi yang dia kenakan merupakan paduan dari busana muslim serta organisasi Persatuan  Berburu dan Menembak (Perbakin).

“ Ya, itu kolaborasi antara busana muslim dan organisasi Perbakin,” sebut pria yang hobi berburu ini, Kamis (26/7/2018).

Di singgung mengenai pencalonan dirinya di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Yudi mengaku ingin mengabdikan diri untuk membangun daerah dan menyejahterakan masyarakat se-Kecamatan Garut Kota, Cilawu, Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening dan Kecamatan Karangtengah khususnya.

“ Saat ini di Dapil 1 masih banyak yang harus di benahi. Diantaranya, pembangunan sarana infrastruktur, masalah sampah dan Penerangan Jalan Umum (PJU),” ungkap Yudi.

Selain itu, permasalahan lainnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Yakni, penyaluran Kartu Kombo atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran serta jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin.

” Jika saya terpilih menjadi wakil rakyat, tentunya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mengedepankan ukhuwah islamiah,” pungkasnya. (bacaleg)

(Andian/Bam’s)

Tuntut Keadilan, Masyarakat Ciamis Ontrog BBWS Citanduy

0
(FOKUSjabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Aksi demonstrasi masyarakat Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis berlangsung ricuh. Kericuhan ini dipicu lantaran aspirasi ingin didengar oleh Kepala Balai Besar Waduk dan Sungai (BBWS) Citanduy. Kemarahan massa pun memuncak ketika aparat keamanan mulai memasang barikade pasukan pengendali massa, aksi dorong pun terjadi. Namun, aparat keamanan pun berhasil mengendalikan ratusan massa dan akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Dalam aksinya, mereka menuntut adanya keadilan pembangunan untuk wilayah Lakbok yang selama ini dianggap tidak mendapat perhatian khusus dari Pemda Ciamis. Padahal Lakbok merupakan kecamatan penyumbang padi terbesar di Kabupaten Ciamis, sedikitnya ada 43.922 ton/tahun yg dihasilkan dari tanah Lakbok.

“Mayoritas penduduk Lakbok sumber penghasilannya berasal dari pertanian, tak heran jika Lakbok disebut sebagai lumbung padi Ciamis,” ungkap Koordinator Aksi Perserikatan mahasiswa Lakbok Jaya, Markum, Kamis (26/07).

Salah satu contoh kongkritnya yakni Jalan Inspeksi yang tidak terurus di Lakbok, padahal Jalan ini merupakan jalan yang fundamental bagi masyarakat Lakbok dan sekitamya. Jalan yang terbentang dan Lakbok batas Banjar Bendungan Manganti yang berada dibawah kewenangan BBWS Citanduy memprihatinkan dan membahayakan nyawa penggunanya.

“Kami menuntut BBWS segera perbaiki Jalan Inspeksi di Lakbok. Revitalisasi irigasi dan m,enuntut Pemkab Ciamis mengambil alih kewenangan jalan inspeksi dan mengalokasikan dana untuk memperbaikinya,” tegas dia.

Sementara Kepala Satker SNVT (Satuan Non Vertikal Tertentu) Sumber Daya Air Baku BBWS Citanduy, Wiel Mushawiry Suryana, saat dihadapan wartawan dia enggan berkomentar. Bahkan saat ditanya, dia menyatakan tidak usah wawacara statemenya sama dengan apa yang dia sampaikan dihadapan massa aksi.

“Tinggal dilihat aja rekamanya yang tadi stetmenya tetap sama yang menjadi tuntutanya apa sudah kita jawab. Teu kudu wawancaralah,” ucap dia dengan meninggalkan keriuhan awak media.

(Boip)

Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Nasional Digelar di Tasikmalaya

0
Djarum Sirnas Tasikmalaya mampu memunculkan pebulutangkis yang berprestasi di level dunia (fokusjabar-seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id :  Ratusan atlet bulutangkis dari dalam dan luar negeri akan mengikuti evven Bulutangkis tingkat Nasional Djarum Sirnas Premier 2018 yang di selenggarakan di GOR Susi Susanti Kota Tasikmalaya sejak 23 Juli sampai 28 Juli 2018 mendatang. Pihak panitia menyediakan hadiah total Rp 370 juta dengan rincian kategori Dewasa Rp 220 juta, Taruna Rp 75 juta, remaja Ro 50 juta, serta pemula Rp 25 juta.

“Kita berharap Sirnas ini bisa memunculkan bibit-bibit atlet yang profesional yang mampu berprestasi di tingkat dunia,” kata Marketing Service Djarum Regional Jabar Gregorius P Bayu

Menurutnya, event Djarum Sirnas Tasikmalaya 2018  diharapkan bisa membangkitkan semangat atlet-atlet di tanah air dalam berlatih untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun tingkat dunia. “Djarum sebagai sponsor utama dalam even Sirnas 2018 di Tasikmalaya mendukung penuh talenta-talenta pebulutangkis untuk meningkatkan prestasinya,”ujarnya Bayu Kamis (26/07/18 (seda/dar)

Soal Penyataan Emil, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Jabar

0
Wakil Ketua DPRD Jabar, Haris Yuliana. (foto)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wakil Ketua DPRD Jabar Haris Yuliana menegaskan hubungan antara pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat berjalan sangat baik. Buktinya Pemprov Jabar bisa melobi Pemerintah Pusat untuk membangun bandara Kertajati.

Pernyataan Haris tersebut merupakan tanggapan atas pernyataan Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kamil (Emil) yang mengatakan bahwa Pemprov Jabar lemah dalam melobi pemerintah pusat untuk urusan pembangunan.

“Saya melihat hubungan pemprov Jabar dengan pemerintah pusat sudah bagus, pembangunan Bandara di Kabupaten Majalengka sebuah bukti bahwa Pemprov Jabar mampu berkomunikasi baik dengan pemerintah pusat,” kata Haris. Kamis (26/7/2019).

Haris mengatakan, pemerintah provinsi Jawa Barat dibawah kepemimpinan Ahmad Heryawan (Aher) berhasil melobi pemerintah pusat agar mendukung pembangunan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Jika pemprov Jabar dibawah kepemimpinan Aher dianggap lemah, Haris Berharap, Emil mampu merealisasikan pernyataannya.

“Maka kita dorong agar Gubernur baru bisa lebih pro aktif dalam membangun hubungan dengan pemerintah pusat, sehingga diharapkan dukungan bantuan APBN untuk pembangunan di Jabar meningkat lebih besar lagi,” tuturnya.

(Agung)

Pilkada Ciamis Berujung Manis, Iing-Herdiat Damai

0
Herdiat dan Iing saling berjabatan tangan didampingi Yana D Putera

CIAMIS, FOKUSjabar.co.id : Pilkada Ciamis berujung manis, dua kandidat yang selama ini bersaing keras akhirnya cair dan berdamai. Bupati dan Wakil Bupati Ciamis periode 2019-2024 Herdiat Sunarya-Yana D Putra mendatangi Bupati Ciamis yang masih menjabat, Iing Syam Arifin di Pendopo Ciamis, Kamis (26/7/2018).

“Saya sengaja mendatangi pak Iing sekaligus bersilaturahmi, karena memang pak Iing ini kakak saya dan orang tua kita semua. Sudah selayaknya menghormati,” kata  Herdiat sembari menambahkan kepada orang tua selayaknya  minta maaf, bila ada kesalahan dan kehilapan.

Herdiat pun memuji sosok Iing Syam Arifin sebagai negarawan sejati dan banyak berjasa untuk Ciamis. Apalagi Herdiat sudah mengaggap Iing sebagai keluarga selama berada di Pemerintahan. Oleh karena itu Herdiat akan tetap melanjutkan program pemerintahan sebelumnya yang sudah baik.

“Saya kan mantan Sekda jadi tahu mana saja program untuk Ciamis kita laksanakan sama-sama, jadi tinggal melanjutkan mana program baik berkesinambungan. Kalau bongkar-bongkar program terus kapan akan membangun,” jelas Herdiat.

Sementara itu, Iing Syam Arifin mengatakan  meski pelantikan masih hampir satu tahun kedepan namun tidak ada transisi Pemerintahan. Namun Iing akan mempersiapkan Herdiat-Yana untuk memimpin Ciamis kedepan.

“Saya juga harus mempersiapkan secara jabatan, sehingga pada saatnya itu sudah siap,” katanya. Setelah bertemu Iing pasangan HY juga menjumpai  Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin.

(husen maharaja/dar)